Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 390


__ADS_3

4 hari sudah mereka berada di Maladewa kini saatnya mereka menuju resort tempat menginap afwa dan nabila.


"kak habis ngasih mereka baju kita pulang kan?" ucap rayya pada athaar


"belum dek, besok baru kita pulang biar kakak bisa jalan-jalan sebentar di maldives" ucap athaar


"tapi habis ini kit juga jalan-jalan kan?"


"iya nanti kita jalan-jalan di sekitar resort paling juga cuma foto habis itu kita kembali ke hotel"


"nggak beli oleh-oleh?"


"beli besok pagi saja ini sudah sore lagian kita kembali besok malam"


"baiklah"


setelah semua siap rayya dan yang lain menuju resort untuk mengantar barang-barang milik kakak nya.


di resort...


"wih pengantin baru kaga pake baju rambutnya basah lagi" seloroh afwi pada sang kakak yang membukakan pintu


"kerjaan lo kan ini?" ucap afwa pada saudara kembarnya


"kagak aku cuma bantu mewujudkan rencana athaar" ucap afwi santai


"orang seneng aja protes harusnya tuh kasih kek hadiah buat adik-adik nya yang baik ini karena sudah mewujudkan honeymoon di maldives" ucap athaar dengan santainya


"kakak ucapkan terima kasih banyak adik-adik ku yang tampat dan cantik"


"kak nih baju kak bibil sama kakak ganti gih aku tunggu disini"


"terima kasih princess sayang"


di kamar...


"yang ini bajunya pakai gih" ucap afwa pada istrinya


"iya mas"


"mas tunggu di bawah sama yang lain ya"


"hmm"


tak lama afwa kembali seorang diri di ruang santai resort itu.


"kak bibil mana?" tanya rayya pada kakaknya


"tau nih masa pengantin baru istrinya nggak di tungguin" ledek mikhael pada afwa


"ada masih ganti nanti juga turun"


"ini gak di tawarin minum gitu? haus tau kak" ucap raffi


"noh air laut banyak fi, minum gih" ucap afwa


"ogah itu mah asin kali kak" ucap raffi kesal


tak lama nampaklah nabila yang sudah berpakaian rapi berjalan pelan-pelan menuju ruang santai.

__ADS_1


"wih pengantin baru jalan nya kaya siput" ledek athaar pada kakak ipar nya


"jangan ledek kakak iparmu" ucap afwa sambil menjewer telinga adiknya


"iya iya ampun" ucap athaar memelas


"sudahlah ayo jalan-jalan besok malam kita harus kembali ke tanah air" ucap afwi menengahi


"gila kamu dek setelah mengurung kakak di resort langsung pulang yang benar aja dong" protes afwa


"gasah protes orang sudah senang-senang aja kok, ini ponsel dan dompet kakak karena sudah sore lebih baik kita jalan-jalan beli oleh-oleh pakai kartu kakak ini" ucap rayya


"enak aja balikin" protes afwa


"gak itung-itung ucapan terima kasih kek sudah buat kakak senang" ucap rayya tidak mau mengalah


"itung-itung balik modal beli lingerie sama koper sewa resort bayar pilot sewa hotel" protes rayya


"kan salah kalian sendiri kasih hadiah kok gak ikhlas" ucap afwa yang tetap tidak terima


"sudahlah jangan berantem sama rayya tetap. saja dia yang menang, katanya mau bahagiain rayya biarkan saja nanti kalau udah nikah juga kamu bakal rindu manjanya rayya padamu mas" ucap nabila lembut


"ah kakak ipar baik sekali, tuh kak dengerin nanti kalau aku udah nikah gak minta-minta lagi deh gak manja-manja lagi juga" ucap rayya


"preetttt" ucap afwa afwi dan athaar bersamaan


"ish nyebelin" ucap rayya kesal


"selamanya kamu tetap manja tau sama kita" ucap athaar


"ah sayang kakak-kakak ku yang tampan" ucap rayya dengan manja dan memeluk ketika kakaknya yang duduk berdekatan itu


akhirnya mereka jalan-jalan mengikuti pengantin baru itu dan mereka juga menjadi fotografer dadakan untuk memotret pengantin baru itu.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di Indonesia


kedua pasangan suami istri yang dulu nya sahabat dan kini menjadi besan itu sudah tidak sabar menunggu kedatangan anak-anak mereka dari honeymoon.


"pulang udah dapat cucu belum ya" ucap angel


"kayaknya sudah doain aja kakak baru selesai haid 2 hari sebelum pernikahan" ucap syasya


"alhamdulillah semoga aja jadi" ucap angel


"mereka masih pulang 3 hari lagi gimana kalau kita ke villa?" ucap revan


"hmm gimana ya" ucap syasya ragu-ragu karena dia tau maksud terselubung suaminya itu


"ayolah sayang" ucap revan memohon


"aku ikut angel aja deh kalau dia mau ya aku mau"


"lah kok gue yang ngajak suami lo kali sya, suami gue mah gak ngajak" ucap angel


"yaudah ayo dil sekalian kita gausah ngajak anak-anak ber 4 ajalah lagian fira sama radis lagi ke jogja kania dan alfa ke Bali masa kita di rumah aja" ucap revan


"boleh aja sih tapi kantor gimana? masa aku serahkan semua nya ke asisten nanti kalau ada butuh tanda tangan gimana" ucap fadhil

__ADS_1


"iya ya anak-anak lu semua ikut, gak apa-apa lah barang sehari cuti jumat doang, nanti minggu siang balik malam nya jemput anak-anak" ucap revan


"boleh sih, yaudah deh nanti aku bilang pak adit sama Kevin dan Dimas buat menghandle semuanya" ucap fadhil dengan semangat


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di Maladewa mereka semua sangat bahagia bisa menikmati indahnya maldives, kedua pengantin itulah yang sangat bahagia karena bisa honeymoon di pulau itu meskipun mereka di ikuti para adik-adik nya tapi bagi mereka suatu keberuntungan karena tidak perlu membayar jasa fotografer.


"oh ya kak gimanan kalau kita pulang sabtu pagi?" tanya athar hati-hati


"loh kenapa dek? kan pulang kita sabtu malam apa bedanya?" sahut afwa


"gini kak selama thompson corp tidak ada pemimpin nya mereka mencoba untuk membobol sistem keamanannya ya walaupun bisa aku tangani dari sini tapi kasian abi kak dan kalai kita pulang sabtu pagi kita bisa istirahat di hari minggu dan kita senin bisa ke kantor" ucap athaar


"baiklah kakak setuju lagi pula rafi dan rayya mereka masih sekolah dan kuliah" ucap afwa


"yaudah kalau gitu sekarang cari oleh-oleh yuk kan besok mau pulang" ucap Nabila


"aku mau nego kita pulangnya gimana kalau jam 10? jaga-jaga lah kalau ada yang bangun kesiangan?" ucap mikhael


"iya aku setuju daripada nunggu lama kan" ucap afwi


"sudah ayo beli oleh-oleh dulu" ucap afwa


merekapun tiba di salah satu pusat oleh-oleh di maldives.


"beli ini yuk katanya kita bisa balik lagi kesini suatu saat nanti" ucap rayya


"botol berisi pasir pantai?" tanya athar


"iya" jawab rayya


"ini beli beberapa aja jangan banyak-banyak" ucap afwa


"siap kakak"


"dek gak pingin patung lumba-lumba ini?" tanya Nabila pada rayya


"mau tapi apa boleh?" ucap rayya


"boleh beli aja" sahut afwi


mereka pun belanja berbagai macam oleh-oleh untuk semua keluarga, setelah puas memilih oleh-oleh Nabila pun membayar nya di kasir karena tidak membawa uang navila akhirnya mencari suami nya.


"mas uangnya mana?" ucap Nabila


"ini pakai kartu aja ya" ucap afwi sembari menyerahkan black card nya


setelah selesai membayar afwi athaar mikhael dan rayn mereka membawa belanjaan menuju mobil yang mereka sewa.


"mas ini kartu kamu" ucap Nabila pada suaminya


"bawa aja itu buat kamu, setiap bulannya aku akan tranfer gunakan kartu itu untuk memenuhi kebutuhan kamu" ucap afwa


"nanti aja, kalau sampai Indonesia kasih aku, sekarang aku gak bawa dompet takut hilang" ucap nabila


"yaudah ini dompet aku kamu bawa kalau nanti belanja lagi, taruh di tas kamu gih" ucap afwa yang menyerahkan dompetnya


"hmm baiklah" ucap nabila

__ADS_1


"semoga suatu saat nanti aku dapat jodoh yang seperti kak afwa" doa rayya dalam hatinya


__ADS_2