Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 137


__ADS_3

setelah menempuh perjalanan udara kurang lebih 20 jam mereka tiba di bandara internasional amerika serikat.


waktu di Indonesia lebih cepat 11 jam dibanding amerika, sehingga mereka tiba disana sekitar pukul 7 malam waktu amerika.


setelah dari bandara mereka segera pergi ke apartemen milik papa rey.


sesampainya di apartemen papa rey segera meminta orang kepercayaannya untuk mencarikan makanan halal.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


setalah makanan datang mereka langsung menyantap nya dan setelah makan papa rey, pak kyai, papa demian juga umi aisyah dan mama cantika dan 2 orang dokter mereka memutuskan untuk menginap di apartemen yang berbeda.


setelah kepergian syasya dan yang lain kini di apartemen tinggallah angel dan fadhil.


fadhil "ke kamar yuk, habis perjalanan jauh pasti capek"


angel "udah banyak tidur di pesawat mas"


fadhil "terus sekarang mau ngapain?"


angel "jalan-jalan yuk"


fadhil "besok saja sekalian ke rumah sakit ya"


angel "iya deh, sekalian belanja ya?"


fadhil "belanja apa?"


angel "ya kebutuhan sehari-hari kita"


fadhil "iya sayang, sekarang tidur dulu ya"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


keesokan harinya setelah sarapan mereka mengantar angel untuk periksa ke rumah sakit tempat praktik teman dari dokter Amalia.


sesampainya di rumah sakit mereka langsung menuju ke poli kandungan untuk menemui dokter.


mereka pun tiba di ruangan ber tuliskan dr. anne SpOG.


dokter Amalia "ini ruangan dokter yang akan memeriksa nona angel selama di amerika, mari masuk"


papa rey "gapapa nih semua masuk?"


dokter Amalia "gapapa tuan rey"


papa rey "baiklah"


dokter Amalia membuka pintu ruangan dr. anne.


dokter amalia "excuse me, good morning doctor anne"


dokter anne "Doctor Amalia, come in"

__ADS_1


dokter Amalia "how are you doctor anne? what our arrival bothered?"


dokter anne "aku baik am, tidak mengganggu kan sudah buat janji"


papa rey "dokter bisa bahasa Indonesia?"


dokter anne "iya tuan, sedikit-sedikit"


dokter Amalia "oh ya semuanya ini Dokter anne, salah satu dokter kandungan terbaik di sini"


dokter anne "salam kenal semuanya, saya hanya dokter kandungan biasa kok"


angel "dokter sepertinya lancar bahasa indonesianya"


dokter anne "ya saya dulu sempat tinggal di Indonesia di Jakarta selama hampir 7 tahun dan akhirnya saya kembali lagi ke amerika, baru 2 tahun saya kembali lagi ke rumah sakit ini, am pasien ku yang mana?"


dokter Amalia "ini pasienmu namanya nona angel, dan ini suaminya namanya tuan muda fadhil dan sebelah nona angel itu papa nya namanya tuan rey dan sebelah tuan muda itu orang tua dari tuan muda, kalau mereka itu sahabat dari keluarga tuan rey bisa jadi mereka akan menjadi pasienmu juga anne"


dokter anne "wow keluarga dan sahabat yang kompak, apa maksudmu am? kenapa mereka pasienku juga? kata kamu yang hamil nona angel"


dokter Amalia "keluarga mereka memang kompak an, maksudku mungkin pasangan muda itu juga akan menjadi pasien kamu selanjutnya karena mereka juga pengantin baru"


dokter anne "oh begitu, sekarang periksa dulu ya, mau usg apa tidak?"


papa rey "usg dok"


dokter anne "baik tuan, nurse come here please"


perawat "yes doctor, what can I help you?"


perawat "equipment ready doctor"


dokter "thank you, nona berbaringlah perawat akan mengoleskan gel"


angel dengan di bantu fadhil dia berbaring di brangkar rumah sakit dan perawat segera mengoleskan gel setalah itu dokter menggerakkan alat di atas perut angel.


dokter anne "masuk minggu ke 11 ya nona, dan ini janinnya, loh ini baby twins am?"


dokter Amalia "iya awalnya aku ragu tapi kemarin sebelum berangkat ke sini terlihat jelas kalau janinnya kembar"


dokter anne "oh gitu, alhamdulillah ini keadaan baby twins nya sangat baik, mereka masih sangat kecil, nanti akan saya kasih vitamin saja biar twins tetap kuat di dalam rahim dan setiap bulan chek up nya harus rutin biar kita tau perkembangan janinnya"


papa rey "apa setiap chek up bisa usg dok?"


dokter anne "kalau tidak ada keluhan yang berarti maka tidak perlu usg, usg sebenarnya tidak baik jika sering usg, mungkin saat kehamilan di tri semester ke 2 kita baru usg lagi"


dokter Amalia "ini sudah usg ke 3 dok, kalau tidak ada gangguan usg di tri semester ke 3 saja untuk melihat posisi baby atau jenis kelaminnya"


dokter anne "ini sudah usg ke 3? baru 11 minggu loh am"


dokter Amalia "jadi gini an, dulu nona pingsan dan di bawa ke rumah sakit tempat aku bertugas nah dokter jaga tidak menemukan penyakit atau gelaja-gejala sakit gitu akhirnya dokter nya itu menduga kalau nona hamil dan setelah itu di rujuk lah ke poli kandungan untuk usg"


dokter anne "oh gitu, yaudah nanti saya kasih kesempatan usg lagi di usia janin 24 minggu ke atas, minggu ke 32 sama nanti 1 minggu sebelum Hpl biar kita tau posisi baby"

__ADS_1


papa rey "oh gitu, baiklah dokter"


dokter Amalia "dok sepertinya bapaknya si janin mau tanya tuh" ucapnya sambil tersenyum


fadhil "apa dokter Amalia bisa baca pikiran orang ya, baru mau tanya boleh buka puasa enggak eh udah ketauan" ucapnya dalam hati


dokter Anne "oh ini pasti mau tanya boleh buka puasa ya?" dan fadhil hanya tersenyum kikuk


dokter anne "sudah boleh kok tuan muda tapi pelan-pelan dan harus hati-hati"


fadhil "kata dokter Amalia kalau sudah memasuki tri semester ke dua baru boleh, beneran udah boleh dok?"


papa demian "astaga ustadz ku ini ternyata mesum juga"


papa rey "kalau gak mesum apa jadi twins dem"


papa demian "bener sih rey, jangan-jangan mantu gue gak mesum makanya gak jadi-jadi cucu gue"


mama cantika "udah diem bisa gak sih tuh dokternya mau ngomong juga, susternya juga bingung kali kalian ngomong mulu tapi gak tau kalian ini ngomong apa"


papa demian "iya-iya, dok silahkan"


dokter anne "baru kali ini ada tamu yang lucu kesini, jadi begini calon papa buka puasanya sudah boleh twins sudah kuat kok asal pelan-pelan dan hati-hati karena guncangan yang kalian buat bisa melemahkan twins dan sekali aja atau kalau calon mama sudah capek sudahi buka puasanya jangan berkali-kali seperti sebelum ada twins"


fadhil dan angel sangat malu sekali, bahkan mereka hanya menunduk.


pak kyai "tuh dengerin nak, kalau lagi hamil muda ya gitu sering-sering aja puasa"


dokter anne "ada pertanyaan lagi mungkin?"


papa rey "biar bayinya cepet besar gimana dok? siapa tau kalau udah besar biar cepet keluar gitu" mendengar ucapan papa rey dokter anne dan dokter Amalia tertawa terbahak-bahak


papa rey "dokter sandy apa saya salah bicara sehingga mereka tertawa?"


dokter sandy "tidak tuan hanya saja tuan sangat lucu"


papa demian "lucunya dimana?"


papa rey "kan saya tidak melawak"


dokter sandy "biar di jelaskan dokter kandungan saja tuan"


dokter anne "maaf tuan hehehe, apa ini cucu pertama tuan?"


papa rey "iya"


dokter anne "ah baiklah saya maklum kalau ini cucu pertama dan tuan ingin segera meminangnya, begini tuan usia kandungan itu 9 bulan 10 hari atau 36 sampai 37 minggu dan kalau untuk baby twins biasanya bisa lebih lama, dan untuk berat baby nya biarlah besar sesuai dengan usianya karena kalau sampai baby nya besar sebelum usianya di takutkan nanti susah keluarnya apalagi ini ada 2 baby, untuk makanan nya makan saja makanan yang bergizi"


papa rey "yah tetap lama dong ini nunggunya"


setelah selesai berkonsultasi dan check up mereka pun berpamitan untuk pulang kecuali dokter Amalia dan dokter sandy yang tetap tinggal di ruangan dokter anne. q


SORRY AUTHOR BARU SEMPAT NGETIK KARENA AUTHOR MASIH ADA TUGAS MENGERJAKAN LAPORAN PPL

__ADS_1


THANKS YANG SUDAH MEMBACA, MEMBERI LIKE, KOMENTAR DAN VOTE


__ADS_2