
pagi hari angel sudah bangun saat yang lain masih dikamar dia bergegas ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk semuanya dengan di temani fadhil sebelum berangkat sholat shubuh ke masjid.
angel "mas mau sarapan apa?"
fadhil "terserah sayang apapun yang kamu masak pasti mas makan"
angel "nasi goreng seafood mau?"
fadhil "boleh sayang"
pak kyai "abi mau cumi di tumis dong" ucapnya yang baru tiba di dapur
angel "eh abi, iya bi nanti angel buatkan ya"
pak kyai "terima kasih nak, ayo fadhil berangkat ke masjid"
fadhil "iya bi, sayang mas berangkat ke masjid dulu ya hati-hati kalau masak"
angel "iya mas"
tak lama umi Aisyah dan kak nafisa beserta kak fatimah tiba di dapur.
umi Aisyah "loh sayang kok masak? gak ikut jama'ah?"
angel "nanti angel sholat di rumah aja mi gapapa"
kak fatimah "yaudah dek kakak bantu ya, kebetulan kakak tidak sholat"
angel "tidak usah kak abi minta di masakin soalnya"
kak fatimah "oh abi yang request"
angel "iya kak, lagian ini habis aku potong-potong aku tinggal sholat dulu kok hehehe"
umi Aisyah "kalai gitu umi sama nafisa jamaah dulu ya"
angel "iya umi"
kak fatimah "hati-hati mi"
angel "kak kakak biasa nya jam segini ngapain?"
kak fatimah "masak juga dek tapi nanti aja setelah kamu soalnya zaidan minta omelet"
angel "oh oke kak, aku sholat dulu deh nanti gantian masak nya ya"
kak fatimah "iya dek, kakak mau beres-beres kamar dulu aja"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah sholat subuh angel kembali ke dapur untuk meneruskan memasak, angel dengan cekatan menyiapkan bumbu dan menghaluskan nya dengan coper, bukan nya angel tidak mau mengulek namun dia tidak mau capek karena kalau dia kecapean pasti tidak di izinkan masuk dapur lagi oleh suami nya dan juga menghaluskan bumbu menggunakan coper lebih cepat itulah kenapa angel memilih cara cepat karena nanti dapur akan digunakan oleh kak fatimah untuk memasak juga.
jam setengah 6 pagi angel sudah menata makanan nya di meja dan kak fatimah memasak omlet pesanan putra sulungnya.
almira "aunty masak apa?"
angel "ini cumi asam manis, udang, sama nasi goreng seafood"
almira "wah enak ni"
__ADS_1
angel "iya nanti dulu ya umma masih buat omelet, abang panggilkan kakung sama uti ya sayang"
afwa "iya umi"
afwi "aku panggil abi dan paman ya mom"
angel "iya sayang, athaar duduk dulu sini sama anisa dan raihan sambil nunggu abang zaidan"
athaar "iya mom"
angel "athaar mau sarapan apa?"
athaar "pengen roti jhon sih mom"
angel "mom lihat dulu ya ada apa tidak bahan nya kalau gak ada makan ini aja ya, besok mom buatkan"
athaar "iya mom"
angel bergegas kembali ke dapur untuk membuatkan roti jhon keinginan athaar.
kak fatimah "loh dek balik lagi?"
angel "iya nih, si athaar mau roti jhon, rotinya ada nggak kak?"
kak fatimah "ada dek di kulkas paling bawah"
angel "oke kak"
kak fatimah "kakak tinggal dulu ya, kakak sudah selesai"
angel "iya kak"
pak kyai "angel mana?"
kak fatimah "masih di dapur bi, abi butuh sesuatu?"
pak kyai "boleh abi minta tolong buatkan jus jeruk?"
kak fatimah "boleh bi, tunggu sebentar ya fatimah buatkan"
pak kyai "iya nak"
tak lama angel kembali ke ruang makan membawa roti jhon buatannya.
angel "ini yang mau sarapan roti"
athaar "terima kasih mom"
angel "sama-sama sayang"
kak fatimah "bi ini jus jeruk nya" ucapnya yang baru tiba dari dapur
pak kyai "terima kasih nak, tolong ambilkan makan abi dong fat"
kak fatimah "baik abi, abi mau makan apa?"
pak kyai "nasi putih aja sama cumi sama omelet itu"
kak fatimah "baik bi fatimah ambilkan"
__ADS_1
lagi-lagi pak kyai hanya berdoa sendiri dan langsung memakan makanan dengan lahap tanpa menunggu yang lain.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
malam ini setelah makan malam mereka baberquan, mereka makan malam terlebih dahulu karena abi meminta rendang buatan umi Aisyah dan membuat yang lain ingin rendang itu, tadi siang pak kyai juga minta di masakkan oleh kak fatimah dan kak nafisa dan meminta di ambilkan makan oleh kak nafisa tetapi malam ini pak kyai hanya ingin makan masakan umi Aisyah dan di ambilkan oleh umi Aisyah.
kak davian "dek sudah siap api nya?"
fadhil "sudah bang, ini sudah siap kok"
pak kyai "fadhil bisa ajak istrimu ke dalam? abi ingin bicara bertiga sama kalian"
fadhil "baik bi, fadhil panggil angel dulu"
di ruangan pak kyai....
fadhil dan angel sudah masuk di ruangan itu, ruang dimana pak kyai sering menghabiskan waktunya untuk membaca.
fadhil "apa yang mau abi bicarakan?"
pak kyai "nak abi minta sama kalian jika suatu saat abi di panggil lebih dulu sama allah kalian harus janji untuk tetap mengunjungi umi dan pesantren ini ya nak"
angel "abi ini ngomong apa, abi jangan buat angel takut"
fadhil "iya bi, lagian bi setiap bulannya fadhil juga kesini kok"
pak kyai "nak kematian itu hal yang pasti, kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput jika allah sudah menghendaki kita di panggil sang kuasa kita ya harus kembali"
fadhil "bi insyallah fadhil setiap bulan akan jenguk abi dan umi, walaupun terkadang akan mundur bi"
pak kyai "nak abia merasa waktu abi sudah tidak lama lagi, jika abi benar-benar di panggil sang khalik tolong jaga umi dan keluarga mu baik-baik, dan doakan abi karena hanya doa kalian yang bisa menyelamatkan abi dan jika nanti umi ingin menikah lagi abi ikhlas nak"
angel "abi jangan buat angel takut" ucapnya memeluk abi mertua nya "abi jangan ngomong gitu lagi, 4 bulan lagi anak aku lahir bi abi harus ke kota s, abang kembang bulan depan juga mau ke Malang bi, abi harus ikut mengantar ya nanti"
pak kyai "insyaallah nak jika alla memberi abi umur yang lebih"
angel "angel selalu doain abi sama umi supaya panjang umur dan selalu di beri kesehatan oleh allah swt"
fadhil "sudah bi ayo keluar kita baberquan"
pak kyai "tolong panggilkan abang-abang mu dulu biar anak-anak kalian yang baberquan"
tak lama fadhil kembali dengan kakak kakaknya beserta kakak ipar nya.
pak kyai "davian rasyid abi serahkan pesantren ini, kalian pimpin lah pesantren ini dengan baik dan fatimah nafisa kalian jadilah ibu nyai seperti umi nak" mereka berempat mengiyakan ucapan pak kyai
pak kyai "abi minta maaf sama kalian semua jika abi banyak salah, dan jika nanti abi di panggil sang khalik tolong kalian sendiri yang urus jenazah abi sampai abi masuk ke liang Lahat, dan tolong kalian jaga umi dan jika suatu saat ada yang mengajak umi menikah maka izinkanlah umi menikah karena abi sudah ikhlas jika suatu saat umi menikah lagi"
angel "abi sudah bi jangan bicara lagi, angel gak mau denger pokoknya bi"
fadhil "sayang dengerin abi dulu ya, jangan nangis"
pak kyai "kalian jaga sholat, jaga hafalan kalian dan jangan lupa doakan abi terus menerus karena doa kalian lah yang bisa menolong abi"
mereka sudah tidak ada yang mampu menjawab pernyataan pak kyai mereka semua hanya bisa mengangguk saja.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah pembicaraan panjang lebar itu pun mereka kembali ke tempat baberquan, di sana mereka melihat kesenangan sang abi jadi membuat mereka terus berfikir positif jika abi mereka akan baik-baik saja.
__ADS_1