
papa rey "setelah ini kemana?"
angel "belanja pa, di apartemen gaada stok makanan"
syasya "nah betul belanja, tadi malam saja aku kelaparan lagi"
papa rey "yaudah ayo kita ke supermarket saja yang gak jauh dari apartemen kalian, setidaknya tau dulu tempat-tempat terdekat dari apartemen"
mereka semua menuju supermarket yang tak jauh dari apartemen, sesampainya di supermarket mereka berpisah para orang tua melanjutkan perjalanan ke apartemen sedangkan anak-anak berbelanja sesuai kebutuhan masing-masing.
fadhil "sayang mau beli apa?"
angel "bingung mas, mas aja mau di masakin apa?"
fadhil "yang simpel aja deh kan baru juga tinggal disini"
angel "beli buah dulu aja yuk bingung mau beli sayur apa"
akhirnya angel dan fadhil memilih beberapa jenis buah-buahan untuk stok makanan mereka, setelah selesai mereka kembali ke tempat sayuran.
angel "cabe nya mahal banget kalau di rupiahkan, bisa tekor ini kalau mau masak pedas"
fadhil "nanti saja kalau papa atau umi dan abi kesini suruh bawa cabe yang banyak"
angel "ide Bagus mas, sekarang masak gak pedas saja deh"
fadhil "capcay enak yang seperti nya"
angel "yaudah cari bahannya dulu mas, gak lengkap gapapa"
fadhil "ada gak ya kira-kira"
angel "ada harusnya masa gaada sih disini sayuran buat capcay"
angel dan fadhil akhirnya keliling untuk mencari sayur buat masak capjay.
angel "sayang itu ada wortel, sama daun bawang tolong ambilkan ya"
fadhil "iya sayang, yang ini ada jamur beli sekalian nggak?"
angel "iya ambil aja, sawi nya adanya pakcoy yang gimana?"
fadhil "gapapa yang, sama aja kan?"
angel "iya sih sama-sama sawinya"
fadhil "brokoli nya ada enggak yang?"
angel "itu brokoli tapi yang hijau, gimana?"
fadhil "gapapa deh dari pada gaada, terus ini cari sayur apa lagi?"
angel "cari roti sama daging aja dulu yuk, sayurnya ini aja"
fadhil "baiklah beli sosis sekalian"
angel "sepertinya ayamnya hanya frozen food deh mas"
fadhil "jangan beli dulu deh, besok saja sekalian jalan-jalan kita ke pasar tradisional"
angel "hmmm, kamu mas mau buat produk frozen food tapi gamau makan frozen food"
fadhil "beda yang, kalau produk kita nanti gak pake pengawet kalau ini kan kita gak tau"
angel "iya-iya, daging nya udah ini aja mas, itu ada seafood beli enggak?"
fadhil "beli udang aja yang sama cumi-cumi"
__ADS_1
angel "mas yang ambil ya tapi hehehe"
fadhil "iya sayangku"
angel "kok kita enggak ketemu syasya dan kak rev ya mas"
syasya "gue disini ada apa?" ucapnya yang baru muncul di belakang angel
angel "enggak cuma nanya aja, beli apa aja sya?"
syasya "ini beli banyak, mau cari bumbu dulu gue ngel, duluan ya"
angel "oke sya"
kak revan "duluan dil"
fadhil "oke bro"
angel "mas udah belum?"
fadhil "udah yang, yuk cari roti sama selai"
angel "ini aku udah ambil sama margarin juga, eh iya mas kita belum ambil minyak sama bumbu-bumbu masak"
fadhil "bukanya udah bawa yang?"
angel "bawa bawang merah, bawang putih, rempah-rempah, penyedap, tepung sama cabe aja yang dikit, kan bumbu yang lain belum"
fadhil "yaudah yuk cari, mau cari apa dulu? perlengkapan mandi, cuci baju ada nggak yang?"
angel "aku udah bawa kok tapi gak banyak cukup lah untuk bulan ini, cari garam, saos, kecap, mayonaise, minyak, bawang bombay, sama paprika itu aja yang sepertinya"
mereka berjalan menuju tempat bumbu-bumbu dan keperluan dapur lainnya.
fadhil "biar aku yang ambil yang, ini saos, kecap, mayonaise, minyak, sama garam udah yang"
fadhil "sama-sama yang, ini paprika nya hijau merah apa kuning?"
angel "semua gapapa mas"
fadhil "oke, lalu tomatnya?"
angel "yang udah di kemas aja mas yang 500gr, bawang bombay nya aku yang ambil aja mas"
fadhil "iya yang, udah belum ini belanjanya?"
angel "camilan boleh enggak?"
fadhil "boleh dong yang, yuk cari camilan"
setelah memilih beberapa jenis camilan mereka pun mengantri untuk membayar di kasir. setelah selesai membayar mereka kembali ke apartemen.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
sesampainya di apartemen syasya dan revan langsung ke apartemen nya untuk menaruh barang belanjaan, setelah itu mereka berdua ke apartemen angel dimana para orang tua sedang berkumpul.
sesampainya di apartemen angel segera menaruh belanjaan nya di dapur, setelah itu dia menyusun belanjaannya di kulkas yang di bantu oleh fadhil.
angel "mas bisa minta tolong nggak?"
fadhil "bisa sayang, apasih ya nggak bisa buat istri cantikku ini"
angel "udah deh jangan gombal, mas tanya gih itu papa, abi, umi, papa dem dan mama can mau minum apa mau salad buah"
fadhil "iya yang, nanti ya setelah ini selesai"
angel "sekarang aja, ini aku yang lanjutin tinggal sayur aja"
__ADS_1
fadhil "baiklah" fadhil pergi dari dapur menuju ruang santai.
fadhil "papa, abi, umi, papa dem, mama can, rev, sya kalian mau salad atau jus?" dan mereka semua kompak menjawab salad
fadhil "baiklah ditunggu dulu ya"
syasya "ada camilan enggak?"
fadhil "minta ke angel aja sya, tadi sih beli beberapa"
syasya "oke aku ikut ke dapur deh" syasya pun mengikuti fadhil yang berjalan ke dapur
fadhil "yang mereka minta salad"
angel "iya yang, sya ikut ke dapur juga"
syasya "iya, minta camilan dong ngel"
angel "ambil aja di kulkas"
syasya "oke siap"
angel "mas potong buahnya ya"
fadhil "buah apa aja yang?"
angel "apel, pear, anggur, sama melon atau kiwi aja mas"
30 menit kemudian salad sudah jadi, fadhil menyimpan nya di kulkas dan setelah itu fadhil dan angel menuju ruang santai.
papa rey "loh mana salad nya?"
angel "di kulkas, biar dingin dulu"
papa rey "oh gitu, yaudah kalian duduk sini, sambil nunggu makan siang datang"
angel "loh udah siang ya, baru ngeh aku, tau gitu tadi aku masak pa"
papa rey "gausah nak nanti capek, sekarang duduk aja yang manis"
mereka berbincang-bincang santai di ruang santai, tak lama bel apartemen berbunyi fadhil langsung ke depan membuka kan pintu dan ternyata orang kepercayaan papa rey yang datang.
pak Rendy (orang kepercayaan papa rey) datang untuk membawakan makan siang papa rey sekeluarga sesuai permintaan papa rey.
pak Rendy "selamat siang tuan muda"
fadhil "siang pak Rendy, silahkan masuk"
papa rey "siapa dil yang datang?" teriak papa rey
fadhil "pak rendy pa"
pak Rendy "selamat siang semuanya"
papa rey "eh ren, kamu bawa makanan apa?"
pak Rendy "pizza, sama ayam tuan dan nasinya"
papa rey "yaudah ayo makan siang semua, kamu juga ikut ren"
pak Rendy "maaf tuan setelah ini saya ada meeting di restoran sekalian makan siang jadi saya makan di restoran saja, saya permisi dulu ya tuan"
papa rey "baiklah ren, terima Kasih hati-hati di jalan"
setelah kepergian pak Rendy mereka makan siang dengan tenang, setelah makan siang mereka sholat, dan setelah sholat mereka istirahat.
TERIMA KASIH UNTUK LIKE VOTE DAN KOMENTAR NYA YA READERS
__ADS_1