Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 483


__ADS_3

2 hari berlalu kini keluarga fadhil harus kembali ke kota k tak lupa mereka berpamitan kepada kedua kakak nya.


"bang aku sama istri dan anak-anak pamit dulu ya" ucap fadhil


"hati-hati di jalan dek, meskipun abi umi sudah tiada kakak harap kamu masih mau berkunjung kesini" ucap kak rasyid


"pasti kak aku pasti akan selalu berkunjung kesini meskipun tidak satu bulan sekali"


"iya dek kalau ada apa-apa jangan lupa berkabar" ucap kak davian


"iya kakak-kakak juga harus kasih kabar kalau ada apa-apa"


"iya dek siap"


"oh ya nanti kalau rayya lamaran kalian kesana ya aku kabari lagi tanggalnya"


"wah si bontot udah mau jadi istri" ucap zaidan


"iya tuh bang padahal baru lulus sma" ucap afwa


"ya gak apa-apa lah dulu abi kalian menikahi mommy kamu juga baru lulus sma" ucap kak fatimah


"oh iya juga ya" ucap afwa


"yaudah kami pamit ya kak, jaga kesehatan kalau ada apa-apa kabari kami" ucap angel


"iya dek kalian juga jaga kesehatan" ucap kak nafisa


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kota k


"alhamdulillah sudah sampai di rumah lagi" ucap fadhil


"alhamdulillah"


"tuan muda ada general manager yang menunggu anda di ruang tamu" ucap bi jum


"ah iya bi jum" ucap afwa


"assalamualaikum bapak-bapak sekalian maaf sudah menunggu lama" ucap afwa


"waalaikumsalam tuan muda kami yang meminta maaf karena sudah menggangu waktu tuan muda"


"tidak apa-apa ada apa pak sepertinya serius?" ucap afwi


"kalian masuk saja dulu istirahat" ucap fadhil pada istri dan menantunya


"baik bi"


"begini tuan muda permintaan masker di perusahaan kita meningkatkan pesat dan permintaan itu dari luar negeri jadi kami meminta persetujuan untuk menambah karyawan kontrak agar kita bisa memenuhi permintaan mereka"


"apa tidak bisa jika misalkan karyawan yang ada di minta lembur?"


"jika lembur kita bakal menambah biaya produksi yang lumayan banyak tuan"


"kalau misalnya di ambilkan dari pegawai pabrik kopi gimana? kan permintaan kopi kita sedang menurun dan stok juga masih banyak karyawan juga masuknya bergantian daripada ambil karyawan yang hanya di kontrak kenapa tidak ambil dari sana saja?" ucap afwi


"kalau boleh meminta karyawan dari sana ya tidak apa-apa tuan kami akan berbicara dengan pihak pabrik kopi setelah ini"


"apa ini urgent sekali?"


"iya tuan sangat urgent karena di luar negeri kan sedang ramai virus corona"


"ah iya virus itu, yaudah lakukan saja yang menurut kalian baik masalah karyawan kalau bisa dari pihak lain jangan ambil pegawai baru dulu" ucap afwa


"baik tuan, kalau begitu kami permisi dan ini stok masker untuk tuan sekeluarga"


"baik terima kasih"


setelah kepergian dari para pegawai kantor mereka masih tetap duduk di ruang keluarga.


"bi acara rayya jadi?" tanya athaar


"jadi 4 hari lagi, nanti sorepihak event organizer akan datang kesini" tanya fadhil


"terus acara pernikahan nya?"


"1 minggu setelah nya dan satu minggu setelah itu mereka berangkat ke inggris"


"loh bukanya masi 7 minggu lagi mereka berangkat?


"iya tapi alif ada beberapa berkas yang harus di serahkan ke kampus nya jadi berangkat nya di percepat"

__ADS_1


"adek sudah tau?"


"abi nggak tau kak nanti saja tanya adek langsung"


"bi untuk uang saku rayya apa abi hentikan juga setelah menikah?" tanya afwi


"tidak tapi rayya mendapatkan hak yang sama 2 m setelah menikah dan abi tetap memberinya uang saku selama dia kuliah s1 sampai s2 sama seperti kalian dulu, apa kalian keberatan?"


"tidak bi" sahut mereka ber tiga


"syukurlah kalau begitu, kalian istirahat lah nanti malam ikut abi ke tempat opa oma kalian"


"siap bi"


di kamar afwa


"belum bersih-bersih sayang?" tanya afwa


"belum"


"kenapa?"


"boleh nggak kita ke rumah mama"


"ada apa sayang? nanti sore ada tamu loh dan nanti malam mas mau menemani abi keluar"


"gak ada apa-apa sih cuma pingin makan disana"


"habis makan pulang gimana?"


"gapapa yang penting makan masakan mama"


"baiklah ayo kesana"


di rumah syasya


"mah mama maa" teriak nabila


"salam dulu yang jangan langsung teriak-teriak ih" ucap afwa


"ada apa nak" ucap syasya menuruni tangga tergopoh-gopoh


"mama bila lapar pengen masakan mama"


"cepetan ya ma"


"iya"


di kamar


"siapa sih yang ganggu aja" gerutu revan


"anak perempuan kamu tuh"


"ayo ah lanjut lagi tanggung nih"


"tapi Nabila minta makan"


"biarin lah dia pasti nunggu" dan akhirnya mereka melanjutkan kegiatan mereka yang terganggu oleh Nabila dan afwa


di ruang makan


"mama lama sekali sih yang" gerutu nabila


"ya mana aku tau yang, makan yang ada aja dulu yang"


"gak mau ini bukan masakan mama"


"terus gimana masih mau nunggu mama atau makan di luar?"


"pulang aja deh"


"kemana? apartemen apa rumah abi?"


"rumah abi"


"yaudah ayo"


"bibi kami pulang saja bilang sama mama gak jadi" ucap Nabila ketus


"bi maaf ya bumil lagi sensi" ucap afwa lembut


"iya den santai saja" ucap bibi

__ADS_1


di rumah fadhil dan angel


"sayang mau makan apa?" ucap afwi


"mie instan aja yang"


"aku buatkan spagetti aja ya, jangan makan yang instan dulu"


"terserah deh yang penting cepat"


"siap"


30 menit menunggu membuat zahra bosan.


"lama sekali"


"iya ini sudah selesai kok, sebentar ya aku bawa kesitu"


"iya"


"ini sayang makanlah, semoga suka spagetti kornet" ucap afwi menyerahkan sepiring spagetti



"wah banyak sekali"


"iya biar kenyang sayang"


"kalau gak habis gimana"


"kalau gak habis aku yang habiskan nanti, cepat makan sebelum ada yang minta"


"baiklah"


zahra memakan spagetti buatan afwi dengan lahap dia seperti baru menemukan makanan yang paling enak.


"enak sayang?" tanya afwi


"banget, nanti lagi ya"


"iya habiskan dulu yang ini oke"


"oke"


"makan apa tuh dek" tanya Nabila melihat zahra makan


"spagetti tapi habis" ucap zahra mengunyah suapan terakhirnya itu


"yah kok habis"


"minta buatin kak afwa saja, sayang ngantuk mau tidur" ucap zahra manja


"iya sayang ayo tidur lagi, kak bibil minta kak afwa saja kakak bisa masak kok"


"sayang buatin" rengek Nabila


"baiklah tunggulah dulu disini, mau di buatkan apa?"


"apa aja yang penting cepat"


"oke siap"


"ini sayang nasi goreng Cinta untukmu" ucap afwa setelah berkutat di dapur selama 20 menit


"wah sepertinya enak tapi banyak sekali"


"semoga suka ya, makanlah biar baby juga kenyang kan kamu berdua sama baby jadi harus makan banyak"


"tapi kalau gemuk gimana"


"ya gak masalah dong kalau gemuk namanya juga ibu hamil gemuk ya wajar nanti habis lahiran bisa diet kalau gak hamil lagi sih"


"yang ini aja belum keluar udah di suruh hamil lagi"


"gak apa-apa lah banyak anak banyak rejeki"


"ya tapi gak gitu juga"


"iya-iya makanlah jangan takut gendut karena aku tetap mencintaimu"


"gombal"


"beneran kok di bilang gombal"

__ADS_1


__ADS_2