
di mall....
mereka telah tiba di mall, mereka sibuk dengan anak masing-masing, papa rey dan mama evilia hanya mengawasi nya sambil menunggu papa satria juga papa demian yang masih di perjalanan.
mereka lebih dulu mendatangi time zone karena anak-anak ingin bermain lebih dulu sebelum makan malam dan beli ice cream.
fadhil dengan sabar mengikuti anak-anak nya bermain sedangkan angel menggendong athaar dan mengawasi anak-anak nya begitu juga dengan kania dan syasya mereka lebih memilih duduk bersama angel karena memang masih hamil muda sedangkan fira ikut bermain dengan anak dan suami nya.
2 jam sudah mereka bermain di time zone, anak-anak pun mulai kelelahan.
angel "anak-anak kita sholat magrib dulu yuk habis itu kita makan malam"
twins "yes mom"
fadhil "athaar biar mas gendong sayang kamu pasti capek"
angel "unch sweet banget sih suamiku ini, gak usah deh mas lagian aku cuma duduk aja kamu pasti lebih capek menemani twins bermain"
fadhil "gapapa gak capek kok, sini anaknya"
setelah sholat magrib mereka pun makan malam di privat room atau lebih tepatnya tempat meeting di mall tersebut.
setelah makan malam mereka pun segera meninggalkan mall, jika tadi para mama muda dan papa muda di time zone maka para opa dan oma mereka belanja kebutuhan rumah jadi mama papa muda tidak perlu lagi belanja.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kamar angel dan fadhil....
setelah menidurkan ke 3 buah hati mereka angel dan fadhil kembali ke kamarnya.
angel "mas"
fadhil "iya sayang, ada apa? mau ngajak olahraga berkeringat kah?"
angel "apaan sih mas"
fadhil "ya kan ngajak duluan pahala nya tambah sayang"
angel "orang lagi tanggal merah wlee"
fadhil "kok dapat lagi sih sayang, baby gril belum jadi dong"
angel "belum lah mas"
fadhil "hmm oh ya tadi mau bilang apa?"
__ADS_1
angel "hari sabtu mothers day apa kamu tidak ingin memberi hadiah ke umi? ya memang sih ngasih hadiah bisa kapan saja tapi kan ada hari spesialnya gitu sayang"
fadhil "ngasih apa ya? mas sih udah kepikiran sebenarnya mau membelikan mama juga cuma mas bingung kemarin mau beliin apa"
angel "gimana kalau umi di beliin mukena? terus abi baju koko sama sarung nya, papa sama mama juga samain aja deh"
fadhil "boleh sih tapi kapan belinya? mas kan memperpadatkan jadwal biar bisa berangkat kamis sore ke singapore"
angel "mas pulang malam terus?"
fadhil "enggak tau sayang kalau jadwalnya sesuai ya mas besok masih bisa pulang sore kalau selasa rabu mas pulang nya malam deh kayaknya"
angel "kalau gitu besok malam saja mas, kalau mas repot aku bisa beli sendiri"
fadhil "besok akan mas usahakan menemani istri cantik mas ini belanja" ucapnya sambil menoel dagu angel
angel "terima kasih ustadz gantengku"
fadhil "sayang kamu gak rindu nakal lagi?"
angel "pengen balapan lagi sih tapi kapan-kapan lah kalau mas keluar kota dan anak-anak sudah bisa di tinggal"
fadhil "gak akan bisa, mas akan ngajak kamu keluar kota aja biar gak balapan lagi"
angel "kalau di sirkuit boleh gitu lo mas"
angel "tapi kan pas udah nikah udah gak balapan lagi"
fadhil "tapi pas udah di khitbah sama mas masih balapan kan"
angel "hehehe tau dari mana mas?"
fadhil "ada deh sayang, sayang menurut kamu sosok seorang ibu itu apa?
angel "ibu itu bagaikan malaikat tanpa sayap, kasih sayang nya tulus untuk aku, dialah wanita yang paling aku sayangi, aku juga banyak belajar dari mama, mama juga sering mengajariku mengerjakan tugas tetapi allah berkehendak lain, saat aku duduk di bangku smp allah mengambil mama dari sisiku dan papa itu hari tersedih bagiku, aku seperti kehilangan separuh ragaku tapi aku beruntung memiliki sosok papa yang begitu sayang kepadaku dan ada mama evilia mama tamara mama cantika yang begitu menyayangiku aku banyak belajar mendidik anak-anak dari mereka, aku juga bersyukur memiliki umi yang baik banget sama aku, kasih sayang umi kepadaku sungguh luar biasa, terima kasih mas sudah memberiku sosok ibu seperti umi yang baik, sabar, sayang sama aku, menerima kekuranganku, pokoknya mama silviana, umi Aisyah, mama evilia, mama cantika, mama tamara itu malaikat yang dikirim tuhan buat aku"
fadhil "dan kamu adalah malaikat tanpa sayap yang diciptakan tuhan untuk mendidik anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholeh sholehah, terima kasih sudah mau menerima mas untuk menjadi suami kamu dan terima kasih sudah mau menjadi ibu dari anak-anak mas"
angel "sweet banget hati aku meleleh, kalau sosok ibu menurut mas?
fadhil "apa ya, ibu itu menurut aku sosok wanita yang mempertaruhkan nyawanya demi kebahagiaan anak-anak nya mulai dari saat melahirkan sudah bertaruh nyawa hingga sampai membersarkan anak-anak nya mereka rela bekerja keras demi anak-anak nya meskipun perkerjaan itu nyawa taruhan nya, umi adalah orang paling sabar menghadapi anak-anak nya dia bahkan tidak pernah marah kepadaku, umi adalah pendidikan pertama bagiku dia mengajarkanku berjalan dan banyak lagi hingga saat ini aku masih sering bersandar kepada umi jika ada masalah"
angel "wah suamiku manis banget sihh, semoga aja twins dan adik-adik nya manis gini, semoga orang tua kita panjang umur dan selalu sehat ya mas"
fadhil "aminn, yuk tidur sayang besok mas ada meeting pagi"
__ADS_1
angel "pelukkk"
fadhil "uluh uluh manjanya istriku ini, padahal hanya tadi malam tidak di peluk"
angel "gabisa tidur tau mas kalau gak di peluk"
fadhil "iya iya sini mas peluk sampai pagi"
pagi hari nya angel terbangun lebih dulu dan benar saja suami tercinta nya itu masih memeluk nya, angel memandangi wajah tampan suaminya dan angel pun mengelusnya, tanpa angel sadari suaminya telah terbangun dari tidur nya karena usapan lembut tangan nya.
fadhil "sudah puas belum usap-usap wajah mas keburu subuh dan keburu yang bawah bangun"
angel "eh mas udah bangun, maaf"
fadhil "gak perlu minta maaf mas suka tau di lihatin pas bangun tidur gini"
angel "yaudah ayo bangun, nanti mas telah subuhan di masjidnya, aku bangunin anak-anak dulu"
fadhil "iya sayangku"
angel pun pergi ke kamar twins setelah menyiapkan baju koko dan sarung fadhil.
angel "twins ayo bangun sayang, abi sudah mau berangkat ke masjid loh, kalian kalau tidak bangun weekend tidak diajak ke singapore"
afwa "sebentar lagi mom"
afwi "mau bubur ayam mom"
angel "iya nanti sarapan bubur ayam deh bangun dulu tapi ya adek afwi, abang afwa ayo bangun nak siap-siap dulu"
angel dengan sabar dan telaten mengurus anak-anak yang sebenarnya masih mengantuk namun tetap mau berangkat ke masjid untuk sholat berjamaah.
angel "yey sudah siap yu ke bawah nanti berangkat sama opa dan abi"
twins "iya mom"
fadhil "anak-anak abi sudah pintar ya sekarang, yuk berangkat ke masjid"
afwa "opa mana?"
fadhil "abi juga tidak tau, mungkin opa di bawah, yuk turun sama-sama"
angel "hati-hati ya sayang-sayang nya mommy"
afwi "kata mommy boleh sarapan bubur? apa mommy tidak ikut?"
__ADS_1
angel "boleh nanti ya, kan buburnya bukanya masih nanti jam setengah 6"
fadhil "nanti abi belikan ya sekarang kita berangkat ke masjid dulu"