
setelah perjalanan 30 menit mereka sampai di sekitar perumahan papa rey, mereka sengaja berhenti sedikit jauh dari perumahan sambil menunggu kabar dari mbk sita.
papa demian "gimana rey udah ada kabar belum?"
papa rey "belum dem"
papa ferdinand "udah tunggu aja"
mereka menunggu hingga pukul 22:00 wib tapi belum ada kabar sama sekali dari mbak sita.
papa demian "rey coba lo tanya pengasuh viona deh"
papa rey "iya bentar"
π©tuan rey
gimana keadaan rumah sita saya sudah menunggu dari tadi di dekat perumahan.
π€sita
nyonya masih menonton di ruang tengah tuan
papa rey "gimana nih renita masih nonton"
papa Satria "lo tanya orang rumah ada yang punya obat tidur enggak kasih ke minuman atau makanannya gitu"
papa demian "nah itu akan memudahkan kita juga rey"
papa rey "yaudah gue tanya sita dulu"
π©tuan rey
sita penghuni rumah ada yang punya obat tidur tidak? kalau ada kasih renita obat tidur di minuman atau makanannya.
π€sita
baik tuan saya carikan dulu obat tidurnya
ππππππππππππππππ
di kediaman reynaldi thompson
tante renita "bi bibi minta minum dong jus jeruk"
bi inah "baik nyonya"
mendengar renita meminta minum sita langsung turun menuju dapur.
tante renita "viona udah tidur sit?"
sita "sudah nya ini saya mau ambil air panas untuk buat susu non viona nanti kalau dia bangun"
tante renita "oh iya, bilangin bibi suruh cepat buat jus nya"
sita "baik nya"
sesampainya di dapur sita langsung melancarkan tugas dari tuannya, dan sita berbisik-bisik dengan bi inah.
sita "bi ini minuman untuk nyonya?"
bi inah "iya sita"
sita "bibi tambah obat tidur ini"
bi inah "jangan ngawur kamu sita"
__ADS_1
sita "cepat bibi kasih ini suruhan tuan nanti saya jelaskan setelah bibi kasih ini"
bi inah "benar suruhan tuan?"
sita "iya bi cepetan kasih ini terus kasih ke nyonya"
bi inah "iya sita kamu aja yang masukin, saya ambil es batu dulu"
setelah memasukkan obat tidur ke gelas jus jeruk milik tante renita Sita kembali ke kamar viona sedangkan bibi menyerahkan jus tersebut.
bi inah "ini nyonya jus nya, saya permisi ke kamar non viona dulu bantu sita melipat pakaian non viona"
tante renita "oh ya bi silahkan"
setelah kepergian bi inah tante renita segera meminum jus jeruk tersebut.
tante renita "kok tiba-tiba ngantuk sih tidur ajalah"
setelah melihat tante renita tertidur sita segera mengabari tuannya, papa rey dan yang lain segera menuju rumahnya.
sesampainya dirumah papa rey sudah di sambut bi inah atas suruhan sita.
bi inah "selamat datang tuan"
papa rey "bi renita di mana?"
bi inah "nyonya tertidur di ruang tengah tuan"
papa rey "ayo masuk cepat bawa keluar perempuan itu dari rumah ini dan segera kalian pergi ke villa"
para bodyguard mengikuti arahan papa rey, mereka membopong tante renita menuju mobil.
papa demian "jangan lupa tangan dan kaki di ikat dan mulut di lakban, kalian jangan lupa pakai topeng kasih dia makan tepat waktu"
bodyguard "baik tuan"
mang ujang "baik tuan"
papa rey "sita terima kasih banyak atas bantuannya"
sita "iya tuan sama-sama"
papa rey "oh ya sita, bi inah renita bukan lagi nyonya kalian jadi jangan sampai dia masuk ke rumah ini lagi, malam ini ada 2 bodyguard yang akan menggantikan mang ujang berjaga, saya pulang besok siang kalian jaga rumah dan viona baik-baik sampaikan juga ke yang lain"
bi inah "baik tuan"
papa rey "kalau begitu kami permisi dulu"
setelah menempuh perjalanan 30 menit papa rey dan yang lain sampai di kediaman papa demian, rumah itu sudah gelap karena memang sudah pukul 23:20 wib seluruh penghuni juga sudah tidur, mereka segera masuk ke kamar masing-masing untuk istirahat.
πππππππππππππππ
keesokan paginya di kediaman demian semua makanan sudah disajikan di meja makan, kali ini angel dan yang lain masak di bantu para maid.
4 keluarga tersebut sudah siap di meja makan dan sudah duduk di tempat masing-masing, mereka makan tanpa bersuara.
bapak-bapak hari ini sengaja mengosongkan jadwal mereka di kantor hanya untuk mengantar papa rey pulang ke rumahnya, dan akan pergi ke villa papa rey bersama pengacara untuk meminta tanda tangan persetujuan perceraian kepada tante renita.
mama cantika "rey kata dem kamu pulang hari ini apa benar?"
papa rey "iya nanti aku pulang can, terima Kasih sudah boleh nginep disini beberapa hari ini dan untuk kalian semua terima Kasih sudah membantuku"
mama cantika "sama-sama rey"
papa Satria "seharusnya kita yang berterima kasih sama lo rey, coba lo dulu gak bantu kita ya mana mungkin kita seperti ini"
__ADS_1
papa ferdinand "bener rey apa yang kita lakukan sekarang itu tidak sebanding dengan yang lo lakuin dulu"
papa demian "nah betul tu kata Satria sama ferdinand"
papa rey "udah gausah di bahas lagi intinya sama-sama terima Kasih gitu aja, oh ya ngel kamu beres-beres pakain kamu nanti kita pulang"
angel "oke pa" dan anak-anak pergi ke kamar syasya sedangkan revan pamit ke kampus.
mama tamara "ini kalian tidak ke kantor?" dan mereka menjawab kompak "tidak"
mama evilia "wow kompak sekali"
mama tamara "tumben?"
papa Satria "masalah rey belum kelar, hari ini sepertinya masalah akan kelar jadi besok kita ke kantor"
papa demian "kita mau ke villa rey"
mama cantika "ikut dong"
papa demian "ngapain orang kita cuma mau ngecek renita sama minta tanda tangan doang kok, kita bukan liburan disana"
mama cantika "tanda tangan buat?"
papa rey "persetujuan perceraian"
mama evilia "dapat apa rey dia dari kamu?"
papa rey "uang 500 juta"
mama tamara "gak kebanyakan rey?"
papa rey "ya anggap aja sedekah tam"
waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi mereka semua sudah bersiap meninggalkan kediaman papa demian menuju kediaman papa rey.
setelah sampai di kediaman papa rey mereka di sambut oleh bi inah, sita dan viona yang kebetulan ada di halaman depan.
setelah semua masuk rumah dan pengacara sudah tiba para bapak-bapak segera pamit pergi ke villa.
setelah menempuh perjalanan yang lumayan panjang mereka sampai di villa papa rey tempat di mana tante renita di sekap.
papa rey menyuruh dua bodyguard meminta tanda tangan tante renita bagaimanapun caranya terserah bodyguard tersebut.
tante renita yang takut dengan bodyguard yang muka nya terkerna air keras itu segera menandatangani surat tersebut tanpa melihat isinya dan salah satu bodyguard mendokumentasikan saat tante renita tanda tangan, setelah itu tante renita menyuruh bodyguard itu pergi, sebelum pergi bodyguard itu tidak lupa untuk mengikat kembali tangan tante renita.
tante renita "sebenarnya siapa yang menyuruh kalian?"
bodyguard "nanti kamu juga tau jika sudah saatnya" setelah itu bodyguard meninggalkan tante renita
bodyguard "ini tuan sudah ditanda tangani dan ini buktinya"
papa rey "baik kalau gitu jaga dia jangan sampai lolos paling tidak 5 hari lagi dia disini"
bodyguard "baik tuan"
papa rey "nanti semua kebutuhan kalian akan dikirim kesini oleh penjaga villa"
bodyguard "baik tuan"
setelah mendapat tanda tangan itu papa rey menyerahkan ke pengacara setelah itu mereka kembali ke kota K.
sesampainya dirumah papa rey hari sudah mulai gelap, mereka langsung masuk ke dalam rumah dan ternyata penghuni rumah itu akan makan malam jadi mereka makan malam terlebih dahulu setelah itu membersihkan diri.
setelah membersihkan diri mereka menuju ruang keluarga kediaman thompson disana sudah ada anak-anak dan istri mereka.
__ADS_1
**jangan lupa like, komentar, vote dan rate Bintang 5 ya readers
terima kasih yang sudah membaca**