
umi Aisyah sudah tersadar dari pingsan nya dan kak davian juga kak rasyid telah berada di kamar umi Aisyah.
umi Aisyah "davian rasyid adik mu hiks hiks hiks"
kak rasyid "umi umi tenang dulu mi jangan seperti itu kita lihat dulu nama penumpang nya mi ada tidak keluarga thompson, umi jangan gini dong"
kak davian "mi tenang dulu semoga aja mereka naik pesawat jet pribadi nya jadi tidak menjadi korban, umi jangan gini dong umi yang tenang kita masih mencoba menghubungi fadhil kok, perjalanan ke Malang dari sini butuh waktu 3 jam mi dan ini masih 2 jam kalau 1 jam lagi fadhil tidak bisa di hubungi kita ke bandara ya"
umi Aisyah "tapi umi takut hiks hiks hiks"
kak rasyid "mi umi jangan takut, kita punya allah mi, umi jangan gini kita tunggu ya soalnya tadi kami lupa tanya mereka naik pesawat jet pribadi atau pesawat komersial"
kak nafisa "astagfirullah mas kak umi, itu kan nama twins yang di urutan pertama dan kedua"
umi Aisyah "twins ya allah nak hiks hiks hiks twins"
kak fatimah "ada nama keluarga thompson dan fadhil mas hiks hiks hiks"
umi Aisyah "ya allah cobaan apalagi ini ya allah, kami belum selesai berduka karena meninggal nya suami hamba"
kak rasyid "mi sabar mi, umi harus kuat ya, semoga penumpang pesawat nya semua baik-baik aja"
kak fatimah "mas cepat cari informasi dong, tanya keluar jhonson gitu mas hiks hiks hiks"
kak rasyid "iya sayang mas akan cari informasi nya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di Bali...
kania yang melihat daftar nama penumpang ada nama kedua anak serta mamanya pun langsung pingsan dan alfa langsung menangis, raffi yang tak tau apa-apa pun hanya diam di dekat sang papa yang memangku mama nya.
alfa "sayang bangun sayang please bangun, adek tolong ambilkan papa minyak kayu putih ya sayang"
raffi "yang tutupnya hijau pa?"
alfa "iya sayang warna hijau"
raffi "oke pa"
tak lama setelah di olesi minyak kayu putih kania pun tersadar dari pingsan nya.
kania "ken rayn mas gimana hiks hiks hiks"
alfa "sayang tenang dulu ya sekarang kita ke bandara dan terbang ke kota S untuk memastikan ini semua"
kania "ayo mas berangkat sekarang"
raffi "mau kemana pa ma?"
__ADS_1
alfa "kita mau ke pesantren, raffi ganti pakai sepatu sama ambil jaket ya sayang"
raffi "iya pa"
alfa "mas ambilkan tas kamu dulu sayang, sekalian mas ambil laptop sama dompet"
kania "iya mas"
setelah siap mereka berangkat ke bandara ngurah rai dan akan melakukan penerbangan ke kota S, raut kesedihan terpancar di wajah alfa dan kania apalagi kania terus menangis sepanjang perjalanan, mereka menghawatirkan nasib sahabat dan kedua anak mereka serta orang tua mereka yang namanya terdaftar dalam pesawat tersebut.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kota K
papa demian mama cantika syasya revan dan Nabila juga zayn mereka shock melihat berita tentang pesawat terbang tujuan Malang hilang kontak.
mereka semua nampak diam dan membaca 1 per 1 nama penumpang di maskapai tersebut, alangkah terkejutnya bahwa ada nama twins dan keluarga Thomson juga jhonson di daftar nama penumpang pesawat tersebut.
revan sungguh tidak menyangka jika kedua ponakannya ada di daftar pesawat tersebut dan apalagi mama nya juga ada di daftar nama penumpang, revan hanya termenung dia diam menahan tangis nya di depan anak dan istrinya.
papa demian "revan siapkan pesawat sekarang kita terbang ke kota s"
revan "iya pa"
tak lama terdengar bel rumah berbunyi dan bibi pun membukakan pintu nya.
papa demian "masih mau nyiapin pesawat sat"
papa Satria "pakai punya gue sekalian, ayo berangkat gausah bawa apa-apa yang penting black card"
mereka semua kini menuju bandara, kesedihan nampak di wajah mereka apalagi nabila yang shock melihat daftar nama penumpang ada nama laki-laki yang di cintai nya.
berita pesawat hilang kontak sudah menyebar ke berbagai media dan berbagai negara, banyak dari pengusaha yang shock jika keluarga thompson ada dalam penerbangan tersebut. apalagi para kolega bisnis yang sudah lama bekerja sama dengan thompson company mereka sangat kaget dengan berita ini.
para karyawan di thompson group baik pusat maupun cabang mereka sangat sedih mengetahui jika pimpinan mereka terdaftar dalam nama penumpang pesawat yang hilang kontak.
pak Adit, asisten kevin dan asisten Dimas tak kalah kagetnya karena malam tadi mereka baru saja meeting online bersama, pak adit segera mengutus setiap pimpinan cabang untuk mengajak karyawan nya doa bersama untuk keselamatan keluarga thompson dan cucu dari keluarga jhonson.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kota S...
kini kak rasyid dan kak davin telah sampai di bandara karena sudah 3 jam fadhil belum bisa di hubungi dan umi Aisyah juga mendesak agar mereka segera ke bandara. mereka berdua langsung menuju pusat informasi tentang pesawat hilang kontak.
di pusat informasi ternyata sudah ada alfa dan kania yang juga sedang mencari informasi tentang anak mereka.
kak rasyid "al apa ada informasi?"
alfa "mereka check-in katanya kak, tadi memangnya mereka naik komersial?"
__ADS_1
kak rasyid "kami enggak tau tadi hanya mengantar saja soalnya kami harus meeting juga tadi, kalau mereka chek in berarti mereka ada di pesawat tersebut?"
alfa "ya begitulah kak"
kania "enggak sayang aku yakin papa mama dan anak-anak serta yang lain masih selamat hiks hiks hiks mereka pasti baik-baik saja hiks hiks hiks"
alfa "sayang tenang oke, mas akan kerahkan tim sar swasta untuk ikut bergabung mencari pesawat yang hilang"
tak lama munculah papa demian dan papa Satria beserta rombongan.
papa demian "kalian sudah disini ternyata, gimana?"
alfa "mereka tadi check-in pa"
revan "dek"
kania "kak anak-anak ku kak, mama papa juga kak hiks hiks hiks aku nggak mau kehilangan mereka kak hiks hiks hiks"
revan "kakak akan serahkan tim sar swasta untuk pencarian ini dek, kamu yang sabar ya ingat ada raffi yang membutuhkan kamu sayang"
revan memeluk adiknya sangat erat karena ia tau adik nya sangatlah rapuh jika sudah mendapat kabar buruk tentang keluarga nya.
tak lama pak adit dan Kevin mereka juga tiba di bandara kota S untuk memastikan apakah tuannya benar-benar menjadi penumpang pesawat tersebut.
papa demian "Aditya"
pak adit "eh tuan demian, selamat siang"
papa demian "kamu kesini?"
pak adit "iya tuan saya ingin memastikan apakah tuan kami benar-benar ada di pesawat tersebut"
papa Satria "dit apa kamu nggak ngatur jadwal penerbangan jet pribadi tuanmu?"
as. Kevin "kemarin sudah kami atur tapi kata mekanik pesawat nya ada masalah sedikit dan mereka bilang mau pesan pesawat komersial saja gitu tuan"
papa Satria "apa pesawat nya sudah bisa sekarang?"
as Kevin "nomor kontak mekanik nya tidak bisa di hubungi tuan"
revan "pak adit tolong minta rekaman cctv dong apa benar mereka check in"
pak adit "baik tuan revan, kami permisi dulu"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
author memohon maaf yang sebesar-besarnya 2 hari kemarin tidak update, author saat ini masih ada sedikit revisi insyaallah author usahakan tetap update jika memang ada waktu longgar.
terima kasih yang sudah mau menunggu, jadikan cerita ini favorit agar dapat informasi jika ada update cerita baru.
__ADS_1