
setelah makan sate kelinci mereka pun jalan-jalan ke selecta.
as. Kevin "nah semua di tempat wisata ini tuh luas nya sekitar 18 hektar dan yang 10 hektar di tanami berbagai jenis bunga dan tanaman seperti yang kita lihat ini, bunga-bunga di sini hanya boleh di lihat dan tidak boleh di petik, dan di sini juga ada beberapa wahana bermain nya"
fadhil "vin kamu sepertinya mantan tour guide"
as. kevin "hehehe iya tuan dulu pernah jadi tour guide sebelum bekerja dengan tuan"
fadhil "udah saya bilang berkali-kali jangan panggil tuan, panggil kak aja kalau di luar kantor"
as. Kevin "hehehe iya kak"
afwa "om wahana nya apa aja?"
as. Kevin "ada kolam renang, ada sky bike, ada menunggang kuda, ada perahu ayun, ada apa lagi ya om lupa"
afwi "sky bike?"
as. Kevin "iya tuan muda, sky bike itu naik sepeda di udara"
afwi "aku afwi bukan tuan muda"
as. Kevin "iya maaf aden afwi"
athaar "di udara? apa sepeda bisa terbang seperti punya shiva?"
as. Kevin "bukan seperti sepeda nya shiva den athaar tapi sepeda nya berjalan di atas tali tetapi sudah ada rute nya sendiri dan kita bisa keliling taman tanpa capek jalan kaki"
afwa "om aku mau coba"
afwi "aku juga om"
athaar "bi mom apa boleh kita main?"
angel "boleh kok, kalian main sama om Kevin saja ya mommy tunggu kalian sambil keliling kalian kalau sudah selesai nanti telpon abi atau mom saja"
fadhil "yang nurut sama om Kevin, jangan bandel"
angel "mas naik kora-kora yuk"
fadhil "kora-kora?"
angel "perahu ayun mas, tadi kata Kevin ada"
fadhil "yaudah ayo kalau mau main"
angel "papa sama mama mau ikut tidak"
mama evilia "tidak"
papa rey "papa mama di sini saja nunggu kalian sambil keliling lihat-lihat bunga"
fadhil "kalau gitu kami permisi dulu ya pa ma"
anak-anak sangat senang menaiki wahana sky bike di selecta dan Kevin sibuk mem foto bahkan mem video anak-anak yang sedang bahagia bermain bersama.
setelah mereka puas bermain hari sudah mulai gelap dan masuk waktu magrib akhirnya mereka memutuskan untuk segera mencari masjid terdekat untuk melaksanakan sholat magrib. setelah sholat magrib mereka melanjutkan perjalanan ke batu night spectacular.
namun saat di perjalanan ponsel papa rey berdering dan ternyata papa demian menelpon dan papa rey segera mengangkat nya.
papa demian "hallo rey"
papa rey "ya dem"
papa demian "bisa jemput nggak? atau travel gitu?"
papa rey "memang kamu sudah sampai?"
papa demian "ini masih mau berpangkat paling jam 9 malam aku sampai di bandara Malang"
papa rey "gue gak tau jarak ke bandara jauh nggak nya dem, gini aja nanti gue hubungi lo gimana?"
__ADS_1
papa demian "jangan lama-lama 15 menit lagi gue berangkat"
papa rey "iya iya bawel" panggilan pun terputus
papa rey "vin dari sini ke bandara jauh nggak?"
as. Kevin "1 jam an kalau tidak macet tuan"
papa rey "ada travel yang bisa jempun keluarga temen saya tidak?"
as. Kevin "jam berapa?"
papa rey "jam 9 an lah, nanti langsung ke villa"
as. Kevin "man ada yang ke bandara nggak? kalau ada di suruh stay di sana dulu"
rahman (sopir elf sekaligus teman Kevin) "ada vin imron kebandara berangkat magrib tadi, coba aja telpon imron" Kevin hanya mengangguk
as. Kevin "oh ya tuan nanti saya minta nomor teman nya tuan biar nanti teman saya yang jemput"
papa rey "oke vin kalau gitu saya hubungi teman saya dulu" dan panggilan pun terhubung
papa demian "gimana rey?"
papa rey "nanti ada temen asisten nya fadhil yang jemput kamu, nanti kamu biar di hubungi sama yang jemput"
papa demian "terus setelah itu aku kemana?"
papa rey "ya kamu ikut aja nanti di antar ke villa"
papa demian "baiklah rey terima kasih ya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
akhirnya mereka kini tiba di batu night spectacular batu Malang.
as. Kevin "kak ini mau beli tiket terusan apa regular?"
as. Kevin "kalau regular hanya gratis 2 wahana trick art gallery dan maze of horror kalau yang terusan gartis semua wahana kecuali gokar sama area ketangkasan"
fadhil "anak-anak kalian main tidak? kalau iya abi belikan yang tiket terusan kalau nggak yang regulang aja"
athaar "adek mau main bi"
afwa "aku juga deh bi, mumpung liburan hehehe"
afwi "aku juga mau deh bi"
fadhil "iya, sayang kamu mau main?"
angel "nggak mas"
fadhil "papa mama mau main wahana tidak?"
papa rey "nggal lah papa lihat anak-anak main saja"
mama evilia "mama sudah tua masa iya main"
fadhil "ya siapa tau pengen menemani cucu nya main ma"
mama evilia "nanti kalau adik athaar sudah hadir mama mau ikut main deh"
fadhil "baiklah ma, beli tiket terusan 3 saja vin lainnya yang regular tapi kalau kamu mau main ya silahkan beli yang terusan"
as. Kevin "saya regular saja tuan, malas main hehehe, kalau gitu saya beli tiket nya dulu"
setelah mendapat kan tiket mereka pun memasuki area BNS.
as. Kevin "di sini ada spectacular show dengan parade laser warna warni yang menarik dan juga ada air mancur menari nya, di sini juga ada night market yang menjual barang-barang unik loh"
angel "wah boleh banget nih ma kita belanja oleh-oleh"
__ADS_1
afwa "mommy oma nanti saja belanja nya kita main dulu"
as. Kevin "mau ke lampion garden nggak? nanti bisa foto-foto dulu di sana"
afwi "wahana gitu om jangan foto-foto dulu"
fadhil "ke rumah hantu aja yuk"
angel "mas jangan aneh-aneh deh"
papa rey "ayo kesana"
afwa "hantunya serem nggak nih?"
as. Kevin "nggak cuma gelap aja tempat nya ga ada hantu nya, ayo deh di coba" ucapnya bohong
fadhil "kembar kalian tetap berdua oke, dan athaar kamu sama om Kevin"
athaar "iya abi"
afwi "bang nanti jangan ninggalin adek loh jangan di lepas pegangannya"
as. Kevin "bentar saya beli tiketnya dulu kan tadi nggak beli terusan"
setelah mendapat tiket nya mereka memasuki rumah hantu, angel terus memeluk fadhil dengan erat dan fadhil pun menerima pelukan istrinya itu karena dia tau istrinya takut.
fadhil "sayang jangan takut biasa aja mas di sini kok"
angel "nggak gitu mas ini gelap banget huaaaaa kunti mas kunti"
fadhil "udah gapapa"
twins "abiiii mommy ada suster ngesot huaaa"
angel "mas twins mas"
fadhil "sudah susternya sudah pergi nak ayo jalan lagi"
afwa "huh kata om Kevin tidak ada setan nya"
"astagfirullah" teriak mereka kompak karena tiba-tiba saja ada 2 pocong yang menghadang jalan mereka
as. Kevin "haii kakak kakak pocong permisi dong kita mau lewat nih" dan pocong itu pun malah melompat dan kini sedang berhadapan dengan kevin
as. kevin "astagfirullah, tuan ini pocong nya kenapa malah mendekat"
fadhil "lha tadi kamu ajak bicara mungkin gak dengar dia jadi mendekat ke kamu, coba aja bicara ulang siapa tau dia dengar"
angel "kamu ini mas bisa aja deh" ucapnya yang berada di pelukan fadhil
mama evilia "pah mama takut"
papa rey "kan udah di peluk gini masa takut sih ma, tenang aja ada papa oke"
as. kevin "ah semua pada mesra-mesraan, kakak pocong permisi kami mau lewat dulu ya jangan halangi kami" dan kedua pocong itu pun mengangguk
fadhil "hebat kamu vin bisa bicara sama pocong hahaha"
as. kevin "sebenarnya ini saya takut tuan"
athaar "ayo om cepet jalannya biar cepet keluar athaar sudah gak tahan mau pipis"
fadhil "dek jangan ngompol gak bawa baju ganti loh"
athaar "abiiiii adeh sudah ngompol huaaa"
afwa "adek ih pintu keluar nya itu dikit lagi loh"
fadhil "sudah-sudah ayo keluar, adek ke kamar mandi di temani abang ya"
as. kevin "kita bisa beli baju untuk aden athaar di night market kak"
__ADS_1
fadhil "yaudah ayo kesana"