
syasya "ini kopi, teh dan request jus semangkanya"
papa rey "kalian ambil kursi sana terus duduk disini"
syasya "angel ambil kapret pa kita lesehan aja"
papa demian "karpet sya bukan kapret"
syasya "salah dikit aja protes sih pa"
angel "sya minggir dulu mau nata karpet"
setelah karpet tertata rapi angel, kania, syasya dan fira duduk dibawah menemani viona bermain.
angel "kan kalau mau camilan ambil aja dikulkas"
kania "ada isinya beneran gak nih"
angel "lihat aja sana"
syasya "ambil yang banyak kan"
papa demian "jadi gimana dil restoran yang kamu katakan tadi?"
fadhil "masih rencana papa dem"
papa demian "wujudkan dong sebelum kamu ke amerika"
papa rey "papa ada ruko kalau mau sewa pake aja"
papa Satria "tuh tempat udah ada dil"
fadhil "konsepnya yang belum matang kalau lokasinya sebenarnya ada sih incaran"
papa rey "dimana?"
fadhil "ruko kosong yang dekat kampus gak jauh dari kafe lokasinya sama di dekat kantor papa"
angel "yang di dekat kantor aja kalau menurut aku kan kalau untuk olahan seafood atau ikan-ikan gitu kan lumayan menguras kantong"
papa rey "nah bener itu, kalau ruko yang gak jauh dari kantor itu milik papa dulu kafe juga tapi harus gulung tikar karena gak ke urus"
papa demian "udah ada tuh tempatnya milik mertua kamu sendiri tinggal konsep kamu aja"
papa ferdinand "revan gak minat buka usaha apa gitu?"
fadhil "dia udah punya dua warung makan kali om"
revan "mulut lo dil kok ember sih"
fadhil "sorry van keceplosan"
papa ferdinand "serius punya usaha?"
revan "iya pa iseng-iseng aja sebenarnya"
papa ferdinand "pantas saja waktu papa sita semua fasilitas kamu santai"
papa Satria "sukses dil semoga bisa dapat restunya demian kalau kamu punya usaha"
papa rey "dukung tuh anaknya fer"
papa ferdinand "iya pasti, sekarang gimana konsep kamu dil?"
__ADS_1
fadhil "belum matang sih sebenernya ini, pengennya itu yang banyak spot foto gitu jadi ambil konsep modern aja sih sama sebagian outdoor sama ada panggung live music nya gitu tapi juga pengennya itu sebenarnya restoran dan liburan keluarga gitu tapi cari tanah yang lokasinya strategis susah"
papa demian "mertua juragan tanah masih bingung tanah, restoran sama liburan keluarga ini menarik kayaknya belum ada deh"
papa rey "bisa dijelaskan dulu konsepnya"
fadhil "jadi gini pa, kita buka restoran tapi di dalamnya juga ada pemancingan, kolam renang, seperti wisata edukasi untuk anak-anak gitu pa, terus tempat makannya bukan duduk di kursi gitu tapi lesehan di gazebo"
papa rey "Bagus sih konsepnya"
papa demian "aku daftar jadi investor dong"
papa Satria "gue juga"
papa ferdinand "aku juga"
mama cantika "mama juga daftar"
papa rey "apa apaan ini belum-belum udah pada daftar investor, pikirin lokasi yang cocok dulu"
papa demian "rey seingat ku dulu lo beli tanah 2 hektar di jalan gajah mada itu udah lo pake belum?"
papa rey "udah tapi seperempatnya aja"
papa demian "itu aja di pake rey meskipun bukan di pusat kota tapi daerah situ cukup ramai"
papa rey "besok deh biar aku sama fadhil cek lokasi"
papa rey "dil kamu matangin dulu konsep yang restoran liburan keluarga itu, weekend depan kita bahas"
fadhil "tapi pa"
papa rey "udah tanah itu atas nama istri kamu kok kalau kamu pake kan juga demi masa depan keluarga kalian, papa tunggu konsepnya weekend depan ya"
fadhil "iya pa"
fadhil "iya pa"
papa demian "pulang yuk jangan ganggu pengantin baru"
papa Satria "yaudah ayo kita pulang, fer pamitan"
papa ferdinand "fadhil, angel terima kasih atas jamuan makan malamnya maaf merepotkan kalian sering-sering ya, karena ini sudah malam kami pamit pulang dulu"
fadhil "iya sama-sama, terima kasih juga sudah datang papa-papa dan mama-mama"
angel "eh tunggu dulu jangan pulang dulu oleh-olehnya masih di atas"
setelah semua mendapatkan oleh-oleh, mereka kembali ke rumah masing-masing, setelah mengunci pintu angel dan fadhil segera menuju kamar.
angel "kak bener mau buka restoran?"
fadhil "pengennya sih iya tapi tabungan aku tinggal 600 juta"
angel "hmm mending kakak itu fokus sama tugas akhir, lagian juga 5 bulan lagi ke amerika"
fadhil "maka dari itu kakak juga bingung, tapi tadi masih rencana aja udah disambut baik sama papa"
angel "iyalah otak bisnis semua mereka"
fadhil "oh iya sayang lusa kak rasyid akan ke kota K katanya pengen ngobrol sesuatu"
angel "suruh ke apartemen aja kan ngobrolnya lebih leluasa, kalau mau suruh nginep sekalian kak masih ada 1 kamar"
__ADS_1
fadhil "iya nanti aku sampaikan"
angel "kak tapi aku kok gak yakin ya masuk harvard"
fadhil "kenapa?"
angel "gatau kaya gak yakin gitu"
fadhil "pasti bisa asal kamu mau belajar lebih giat lagi"
angel "hmm iyadeh"
fadhil "sayang kamu yakin gak pengen menempati rumah besar kemarin?"
rumah hadiah dari papa rey foto by google
angel "enggak kak disana terlalu besar untuk kita berdua, bersih-bersih juga cape tau kak kalau rumahnya besar gitu"
fadhil "kan bisa pake art"
angel "aku gak mau lagian aku mau belajar jadi istri yang baik"
fadhil "sweet nya istriku, beneran nih gamau pakai art?"
angel "enggak lah apartemen kecil aja"
fadhil "kecil tapi 2 lantai"
angel "tapi kan kecil kak beda sama rumah besar itu, kalau disini aku sanggup bersih-bersih sendiri"
fadhil "iya percaya, tidur yuk udah malam"
angel "belum ngantuk"
fadhil "udah jam 11 malam loh sayang"
angel "iya tapi belum ngantuk"
fadhil "sini deh kakak peluk nanti pasti bisa tidur"
angel tertidur di pelukan fadhil sampai pagi menjelang, fadhil yang bangun terlebih dulu dia memandang wajah cantik istrinya.
senyum fadhil mengembang karena dia merasa beruntung bisa menikahi angel yang meskipun anak orang kaya tapi dia tidak sombong.
saat fadhil akan melepaskan pelukannya tiba-tiba saja angel memeluknya sangat erat jadi dia mengurungkan niatnya untuk melepas pelukannya dan memilih menunggu sang istri bangun dari tidurnya.
15 menit kemudian angel terbangun dari tidurnya, dilihatnya sang suami yang memandang dirinya.
angel "assalamualaikum, selamat pagi my husband"
fadhil "waalaikumsalam, pagi juga my wife"
angel "kakak kenapa lihatin angel begitu?"
fadhil "kenapa emang gaboleh ya lihat istri cantik ini"
angel "pagi-pagi udah gombal, mending mandi kak terus sholat shubuh"
fadhil "ya makmumnya aja belum bangun masa sholat duluan kan gaenak"
angel "yaudah kakak siap-siap dulu gih aku siapkan koko sama sarungnya"
__ADS_1
fadhil "hmm baiklah"
VOTE, LIKE DAN KOMENTAR NYA DONG READERS