Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 239


__ADS_3

pagi-pagi sekali jenazah papa ferdinand sudah tiba di kediamannya dan di sambut isak tangis oleh sanak saudaranya dan orang-orang yang mengenalnya terutama para pekerja yang berada di rumah nya.


pagi ini langit ikut mendung seperti ikut merasakan kesedihan keluarga jhonson, mama evilia terus mengeluarkan air matanya saat suami tercinta nya terbujur kaku di hadapan nya.


selang beberapa jam jenazah papa ferdinand pun di mandikan oleh keluarga inti dan sahabat saja, fadhil revan alfa mereka memangku jenazah papa ferdinand sedangkan papa rey mama evilia papa demian dan papa Satria juga kania mereka memandikan jenazah papa ferdinand bergantian sesuai intruksi seorang ustadz.


setelah di mandikan jenazah papa ferdinand di kafani dan selanjutnya jenazah di sholati di rumah duka sebelum nanti di bawa ke pemakaman.


pak kyai "Assalamualaikum Warahmatullahiwabarakatuh, hadirin sekalian saya selaku perwakilan pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas kehadiran saudara sekalian di rumah duka, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pada hari minggu pukul 22.30 WIB di Rumah Sakit medika bapak ferdinand jhonson telah berpulang ke Ramatullah. Sebelum pemberangkatan jenazah menuju tempat peristirahatan terakhirnya, marilah kita panjatkan doa agar segala amal pengabdian almarhum diterima di sisi Allah, serta segala kesalahan di ampuni dan mendapat tempat terbaik di sisi Nya. selanjutnya silahkan dari pihak keluarga menyampaikan sepatah dua patah kata"


revan "assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, terima kasih saya ucapkan atas kehadiran bapak-bapak dan ibu-ibu semua yang telah bersedia memberi penghormatan terakhir kepada papa saya, saya meminta maaf atas nama papa saya jika semasa beliau hidup beliau ada salah kepada para hadirin sekalian, apabila papa saya memiliki hutang atau janji atau urusan yang belum selesai dengan papa saya silahkan datang ke rumah menemui saya untuk menyelesaikan semuanya, sekali lagi saya atas nama papa saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh"


pak kyai "baiklah bapak-bapak ibu-ibu yang mungkin masih ada urusan di dunia dengan almarhum silahkan segera menemui ahli waris almarhum, selanjutnya marilah kita berdo'a"


setelah doa selesai jenazah pun di bawa ke ambulans karena memang jarak pemakaman dengan rumah papa ferdinand cukup jauh yakni 20 km karena ini pemakaman keluarga.


🏵️🏵️🏵️🏵️


di pemakaman....


pak kyai "fadhil ikutlah turun nak menemani nak revan"


fadhil "baik abi"


fadhil revan dan alfa pun masuk ke liang lahat untuk menerima jenazah papa ferdinand"


umi Aisyah "bu evilia tahan dulu ya air mata nya, kita memang sedih tapi inilah takdir dan ujian yang harus kita hadapi, ikhlaskan agar mempermudah jalan pak ferdinand menuju surga"


mama evilia "iya umi saya akan mencoba menahan air mata ini"


mama cantika "kan harus kuat ya sayang, jangan nangis papamu pasti akan sedih kalau melihat kamu menangis"


kania "iya ma kania gak nangis lagi"


setelah fadhil revan dan alfa menerima jenazah papa ferdinand, jenazah pun langsung di letakkan di liang Lahat.


fadhil "van lo adzanin dulu jenazah papa"


revan "iya dil"


fadhil "jangan nangis ya van"


revan "gue usahain"


prosesi pemakaman pun usai kini para pelayat sudah mulai meninggalkan pemakaman, di pemakaman hanya tinggal keluarga inti dan sahabat saja.


fadhil "rev baca yasin jangan ngelamun"


revan "iya dil"


pak kyai "ayo baca yasin sama-sama"


mereka pun membaca surah yasin dengan bantuan al-qur'an di ponsel masing-masing.


setelah selesai pak kyai pun membaca do'a dan setelah doa selesai pak kyai mengajak mereka semua pulang.


pak kyai "mari pulang sebentar lagi sudah masuk waktu dzuhur"


mama evilia "saya ingin di sini sebentar saja, dan kalian semua kembalilah ke rumahku ada yang ingin pengacara sampaikan kepada kalian juga.

__ADS_1


papa demian "iya ev kita kesana tapi nanti ya habis dhuhur kita ganti baju dulu sekalian ambil pakaian buat tahlilan nanti"


mama evilia "iya gapapa, terima kasih ya semuanya atas bantuannya" mereka pun hanya menggangguk dan meninggalkan area pemakaman.


mama evilia "fer dunia kita sudah berbeda sekarang, terima kasih sudah membahagiakan ku selama ini dan jadi suami yang baik dan juga ayah yang baik untuk anak-anak, aku berjanji akan menjaga anak-anak dan cucu-cucu kita, selamat jalan suami ku tunggu aku di pintu syurga".


revan "selamat jalan pa, revan janji sama papa akan menjaga mama dan kania dengan baik dan revan juga akan berusaha mewujudkan keinginan papa tunggu kami di surga ya pa"


kania "selamat jalan pa, kania sayang dan Cinta sama papa tapi allah lebih sayang papa, terima Kasih atas kasih sayang papa selama ini, maafkan kania belum bisa bahagiain papa dan mama, kania janji akan belajar agama lebih banyak lagi agar kita bisa berkumpul di surga nya allah".


alfa "selamat jalan pa, terima Kasih sudah menerima alfa apa adanya, revan janji akan mengembangkan perusahaan papa"


revan "sudah ayo pulang sebentar lagi masuk waktu dhuhur"


kania "ayo ma kita pulang"


mama evilia "syasya mana rev?"


revan "syasya tadi mual terus lemas ma jadi di rumah sama anak-anak juga"


mama evilia "yaudah ayo pulang segera kasian syasya"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kediaman angel.....


angel "ada apa ya mas mama evilia minta aku datang ke rumahnya sama kamu juga loh"


fadhil "gatau sayang tapi tadi di pemakaman mama ev juga bilang gitu di suruh ke rumahnya katanya sih pengacara mau bicara apa gitu"


angel "terus gimana? datang nggak enaknya"


angel "baby boy?"


fadhil "titip umi sama abi bentar kan juga ada mbak sita sama mbak Rani kalau twins kita bawa aja"


angel "tapi kesana habis makan siang ya aku lapar, aku siapin makan dulu deh kamu sholat dhuhur bareng yang lain"


fadhil "iya sayang"


setelah makan siang mereka pun berangkat ke rumah mama evilia.


angel "umi abi angel minta tong ya awasi baby boy ada mbak sita sama mbak Rani juga kok"


umi Aisyah "iya nak umi akan jaga baby boy"


afwa "mommy kenapa baby tidak ikut?"


angel "belum boleh sayang"


papa rey "sudah ayo berangkat, besan saya tinggal dulu ya"


pak kyai "iya pak rey, hati-hati di jalan"


angel papa rey dan juga fadhil meninggalkan rumahnya.


angel "mas berhenti di penjual martabak yang depannya bank ya"


fadhil "kamu mau martabak?"

__ADS_1


angel "enggak tapi mau beliin kania dan syasya pasti mereka belum makan"


fadhil "oh gitu, gak sekalian beliin mama ev?"


angel "kalau mama ev aku bawain dong"


fadhil "oh yaudah nanti kita mampir disana"


papa rey "beli banyakan orangnya banyak soalnya"


angel "iya pa pasti"


fadhil "eh sayang martabak bukannya sore ya?


angel "enggak kok, bapaknya itu buka dari jam 10 pagi sampai malam"


fadhil "oh gitu ya, soalnya biasanya tuh sore hari"


di penjual martabak...


angel "pak pesan martabk rasa kari 3, mozarella 3, sama martabak yang spesial 3 juga"


penjual "di tunggu dulu ya neng"


angel "saya tunggu di mobil ya pak"


penjual "iya neng silahkan"


di mobil...


angel "pa mas"


fadhil "dalem sayang"


papa rey "iya sayang ada apa?"


angel "mmm aku tadi malam mimpi"


papa rey dan fadhil "mimpi apa?" ucapnya bersamaan


angel "mimpi ketemu mama dan mama bilang nikahkan papamu nak sama jodoh yang di pilihkan sahabatnya gitu bilangnya, emang papa lagi di comblangin sama siapa?"


afwa "mama ketemu oma sisil?"


angel "silvi sayang bukan sisil"


papa rey "nanti mungkin kamu akan tau jawaban dari mimpimu sayang"


angel "hmm tapi angel penasaran"


papa rey "sabar lah jangan kepo"


afwi "opa mommy kenapa berisik aku gak bisa tidur nih"


angel "maaf ha sayang mommy gak berisik lagi deh"


setelah pesanan martabak selesai mereka pun melanjutkan perjalanan ke rumah mama evilia.


haiii sekarang update nya jam setengah 12 an ya, author akan usahakan update tiap hari meskipun hanya 1 bab, kalau revisi author selesai akan ada double update kok.

__ADS_1


__ADS_2