Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
bab 467


__ADS_3

berbeda di kota k mereka sedang menyiapkan acara untuk besok malam, mereka sedang menyicil memasak makanan yang tidak basi.


"ini kentang kering nya yang sudah dingin di bungkus ya, seperti ini contohnya kalau yang masih hangat jangan dulu dan nanti jangan lupa di hitung kalau sudah 400 biji sudah dulu" ucap angel


"baik umi" sahut santri


"mom dicari abi" ucap nabila


"ada apa nak?"


"tidak tau mom tadi nabila cuma di suruh memanggilkan mommy"


"baik lah mommy akan menemui abi"


di ruang keluarga


"ada apa bi?"


"mommy masih repot?"


"nggak juga kan ada yang gantiin di belakang, ada apa?"


"papa mama dan yang lain tiba besok dan mereka langsung ke hotel, terus tadi papa tanya kamu minta dibawain apa?"


"kripik yang asli kota k bi bawa yang banyak nanti buat suguhan sekalian"


"kasian sayang kalau bawa banyak-banyak"


"kan semua ikut bi"


"kamu aja bilang ke kania atau syasya biar di carikan jangan papa mama"


"baiklah, lalu anak gadisku kapan tiba?"


"nggak tau tapi mereka akan naik kereta setengah 12 malam nanti mungkin sampai sini pagi" ucap fadhil


"naik kereta?"


"iya sayang katanya rayya memilih naik kereta bentar doang kok 4 jam paling sampai kalau naik antar provinsi"


"hmm baiklah, asal anak gadisku pulang"


"abi mommy lihat Aisyah tidak?" tanya athaar yang baru tiba di ruang keluarga


"astagfirullah athaar cucu mommy kamu apain" teriak angel langsung mengambil atthala dari gendongan atthar


"mommy ada apa" tanya zahra yang kaget


"cepat panggilakan Aisyah ra" titah angel


"baik mom"


"jelaskan atthala kenapa?"


"jatuh ke empang mom gara-gara lihat kakak twins masuk kolam"


"astagfirullah atthala kenapa" ucap Aisyah kaget


"maaf tadi atthala jebur kolam" ucap athaar


"kan kan kan ya ya ya" celoteh atthala


"atthala mau ikan?" tanya angel


"ya ya ya kan mam"


"iya nanti ya sekarang mandi dulu sama mama nanti makan ikan" ucap Aisyah


"ya ya ya"


"jatuh di kolam ikan apa? kamu ceroboh kak" ucap fadhil geram


"ikan nila bi, maaf"


"lain kali jangan diajak ke empang bahaya, sana ambilkan ikan buat anak kamu makan"


"iya bi"


"athar ikut" ucap zahra


"aku mau ambil ikan kak"


"aku juga mau"


"di rumah saja aku ambilkan"


"tidak mau aku mau ikan yang di tangkap suamiku"


"baiklah baiklah ayo aku keburu dingin"


"iya iya, mommy abi zahra pamit dulu assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


"bi"


"apa sayang, zahra aneh?"


"iya bi tanda-tanda ngidam"

__ADS_1


"semoga saja ngidam beneran ya sayang"


"iya bi"


di kolam ikan


"ngapain balik lagi?" tanya afwa


"aku kembali karena atthala minta makan ikan sama mommy suruh ambil di sini"


"sayang kenapa ikut athaar kesini?" tanya afwi pada istrinya


"aku juga mau ikan yang besar tapi kamu yang menangkapnya"


"hah buat apa sayang? mas baru aja naik"


"pingin please ambilkan ya"


"baiklah kamu tunggu sebentar"


"lo ngidam ra?" tanya afwa


"enggak cuma pengen aja" sahut zahra


"mau berapa sayang?" teriak afwi


"3 aja"


"yakin nggak kurang, nanti yang lain pingin"


"yaudah ambil yang banyak aja aku pokoknya mau 3" ucap zahra


"gus ini kantong nya silahkan" ucap santri pada afwi


"ah terima kasih mas"


"sama-sama"


"yaudah ayo pulang udah dapat ikannya ini"


"ayo"


mereka pun berjalan kaki menuju rumah utama.


"ish sayang jangan nempel nanti kamu ikut basah loh lagian ini baunya nggak enak"


"enggak apa-apa nanti bisa mandi bersama kan"


"dengan senang hati sayang"


"njirr enak banget udah punya istri mandi bareng" gerutu athaar


di rumah utama angel sudah menunggu ketiga anak laki-laki dan zahra di teras rumah.


dari kejauhan angel sudah melihat ketiga anak laki-laki nya itu basah semua dan angel sudah bersiap memarahi anak-anak nya.


"ingat sayang jangan marah-marah siapa tau itu bawaan baby kalau athaar tadi kan menolong atthala, ingat tadi zahra minta ikan yang diambil sendiri oleh afwi" bisik fadhil


"haishh kenapa sih nggak bisa marah sama mereka selalu aja ada halangan nya" gerutu angel


"sabar lihatlah bahagianya zahra dapat ikan suaminya bau kolam aja tetap menempel seperti itu jangan rusak suasana hatinya takutnya zahra beneran hamil dan dia belum. sadar sayang"


"baiklah baiklah aku tidak akan marah"


"assalammualaikum"


"waalaikumsalam cepat masuk dan bersih-bersih lewat pintu belakang" ucap angel tegas


"baiklah mommy" ucap mereka


"mommy titip ikannya jangan diapa-apain sampai zahra kembali ya"


"iya mommy jaga ikan nya disini" ucap angel


1 jam kemudian afwi dan zahra keluar kamar dengan rambut basah karena memang tidak ada hair dryer, rambut basah zahra bisa terlihat dari jilbab nya yang ikut basah juga.


"mommy ikan nya dimana?"


"masih di teras di jaga atthala sama athaar nak"


"ah Baiklah mom zahra ke depan dulu"


"iya hati-hati"


"roman-roman nya ada yang beneran mandi bareng" gumam afwa yang masih terdengar jelas oleh fadhil


"hush" ucap fadhil melempar bantal sofa


"abiii"


"apa nggak usah bilang aneh-aneh makannya biar nggak di dengar orang"


"ya gimana bi tadi zahra sendiri yang ngajak dan kakak dengar langsung itu tanya aja athaar dia juga dengar kalau zahra ngajak afwi mandi bareng"


"ini anak malah di perjelas"


"astagfirullah maaf bi keceplosan"


"lain kali di saring dulu kalau bicara"

__ADS_1


"iya bi maaf"


"mommy ada panggangan tidak?" tanya rayya yang masuk rumah


"ada di dapur cari saja"


"baik mom"


"senangnya dia dapat ikan" gumam angel


"zahra aneh deh kayak orang ngidam" celetuk afwa


"mungkin" sahut angel dan fadhil bersamaan


"ah so sweet jawab aja barengan"


di dapur


"sayang panggilkan kak afwa" rengek zahra


"ada apa memangnya?"


"kau pengen yang bersihin ikan kak afwa"


"ah baiklah sayang"


tak lama afwi kembali ke dapur bersama afwa dan di ikuti oleh angel juga fadhil.


"ada apa ra?" tanya afwa


"kakak bersihkan ikannya dong"


"hah ogah kamu suruh saja afwi"


"aku pingin nya kakak"


"ogah"


"aku aduin kak nabila" ucap zahra mengancam


"haish baiklah aku bersihkan ikannya" ucap afwa pasrah


ketika afwa sibuk membersihkan ikan zahra sibuk membuat bumbu ikan bakar sedangkan afwi hanya menemani istrinya.


1 jam kemudian bau ayam bakar menyeruak di seluruh rumah, nabila yang mencium aroma makanan enak pun keluar dari kamar nya.


"ah sepertinya ada makanan enak" ucap nabila


"kakak minta tuh sama suami kakak ini ikan bakar ku semua" ucap zahra


"haih itukan ada 3"


"tidak mau ini untukku semua kakak buat sendiri bumbunya sudah ada"


"sayang nanti mas bakarkan sendiri oke?" ucap afwa


"benarkah?"


"iya sayang, tunggulah di meja makan bersama mommy dan abi"


"ah baiklah"


setelah selesai membakar zahra segera menghidangkan di piring sedangkan afwa dan afwi masih membakar sisa ikannya.


setelah matang afwa segera membawa ke meja makan menyerahkan ikan bakar ke istrinya dia shock melihat zahra yang begitu lahap memakan 3 ekor ikan nila.


"cepat mas aku sangat ingin" ucap nabila membuat afwa tersadar dari kaget nya


"ah iya sayang ini makan lah"


"3? banyak sekali"


"kan seperti zahra"


"tidak aku mau satu saja, yang 2 biar abi sama mommy"


"tidak usah makanlah yang penting kalian kenyang" ucap angel


"tidak mom beneran aku hanya ingin satu saja mau aku makan sama nasi hangat dan sambal" ucap nabila


"makanlah mommy panggil aisyah dan athaar dulu"


"iya mom"


"ini ikan bakar buat atthala tidak pedas dan yang ini pedas semua silahkan di nikmati" ucap afwi


"duduklah temani istrimu makan" titah fadhil


"astagfirullah 3 ekor hampir habis" gumam afwi


"sayang tidak makan nasi?" tanya afwi


"tidak aku makan ikan saja"


"mau lagi?"


"ini saja masih, mas mau aku suapi tapi satu kali saja"


"tidak usah makanlah nanti mas makan sendiri"

__ADS_1


"baiklah"


__ADS_2