Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 232


__ADS_3

tengah malam angel merasakan perut nya sakit seperti waktu dia akan melahirkan twins.


angel "mas banguunnn massss"


fadhil "hmmm 5 menit lagi sayang"


angel "perut aku sakit massss"


fadhil "haah mana yang sakit" fadhil pun bangun dari tidurnya.


angel "perut aku mas sakit banget"


fadhil "yaudah ayo ke rumah sakit, kuat jalan nggak kalau enggak mas gendong"


angel "maunya gendong"


fadhil "mas ambil perlengkapan baby dulu"


setelah mengambil perlengkapan baby dan kunci mobil fadhil pun menggendong istrinya menuju mobil.


papa rey yang kebetulan mau mengambil minum pun melihat fadhil menggendong angel.


papa rey "angel kenapa dil?"


fadhil "mau melahirkan pa"


papa rey "papa ikut"


fadhil "papa di rumah aja gimana? nanti kesana sama twins soalnya twins di rumah pa"


papa rey "oh iya, oke nanti papa nyusul sama twins, kalau ada apa-apa kabari papa segera"


angel "doakan lancar ya pa, ma'afkan angel kalau ada salah sama papa selama ini"


papa rey "iya sayang pasti papa doakan" ucapnya sambil mencium kening anaknya


fadhil "kami pamit ya pa, assalamualaikum"


papa rey "waalaikumsalam, hati-hati ya kalian"


di perjalanan menuju rumah sakit perut angel semakin sakit sampai-sampai angel pun menangis.


angel "sakit banget mas hiks hiks hiks"


fadhil "sabar ya sayang, setelah lampu merah depan kita sampai kok"


angel "cepetan mas sakit banget"


tak lama mereka pun sampai di depan rumah sakit, fadhil meminta tolong satpam untuk memarkirkan mobilnya dan dia segera membawa istrinya ke ruang dokter Amalia.


saat dokter Amalia hendak pulang sampai di lobi dia melihat nona muda keluarga thompson kesakitan.


dokter Amalia "loh nona tuan, langsung saja kita ke ruang bersalin ya tuan mari, suster tolong brangkar nya ya"


fadhil "tidak usah sus biar saya gendong istri saya"


dokter Amalia "baiklah mari tuan ke ruang bersalin"


angel "mas maafin aku ya kalau ada salah sama mas"


fadhil "iya sayang sama-sama, udah jangan minta maaf terus ya, mas temani kamu di dalam"


dokter Amalia "tuan silahkan baringkan nona di brangkar biar saya cek bukaan berapa"


fadhil "baik dokter"


setelah angel berbaring dokter Amalia pun melihat sudah bukaan berapa.


dokter Amalia "ini masih bukaan sembilan sudah hampir sempurna, saya tinggal sebentar untuk mengambil perlengkapan dulu"


fadhil "baik dok"


angel "mas twins bagaimana?"


fadhil "ada papa sayang nanti mereka akan kesini sama papa"


tak lama dokter Amalia pun kembali dengan memakai pakaian lengkap karena tadi dokter sudah melepas baju kerjanya karena hendak pulang.


dokter Amalia "tuan mau disini atau mau menunggu di luar?"


fadhil "saya di sini saja dok"


dokter Amalia "baiklah, nona masih ingat kan peraturan melahirkan nya biar gak kehabisan tenaga?"


angel "masih dok"


dokter Amalia "ini sudah bukaan 10 kalau merasa sakit bilang ya baru mengejan"


setelah beberapa kali mengejan Baby juga belum mau keluar.


fadhil "sayang ayo kamu pasti bisa demi anak kita, aku sangat mencintaimu" kata-kata itu seolah-olah menjadi semangat angel dan tak lama terdengar suara tangisan bayi


oeekkk oeekkk oeeekkk


dokter Amalia "selamat tuan nona Bayi kalian laki-laki lagi"


fadhil "terima kasih dok"


dokter Amalia "kalau gitu Bayi dan ibunya kami bersihkan dulu tuan bisa keluar sebentar"


fadhil "biar saya yang membersihkan istri saya dok, apa boleh?"


dokter Amalia "baiklah nanti di bantu 1 suster"


fadhil "baik dok"


angel "mas biar suster aja ya"


fadhil "enggak aku yang akan mandiin kamu, terima kasih ya sayang sudah memberiku jagoan lagi"


cup

__ADS_1


cup


cup


cup


cup


fadhil mencium seluruh wajah angel.


angel "mas geliii"


fadhil "hahaha yaudah yuk mandi"


angel "ini jam berapa mas?"


fadhil "jam 3 lewat 15 menit kenapa?"


angel "oh gapapa aku cuma lapar"


fadhil "sehabis mandi dan dipindahkan ke kamar kamu aku belikan makanan yang banyak"


angel "bener ya jangan bohong aku lapar banget"


fadhil "iya sayang"


setelah memandikan angel fadhil pun juga mandi dan tepat setelah fadhil selesai mandi bayi nya juga sudah selesai di bersihkan.


dokter amalia "selamat pagi dini hari hehehehe ini anak kalaian tuan nona silahkan di adzani dulu setelah itu IMD dulu ya"


fadhil pun segera mengadzani anak laki-laki dan membacakan beberapa ayat al-qur'an setelah itu memberikan bayi laki-laki nya itu kepada angel untuk disusui.


fadhil "kenceng banget sih minumnya nak, abi gak minta kok"


angel "ih kamu tu mas, aku lapar"


fadhil "oh iya yaudah aku cari makan dulu,dok sus saya titip istri dan anak saya sebentar bisa?"


dokter Amalia "biar di temani suster ani saja, soalnya saya mau pulang tuan"


suster "iya tuan biar saya menemani nona"


fadhil "oke terima kasih sus, dok saya permisi dulu"


fadhil pun segera meluncur dengan mobilnya karena masih subuh belum ada penjual makanan yang buka akhirnya fadhil memilih ke pasar terdekat untuk mencari makanan.


sesampainya di pasar fadhil pun memarkirkan mobilnya di pinggir jalan dimana sudah ada tukang parkir nya.


fadhil "permisi pak, mau tanya boleh?"


tukang parkir "iya mas tanya apa?"


fadhil "di pasar ini yang jual makanan apa sudah ada ya jam segini?"


tukang parkir "sudah ada mas tapi ya hanya nasi pecel, nasi uduk gitu nanti kalau mau mas nya beli sayur matang saja untuk lauk tambahan nya, area makanan langsung saja mas di bagian yang paling Utara itu, kalau yang paling enak di tenda warna kuning mas"


fadhil "baik pak terima kasih informasinya, bapak sudah sarapan?"


tukang parkir "kalau saya sarapan jam 7 mas kalau jam 4 gini makan suka sakit perut"


tukang parkir "iya mas silahkan"


fadhil pun menyusuri tempat pedagang makanan dan benar saja hanya ada nasi pecel dan nasi uduk yang sudah buka, sesuai saran tukang parkir fadhil pun menuju tenda warna kuning.


penjual "mas nya mau makan?"


fadhil "di bungkus bisa bu?"


penjual "bisa mas, mau berapa?"


fadhil "menunya apa bu?"


penjual "ada nasi uduk sama nasi pecel, nasi ayam kecap juga ada mas"


fadhil "masing-masing 3 bungkus ya bu, totalnya berapa?"


penjual "63 ribu mas, 1 bungkus 7 ribuan"


fadhil "yaudah ini bu uangnya, saya tinggal cari sayur matang dulu bu"


penjual "iya mas silahkan, kembaliannya nanti ya mas uangnya 100 ribu"


fadhil "iya bu"


fadhil pun mencari pedagang yang menjual sayur matang.


penjual "silahkan mas mau beli apa?"


fadhil "sayur matang bu"


penjual "istrinya gak masak ya mas, ini sayurnya mas ada macam-macam sayurnya"


fadhil "iya bu soalnya baru melahirkan dan dia lapar kalau saya masak dulu nanti tambah kelaparan takutnya"


penjual "wah selamat ya mas, anak pertama?"


fadhil "bukan bu tapi anak ke 3, bu ini urapnya saya mau 2 ya, sama ayam bakarnya juga 4 yang paha semua ya bu"


penjual "wah anak ke tiga selamat ya mas sekali lagi, ini mas semua totalnya pas 50 ribu"


fadhil "ini bu uang nya, jajanan pasar yang lengkap dimana ya bu?"


penjual "kios ke 3 dari sini mas, biasanya jam segini masih baru buka kok, ini kembalian nya 50 ribu ya mas"


fadhil "iya bu terima kasih"


fadhil pun menuju tempat jajanan pasar untuk membeli resoles, lumpia dan kue talam kesukaan istrinya.


fadhil "bu ada kue talam, resoles sama lumpia?"


penjual "ada mas tapi resoles isi ayam lumpia isi rebung"

__ADS_1


fadhil "iya bu saya mau masing-masing 5 ya"


penjual "oke mas, kue talam nya rasa Pandan apa ubi ungu mas?"


fadhil "ubi ungu? emang ada bu?"


penjual "ya ada dong mas kan saya tawari hehehe"


fadhil "yaudah bu Pandan sama ubi ungu nya juga masing-masing 5"


penjual "ini mas 20 ribu totalnya"


fadhil "buatkan lagi seperti ini bu sama"


penjual "oke, mau buat apa lo mas"


fadhil "mau tak kasihkan suster bu soalnya tadi saya titip istri saya sama suster"


penjual "oh istrinya sakit apa mas?"


fadhil "habis melahirkan bu tadi jam 3"


penjual "wah selamat ya mas semoga ibunya cepat sehat kembali, ini pesanannya"


fadhil "amin bu, ini uangnya"


penjual "masih 10 ribu gak sekalian mas?"


fadhil "bungkusin apa aja terserah bu yang penting enak"


penjual "iya mas tenang aja semua enak kok, ini mas yang 10 ribu"


fadhil "terima kasih bu saya permisi dulu"


fadhil pun kembali ke penjual makanan untuk mengambil pesanannya.


fadhil "bu sudah jadi?"


penjual "ini mau saya masukkan plastik mas"


fadhil "bisa di sendirikan bu?"


penjual "bisa mas nanti masing-masing tak bedain kok"


fadhil "maksud saya begini bu masing-masing plastik itu isinya ayam kecap, nasi pecel sama nasi uduk"


penjual "oh gitu bisa mas, yaudah saya masukkan plastik dulu"


tak lama penjual pun memberikan pesanan fadhil.


fadhil "bu bisa tambah nasi putih nya saja?"


penjual "boleh mas mau berapa porsi?"


fadhil "1 porsi aja bu"


penjual "oke mas"


setelah penjual selesai membungkus nasi dan menyerahkan ke fadhil.


penjual "ini mas nasi nya, tadi kan 63 ribu sama nasi jadi 67 ribu saya punya kembalian hanya 30 ribu mas, kalau 3000 nya kerupuk mau?"


fadhil "iya bu tidak apa-apa"


setelah selesai transaksi fadhil pun keluar pasar dan menuju mobilnya, sampai mobil fadhil menaruh makanannya di kursi samping kemudi.


tukang parkir "sudah selesai mas?"


fadhil "eh pak, iya ini sudah selesai, oh ya ini ada makanan sama jajan untuk bapak dan ini uang parkirnya"


tukang parkir "lah saya dapat makanan ini mas beneran? ini uang parkirnya kebanyakan mas"


fadhil "iya benar, sudah tidak apa-apa ambil saja pak, saya permisi dulu"


tukang parkir "terima kasih banyak mas, semoga dilancarkan rezekinya selalu dan di beri kesehatan terus"


fadhil "amin pak, terima kasih doanya"


sesampainya di rumah sakit sudah jam 4 lewat 20 menit itu artinya setengah jam lebih fadhil mencari makanan, dan dia segera menuju lantai 5 dimana ruang vvip tempat dimana istrinya di rawat.


fadhil "assalamualaikum"


angel "waalaikumsalam mas lama sekali"


fadhil "maaf sayang tadi mas dari pasar soalnya, oh ya sus terima kasih sudah menjaga istri dan anak saya, ini untuk suster"


suster "sudah tugas saya tuan, ini biar di makan nona saja tuan"


fadhil "nona sudah saya belikan sus, ini buat suster silahkan di ambil"


angel "ambil aja sus gapapa"


suster "baik tuan nona, terima kasih makanannya saya permisi dulu"


fadhil "iya sus sekali lagi terima kasih"


angel "mas beli apa aja?"


fadhil "banyak sayang, kamu duduk ya biar mas suapi"


angel "aku mau lihat dulu menunya apa"


fadhil "ada nasi pecel, nasi uduk sama nasi ayam kecap terus ini mas belikan urap sama ayam bakar, sama jajanan juga"


angel "aku mau semuanya tapi nasi pecel dulu"


fadhil "iya, mas suapi sini mumpung baby boy masih tidur"


angel "tapi 1 sendok aku 1 sendok mas ya"


fadhil "iya sayang, apa sih yang enggak buat bidadari cantikku ini"

__ADS_1


angel "mas setelah makan jangan lupa hubungi papa ya"


fadhil "oh iya mas sampai lupa, habis ini mas hubungi papa"


__ADS_2