Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 235


__ADS_3

setelah selesai sholat twins menghampiri angel yang berada di ruang keluarga.


afwa "mommy abang lapar"


afwi "kakak mau omelet mom"


angel "oke mommy buatkan omelet buat kakak dan abang mau makan apa?"


afwa "sama seperti afwi aja"


angel "oke mommy buatkan dulu"


fadhil "mau buat apa sayang?"


angel "twins minta omelet bi"


fadhil "bagaimana kalau abi yang buatkan twins?"


afwa "terserah abi"


afwi "boleh bi"


fadhil "yaudah yuk ke ruang makan, twins tunggu di sana sama mommy nanti abi buatkan omelet permintaan kalian"


papa rey "buat untuk twins aja dil, tadi papa sudah minta bibi buat masak untuk kita"


fadhil "iya pa, papa minta bibi masak sayur juga nggak?"


papa rey "pokoknya makanan untuk busui semua kita ngikut ajalah"


fadhil "iya pa, yaudah fadhil ke dapur dulu"


papa rey "ayuk twins kita ke ruang makan nunggu abi buat omelet"


twins "iya opa"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di ruang makan....


fadhil "twins ini omelet buat kalian, ayo di makan"


twins "baik abi"


fadhil "mommy mau makan apa?"


angel "urap aja deh bi sama ayam goreng"


fadhil "oke mas ambilkan"


afwi "opa mau makan apa?"


papa rey "opa mau ayam goreng kak"


afwi "biar kakak ambilkan"


papa rey "tidak usah nak biar opa ambil sendiri"


afwi "tapi kakak mau ambilkan makanan buat opa"


afwa "abi mau makan apa? biar abang ambilkan"


fadhil "jamur sama ayam aja bang, biar abi ambil sendiri nak setelah mengambilkan mommy"


afwa "tidak apa-apa abi, biar abang ambilkan"


fadhil "yaudah dikit aja ya bang"


afwa "hmm"


mereka pun mkan dengan tenang dan tanpa ada yang berbicara, setelah makan mereka pun beranjak ke ruang keluarga.


angel "kayak ada tamu deh pa mas"


papa rey "paling juga Satria sama demian"


angel "oh, bi inah tolong bukain pintu dulu ya"


bi inah "iya non"


fadhil "papa ferdinand masih di jogja pa?"


papa rey "masih di pesawat mungkin soalnya tadi bilangnya jam 17:20 pesawat take off"


fadhil "oh gitu"


papa rey "eh ada tamu" ucapnya saat melihat kedua keluarga sahabat nya tiba di ruang keluarga


papa demian "keterlaluan banget lo rey status di rumah sakit tapi udah pulang dari sore"


papa Satria "tau lo rey udah 2 kali loh"

__ADS_1


papa rey "hahahaha makanya kalau mau datang itu nanya dulu, jangan sok-sok an langsung"


angel "twins ajak Nabila sama ryan ke ruang bermain ya kalian bermain saja di sana, nanti mbak sita dan mbak Rani yang mengawasi kalian"


twins "baik moms"


afwa "bila ryan ayo kita bermain"


bila "atu mau pelosotan boyeh?"


afwa "boleh"


angel "sya lo sakit?"


syasya "enggak kok ngel"


angel "jangan bohong lo pucet gitu"


revan "tuh kan angel aja bilang kamu pucat juga loh yang, tadi tuh di ajak periksa gak mau"


syasya "aku beneran gapapa kok" tapi tiba-tiba saja syasya pingsan


angel "syasyaaaaa"


papa demian "astagfirullah syasya"


revan "sayang bangun sayang"


angel "kak rev bawa ke kamar deh aku panggilkan dokter"


angel pun menghubungi dokter haris untuk segera ke rumah nya.


10 menit kemudian dokter haris tiba di rumah angel.


papa rey "loh dok cepat sekali"


dokter haris "iya tadi saya dan istri di jalan sekitar sini"


angel "yaudah dok segra periksa syasya di kamar itu, dokter am duduklah"


dokter haris "baik nona"


dokter Amalia "hay baby boy"


angel "hello aunty dokter"


dokter Amalia "ada keluhan tidak nona?"


angel "jadi gampang lapar dok"


angel "apa tidak apa dok kalau makan terus"


dokter Amalia "tidak apa nona karena baby boy ini butuh nutrisi dari makanan yang nona makan, biasanya baby boy lebih kuat menyusu nya nona"


angel "oh gitu ya dok"


dokter Amalia "kalau nona mau menjaga berat badan nanti akan saya kenalkan ke ahli gizi biar nona bisa konsultasi"


angel "boleh tuh dok"


dokter haris "sayang"


dokter Amalia "sudah selesai mas?"


dokter haris "belum, bantu periksa dong"


papa demian "anak saya tidak apa-apa kan dok?"


papa rey "kalau ada yang serius kita bawa ke rumah sakit aja dok"


dokter haris "biar di periksa istri saya dulu tuan kalau serius nanti langsung ke rumah sakit"


dokter Amalia pun memeriksa syasya.


dokter haris "tuan revan tolong keluar dulu ya sebentar saja"


revan "tapi istri saya dok"


dokter haris "tidak apa-apa tenang lah"


revan "baiklah dok saya keluar"


dokter haris "sayang periksa lah kalau dugaan mas dia hamil"


dokter Amalia "hmm kenapa juga manggil aku kalau tau dia hamil"


dokter haris "ya kan kamu spesialis kandungan jadi ya biar fiks aja gitu hehehe"


dokter Amalia "iya dia sepertinya hamil 3 atau 4 minggu an lah"


dokter haris "yaudah ayo keluar kita sampaikan berita bahagia ini ke keluarga nya"

__ADS_1


di ruang keluarga....


papa demian "gimana anak saya dok?"


revan "istri saya baik-baik saja kan dok"


dokter Amalia "nona syasya harus banyak istirahat, dan untuk suaminya puasa dulu ya sepertinya nona syasya kelelahan dan nona syasya sedang hamil muda"


revan "beneran dok?"


dokter Amalia "iya lebih jelasnya besok ke rumah sakit saja"


papa demian "terima kasih berita bahagianya dok"


revan "besok dokter praktek jam berapa?"


dokter Amalia "sama-sama tuan, jam 10 pagi silahkan datang ke rumah sakit"


revan "baik dokter"


dokter Amalia "ini resep vitamin bisa di tebus sekarang atau besok setelah periksa juga tidak apa-apa"


revan "iya dokter"


dokter haris "kalau gitu kami permisi, selamat atas kehamilan nona syasya"


papa rey "thanks dokter haris"


dokter haris "sama-sama tuan"


dokter haris dan dokter Amalia pulang menuju rumahnya.


papa Satria "dis kapan papa punya cucu lagi toh ryan juga sudah bisa main sendiri"


papa rey "hahaha yang cucu nya satu lo aja sat"


papa demian "udah dis sana pulang cetak anak"


papa rey "atau di kamar tamu juga boleh"


papa Satria "udah sana ryan biar sama papa"


radis "apaan orang palang merah disuruh gituan"


papa rey "hahahahaha pantesan mukanya kusut"


mama cantika "sudah-sudah mending makan malam yuk di luar"


angel "kira-kira dong ma, angel kan belum boleh keluar"


mama cantika "oh iya, gimana kalau beli aja di bungkus"


fadhil "yaudah biar fadhil sama alfa beliin biar muka alfa gak kusut lagi"


papa demian "rev tanya syasya sana mau apa siapa tau dia udah bangun"


revan "iya pa"


fira "aku mau sate dong"


angel "aku juga mau mas"


fadhil "iya mommy"


radis "iya sayang nanti mas belikan"


papa rey "kalau gitu sate aja semua, sama apa gitu camilan nya"


revan "kerak telur sama telur gulung jam segini adanya dimana ya?"


angel "syasya pengen ya kak rev?"


revan "iya"


angel "biasanya kalau aku sama syasya beli itu di taman kota kak disana ada banyak penjual jajanan gituan"


fadhil "yaudah rev sekalian aja toh kita ngelewatin jalannya"


angel "aku mau pentol bakar sama sate kerang ya mas hehehe"


fadhil "nyidam lagi sayang?"


angel "iya nyidam lagi, sama beliin..."


fadhil "pentol telur"


angel "iya bener banget"


papa rey "udah sana cepat berangkat"


fadhil "papa papa mama mama mau apa nih?"

__ADS_1


mama cantika "ngikut ajalah, terserah kalian"


jangan lupa dijadikan favorit biar gak ketinggalan cerita ya readers


__ADS_2