Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 225


__ADS_3

di perjalanan menuju bandara mbak rani tampak murung dan melamun, angel yang mengetahuinya pun segera bertanya.


angel "mbak rani kenapa melamun?"


mbak rani "enggak apa-apa nona"


angel "aku serius mbak, kalau mbak berat meninggalkan anak dan suami mbak bisa cancel kok"


papa rey "iya rani mumpung kita belum terbang ke amerika nanti kamu bisa pulang dengan mang ujang"


mbak rani "tidak apa tuan, saya baik-baik saja kok"


angel "kalau gitu apa yang mbak rani pikirkan?"


mbak rani "saya hanya takut non karena ini pertama kali saya naik pesawat"


angel "ya allah kirain kenapa mbak rani"


papa rey "tenang saja gak apa-apa kok, insyaallah kita akan sampai dengan selamat"


mbak rani "saya takut gak bisa makai pengaman nya tuan kan di tempat duduk pesawat ada pengaman nya"


angel "nanti biar mbak sita yang ngajari atau pramugari nya, kalau perlu nanti aku ajari deh"


mbak sita "nanti saya ajari mbak rani, tenang saja"


fadhil "mbak rani jangan gelisah gitu, gapapa kalau gak bisa kan ada kami, lagian yang di pesawat ya cuma ini orang nya sama keluarga nya papa demian aja kok"


mbak rani "tapi kan 1 pesawat isinya banyak orang den"


angel "ini pesawat nya kecil mbak jadi orangnya pun sedikit"


mbak sita "ini pesawat milik tuan mbak ran jadi ya isinya hanya keluarga tuan dan keluarga pak demian"


mbak rani "oh begitu ya"


angel "udah mbak rani tenang saja"


mbak rani "tapi saya juga takut sih non disana, saya kan gak bisa bahasa inggris"


angel "kalau gitu nanti mbak rani gausah keluar apartemen di rumah aja kalau keluar bareng-bareng baru deh ikut, dari pada hilang ntar"


fadhil "iya mbak lagian kan kalian hanya jagain twins kalau keluar juga rame-rame jadi tenang aja"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di bandara kota K.....


papa demian sudah menunggu di depan bandara beserta keluarganya.


papa demian "kok bawa elf rey?" ucapnya yang melihat papa rey turun dari elf nya


papa rey "iya dem, masih ada 2 koper besar ternyata"


papa demian "oh gitu, jadi bawa pekerja berapa?"


papa rey "2 doang tapi ntar yang satu pulang kalau misalnya udah ada baby sitter nya cucumu"


mama cantika "aku rasa tidak deh rey, mereka berdua akan tetap di amerika"


papa rey "ya nggak lah can"

__ADS_1


mama cantika "halah paling juga ntar pas mau pulang anak mu hamil lagi"


papa rey "ya kalau gitu sih ga papa"


fadhil "ya enggak lah ma kan di jadwal kalau mau punya anak lagi"


mama cantika "kapan emangnya? angel aja nggak kb"


fadhil "setidaknya sampai twins lepas asi ya usia 2 tahun gitu tapi kalau usia twins 1 tahun di kasih adik ya alhamdulillah"


papa demian "bisa aja ini anak ngeles nya"


papa rey "ya gitulah dem, yaudah ayo masuk kita langsung lewat jalur khusus aja langsung berangkat"


papa demian "iyalah orang udah jam 10 kurang 15 menit"


sesampainya di landasan pesawat mereka pun segera memasuki pesawat, di dalam pesawat angel duduk di kursi khusus untuk nya.


angel "pa kursi nya yok tetap?"


papa rey "ya lah daripada nanti pas kamu hamil lagi papa harus ganti lagi buang-buang uang aja"


angel "baguslah setidaknya ini sangat nyaman"


papa rey "syasya kalau gak nyaman ke kamar aja atau duduk gantian sama angel"


syasya "ke kamar aja deh pa aku, kalau duduk pegel"


papa demian "yaudah sana rev temani istrimu"


revan "baik pa"


pesawat pun lepas landas tepat pukul 10 lebih 5 menit waktu Indonesia.


angel "mas aku lapar"


fadhil "iya sebentar, pa fadhil titip afwi ya fadhil mau siapin makanan dulu"


papa rey "istrimu sudah lapar ya"


fadhil "iya pa kan biasanya juga 3 jam sekali makan"


angel pun memakan makanan yang di bawakan oleh bi inah, syasya yang baru saja keluar dari kamar yang ada di pesawat pun ngiler melihat angel makan.


angel "kenapa sya lo mau?"


syasya "iya laper banget gue, bagi dong"


fadhil "sya minta suami mu aja ya ambil di dapur minta pramugara aja jangan ganggu porsi busui oke"


syasya "mas ambilin dong"


revan "iya sayang sebentar"


tak lama revan membawa makanan sepiring penuh untuk syasya dan syasya pun memakannya dengan lahap.


papa demian "astaga itu yang makan anak apa cucu gue ya"


papa rey "anak lo lah cucu lo belum lahir gitu"


papa demian "iya tapi makannya kayak orang kesurupan"

__ADS_1


papa rey "sepertinya gak lo kasih makan 2 minggu deh dem"


mama cantika "itu anak makannya sekarang banyak banget gitu memang"


papa rey "namanya juga hamil"


mama cantika "oh ya rey lo yakin gak mau nikah lagi?"


papa rey "yakin kok aku”


mama cantika "hmm yaudah deh"


papa demian "memangnya mama ada calon?"


mama cantika "gaada nanya aja kenapa?"


papa demian "kirain ada calon gitu biar di seleksi sama angel"


papa rey "udah ah bahas apa sih gajelas, mending tidur deh"


angel "pa angel bawa twins tidur dulu ya"


papa rey "ya sayang"


angel "mbak sita, mbak rani kalau mau makan ambil aja di belakang"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


pesawat telah mendarat di bandara internasional amerika serikat, mereka langsung menuju pintu kedatangan disana merka di cek kelengkapan surat-surat nya setelah semua selesai mereka pun ke apartemen angel dan syasya.


mbak sita "wah Indah ya ternyata amerika"


mbak. rani "iya Indah banget lagi"


angel "tenang mbak nanti angel ajak jalan-jalan deh kalau udah gak capek lagian angel kuliah masih 3 hari lagi"


fadhil "iya mbak sebelum kalian kerja jalan-jalan dulu deh"


syasya "aku ikut ya"


angel "asal lo gak capek aja, oh ya kapan ke dokter?"


syasya "besok mungkin, soalnya dokter anne nya lagi ada jadwal operasi sekarang"


angel "oh gitu, yaudah ayuk ke apartemen biar syasya cepat istirahat dan twins juga tidue nyenyak"


di apartemen...


angel "woow pa serius ini di gabung 2 unit jadi 1?"


papa rey "iya sayang, Indah ya? rani sita kalian istirahat nya 1 kamar ya di ruangan sebelah dapur untuk sementara besok pindah di sebelah kamar twins"


sita, rani "baik tuan"


angel "kamar aku tetap kan pa?"


papa rey "tetap kok"


angel "yaudah kita istirahat dulu, oh ya barang-barang nya tadi?"


papa rey "nanti orang suruhan papa akan antar tapi besok pagi"

__ADS_1


mereka pun istirahat di kamar masing-masing mengingat mereka baru saja melakukan perjalanan jauh.


udah bab ke 2 ya.... pantau terus untuk bab ke 3 nya


__ADS_2