
"uti cepatlah sembuh satu minggu lagi ayo ikut kakak umrah, katanya uti ingin pergi ke sana lagi, ayo uti bangun uti harus sembuh" ucap afwi sambil mengelus tangan utinya yang masih di infus
"terus nanti kita naik haji bareng-bareng lagi ti, uti cepet sembuh ya biar nanti uti juga bisa main bersama cucu nya abi" ucap nya lagi
sama sekali tidak ada sahutan yang ada hanya bunyi dari patient monitor, orang-orang yang mendengar ucapan afwi pun merasa terharu karena cucu umi nya begitu menyayangi nya meskipun jarang bertemu.
tak lama 3 laki-laki bersaudara itu kembali ke ruang icu bersama beberapa orang dokter.
"gimana apa boleh bawa umi ke singapore?" bisik angel ke suaminya
"belum tahu sayang, dokter belum bisa memastikan" ucap fadhil lemah
"pak bu pasien bisa di pindahkan ke singapore, alhamdulillah kondisi pasien cukup stabil" ucap dokter
"baik dok kami akan mengurusnya segera"
ucap fadhil
"baiklah tapi nanti sebelum berangkat biar saya cek kondisi pasien dulu takut nya drop lagi"
"tapi nanti team dokter harus ikut sampai di Elizabeth hospital, jadi kalian harus siap-siap juga" ucap fadhil
"baik pak fadhil"
2 jam kemudian mereka sudah berada di bandara untuk berangkat ke Singapore hanya anak-anak umi aisyah lah Yang ikut Dan sedangkan cucu-cucunya tetap berada di Indonesia.
"zaidan segeralah kembali ke pesantren buat
acara doa bersama untuk mendoakan uti" ucap kak rasyid
"iya abi, kami akan segera kembali ke pesantren" ucap zaidan
"kami pamit dulu, kalian jaga diri baik-baik"
mereka pun masuk ke dalam pesawat dan anak-anak kembali ke rumah fadhil.
"kak mau balik sekarang?" tanya afwa
"mungkin besok penerbangan hari ini penuh, dan besok pun adanya malam" ucap zaidan
"kalau kakak buru-buru mau ngadain doa bersama bisa pakai pesawat mamaku kak" ucap nabila
"tidak dek nanti merepotkan"
"tapi kak sebaiknya acara doa bersama segera di gelar loh" ucap almira
"iya dek tapi"
"gapapa kak pakai pesawat mamaku kalau mau malam ini kakak bisa berangkat" ucap nabila
"benar kata istriku kak, tapi maaf aku nggak ikut istriku sedang hamil muda tidak bisa sering-sering naik pesawat"
"gapapa dek kalian doain dari rumah aja" ucap zaidan
"insyallah kita bakal ngadain doa bersama juga kak sama anak-anak panti asuhan" ucap afwi
"aku ikut kakak ke pesantren saja" ucap rayya
"dek selama abi dan mommy di singapore kamu tanggung jawab kakak, tetaplah di rumah nanti kamu malah merepotkan kakak sepupu mu paman dan bibi tidak ada di pesantren" ucap afwa
__ADS_1
"tapi... "
"gapapa kak biar rayya athaar yang menemani ke pesantren" ucap athaar
"baiklah kalian boleh ke pesantren" ucap afwa
"kak nanti jam 8 pesawat siap take off" ucap nabila tiba-tiba
"berarti habis ini langsung berangkat dong" ucap rayya
"iya dek, kamu minta bibi buat nyiapin barang-barang kamu aja biar nanti tinggal berangkat" ucap nabila
"iya aku hubungi bibi"
"oh ya thaar kakak berhenti di pusat oleh-oleh nanti kakak menunggu kalian di bandara biar kita nggak buang waktu nanti" ucap afwi
"oke kak siap" ucap athaar yang memang menjadi sopir
setelah turun dari mobil afwi beserta zahra mereka masuk ke pusat oleh-oleh kota k.
"sayang kamu yang pilih ya oleh-oleh nya apa" ucap afwi
"apa mas aku kan nggak tau"
"apa aja deh terserah, yang penting asli kota k beli yang banyak aja biar bisa buat acara disana"
"gimana kalau kita beliin minum sama snack untuk anak-anak pesantren buat acara doa bersama? kan kasian kakak kakak kalau harus belanja disana, biar besok pagi acara bisa langsung di mulai mas"
"boleh sayang tapi nanti aja mas telpon orang sana kita belanja oleh-oleh aja yang bisa buat suguhan ustadz ustadzah nya"
"baiklah mas"
"mas sambil telpon ya sayang"
afwi menghubungi seseorang di kota s....
"assalamualaikum pak agim"
"waalaikumsalam tuan muda afwi"
"maaf saya mengganggu waktu bapak, apa saya bisa minta tolong?"
"bisa tuan muda, kebetulan ini saya masih di kantor"
"oh begitu, saya mau minta tolong kirim minuman kemasan ke pesantren sekitar 1600 pcs bisa?"
"1600 pcs ya?"
"iya pak bisa?"
"bagaimana kalau 67 karton tuan? nanti sekitar 1608 pcs"
"70 karton sekalian saja pak kalau begitu"
"baik tuan ada lagi?"
"kalau nggak salah perusahaan cabang bekerja sama dengan pt sarasa Jaya yang produksi berbagai kue dan snack bukan?"
"oh iya tuan benar sekali"
__ADS_1
"nah tolong kamu minta mereka kirim roti sebanyak jumlah minumannya, rotinya terserah aja pak yang penting enak dan usahakan di kirim malam ini juga ke pesantren"
"baik tuan baik sekarang juga saya akan menghubungi pihak sarasa jaya dan menghubungi pihak gudang kita"
"baik pak terima kasih atas bantuan nya assalamualaikum"
"sama-sama tuan, waalaikumsalam" panggilan pun terputus
"sayang kita tinggal cari buat oleh-oleh sama suguhan di piring aja"
"iya mas, oh ya beli snack ya nanti rayya pasti butuh camilan saat di pesawat apalagi ada anak nya kak zaidan juga"
"iya ambil aja yang banyak"
di kediaman keluarga fadhil dan angel mereka tengah bersiap untuk ke bandara karena mengejar waktu penerbangan.
"kenapa buru-buru sekali? kembali besok pagi aja lo" ucap papa rey
"maaf opa bukannya kita menolak tapi besok di pesantren mau mengadakan acara doa bersama buat uti, mohon doanya ya opa" ucap zaidan
"oh begitu baiklah semoga acaranya lancar ya dan umi Aisyah cepat sehat"
"aminn" ucap mereka serempak
"loh athaar rayya kok kalian bawa ransel juga?" tanya mama evilia
"iya oma kita ikut ke pesantren"
"kalian hati-hati disana jangan merepotkan kakak-kakak mu ya"
"iya oma" ucap rayya
"yaudah oma afwa ngater kakak-kakak dulu, titip Nabila sama kak almira ya oma soalnya mereka di rumah"
"iya nak kalian hati-hati"
mereka pun meninggalkan kediaman fadhil dan angel, mereka kembali ke bandara untuk pulang ke kota s.
"thaar kamu telpon kak afwi dia di mana" ucap afwa
"kak afwi nanti langsung ke bandara katanya ini baru aku buka chat nya"
"oh yaudah kamu bilang ini sudah otw soalnya udah nggak bisa di undur jam nya"
"iya kak"
kini afwi dan zahra juga tengah di perjalanan menuju bandara menggunakan taksi yang mereka pesan lewat aplikasi.
"mas memangnya dari kota k ke singapore berapa jam?"
"1 jam 30 menit an sayang kenapa?"
"harusnya abi sama mommy sudah sampai dong"
"mungkin sudah kalau belum memberi kabar mungkin mereka masih sibuk ngurus uti"
"iya mas mungkin"
"pak agak cepat ya soalnya kita takut ketinggalan pesawat"
__ADS_1
"iya mas siap"
sopir pun melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh agar segera sampai di bandara.