Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 78 sholat berdua


__ADS_3

setelah sampai di kamarnya angel segera membersihkan make up nya sedangkan fadhil segera menuju ke kamar mandi membersihkan dirinya.


setelah selesai membersihkan diri dan berganti pakaian santai fadhil menghampiri angel yang masih berada di depan meja rias nya.


fadhil "masih lama? bentar lagi masuk waktu dzuhur loh"


angel "bentar lagi kok kak tinggal lepas jilbab"


fadhil "sini aku bantu lepasin jarum nya biar cepat, 20 menit lagi sudah masuk waktu dzuhur"


angel "jangan kak aku bisa sendiri kok"


fadhil "gapapa biar lebih cepat aja"


setelah membantu melepas jarum fadhil menyiapkan perlengkapan sholat sedangkan angel menuju kamar mandi.


di dalam kamar mandi angel kebingungan karena dia lupa membawa baju ganti dan handuk.


angel "duh gimana gue mau keluar coba kalau gak bawa apa-apa gini"


angel cukup lama di kamar mandi, karena sudah masuk waktu dzuhur fadhil memanggil angel yang masih di dalam kamar mandi.


fadhil "dek sudah selesai belum ini sudah masuk waktu dzuhur"


angel "sudah kak tapi"


fadhil "tapi apa dek?"


angel "aku lupa bawa handuk sama baju ganti bisa minta tolong tidak ambilkan handuk baju yang di almari yang paling pojok"


diluar kamar fadhil menahan tawanya karena angel yang lama di kamar mandi karena tidak membawa handuk dan pakaian ganti.


fadhil "yaudah bentar ya aku ambilkan"


fadhil mencari almari yang dimaksud angel disana banyak sekali handuk dan warna warni, fadhil mengambilkan angel piyama handuk warna biru.


fadhil "dek ini handuknya buka pintunya"


angel "kak fadhil harus balik badan dulu tapi"


fadhil "kenapa sudah halal juga kalau aku melihat"


angel "ih malu tau kak"


fadhil "yaudah iya aku balik badan tapi kalau lain kali lupa bawa handuk lagi aku gak bakalan mau balik badan"


angel yang telah mendapatkan handuk langsung memakainya dan keluar kamar mandi langsung berlari menuju ruang ganti sedangkan fadhil yang duduk di sofa di hanya tersenyum saat melihat angel.


setelah selesai berpakaian angel segera menuju ke tempat fadhil.


fadhil "pakai mukena nya dek"


angel "kita sholat disini kak?"


fadhil "iya kita sholat jamaah berdua aja disini"


setelah selasai sholat angel mencium tangan fadhil dan fadhil mengecup dahi angel dan perlakuan itu membuat jantung angel dag dig dug.


"ini kenapa jantung gue kek mau loncat" batin angel


fadhil "dek langsung istirahat sana kayaknya kamu capek banget"


angel "iya kak"


angel merapikan perlengkapan sholat yang dikenakan oleh dirinya dan fadhil, sedangkan fadhil mengambil minum di dapur.


bi inah "den butuh apa?"


fadhil "mau ambil minum bi"


bi inah "biar saya ambilkan den"

__ADS_1


fadhil "tidak usah bi saya ambil sendiri saja, oh ya bi orang-orang pada kemana kok sepi?"


bi inah "semuanya istirahat den kan nanti malam masih ada acara"


fadhil "oh giti, saya duluan ya bi, bibi juga jangan lupa istirahat"


bi inah "baik den"


"alhamdulillah non angel mendapatkan laki-laki yang baik" batin bi inah


sesampainya di kamar fadhil meletakkan minum yang dia bawa di nakas.


fadhil "dek istirahat dulu, kamu baru sembuh loh dan nanti masih ada acara lo"


angel "tapi aku gak ngantuk kak"


fadhil "ponsel nya di letakkan dulu terus matanya ditutup biar bisa tidur"


angel "kak kok jadi cerewet banget sih hehehe"


fadhil "makanya tidur biar aku enggak cerewet"


angel "susah kak kalau enggak ngantuk"


fadhil "biasanya biar tidur gimana?"


angel "dulu aku sering dipeluk papa kalau tidur siang"


fadhil "yaudah sini kakak peluk, kamu harus tidur"


angel "enggak mau"


fadhil "kenapa udah halal juga atau kamu mau melakukan sekarang ya" ucapnya menggoda


angel "apaan sih kak"


fadhil "sudah sini aku peluk cepet tidur"


angel hanya menurut perkataan fadhil, angel juga merasakan kenyamanan berada di dekapan laki-laki yang sudah jadi suaminya itu, tak lama berada di dekapan fadhil angel pun tertidur.


fadhil "terima kasih sudah menerimaku menjadi Imam mu, aku akan menjaga dan membahagiakanmu semampuku"


fadhil "dek bangun sudah sore" tapi angel tidak juga menunjukkan tanda-tanda ia akan bangun


fadhil "sayang bangun"


angel "bentar pa 5 menit"


fadhil "sayang bangun sudah waktunya sholat ashar" dan akhirnya angel membuka matanya


angel "kak fadhil ngapain disini?" ucapnya yang langsung bangun dari tempat tidurnya


fadhil "lupa kalau tadi pagi udah nikah?"


angel "hehehe maaf"


fadhil "yaudah sana mandi dulu atau mau mandi bareng?"


angel "enggak mandi sendiri aja" angel langsung mengambil baju ganti dan handuknya dan segera menuju kamar mandi


setelah selesai sholat ashar angel dan fadhil keluar kamar dan menuju ruang keluarga di lantai 1.


papa demian "widihhhh pengantin baru keluar kamar"


angel "kenapa gak boleh keluar kamar? yaudah angel balik lagi"


papa demian "hey jangan dong orang udah ditungguin dari tadi"


angel "hmmm, syasya kania fira kemana kok gak kelihatan?"


papa rey "lagi masak mereka"

__ADS_1


angel "kesambet setan apa mereka mau masak"


papa rey "papa-papa mereka akan mengijinkan mereka menikah juga kalau sudah bisa masak jadi mereka masak deh"


angel "wah ikutan kesana lah"


papa Satria "tidak boleh yang ada kamu bantuin mereka"


angel "papa sat sebagai sahabat jika sahabatnya ada yang kesulitan bukannya harus membantu? jadi angel akan tetap membantu mereka biar mereka menikah juga sama seperti aku" ucapnya yang langsung pergi menuju dapur


di dapur.....


angel "hallo guys lagi masak apa nih?"


fira "nasi goreng udang"


syasya "tumis kangkung"


kania "soup ayam"


syasya "ini cuma buat orang tua kita ya ngel kalau lo mau lo masak sendiri"


angel "hmm baiklah"


1 jam mereka didapur mereka sudah menyelesaikan masakannya.


angel "pa, kak fadhil makan yuk aku udah masakin spesial"


papa rey "ayo dil kita makan"


fadhil "iya om"


papa rey "hey panggil papa"


fadhil "iya pa"


semua sudah berkumpul di meja makan dan menikmati masakan anak mereka masing-masing.


papa demian "ini nasinya kok lembek basi ya?"


angel "kebanyakan air kali"


mama cantika "masak nasi aja gak bisa gimana mau nikah kalian ini"


syasya "yang masak kania tuh ma"


papa ferdinand "ini soup ayam siapa yang buat? rasanya air laut pindah kesini"


fira "yang masak anak papa tuh"


mama evilia "ya ampun kania ini garamnya kamu kasih 1 bungkus ya"


kania "tadi tuh ma diajak ngobrol mulu sama fira trus aku lupa deh udah berapa sendok aku kasih garamnya"


mama cantika "ini tumis kangkung kok manis banget sih sya"


papa demian "kamu pengen papa sama mama diabetes ya sya"


syasya "bukan gitu pa kan syasya masih belajar jadi enggak tau takaran kecapnya"


papa rey "sat, tam kalian enggak protes?"


papa Satria "enggak ini enak kok meskipun kurang pedas"


fira "gimana mau pedas orang cabe di rumah ini saja habis"


mama tamara "keterlaluan lo rey orang kaya tapi cabe aja gapunya"


papa rey "lah gue gak ngurusin dapur kali tam"


papa Satria "udah makan habis itu kita berangkat ke hotel"

__ADS_1


papa rey "nih masakan angel masih, gue sama fadhil dan angel udah kenyang"l


setelah makan sore mereka bersiap dan segera pergi ke hotel.


__ADS_2