
pagi harinya fadhil turun sendirian ke meja makan.
umi Aisyah "angel dan twins mana nak?"
fadhil "masih tidur umi"
papa rey "masih tidur? jam 7 loh ini"
fadhil "biarin dulu ya umi abi papa, kasian angel baru tidur jam 5 tadi soalnya twins jam 2 bangun semua"
umi Aisyah "kamu gak ikut begadang?"
fadhil "ikut mi kan gendong satu-satu"
umi Aisyah "nah kamu kok gak ikut tidur?"
fadhil "tadi itu habis shubuh fadhil mengaji umi berusaha buat gak tidur sekarang ngantuk banget tapi lapar"
papa rey "bawakan makanan angel sekalian kalau kamu lapar dia pasti lapar"
fadhil "setengah 3 tadi makan spagetti kok pa"
umi Aisyah "oh jadi kamu pelakunya habis masak gak di bersihkan"
fadhil "ya maaf umi, kalau beres-beres dulu kasian angel sudah lapar apalagi twins mimi"
papa rey "sudah cepat sarapan dil, habis itu tidur sana papa gak mau lihat kantung mata ya"
fadhil "fadhil makan ke kamar saja pa, takut twins ada yang bangun soalnya kakak semalam rewel"
umi Aisyah "yaudah ini umi ambilin 3 porsi, suapi istrimu juga"
fadhil "iya umi, mi bilangin bi inah ya suruh anterin susu sama kopi"
umi Aisyah "iya nak, sudah sana ke kamar"
fadhil "umi, abi papa fadhil ke kamar ya"
papa rey "iya nak"
sesampainya di kamar ternyata kakak sudah bangun sedangkan adek dan angel masih tertidur pulas.
fadhil "anak abi bangun sayang, pintar ya kakak gak nangis ya kalau bangun ya, sama abi dulu ya sayang mommy biar istirahat, kita mandi ya di kamar nya twins"
saat fadhil keluar kamar saat itu pula bibi akan mengetok pintu, keduanya pun kaget
fadhil "astagfirullah bibi"
bi inah "maaf den tadi bibi mau ketok pintu, kata umi nyai aden minta kopi dan susu untuk non angel"
fadhil "iya bi gapapa, taruh meja ya bi, di samping makanan saja saya mau memandikan kakak dulu"
bi inah "biar bibi bantu den, aden sarapan saja"
fadhil "terima kasih bi, tapi bibi melakukan pekerjaan lain saja saya sudah bisa kok memandikan twins"
bi inah "baik kalau begitu den"
setelah memandikan putra pertamanya dan memakaikan baju, bedak juga minyak telon fadhil kembali ke kamarnya.
fadhil "loh sayang sudah bangun?"
angel "iya mas aku lapar sekali"
fadhil "yaudah kamu makan dulu ya, kakak aku taruh di stroller ya, biar aku mandiin adek"
angel "mas udah makan? ini kok banyak banget"
fadhil "iya tadi mas ambil makan rencananya mau makan berdua eh kakak bangun ya jadi mandiin kakak dulu"
__ADS_1
angel "jadi nya aku yang makan gimana dong"
fadhil "gapapa sayang kamu makan saja ya nanti asinya biar banyak, aku mandiin adek dulu"
angel "iya mas terima kasih ya"
fadhil pun keluar kamar dan menuju kamar twins untuk memandikan putra keduanya.
20 menit kemudian fadhil kembali ke kamarnya.
fadhil "sayang adek sepertinya haus kamu kasih mimi dulu"
angel "iya sini mas, sepertinya adek tau kalau kakaknya baru selesai mimi"
fadhil "kakak tidur lagi hmm, habis kasih mimi adek kamu mandi gih terus kita jemur anak-anak mumpung belum jam 8"
angel "kalau nunggu mandi jam 8 lewat dong"
fadhil "yaudah kamu mandi aku yang jemur anak-anak nanti kamu nyusul ya"
angel "iya mas, ini adek sepertinya sudah mimi nya"
fadhil "yaudah cepat mandi istriku"
cup
Cup
cup
fadhil "morning kiss sayang"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
fadhil membawa anak-anak mereka ke taman belakang, sebenarnya fadhil ingin membawa anak-anak mereka ke taman depan tapi disana terlalu panas karena pohonnya masih kecil-kecil.
fadhil "angel masih mandi pa, fadhil belum sarapan"
papa rey "haa belum? terus tadi siapa yang makan?"
fadhil "dihabiskan mommy nya twins"
papa rey "oh iya dia kan menyusui 2 baby sekaligus, sudah kamu minta sarapan sama umi mu sana biar papa dan abi mu yang jaga twins"
pak kyai "iya nak makan sana minta umi jangan sampai kamu pingsan dan merepotkan"
fadhil "iya abi papa, fadhil titip twins ya"
fadhil pun kembali ke rumah dan menemui umi nya yang sedang di dapur.
fadhil "umi fadhil mau makan dong"
umi Aisyah "kan tadi udah sarapan"
fadhil "belum umi tadi di makan mommy nya twins semua"
umi Aisyah "umi buatkan omelet mau? sayurnya habis soalnya"
fadhil "iya umi gapapa, terima kasih ya umi"
umi Aisyah "iya tunggulah di meja makan"
bi inah "biar saya bantu potong sosisnya umi nyai"
umi Aisyah "ini bi, oh ya bi panggil umi saja ya jangan umi nyai saya gimana gitu dengarnya"
bi inah "tapi umi nyai"
umi Aisyah "ayolah bi panggil umi saja"
__ADS_1
bi inah "baiklah umi"
umi Aisyah "oh ya bibi yang ketuanya ya, yang katanya kerja sejak angel kecil"
bi inah "iya benar umi"
umi Aisyah "dulu mamanya angel bagaimana bi orangnya?"
bi inah "nyonya dulu sangat baik umi, bahkan nyonya mengajarkan ke non supaya tidak boros dan lebih menghargai orang lain dan berteman bukan karena harta tapi ya gitu temannya non ya hanya anak-anaknya sahabat tuan dan nyonya"
umi Aisyah "gitu ya bi, yaudah bi saya antar ini dulu ke fadhil ya"
bi inah "baik umi"
umi Aisyah "fadhil ini makanannya nak" ucapnya yang baru tiba di ruang makan
fadhil "terima kasih ya umi"
umi Aisyah "yaudah umi tinggal ya, umi mau masak rendang"
fadhil "iya umi"
angel "mas kok disini? twins mana?"
fadhil "eh sayang sudah selesai mandinya? twins sama opa dan kakungnya di taman belakang jadi mas sarapan saja dulu, mas lapar sekali hehehe"
angel "maaf ya mas tadi makanannya angel habiskan"
fadhil "tidak apa sayang, mau makan lagi tidak? ini enak loh, mas suapi nih" ucapnya mengarahkan sendok ke mulut angel
angel "aaaa, ini enak sekali mas omelete nya"
fadhil "mau? ini kamu makan gapapa"
angel "enggak mau nanti saja aku makan lagi"
fadhil "yaudah mas makan dulu ya"
angel "mas angel tunggu di kamar angel butuh bantuan mas" bisiknya di telinga fadhil setelah itu angel meninggalkan fadhil dan segera naik lift
fadhil akhirnya makan dengan terburu-buru dan dia segera menyusul angel ke kamar mereka.
fadhil "ada apa sayang? apa yang bisa mas bantu?"
angel "mas payudaraku sakit sekali rasanya, kalau kata dokter Amalia itu tidak apa-apa hanya butuh twins untuk meminum asinya tapi kan twins masih berjemur bisa tidak mas bantu nyari alat pompanya"
fadhil "kirain mas yang di suruh mimi asi sayang"
angel "kamu ini mas-mas kalau sengaja kan tidak boleh"
fadhil "tapi ini kan mendesak"
angel "sudahlah bantuin nyari dong alat pompanya"
fadhil "iya sayangku cintaku istriku"
tak lama fadhil pun menemukan alar pompa yang di maksud angel.
fadhil "ini sayang"
angel "ah terima kasih mas"
fadhil "gak di cuci?"
angel "kemarin udah aku sterilkan, tapi akan aku sterilkan lagi"
fadhil "yaudah mas tinggal ambil anak-anak ya sudah hampir jam 9 soalnya"
angel "iya mas"
__ADS_1