
oke hari ini spesial 2 bab karena banyak sekali yang minta double up.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah acara selesai mereka melakukan unboxing kado yang di dapat oleh baby rayya dari para tamu undangan.
nabila "mom buka kadonya dong"
angel "yaudah kakak bibil aja yang bantu buka kan baby rayya ada di pangkuan kakak bibil"
nabila "boleh nih di buka mom?"
angel "boleh buka aja, tuh minta bantuan cowok-cowok"
athaar "ini yang pertama dari kakak athaar"
nabila "wah apa ya ray isinya, dibuka yuk"
"wah dapat boneka barbie dari kakak ray" baby rayya sangat senang melihat boneka lucu itu.
banyak sekali mainan dan baju yang di dapat oleh bayi gembul itu, bayi gembul itu nampak bahagia mendapatkan banyak mainan baru, tak terasa sudah masuk waktu sholat dhuhur mereka pun sholat duhur berjamaah di mushola rumah angel.
setelah sholat mereka makan siang bersama-sama di ruang acara yang belum di bereskan tadi, mereka makan lesehan beralaskan karpet yang belum di bereskan tadi.
mereka sangat menikmati makanan yang di sediakan kecuali ibu hamil muda almira yang kurang nafsu dengan makanan di hadapan nya.
Kevin "kenapa nggak di makan sayang? mau makan yang lain?"
almira "mau ice cream"
Kevin "makan dulu ya nanti baru beli ice cream"
almira "mau ice cream sekarang"
angel "vin ambilin di freezer ada banyak rasa kok"
Kevin "mau ice cream di freezer aunty"
almira "mau"
angel "kalau mau pilih saja al"
tanpa basa-basi almira langsung berdiri dan berjalan menuju freezer untuk mengambil ice cream, Kevin hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya itu.
fadhil "sabar vin ini masih permulaan masih ada 8 bulan lagi"
Kevin "lama juga ya, tapi memangnya boleh makan ice cream"
angel "boleh kok kalau makan manis-manis bayi nya cepat besar tapi kalau udah trimester ke 3 baru di kurangi manis nya biar baby nya nggak terlalu gede"
Kevin "kalau gede Bagus dong"
fadhil "Bagus gimana? yang ada susah buat lahir normal vin"
Kevin "oh begitu ya"
tak lama almira datang membawa berbagai macam rasa ice cream dari freezer.
athaar "itu ice...."
fadhil "kak nanti abi belikan lagi, biarkan itu dimakan kakak almira dede bayi di perutnya sedang menginginkan ice cream"
fadhil menyelela perkataan anak nya karena sudah bisa di pastikan dia mau protes karena ice cream yang di ambil almira cukup banyak.
athaar "ah baiklah abi"
semua orang sudah menyelesaikan makan siang nya berbeda dengan almira yang masih menikmati ice cream di hadapan nya.
Kevin "pelan-pelan sayang nggak ada yang minta kok"
almira "ini enak sekali"
Kevin "iya tapi pelan-pelan makan nya sayang, nanti kalau habis beli lagi deh buat stok di rumah ya"
almira "serius?"
Kevin "iya sayang"
almira "terima kasih"
cup
almira mencium pipi suami nya di hadapan semua orang, orang-orang hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah ibu hamil itu, Kevin senang bukan main di cium istri cantik nya itu, kehamilan membuat almira akhir-akhir ini lebih agresif dan itu sangat membahagiakan bagi Kevin.
zaidan "sayang kamu mau ice cream juga?"
syahila "enggak, aku mau es kelapa muda sayang"
zaidan "haa es kelapa muda? mana ada di sini sayang"
angel "ada bang, pintu keluar perumahan kamu ke kiri 100 meter ada penjual es degan asli kelapa ijo kiri jalan lokasinya"
zaidan "mana tau abang aunty"
athaar "ayo athaar temani tapi athaar juga harus di belikan"
zaidan "baiklah ayo"
tak lama zaidan datang membawa beberapa buah kelapa muda.
syahila "kok kelapa muda nya? kan mau es nya"
zaidan "sayang ada nya kelapanya, mas buatkan ya es nya"
fadhil "bang bang kenapa harus repot-repot gitu, kan bisa beli es nya langsung"
athaar "orang nya tuh mau tutup bi buru-buru mereka mau takziah saudaranya ada yang meninggal katanya makanya cuma beli kelapa nya saja"
syahila "yaudah mau di buatin aja es nya"
zaidan "iya sayang, athaar bantuin dong"
athaar "yaudah ayo"
umi Aisyah "twins kapan pulang?"
angel "masih 2 minggu an lagi mi"
umi Aisyah "kok mereka nggak mau pulang kenapa?"
angel "mereka nggak mau mi, katanya harus mempersiapkan ujian, mau di jemput juga nggak mau mi"
umi Aisyah "oh begitu ya, tapi nanti waktu acara nya zai mereka di rumah kan?"
angel "ada kok mi insyallah"
umi Aisyah "alhamdulillah kalau begitu"
fadhil "al kamu makan ice cream lahap bener"
almira "masa? biasa aja al makan nya"
angel "mas jangan merusak mood bumil"
fadhil "iya"
tak lama zaidan dan athaar sudah kembali membawa es degan + ice cream spesial untuk istrinya, dan athaar membawakan 1 gelas jumbo es degan + ice cream untuk mommy nya.
__ADS_1
zaidan "ini sayang es nya"
syahila "ahh terima kasih suamiku"
athaar "dan ini untuk kedua princess kakak"
angel "kok kedua? es nya kan satu kak"
athaar "kan princess kecilku belum boleh minum jadi mommy saja yang minum nanti princes kecilku pasti juga kebagian"
angel "bisa aja kamu kak, terima kasih ya sayang"
athaar "sama-sama mommy"
fadhil "abi nggak di kasih nih?"
athaar "abi mau?"
fadhil "mau"
athaar "oke kakak ambil kan"
Kevin "kamu kenapa sayang?"
almira "ingin itu"
Kevin "haaa kan udah makan ice cream sayang"
almira "tapi ingin"
zaidan "udah sana buatin ntaar anakmu ileran lagi"
Kevin "emang masih ada?"
zaidan "ada masih du pecah in sama pak Imam"
Kevin "baiklah"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
sore harinya semua meninggal kan rumah angel, umi aisyah zaidan syahila dan azam harus kembali ke kota s juga mengingat acara 7 bulanan syahila belum di persiapkan.
almira dan Kevin mereka juga kembali ke rumah nya karena almira mengajak suaminya untuk membeli ice cream sekalian pulang.
athaar "bi ice cream nya"
fadhil "besok pulang sekolah ya kak diantar mommy, abi capek banget sayang malam ini"
athaar "iya abi"
angel "apa habis semua kak?"
athaar "tinggal 2 biji mom"
angel "di makan itu dulu ya kalau mau ice cream besok baru beli sama mommy"
athaar "iya mom"
angel "sekarang istirahat gih besok kan sekolah sayang"
athaar "iya mommy"
papa rey "twins beneran baru pulang 2 minggu lagi"
fadhil "iya pa katanya masih mau ujian"
papa rey "trus mau liburan kemana?"
fadhil "seperti nya di rumah umi pa sekalian acara nya syahila"
fadhil "fadhil ikut istri fadhil saja pa"
angel "rayya gimana dong pa kasian masih kecil"
papa rey "kalau nggak ikut papa mama habis umrah lanjut honeymoon ke paris"
fadhil "enak dong pa sama siapa? papa dem papa sat juga?"
papa rey "iya lah pasti"
fadhil "yaudah anak-anak di rumah aja dulu nanti kalau kalian pulang baru kita anak-anak yang berangkat biar cucu-cucu di rumah"
papa rey "bisa banget jadi gantian tuh liburan nya"
angel "hmm kayaknya mama mau jadi santapan nih"
mama evilia "mama nggak mau ikut tuh"
papa rey "kok gitu sih ma, harus ikut dong, mama masuk... "
mama evilia "iya iya mama ikut"
papa rey "mau masuk surga apa neraka karena nggak nurut sama suami"
angel "dihh suka ngancem"
fadhil "hmm pa fadhil ke kamar dulu ya"
papa rey "iya istirahat lah papa taau kamu capek"
jam 9 malam di sebuah rumah minimalis berlantai 2 yang di huni oleh pasangan suami istri yang tengah menanti kelahiran anak pertama mereka ya kini sang istri sedang hamil muda dan sedang ngidam, siapa lagi kalau bukan almira Putri al-farisi.
Kevin "kenapa belum tidur hmmm kan sudah di peluk gini sama mas"
almira "mau makan asinan sayang sama bakso yang di status athaar"
Kevin "haa asinan? asinan jam segini mana ada sayang, kalau bakso masih ada tapi bakso apa dulu"
almira "ini"
kevin "bakso jumpo pak jali? bentar ya mas tanyakan athaar dulu"
almira "aku sudah tanya kata athaar di dekat taman kota"
Kevin "yaudah mas carikan dulu ya sayang"
almira "mau ikut mau makan disana terus cari asinan"
Kevin "hmm baiklah sayang, asinan apa sih yang kamu minta yang?"
almira "asinan betawi"
Kevin "baiklah sayang, nih pakai jaket nya sayang angin malam nggak baik buat ibu hamil"
akhirnya Kevin dan almira pergi ke tempat penjual bakso yang di inginkan almira gara-gara melihat story athaar.
Kevin "pak baksonya masih?"
penjual "masih mas tapi tinggal tiga porsi yang jumbo"
Kevin "sayang mau makan sini atau bungkus?"
almira "makan sini"
Kevin "makan sini, 3 porsi tapi yang satu nanti saja ya pak"
penjual "oh baik mas" penjual pun segera mengganti tulisan masih dengan kata habis yang menandakan jualanya sudah habis
__ADS_1
tak lama penjual pun datang membawa 2 porsi bakso jumbo free tetelan daging.
penjual "ini bakso nya, mau minum apa?"
almira "es jeruk"
Kevin "sama teh hangat dan air mineral saja pak"
penjual "baik lah di tunggu sebentar ya"
almira segera melahap bakso di hadapan nya hanya butuh waktu 5 menit untuk menghabiskan satu porsi baks.
Kevin "nambah lagi sayang?"
almira "apa boleh?"
Kevin "boleh dong sayang, pak yang satu porsi makan sini juga ya"
penjual "oh iya mas"
tak lama penjual itu mengantar 1 porsi bakso lagi untuk almira, Kevin hanya menikmati pemandangan istrinya saat makan dengan lahap.
Kevin "sayang pelan-pelan ya mas nggak minta kok"
almira "iya, baksonya enak banget sih"
tak lama almira sudah menghabiskan bakso ke duanya dan Kevin masih mau menghabiskan 1 porsi bakso nya, almira hanya melihat suaminya yang masih menikmati bakso nya. Kevin yang menyadari hal itu pun dia langsung mengarahkan sendoknya ke mulut istrinya.
Kevin "aaaa sayang"
almira pun dengan senang hati menerima nya dan Kevin tak tega untuk memakan baksonya akhirnya dia terus menerus menyuapkan bakso kepada istrinya hingga habis.
kini Kevin dan almira kembali melanjutkan perjalanan mencari asinan betawi, hingga pukul 11 malam mereka belum menemukan asinan betawi keinginan ibu hamil itu, akhirnya Kevin menghubungi Dimas untuk meminta bantuan.
Kevin "hallo dim, ganggu nggak?"
Dimas "ya jelas lah ini sudah jam 11 lebih vin"
Kevin "minta tolong dong bantuin cari asinan betawi atau lokasinya deh, gue udah muter-muter dari jam 10 belum ketemu yang buka"
Dimas "ya jelas gak ada yang buka vin, besok deh tu lo cari lagi"
Kevin "istri gue maunya sekarang dim, dia lagi ngidam ntaar anak gue ileran dim kalau nggak keturutan, gue nggak mau itu"
Dimas "bodoh banget sih lo vin, lo kan bisa telpon chef di hotel buat masakin asinan kenapa harus muter-muter kalau bini lo ngidam"
Kevin "ah terima kasih teman"
kevin pun akhirnya ganti menelpon chef di angel's hotel.
chef "selamat malam asisten Kevin, ada yang bisa kami bantu?"
Kevin "saya mau minta tolong buat kan asinan betawi sekarang apa bisa"
chef "miko tolong cek bahan untuk membuat asinan betawi apa masih ada"
miko "masih ada chef"
chef "bisa asisten Kevin"
Kevin "yaudah siapkan sekarang, saya on the way ke hotel"
chef "baik asisten Kevin"
35 menit kemudian Kevin sudah tiba di angel's hotel.
almira "aku mau asinan bukan ke hotel Sayang"
Kevin "iya di restoran hotel ini disediakan menu asinan betawi, hanya disini yang masih buka sayang, mau apa nggak?"
almira "mau"
ya saat tadi kevin menelpon Dimas dan chef hotel almira sudah tertidur di dalam kursi penumpang.
kevin pun langsung membawa almira menuju private room dan tak lama datanglah pelayan yang membawakan asinan Jakarta keinginan ibu hamil itu.
almira langsung menyantap asinan betawi yang ada di hadapan nya itu dengan lahap dan tak lama asinan itu sudah masuk ke dalam perutnya.
almira "mas kenyang"
"bagaimana nggak kenyang bakso saja 2 porsi lebih belum lagi 1 mangkuk besar asinan betawi" ucap kevin dalam hati
kevin "yaudah ayo ke kamar, mas sudah ngantuk kita istirahat disini saja"
almira "iya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kota s...
malam ini zaidan juga menuruti kemauan sang istri, dimana istrinya ingin menginap di pesantren dan tidur bersama umi nya.
ya sejak 3 bulan yang lalu zaidan harus menjadi ceo siregar group dan pindah rumah di kawasan elite rumah dimana dulu syahila bersama orang tuanya tinggal, kasus kecelakaan kedua orang tua syahila benar-benar di selesaikan oleh papa rey dan team nya, kini tante nya sudah berada di penjara dan di jatuhi hukuman seumur hidup.
kak fatimah "wahh anak-anak umi datang"
zaidan "iya mi syahila ingin tidur dengan umi malam ini"
kak rasyid "apaaa" ucapnya yang kaget mendengar ucapan anaknya itu
syahila "apa tidak boleh bi?" ucapnya dengan mata puppy eyes
kak fatimah "eh boleh kok sayang, tidur sama umi yuk ini sudah malam"
kak rasyid "sayang"
kak fatimah "ini keinginan cucu kita sayang, mengalah ya"
dua wanita itu pun meninggalkan ruang keluarga rumah kak rasyid.
zaidan "anisa mana bi?"
kak rasyid "di asrama Putri" ucapnya ketus
zaidan "kakung ketus amat, abang juga ogah bi tidur meluk guling tapi gimana lagi baby nya yang ingin"
kak rasyid "ah sudahlah sana tidur di kamarmu"
zaidan "baiklah abiku yang tampan dan baik hati"
"huh untung saja yang minta cucuku kalau bukan ogah deh, gagal lagi gagal lagi" gerutu kak rasyid
dengan langkah gontai akhirnya kak rasyid memilih tidur di kamar Putri nya yang bersebelahan dengan kamar nya dengan harapan bisa membawa istrinya ke kamar putrinya tengah malam nanti.
jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari baik kak rasyid maupun zaidan mereka sama-sama tidak bisa tidur karena tidak ada bidadari mereka di samping nya.
kak rasyid akhirnya mengendap-endap seperti maling menuju kamar nya, sampai di kamarnya dia berniat membangunkan sang istri namun apa daya istrinya di peluk erat oleh menantunya dan mereka berdua juga sudah tidur pulas sehingga membuat kak rasyid tidak tega membangunkan istrinya, akhirnya dia keluar lagi dari kamar itu.
zaidan "abi ngapain dari dalam?"
kak rasyid "astagfirullah abang, ngagetin saja, abi nggak bisa tidur mau membangunkan umi eh di peluk erat sama syahila yaudah abi keluar lagi"
zaidan "abang juga nggak bisa tidur bi"
kak rasyid "sudahlah sana ke kamar jangan mengganggu tidur mereka, abi saja nggak tega membangunkan orang yang tidur pulas, sudah abi mau tidur"
dengan langkah gontai zaidan kembali ke kamar nya tanpa sang istri.
__ADS_1