Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 12 sampai di pesantren


__ADS_3

"pak kita sudah sampai di pesantren" ucap pak sopir


"bapak tolong angkat koper anak saya ya, oleh-olehnya biar dibawa angel saja" ucap papa pada pak sopir


setelah turun dari mobil mereka menuju rumah pak kyai abdurahman yang kebetulan beliau ada di depan rumah.


"assalamualaikum pak kyai" ucap papa rey


"waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatu, mari masuk pak rey" ucap pak kyai dan pak kyai mempersilakan mereka untu duduk.


"buk ada pak rey dan anaknya" ucap pak kyai ke umi aisyah


"pak rey sudah lama?" ucap umi aisyah


"belum bu ustadzah kami baru saja tiba" ucap papa rey


"maaf ini yang anaknya pak rey yang mana atau semua ini anak nya pak rey?" ucap umi aisyah


"anak saya yang ini ustadzah" ucap papa rey sambil merangkul putrinya.


"kalau mereka bertiga itu anak dari sahabat saya sekaligus sahabat anak saya ustadzah" sambung rey


"baiklah kau begitu pak rey, saya permisi ke belakang dulu" ucap umi aisyah


"maaf ustadzah ini ada sedikit oleh-oleh dari kami untuk ustadzah dan pak kyai" ucap angel


"terima kasih nak oleh-olehnya" ucap umi aisyah


"jadi nak angel sudah benar siap untuk mewujudkan impian mamannya" ucap pak kyai


tiba-tiba ada yang datang dan mengucap salam.


"assalamualaikum abi" ucapnya sambil mencium tangan pak kyai


"kamu sudah datang nak, ini nak angel anaknya pak rey yang tempo hari datang dan nak angel ini putra saya fadhil" ucap abi


"iya bi" ucap fadhil dan angel hanya tersenyum


sahabat angel masih melongo karena melihat ketampanan fadhil, angel yang melihat sahabatnya sedang melongo dengan cepat angel melempar pin yang dia pakai.


"apa sih ngel main lempar-lempar aja sakit tau jidat gue" ucap fira yang ditertawakan syasya dan kania


"kamu ini apa sil ngel tetap aja usil, kalia itu mau berpisah tau enggak" ucap papa rey


"ya habis gimana pa angel pasti kangen ngusilin syasya lagian mumpung ada momen yang pas buat jailin dia pa" ucap angel santai

__ADS_1


"lo ngel nyebelin banget" ucap syasya kesal


"ya makanya itu mata dijaga itu mulut juga mingkem jangan mlongo aja ntar kesedak lalat tau rasa lu" ucap angel meledek


"dasar lo ngel ya lo liat dong dia bening banget gini gimana gue gak mlongo coba" jawab syasya yang membuat semua tertawa karena kepolosannya


"maaf ya umi lama dan ini minumnya silahkan diminum" ucap umi aisyah


"iya gapapa bu ustadzah, maaf jika kedatangan kami merepotkan" ucap papa rey


"ga papa pak rey, oh ya nak angel sudah yakin mau jadi santri disini? ucap umi aisyah


"insyaallah ustadzah saya akan mewujudkan impian mama saya mungkin itu yang bisa membuat mama saya bahagia disana" ucap angel


"semoga nak angel betah disini, nak angel bisa panggil ustadzah dengan umi saja seperti santri-santri yang lain" ucap umi aisyah


"baik umi" ucap angel


fadhil yang sedari tadi mencuri pandang pada angel dia merasa iba saat mengingat cerita ayahnya namun dia juga tertarik terhadap angel.


"pak kyai saya titip pricess saya ini anak ya ya begitulah pak kyai tau dia suka usil" ucap papa rey sambil melirik angel dan membuat angel melotot fadhil yang melihatnya hanya tersenyum


"insyaallah saya akan menjaga pricess pak rey dengan baik disini dan kami akan mengajarinya ilmu agama, pak rey tenang saja Putri bapak pasti baik-baik saja disini" ucap pak kyai


"terima kasih pak kyai apa boleh saya ikut mengantar princess saya ke kamarnya" ucap papa rey


"baiklah kalau begitu umi antar angel ke kamar yuk" ucap umi aisyah yang diikuti semua kecuali pak kyai


sesampainya di depan kamar nomor 14 disana sudah ada 2 santri yang akan menjadi teman angel.


tok tok tok


"assalamualaikum" ucap umi


"waalaikumsalam umi" ucap Nadia yang membuka pintu


"Nadia ini angel yang akan menghuni kamar disini juga" ucap umi sambil menunjuk angel


"iya umi, silahkan masuk" ucap nadia


ketiga sahabat angel segera masuk berbeda dengan angel yang masih berdiri diluar kamar, ketiga sahabat angel itu langsung kaget melihat kamarnya bukan karena kamar dihuni 3 orang melainkan disana tidak ada kasur seperti yang mereka punya dan tidak ada fasilitas apapun dan ruangan tidak ber AC hanya ada kipas angin kecil.


syasya yang keluar kamar terlebih dahulu dia langsung memeluk angel, angel yang tidak tau apa-apa dia hanya diam.


"ngel lo yakin masuk pesantren lo bakal kehilangan fasilitas mewah dari papa lo ngel mending lo fikir ulang ngel gue gak tega sama lo ngel" ucap syasya yang menangis

__ADS_1


"lo kenapa sih sya gue baik-baik aja kok" ucap angel


"ngel disini gaada AC gak ada kasur big size ga ada TV apa lo tetap yakin masuk sini" ucap fira yang tiba-tiba datang


"udah dong jangan sedih gitu aku yakin bisa hidup disini kok girls demi almarhum mamaku kalian tenang aja ya" ucap angel yang berusaha senyum


"nak papa jadi gak tega sama kamu" ucap papa rey yang memeluk angel


"papa tenang aja aku akan baik-baik aja disini pa nanti kalau ada apa-apa pasti papa akan dapat kabar dari pesantren" ucap angel yang berusaha meyakinkan papanya


"papa selalu percaya sama kamu nak karena kamu anak papa yang kuat" ucap papa yang mencium kening angel


"girls kita pisah gak lama kok aku cuma beberapa bulan disini kalian harus janji gak boleh lupain aku kalian juga harus janji menjaga papaku saat aku masih disini, jaga diri kalian baik-baik girls" ucap angel pada sahabatnya


"kita janji gak bakal lupain kamu, kita akan selalu menunggu kamu dan kita akan jaga papa rey dengan baik buat kamu my princess Angela syakila" ucap syasya dan mereka berpelukan sangat erat dan diiringi isak tangis


"kalian jadi foto atau tidak tadi dibandara kan tidak jadi foto" ucap papa yang berusaha menetralkan suasana


"iya dong pa jadi foto orang udah susah payah pake gamis gini kan gerah pa" ucap kania jujur


"sini ponsel kamu biar papa yang jadi fotografernya" ucap papa dan kania menyerahkan iphonenya


"gaya jadi anak manis oke" ucap papa


setelah memotret berbagai macam gaya papa pun pamit pulang ke kota K.


"nak sekarang udah sore papa harus pulang penerbangan jam 5 dan sekarang sudah jam 4 kamu baik-baik ya disini, kalau nanti papa ada waktu papa pasti mampir menjenguk kamu, belajar yang benar ya my princess jangan suka usil dan taati peraturan karena papa gak bisa langsung datang menemui kamu kalau ada masalah disini" ucap papa rey


"papa tenang aja aku akan mencoba jadi princess baiknya papa kalau disini karena gak ada yang aku kenal tapi kalau nanti aku keluar dari penjara suci ini jangan salahkan aku kalau aku usil dan balapan lagi" ucap angel yang sengaja memancing papanya


"kalau kamu balapan lagi papa nikahkan kamu sama ustadz biar kamu jadi princess baikny papa" ucap papa rey


"ya kali ustadznya mau sama gadis nakal, tapi kalau dibuat novel istri nakal pak ustadz lucu kali" goda angel


"serah lu ngel kita sedih-sedih lu sempet-sempetnya becanda" ucap syasya kesal


"sudah kita tinggal aja princess nakal disini biar dia baik dulu nanti kalau di udah baik kita ambil lagi kesini" ucap papa rey meledek angel


"ye papa emang angel apaan" ucap angel kesal


"udah sini peluk papa dulu" ucap papa dan angel langsung berhambur memeluknya setelah memeluk papanya angel memeluk satu persatu sahabatnya sebelum mereka kembali ke kota k.


fadhil yang sedari tadi menyaksikan drama keluarga itu dia hanya senyum dan merasa bangga pada angel meski sudah dipengaruhi sahabatnya tapi tekadnya tetap bulat untuk masuk pesantren.


umi aisyah yang melihat anaknya senyum-senyum saat melihat angel ia merasa bahwa anaknya memiliki perasaan lebih mungkin bisa dibilang Cinta pada pandangan pertama, umi mengerti hal itu karena sebelumnya umi tidak pernah menatap wanita seperti sekarang.

__ADS_1


setelah papa dan sahabatnya benar-benar pergi angel masuk ke dalan kamarnya menemui nadia dan Syifa.


__ADS_2