Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 325


__ADS_3

sesampainya di kota k mereka langsung menuju rumah masing-masing untuk membersihkan diri dan setelah selesai papa rey dan juga fadhil pergi ke tempat revan untuk membicarakan masalah viona.


fadhil "sayang mas tinggal ke rumaha revan gapapa kan?"


angel "mau ngapain? memang mas nggak capek?"


fadhil "enggak sayang, ini ada sedikit masalah yang harus kita selesaikan segera"


angel "tapi temani tidur dulu"


fadhil "baiklah ayo sini mas temani tidur"


setelah di rasa angel benar-benar tidur pulas fadhil pun menyelimuti nya dan meninggalkan angel di kamar dan tak lupa fadhil mengunci pintu kamarnya.


fadhil "papa mana ma?"


mama evilia "sama nana di ruang tamu"


fadhil "loh nana belum di antar ke hotel?"


mama evilia "belum, nunggu kamu kata papa"


fadhil "oh gitu, yaudah fadhil ke depan dulu ma terus ke rumah sebelah"


mama evilia "iya nak"


di ruang tamu...


fadhil "na kamu di antar sopir ya ke hotel nya karena besok kamu harus kerja jadi harus berangkat sekarang"


viona "iya kak"


papa rey "sana berangkat na"


setelah kepergian viona di antar oleh mang ujang ke kota sebelah fadhil dan papa demian segera ke rumah revan.


di kediaman revan...


papa demian "masuk-masuk, apa nana sudah berangkat?"


papa rey "sudah barusan"


papa demian "ayo ke ruang kerja revan, dia sudah menunggu disana"


di ruang kerja revan...


revan "masuk"


fadhil "sibuk ya rev?"


revan "enggak lagi cek email aja sama kerjaan yang beberapa hari aku tinggal, Ayo duduk di sofa aja"


papa rey "ayo dil ceritakan gimana rencana kamu?"


fadhil "jadi gini pa sementara kita lihat dulu gimana pergerakan mereka, fadhil udah nyuruh orang buat ngawasin viona tante renita sama suaminya kalau mereka pergerakan nya masih biasa ya kita tenang aja dulu, tapi kalau mereka udah bertindak fadhil udah punya rencana untuk menjebak mereka, sembari kita diam kita juga harus mengumpulkan bukti dan untuk saat ini fadhil fadhil mohon semua jika keluar menggunakan bodyguard yang sudah fadhil siapkan, twins juga udah aku siapin bodyguard di Malang takutnya mereka mencelakai twins dan untuk di sekolah anak-anak nanti juga ada bodyguard yang menjaga mereka walaupun mereka tidak terlihat dan untuk anak-anak kasih gps di jam tangan atau liontin karena mereka mengincar anak-anak, takut nya bukan twins atau athaar saja yang di incar melainkan anak-anak kamu juga rev"


revan "bila sama zayn udah aku kasih gps kok di jam tangan mereka dan setauku rayn sama ken juga udah punya"


papa Satria "Adrian sama mikhael juga udah punya kok dil"


fadhil "alhamdulillah kalau gitu"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di hotel angels cabang, tepatnya di mes atau penginapan khusus karyawan disanalah viona kini berada.


viona "mah viona gak tinggal di tempat kak angel"


tante renita "apa maksud kamu bukan kah kamu sudah masuk rumah itu?"


viona "iya tapi viona di pindah ke hotel angels cabang ma dan ini viona di suruh tidur di mes karyawan tau nggak, nana gak nyaman mah"


tante renita "jangan ngeluh na ingat tujuan kita kalau berhasil kamu juga hidup enak nanti, sekarang ikuti aja maunya mereka"


viona "tapi mah gaenak tau nggak disini tuh, mama enak di rumah"


tante renita "enak mana orang mama ngapa-ngapain sendiri di rumah sekarang nggak ada pembantu tau nggak kamu, sudah lah nikmati saja disana sambil menjalankan misi kita kalau sudah berhasil kita pasti hidup enak" ucapnya langsung mematikan sambungan telpon nya


viona "ih nyebelin banget sih mama belum selesai juga udah main matiin aja"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kediaman angel...


hari sudah malam untuk pertama kalinya kini mereka makan malam tanpa kehadiran twins A dan itu membuat angel murung.


fadhil "sayang kenapa? kok makanannya nggak di makan? atau lagi pengen sesuatu?"


angel "kepikiran twins A mas mereka udah makan apa belum"


fadhil "sayang disana makan mereka terjamin 3 hari sekali kok kamu tenang saja ya, sini mas suapi"


athar "mommy tenang saja tadi abang bilang ke adek kalau abang sudah makan lauknya ayam goreng"

__ADS_1


angel "beneran?"


athar "iya mommy"


fadhil "tuh sayang denger adek bilang apa, mereka itu disana makannya terjamin, sekarang sayang makan ya mas suapi"


ken "abi mommy opa oma ken ke kamar ya mau mengerjakan tugas yang di kumpulkan besok"


athar "athar juga mau ke kamar"


rayn "rayn juga"


fadhil "kalian belajar yang rajin habis nyuapi mommy abi nyusul kalian"


papa rey "papa juga mau ke kamar dil, mau olahraga"


fadhil "iya pa silahkan"


angel "mas"


fadhil "apa sayang?"


angel "beli martabak telur yuk"


fadhil "tapi ini di makan dulu, dilevery order saja ya"


angel "enggak mau mau beli disana"


fadhil "yaudah ini makan dulu mas suapi"


setelah menghabiskan separuh makanannya angel terus merengek meminta martabak telur akhirnya fadhil mengalah dan dia segera mengambil dompetnya di kamar dan juga bertanya ke anak-anak nya juga papa mama mertua nya mau martabak atau tidak dan mereka semua tidak mau martabak kecuali athar dia malah meminta dibelikan cilok saus kacang.


fadhil "ayo sayang kita pergi"


angel "anak-anak?"


fadhil "mereka enggak ikut dan enggak mau martabak tadi adek minta cilok tapi"


angel "oh gitu"


fadhil melajukan mobilnya menuju tempat martabak langganan mereka untung saja ini masih jam 8 malam jadi masih ada penjual martabak nya.


fadhil "pak martabak telur nya masih?"


penjual "tinggal 3 porsi tapi mas dan itupun hanya kari 1 sama daging 2"


fadhil "yaudah pak 3 porsi martabak telurnya buat saya ya, dan tambah martabak manis coklat keju nya 2"


penjual "baik mas di tunggu dulu ya"


penjual "3 tenda dari sini itu jualan cilok mas"


fadhil "bukannya jual creps ya pak disana?"


penjual "iya sekarang ada ciloknya mas"


fadhil "kalau gitu saya tinggal beli cilok dulu pak, kalau udah jadi saya belum kembali kasih mobil putih itu ya istri saya ada di dalam"


penjual "iya mas"


fadhil berjalan menuju penjual cilok dan disana dia harus ikut antri walaupun hanya ada 7 orang di depannya tapi itu menurutnya sudah antrian panjang, fadhil sangat sabar menunggu gilirannya, setelah 30 menit antri kini giliran fadhil membeli cilok.


fadhil "1 porsi berapa pak?"


penjual "10.000 mas"


fadhil "mau 4 porsi ya mas cilok bumbu kacang"


penjual "gak sekalian 5 porsi mas? ini tinggal 5 porsi"


fadhil "boleh deh pak 5 porsi, oh ya pak ini creps nya pesanan orang bukan?"


penjual "ini leker mas bukan creps, ini bukan pesanan kok dan tinggal itu saja"


fadhil "sekalian buat saya ya pak kebetulan istri saya suka jajanan seperti ini"


penjual "oh iya mas"


fadhil "berapa totalnya pak?"


penjual "semua 80.000 mas"


fadhil "ini pak uangnya, kembaliannya ambil saja" ucapnya memberikan uang 1 lembar 100.000 an


penjual "terima kasih banyak mas, semoga rezeki mas nya lancar"


fadhil "amin terima Kasih atas doanya"


setelah dari kang cilok fadhil kembali ke penjual martabak.


fadhil "sudah selesai pak?"


penjual "tinggal ini martabak telurnya masih saya goreng 1, ini udah hampir matang kok"

__ADS_1


fadhil "oh iya pak, oh ya totalnya berapa pak?"


penjual "martabak telur nyan 120 ribu, martabak manis nya 60.000 jadinya 180.000 mas"


fadhil "oke pak ini uangnya"


penjual "ini martabak nya mas yang atas sendiri itu martabak kari, sebentar saya ambilkan kembalian nya"


fadhil "kembalian nya buat bapak saja saya permisi dulu ya"


penjual "terima kasih banyak ya mas, semoga rizekinya lancar"


fadhil pun memasuki mobilnya dan mulai menjalankan mobil putihnya.


angel "mas tadi jalan kemana? kok lama?"


fadhil "beli cilok antri sayang ada 7 orang kalau nggak salah yang antri, oh ya mas beliin leker kesukaan kamu loh"


angel "aahh terima kasih abi sayang"


fadhil "sama-sama mommy sayang"


angel "bi sepertinya ciloknya enak"


fadhil "sepertinya iya sayang, kamu makan aja kalau mau tadi mas beli 5 porsi kok"


angel "aahh baiknya abi sayang, aku makan ya bi"


angel sangat menikmati cilok yang menurutnya enak dan bumbu kacang nya juga pas di lidahnya.


angel "mas habis"


fadhil "makan lagi sayang tapi sisain buat athar ya kasian nanti kalau dia nangis"


angel "iya abi sayang"


saat di perjalanan angel sudah menghabiskan 2 porsi cilok bumbu kacang.


fadhil "sayang kamu mau martabak manis nya tidak? kalau tidak mas kasih semua ke penjaga"


angel "mas kasih aja aku cuma mau martabak telurnya"


fadhil "mang ujang"


mang ujang "iya den"


fadhil "ini mang martabak manis buat rame-rame ya, oh ya mobilnya tolong di parkir kan saya masuk dulu"


mang ujang "baik den, terima kasih banyak martabak manis nya"


fadhil "iya mang sama-sama"


sesampainya di dalam rumah saat melintasi ruang santai di lantai 3 tak jauk dari kamar mereka fadhil melihat anak-anak bersama angel sedang menikmati makanan nya.


fadhil "ken rayn athaar kalian sudah selesai belajarnya?"


athaar "sudah bi"


ken "sudah kok bi dan tugasnya juga sudah selesai"


rayn "iya bi tadi tugas rayn dibantu sama kak ken"


fadhil "kalau gitu habis makan cilok tidur ya besok senin ada upacara kalian harus berangkat lebih pagi"


"siap abi" jawab mereka kompak


tak lama bi inah datang membawa 5 gelas jus jeruk pesanan angel.


bi inah "non ini minumnya"


angel "terima kasih bibi"


bi inah "iya non, kalau gitu bibi permisi"


athaar "athar ke kamar dulu ya semua"


ken "ken juga"


rayn "rayn juga ke kamar"


fadhil "itu minuman nya di minum dulu sayang, kasian bibi loh udah buatin minuman" dan mereka pun menuruti permintaan fadhil barulah setelah itu pergi ke kamar masing-masing.


angel "mas"


fadhil "apa sayang"


angel "ini habiskan"


fadhil "kamu aja yang habiskan"


angel "baby mau nya abi yang habiskan"


fadhil "baiklah sayang"

__ADS_1


fadhil pun menghabiskan 1 porsi martabak telur isi daging sedangkan angel sudah menghabiskan 2 porsi alias 2 box martabak telur.


__ADS_2