
di kamar fadhil....
"ada apa bi?" tanya afwi yang masuk kamar fadhil
"duduk lah nak, abi mau bicara"
"iya bi"
"kak abi tanya ya, apa kakak sudah menyiapkan mahar?"
"belum bi rencana nya lusa aku mau cari mahar sama mommy tapi belum bilang ke mommy"
"nanti segera bilang ke mommy ya, zahra minta mahar apa emangnya? perlu bantuan abi tidak mencarinya?"
"bukannya waktu itu zahra ditanya maharnya yang tidak memberatkan laki-laki ya bi, jadi afwi mau ngasih apa yang afwi bisa" ucap afwi
"iya tapi usahakan pakai uang hasil kerja kamu sendiri ya, dan jika nanti uang mahar kamu berikan ke istrimu itu hak penuh istrimu jadi jangan kamu minta kalaupun kamu pinjam kamu juga harus mengembalikan nya nanti" ucap fadhil
"iya abi, oh ya bi boleh tidak malam jum'at nanti afwi mengajak zahra ke makam orang tuanya?"
"boleh, tapi ajaklah rayya biar tidak menjadi fitnah jika kalian hanya berdua... "
"sayangg" ucap angel yang baru masuk kamar
"eh ada anak mommy ternyata" ucapnya lagi
"ada apa sayang? mas sedang ngobrol sama afwi" ucap fadhil
"rujaknya sudah siap, makan rujak dulu yuk ngobrol nya lanjut besok aja"
"baiklah, ayo nak kita makan rujak ngobrolnya lanjut nanti kalau di rumah saja" ucap fadhil
"iya bi, oh ya mom lusa temani aku membeli mahar dan seserahan ya" ucap afwi
"dengan senang hati mommy akan menemani kamu belanja, oh ya besok malam kalian ke butik ya buat fitting baju akad dan resepsi kata mama syasya gaun nya sudah jadi" ucap angel
"sayang apa tidak capek? besok kita sampai rumah jam 2 loh" ucap fadhil
"kan malam bi nanti kalau sampai ya langsung istirahat lah" ucap angel
"hmm iya mom tapi mommy temani kan?" ucap afwi
"iya dong mommy tidak akan membiarkan kalian pergi berdua selama belum halal" ucap angel
"sudah ayo katanya mau makan rujak kok ngobrol terus sih" ucap fadhil
"iya abi sayang, ayo kita makan" ucap angel
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam 3 pagi zahra sudah terbangun dari tidurnya karena sudah terbiasa sholat tahajud dulu dan mengaji sampai shubuh namun karena lagi berhalangan zahra lebih memilih pergi ke dapur untuk membuat sarapan.
zahra dengan cekatan menyiapkan bumbu dan bahan untuk memasak, pagi ini zahra membuat bubur ayam untuk sarapan.
__ADS_1
saat adzan shubuh berkumandang keluarga fadhil mereka berangkat ke masjid pesantren saat sampai tangga afwi mencium aroma makanan yang sangat sedap.
"kak ngapain berhenti di tangga gitu" ucap athaar
"bentar dek kakak ke dapur dulu" ucap afwi
"selamat pagi calon istri" sapa afwi pada zahra
"astagfirullah ngagetin aja ih" ucap zahra
"hehehe maaf, lagi masak apa calon istriku ini" ucap nya menggoda zahra
blush pipi zahra merona di goda oleh calon suaminya
"bubur ayam" ucap nya gugup
"wah pasti enak banget ini bubur ayam buatan calon istri"
diteras rumah fadhil...
"nunggu siapa tar?" tanya fadhil
"itu kakak lagi ke dapur entah ngapain lama sekali" ucap athaar
"biar abi susul dulu jangan-jangan itu anak gangguin calon istrinya" ucap fadhil
setibanya di dapur fadhil mendengar anaknya menggoda calon istrinya "ini di suruh ke masjid ngapain ke dapur" ucap nya sambil menjewer telinga anaknya
"salah kamu sendiri udah adzan juga malah gangguin zahra, ayo berangkat keburu iqomah" ucap fadhil
"iya bi, mas pergi dulu ya calon istri baik-baik di rumah" ucap afwi dengan nada menggoda
"haish anak ini" ucap fadhil kesal
30 menit kemudian keluarga fadhil sudah kembali ke rumah, fadhil dan angel langsung bersiap-siap karena pagi ini mereka akn ke rumah sakit lebih dulu.
di meja makan semua sudah berkumpul untuk sarapan, kali ini mereka sarapan disaat masih jam 5 lebih 15 karena nanti harus segera siap-siap juga untuk keberangkatan ke kota K.
"opa oma ini bubur ayam nya, silahkan di makan" ucap zahra
"kak aku bantuin nyiapin yuk" ucap rayya
"bantuin bawa kesini aja udah siap kok semuanya" ucap zahra
"baiklah kak" ucap rayya yang pergi ke dapur
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam 8 pagi mobil hotel sudah tiba di pesantren dan mereka segera berangkat ke rumah sakit lebih dulu untuk menjemput umi Aisyah dan fadhil juga angel karena mobil yang membawa angel dan fadhil ban nya kempes.
di rumah sakit....
"assalamualaikum" ucap afwa dan adik-adik nya kompak
__ADS_1
"waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh"
"kalian sudah sampai ternyata" ucap fadhil
"uti sudah boleh pulang belum bi?" tanya afwi
"masih di periksa dokter lagi" ucap fadhil
"wah cucu ibu banyak sekali ya, harusnya ibu bahagia jangan mikir berat biar tensi ibu tidak naik lagi" ucap dokter
"iya dok saya bahagia sekali punya banyak cucu yang sayang sama saya" ucap umi Aisyah
"kalau gitu saya permisi dulu ya, semoga sehat selalu, dan ini resepnya bisa di tebus di apotek" ucap dokter
"dok apa tidak bisa obatnya di tebus di kota k? karena kita mengejar penerbangan" ucap fadhil
"bisa namun nanti akan berbeda lagi obatnya, kalau saran saya lebih baik di tebus di sini dulu pak nanti bilang saja sama apoteker nya kalau kalian sedang mengejar penerbangan" ucap dokter
"baiklah dok terima kasih, saya tebus dulu obatnya" ucap fadhil
setelah menebus obat dan umi Aisyah sudah keluar dari kamar rawat nya mereka pun pergi menuju bandara.
"mi baik-baik disana nurut sama fadhil ya mi jangan bantah kalau di suruh istirahat" ucap kak rasyid
"iya umi akan nurut sama adikmu" ucap umi Aisyah
"sampai ketemu satu minggu lagi ya mi, semoga umi lekas pulih" ucap kak davian
"amin, kalian baik-baik ya di pesantren" ucap umi aisyah
"kak kami pamit dulu ya pesawat sudah mau take off" ucap fadhil
"iya hati-hati dek, kakak titip almira dan kedua cucuku ya" ucap kak zaidan
"iya kak tenang saja nanti Kevin pasti langsung jemput di bandara" ucap fadhil
mereka pun segera masuk ke jalur khusus dan segera masuk ke pesawat.
"jangan tegang kan ini udah kedua kali ra" ucap afwi lembut
"hmm tapi masih takut" ucap zahra lirih
"sudah tenang aja kan ada aku"
"kamu masih takut naik pesawat ra?" tanya angel
"sedikit mom"
"kamu tidur saja sama kak nabila dan rayya biar mengurangi rasa takutmu" ucap angel
"jangan ra duduk di dekat jendela lagi aja nanti biar bisa lihat pemandangan Indah" ucap afwi
"dasar modus" ucap angel
__ADS_1