Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
bab 446


__ADS_3

di hotel...


tepatnya di kamar pasangan afwi dan zahra...


"sayang keluar yuk" ajak afwi


"udah malam mas, udah jam 11 malam lebih"


"ayo dong sayang aku lapar lagi ini"


"emang ada yang jual makanan jam segini? order di hotel aja mas"


"lama, di sekitar sini seingatku banyak yang jual makanan kok, ayo"


"aku ganti baju dulu deh" ucap zahra pasrah


setelah selesai berganti pakaian mereka berdua keluar kamar.


"kakak kalian mau kemana?" tanya athaar yang juga keluar kamar


"cari makan kakak lapar" ucap afwi


"ikut kak, rayya juga lapar katanya bentar aku panggil dia dulu"


"kamu janjian sama rayya?"


"iya tadi rayya minta di temani cari makan"


"oh yaudah panggil aja"


mereka ber empat pun keluar hotel untuk mencari makan.


"kak zahra lapar juga?" tanya rayya


"kakak hanya ikut kak afwi dek, dia yang lapar"


"suasana nya nggak beda jauh sama beberapa tahun lalu" gumam afwi


"mas sudah pernah kesini?" tanya zahra


"sudah waktu sma beberapa kali kesini rayya masih baby dulu" ucap afwi


"terus kenapa rayya udah gede nggak kesini?"


"nggak ada agenda kesini dek, oh ya kamu besok mau jalan-jalan kemana?"


"kemana aja, makan disitu yuk" ajak rayya


"nasi pecel lagi?" tanya afwi


"iya kayaknya lebih enak karena rame sekali"


"itu memang enak dek, ya kan kak?"


"iya sundukan nya juga lengkap dan harganya murah"


"loh itu bukanya abi sama mommy?" ucap zahra tiba-tiba


"mana sayang? abi mommy pasti tidur" ucap afwi


"iya kak jam segini abi mommy biasanya tidur" ucap athaar


"itu yang pakai jaket jeans"


"loh iya itu abi sama mommy" ucap rayya


"wah mereka asyik pacaran halal ternyata, ayo kita samperin" ucap athaar


"ayo"


"wah abi sama mommy jam segini masih kencan" ledek afwi


"eh kalian kok disini?" tanya fadhil


"lapar bi"


"sama abi tadi juga lapar makanya kesini sama mommy"


"abi sama mommy sudah dari tadi?" tanya zahra


"iya nak abi dari tadi, kalian pesan gih duduk sini aja"


"abi suapi aku dong" ucap rayya manja

__ADS_1


"sini sayang, nih aaa"


"enak makasih abi" ucap rayya senang


"jadi makan nggak sih dek?" tanya athaar


"jadi pesenin kayak abi ya"


"iya"


"sayang kamu mau makan apa?"


"samain sama kamu aja mas"


"oh ya ra kuliah kamu bagaimana nak?" tanya angel


"selama cuti online mom mungkin sehabis pulang dari sini baru masuk kampus"


"tapi lancarkan?" tanya fadhil


"alhamdulillah lancar bi"


"kalau kamu mau kuliah di luar negeri juga bisa sebenarnya sama rayya tapi Ldr sama suami"


"di sini saja bi"


"kak zahra kan nggak mau jauh sama kakak bi" sahut rayya


"iya lah orang suaminya, kayak mommy gak bisa jauh sama abi" ucap angel


"iya mommy bucin"


"bucin sama suami sendiri kok"


"ini makannya tuan Putri rayyana" ucap athaar


"acih kakakku yang baik"


"mas afwi pesen banyak banget?" ucap zahra


"iya loh sampek piringnya nggak kelihatan" ucap angel


"iya kan buat berdua"


"dih sok sok an romantis" ledek rayya


"siap komandan"


"sayang suapin dong" ucap afwi


"iya sini"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


keesokan hari nya fadhil sekeluarga sudah menunggu irfan karena mereka sudah janjian.


"mas maaf nunggu lama" ucap irfan yang baru sampai


"gak apa-apa fan, elf baru nih kayaknya" ucap fadhil


"iya alhamdulillah ada armada baru mas"


"alhamdulillah"


"kembar udah gede aja ini" ucap irfan


"iya dong kak, kita juga sudah punya istri" ucap afwa


"selamat ya semoga samawa"


"terima kasih"


"oh ya kita mau kemana?" tanya irfan


"cari sarapan, terus jalan-jalan kemana aja terserah karena anak bontot nanti malam masuk pesantren"


"yang dulu masih bayi ini ya?" tunjuk irfan pada zahra


"bukan yang itu kak, yang ini istriku" ucap afwi menunjuk rayya


"oalah maaf nggak tahu hehehe"


"yaudah ayo jalan fan"

__ADS_1


"iya siap, silahkan masuk semuanya"


"fan dimana lokasi pabrik rokok kebanggaan kota ini?" tanya fadhil


"ada mas nanti tak lewat sana tak ajak keliling tempat industri"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


hari ini sudah cukup melelahkan bagi keluarga fadhil karena dari pagi sampai jam 3 sore mereka jalan-jalan keliling kota Kediri.


sesampainya di hotel mereka semua langsung istirahat karena nanti malam harus mengantar rayya ke pesantren.


sebelum magrib mereka semua sudah bangun dari tidurnya dan langsung membersihkan diri karena sebentar lagi masuk waktu magrib.


setelah sholat magrib mereka berkumpul di lobi hotel, rayya sudah siap dengan 2 koper dan beberapa kantong makanan ringan nya, rayya membawa 1 koper baju dan 1 koper berisi buku perlengkapan lain dan snack.


"duhh anak gadis abi mau mondok kok abi sedih ya" ucap fadhil


"kalau gitu rayya nggak usah mondok" ucap rayya


"nggak ah anak abi ini harus mondok"


"ish"


"koper sudah masuk elf bi, yuk berangkat" ucap athaar


"baiklah ayo, cari makan dulu baru habis itu ke pesantren"


"nanti aja bi habis dari pesantren baru cari makan" ucap afwa


"aku lapar" rengek rayya


"tuh adekmu lapar" bela fadhil


"halah itu akal-akalan dia bi karena malam ini nggak mau makan di pesantren" ledek athaar


"sudah nggak apa-apa makan aja dulu" ucap fadhil


tepat waktu nya sholat isya' mereka tiba di pesantren dan langsung menuju masjid karena memang adzan sudah berkumandang.


setelah selesai sholat isya' barulah mereka ke ndalem pesantren tempat kyai hasan tinggal.


"assalamualaikum"


"waalaikumsalam, silahkan duduk pak bu, maaf mau menemui siapa?" tanya Abdi dalem


"mau bertemu kyai hasan sebelumnya saya sudah memberitahu beliau" ucap fadhil


"baik silahkan di tunggu akan saya panggilkan pak kyai hasan nya"


tak lama datanglah kyai hasan berserta ama hanu.


"assalamualaikum" ucap kyai hasan


"waalaikumsalam pak kyai"


"bagaimana kabarnya?"


"alhamdulillah saya sekeluarga baik, kyai sekeluarga apa kabar?" tanya fadhil


"alhamdulilah baik, sudah lama tiba?"


"belum"


"sampai di Kediri jam berapa tadi?"


"sudah sampai sejak kemarin siang tapi putriku ini ingin jalan-jalan dulu jadinya ya baru isya' tadi baru kesini"


"aku kira baru sampai, perjalanan lancar kan tapi?"


"alhamdulillah lancar"


"naik pesawat atau mobil?"


"pesawat terus lanjut kereta pak kyai"


"iya soalnya bandara kota ini belum jadi"


"iya nanti kalau main kesini sudah ada bandara enak nggak usah jauh-jauh mendarat di Surabaya baru kesini"


"iya bandara memang jauh, rayya sudah siap masuk pesantren aba?"


"insyallah siap pak kyai"

__ADS_1


"panggil saja aba dan ama hanum santri-santri disini manggilnya seperti itu"


"baik aba ama"


__ADS_2