
setelah selesai sholat shubuh rayya dan yang lain langsung kembali ke rumah, rayya ingin melanjutkan istirahat nya yang kurang nyenyak.
"ah senang nya Putri mommy pulang"
"aku juga senang ketemu malaikatku, love you mom"
"love you too grils"
"nggak rindu abi nih?"
"rindu banget" ucap rayya langsung beralih memeluk abi nya
"uh senangnya, abi lihat pipimu tambah chubby sayang"
"benarkah?"
"iya tapi tenanglah kamu tetap little princess abi yang cantik"
"ah terima kasih pangeran tampan nya mommy"
"mas hasan mbak hanum silahkan istirahat dulu, sama ning hana dan... "
"fikri pak kyai"
"ah iya gus fikri silahkan istirahat, nak alif maaf kamarnya gabung dulu sama athaar"
"tidak apa-apa pak kyai"
"baiklah, rayya ajak teman-teman kamu ke kamar istirahat sebelum mama dan bundamu datang meminta bertemu kamu"
"siap abi"
"mom masak apa pagi ini?" tanya zahra setelah memastikan para tamu nya masuk kamar
"kamu pengen nya apa nak? kak nabila pengen apa kami ikut saja, nanti mommy bantu masak"
"nabila pengen sambal tempe penyet saja mom sama sayur asem" ucap nabila
"zahra lagi nggak pengen mom"
"yaudah masak sayur asem, sambal tempe penyet, ayam goreng sama tumis sosis saja soalnya di kulkas tinggal ayam sama sosis, ayo kita masak dulu" ajak angel
"sayang jangan lupa kopi nya" ucap fadhil
"iya sayang"
di kamar athaar
"istirahatlah gus"
"iya terima kasih, itu anak siapa?"
"anakku hehehe dia keponakan calon istriku sih tetapi dia juga anak kami"
"oh gitu, jadi nikah nih?"
"iya alhamdulillah, insyaallah 4 hari lagi tetaplah disini kalau nisa gus"
"insyaallah saya ikut aba sama ama soalnya, haii nama kamu siapa?" tanya alif pada attala
"ta ta ta"
"namanya tata thaar?"
"namanya atthala"
"hai athaala"
"hai om, gimana sayang" ucap athar
"hi momom"
"uh lucunya, udah pintar lagi jam segini sudah bangun, ayo bobo lagi"
"ya ya ya"
jam sudah menunjukan pukul 7 pagi mereka sudah keluar kamar kecuali rayya yang masih tidur.
tok
tok
tok
"rayya bangun dek" ucap zahra
ceklek
"ning" ucap najwa
__ADS_1
"panggil kakak saja jangan ning, oh ya rayya mana?"
"masih tidur ning eh kak"
"kalau gitu kalian makanlah dulu sudah di tunggu biar kakak yang bangunkan rayya"
"kami nanti saja kak"
"jangan sungkan banyak kok temannya disana"
"kami menunggu rayya saja"
"baiklah kakak bangunkan dulu rayya nya"
"rayya bangun dek"
"hmm"
"bangun itu sudah di tunggu sarapan, ayo cepat"
"lima menit lagi kak naj ini masih belum subuh" ucap rayya
"heh lihatlah ini kak zahra dan ini sudah jam 7 pagi rayya"
"haaa jam 7" ucap rayya langsung bangun
"iya jam 7 sana bersih-bersih habis itu langsung ke ruang keluarga kita makan disana"
"iya kak, kak naj kak nis kalian ikut kakakku saja dulu untuk sarapan"
"nunggu kamu aja ray" ucap nisa
"ah baiklah sebentar"
di ruang keluarga
"ini cucu papa mana sih dil" ucap papa rey celingukan
"lah kita ini cucu opa" ucap afwa
"opa nyari little princess"
"masih di panggilkan sama zahra opa" ucap afwi
"lama sekali"
"tuh zahra sudah kembali" ucap angel
"masih bersih-bersih soalnya baru bangun opa"
"memang sampai jam berapa kok baru bangun?"
"shubuh tadi opa, habis sholat shubuh dia tidur"
tak lama datanglah rayya nisa dan najwa
"maaf menunggu lama" ucap rayya
"tidak apa-apa duduklah sayang" ucap fadhil
"mama syasya sama mama kania dan mama fira kok sudah sampai? kakak-kakakku mana?"
"mereka sudah ke kantor soalnya kan kesini sekalian cek kantor cabang" ucap syasya
"kerjaan terus perasaan"
"sudah makan dulu nanti baru ngobrol" ucap fadhil menengahi
setelah sarapan selesai mereka masih berbincang-bincang di ruang keluarga.
"oh ya mana gadis yang mau kamu kenalkan kak zayn ray?" tanya syasya
"ini ma kak nisa namanya"
"ah cantiknya"
"kalau mau melamar anak orang bilang dulu sama kyai nya boleh tidak di jadikan menantu sama kamu sya" ucap angel
"mas revan bilang dong sama pak kyai nya" ucap syasya berbisik
"pak kyai nak nisa boleh saya jadikan menantu kah?"
"boleh saya melihat calon nya dulu? dan jika memang anak bapak ini bisa membimbing nisa menjadi lebih baik insyaallah saya setuju tetapi ada beberapa tes dulu untuk putra bapak khususnya tes keagamaan dari saya" ucap kyai hasan
"ah baiklah"
"tapi sejauh ini mereka berdua belum ada yang melamar kan pak kyai?" tanya fira
"belum ada bu tetapi saya juga tidak tau mereka berdua sedang menunggu janji seseorang atau tidak" ucap aba hasan
__ADS_1
"najwa nisa apa kalian sedang di lamar orang atau menunggu seseorang untuk melamar?"
"insyaallah tidak ama" jawaban mereka berdua
"assalamualaikum" ucap zayn dan adryan
"waalaikumsalam"
"mereka berdua orangnya ba"
"oh duduklah kalian" ucap aba hasan
"ah iya pak kyai"
"kalian berdua yang mau di kenalkan ke teman rayya kah?"
"eh iya"
"rayya siapa yang sama nisa?" tanya aba hasan
"kak zayn ba"
"siapa zayn?"
"saya pak kyai"
"riwayat hidupmu?"
"saya zayn resya hillary usia saya 27 tahun saya anak kedua dari dua bersaudara saya sudah bekerja di hillary grup insyaallah punya penghasilan yang cukup, saya lulusan s2 dari salah satu universitas di amerika"
"kalau nisa bukan dari keluarga kaya dan pendidikan tinggi apa bisa kamu menerima nya dengan baik?"
"bisa, untuk masalah pendidikan jika mau melanjutkan kuliah insyaallah saya mampu membiayai nya"
"kamu mengijinkan nya meraih cita-cita nya?"
"iya asal dia tidak melupakan kewajiban nya sebagai seorang istri dan seorang ibu"
"jika dia meminta mahar apapun apa kamu siap?"
"insyaallah siap"
"baiklah, dan untuk kamu perkenalkan dirimu" tunjuk nya pada adryan
"nama saya adryan alfi wilson putra pertama dari dua bersaudara, saya lulusan s2 di london dan saat ini bekerja di wilson group"
"najwa bukan anak orang kaya dan dia tidak berpendidikan tinggi nak"
"tidak apa-apa kalau mau kuliah nanti bisa melanjutkan nya di kota k"
"orang tuamu bisa menerima nya?"
"insyaallah bisa ayah bunda saya akan menerima pilihan saya dan mereka tidak memandang orang dari status sosialnya"
"baiklah, najwa nisa bagaimana?"
"najwa ikut apa kata aba dan ama jika memang menurut aba baik insyaallah najwa menerima nya"
"nisa juga aba"
"jika kalian menikah nanti mau mahar apa?"
"surah ar-rahman" sahut mereka berdua cepat
"sudah dengarkan mahar nya? jika kalian siap silahkan silaturahmi ke pesantren akan saya pertemukan dengan kedua orang tua mereka tetapi sebelum itu kalian bisa saling menukar daftar riwayat hidup kalian melalui saya ataupun pak fadhil"
"baik"
"cie cie seneng banget mau dapat calon istri" ledek rayya pada kedua laki-laki yang dianggap kakaknya itu
"ya iya dong"
"yah tinggal gue yang jomblo" ucap ken
"rayya nikah sama kakak aja yuk" ucapnya lagi
"ogah" ucap rayya tegas
"hahahaha ngenes banget lo kak" ucap rafi
"ehm maaf sebelumnya karena ini tadi juga seperti lamaran saya juga ingin melamar seseorang disini untuk anak laki-laki saya" ucap aba hasan
"eh mas hasan mau melamar siapa?" tanya fadhil
"saya mau melamar rayyana untuk alif"
"di terima" ucap angel senang
"mommy" ucap rayya
__ADS_1
"apa terima aja lah"
"ehm maaf sebelumnya tapi 3 bulan lagi rayya harus berangkat ke london untuk melanjutkan pendidikan nya" ucap fadhil