Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 401


__ADS_3

2 hari berlalu....


kini saatnya mereka meminta jawaban dari zahra mau atau tidak di khitbah oleh afwi, mereka semua sudah siap mendengarkan jawaban dari zahra, bahkan afwa dan Nabila sampai menginap di rumah utama.


"bagaimana jawaban kamu zahra?" tanya fadhil tegas


"hmm saya tidak punya apa-apa tuan, orang tua pun sudah tidak ada rasanya saya tidak pantas bersanding dengan tuan muda afwi" lirih zahra


"keluarga kami tidak memandang harta dalam memilih menantu zahra Aulia Putri, bagi kami menantu yang kami ingankan itu dia yang bisa menerima kekurangan anak saya dan dia yang memiliki sopan santun dan baik hati tentunya" ucap angel


"tapi saya merasa tidak pantas nyonya" jawab zahra pelan


"kamu pantas menjadi bagian keluarga kami nak, terima lah cucu saya, saya tau kamu gadis baik sopan sabar dan jujur, bahkan kamu sudah lulus tes dari kami" ucap papa rey


"maksud tuan bagaimana?" tanya zahra


"waktu kamu membersihkan kamar kami saat melihat perhiasan istri saya kamu tidak mengambilnya lalu ketika ada uang tergeletak kamu juga tak mengambil nya sepeser pun dan ketika kamu saya bentak pun kamu tetap sabar, itu sudah cukup bagi saya untuk membuktikan bahwa kamu pantas menjadi cucu menantu saya" ucap papa rey


"jika memang semua merestui insyaallah saya bersedia menerima khitbah mas afwi" ucap zahra tegas


"alhamdulillah" ucap mereka semua kompak


"alhamdulillah kakakku nggak jomblo lagi" ucap rayya


"alhamdulillah kembaranku bakalan nikah" ucap afwa


"sholat istikharah ah nanti malam siapa tau nanti pas nganterin adek ke pesantren ketemu jodoh" ucap athaar


"heyy urus perusahaan dulu dengan benar" ucap afwa


"kenapa situ ceo nya aku kan cuma wakil ya kan kak" ucap nya pada afwi


"iya benar dek kita cuma wakil, jadi semua terserah ceo kita kerja dari rumah aja dek biar kak afwa yang ngurus perusahaan" ucap afwi


"mana bisa begitu, enak saja kalian itu, yang ada kakak kerja dari rumah kalian di kantor" ucap afwa


"kalau kamu di rumah aku yang kerja" ucap nabila


"tidak bisa sayang, aku akan tetap kerja kamu di rumah" ucap afwa tegas


"nah berarti aku sama kak afwi kerja dari rumah" ucap. athaar santai


"sudah cukup jangan berdebat, afwia ini pakaikan cincin ini untuk zahra" ucap angel tegas


"iya mom" ucap afwi


"eits bukan muhrim biar rayya saja" ucap rayya


"apa sih dek orang cuma makaikan cincin doang" ucap afwi


"rayya duduklah biar kakakmu sendiri yang memasangkan cincin" ucap angel


setelah afwi memakaikan cincin pada zahra afwi pun mencium tangan zahra.


"adeeekkkkk bukan muhrim" teriak angel

__ADS_1


"hehehehe maaf mom" ucap afwi


"sudah sekarang kalian siap-siap nanti sore kita berangkat ke pesantren" ucap fadhil


"no abi jangan sekarang kan janji nya abi 1 bulan lagi" ucap rayya


"siapa juga yang mau nganterin rayya kita itu mau ke tempat uti" ucap fadhil


"hahahaha parno sendiri dengar pesantren, kasian amat dek" ledek athaar


"biarin, awas ya kak aku sumpahin nanti pas nganter aku ke pesantren kakak nabrak cewek bar bar terus kakak jatuh Cinta" ucap rayya yang langsung pergi


"dek di ralat dong jangan yang bar bar" teriak athaar


"terima aja dek" ucap afwa


"sudah-sudah sana siap-siap kalau mau ikut abi dan mommy, dan kamu zahra juga siap-siap lah saya akan mengenalkan kamu sama keluarga saya" ucap fadhil


"baik tuan, permisi"


"hei panggil aku abi dan panggil istriku mommy"


"hmm baik abi mommy"


"kak aku izin ya mau ada urusan di kota s jadi kakak silahkan handel kantor sendiri" ucap afwi


"kak aku juga izin silahkan kakak handel kantor sendiri aku mau ikut abi dan mommy" ucap athaar


"enak saja kakak juga mau ikut abi dan mommy kakak mau mancing di empang" ucap afwa


"ah tidak apa-apa bi aku pengen mancing di empang" ucap afwa


"kalau gitu hubungi dokter kandungan Nabila dulu kalau dokter membolehkan silahkan ikut, kalau perlu ajak dokternya ke kota s sekalian" ucap fadhil


"baiklah bi"


"papa mama ayo ikut sekalian" ucap angel


"tidak nak kita nanti ke tempat kania saja" ucap papa rey


"kania lagi di Bali pa, ayolah ikut sekalian" ucap angel sedikit memaksa karena angel tidak mau meninggalkan papa mamanya meskipun di rumah banyak pekerja


"baiklah nanti papa mama ikut" ucap papa rey


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


jam sudah menunjukkan pukul 3 sore keluarga thompson sudah bersiap untuk pergi ke kota s.


"bi apa tidak menunggu ashar dulu?" tanya afwi


"nanti kita ashar di jalan, lagian kita belum beli oleh-oleh juga kak" ucap fadhil


"baiklah bi"


"panggil zahra kak dia belum kelihatan" ucap angel pada afwi

__ADS_1


"iya mom sebentar" ucap afwi kemudian dia menuju tempat dimana para pekerja di rumahnya berada.


"enak ya lo baru seminggu disini udah di lamar sama pujaan hati gue" kata-kata itu terdengar samar oleh afwi dan afwi mempercepat langkahnya menuju kamar zahra


"lo tau nggak gue naksir sama twins sudah sejak masuk kerja disini dan dengan enaknya lo bisa dapetin salah satu dari mereka, kalau lo nggak pergi dari sini dan membatalkan khitbah tuan muda afwi gue bakal buat hidup lo menderita"


"dan saya tidak akan membiarkan istri saya menderita" ucap afwi tegas


"tuan muda" ucap salah satu maid itu gugup


"saya gak nyangka kelakuan kamu seperti itu dila, ayo sayang abi sama mommy sudah menunggu"


"iya mas"


"dan kamu dila siap-siap saja kamu saya pindahkan dan tidak akan saya biarkan kamu menginjak rumah thompson"


"mas sudah aku tidak apa-apa"


"sudah menurutlah sayang, ayo yang lain sudah kumpul"


"iya mas"


"kalian lama sekali mommy sudah rindu uti" ucap angel saat melihat afwi dan zahra


"maaf mom" ucap mereka kompak


"sudah ayo berangkat" ucap fadhil


"bentar bi aku cari bibi dulu" ucap afwi


"bibi ada di depan afwi bibi ikut menata koper di mobil" ucap angel


"baiklah ayo berangkat"


mereka pun keluar dari rumah itu menuju halaman depan tempat mobil yang akan membawa mereka ke bandara berada.


"bibi nanti atau besok tolong pindahkan barang-barang zahra ke kamar tamu di rumah dan tolong awasi dila karena nanti setelah saya pulang saya akan pindahkan dila jadi jangan biarkan dia pergi" ucap afwi


"loh sayang ada apa dila di pindahkan" ucap angel


"dia mengancam kalau zahra tetap disini dan menerima khitbah aku dila bakal buat hidup zahra menderita jadi lebih baik dila pergi dari rumah ini" ucap afwi tegas


"astagfirullah yaudah sekarang saja di pindahkan mommy gak mau menantu mommy bahaya" ucap angel


"bi bibi panggil dila suruh kemasi barangnya bibi bantu aja biar cepat saya nggak mau ada pekerja yang seperti dila di rumah ini" ucap fadhil tegas


"baik tuan" ucap bibi


tak lama bibi kembali bersama dila yang membawa tas ransel besar.


"ini uang pesangon kamu mohon maaf saya sudah tidak bisa memperkerjakan kamu dila, silahkan meninggalkan rumah ini sekarang juga" ucap fadhil tegas dan tidak bisa di bantah


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


sorry up nya lama karena 10 harian ini author sakit dan alhamdulillah sekarang sudah mendingan jadi baru bisa up

__ADS_1


__ADS_2