
di kota k...
papa rey kalang kabut mendapat pesan singkat dari afwa, dia segera mencari istrinya mengelilingi rumah.
bi inah "tuan kenapa tuan seperti gelisah gitu?"
papa rey "saya cari nyonya bi, kemana ya?"
bi inah "nyonya tadi pergi ke rumah non syasya saat tuan tidur"
papa rey "bibi tolong siapkan baju-baju saya dan nyonya untuk 3 hari sekarang ya bi, saya ke rumah syasya dulu"
mang ujang "loh itu tuan kok lari-larian ada apa ya" ucapnya pada dirinya sendiri
papa rey langsung berlari menuju rumah syasya, bahkan saat keluar rumah papa rey yang belum sampai gerbang sudah berteriak meminta mang ujang yang kala itu di pos satpam, setelah gerbang terbuka papa rey segera keluar dan menuju rumah syasya yang tepat berada di sebelah rumah angel.
papa rey "mang diman buka gerbangnya" teriak papa rey
mang diman "iya tuan"
setelah gerbang ke buka papa rey langsung masuk ke rumah syasya yang kebetulan pintu nya sudah terbuka.
papa demian "rey lo kenapa ngos-ngosan gitu"
papa rey "dem lo bilang revan suruh siapkan pesawat lo saat ini juga gue pinjam mau ke kota s"
papa demian "ada apa? kenapa lo panik gitu?"
papa rey "pak kyai meninggal afwa baru saja mengabari"
"inna lillaahi wa inna ilaihi raji'un" ucap syasya, mama evilia, papa demian, mama cantika
papa demian "yaudah lo siap-siap gue siapkan dulu pesawat nya"
papa rey "thanks dem, ayo ma pulang siap-siap tadi bi inah sudah papa suruh siapkan pakaian kita"
mama evilia dan papa rey meninggalkan rumah syasya dan mereka jalan cepat menuju rumahnya.
mama cantika "pa kita ikut sekalian aja yuk, bilangin Satria sama tamara gih"
papa demian "iya ma papa telpon Satria dulu"
syasya "syasya telpon mas revan deh siapa tau bisa ikut"
🏵️panggilan telpon antara papa demian dan papa Satria 🏵️
__ADS_1
papa Satria "hallo dem"
papa demian "sat lo di mana?"
papa Satria "ini di jalan tapi sudah mau sampai gerbang perumahan, ada apa?"
papa demian "ini pak kyai meninggal, gue mau ikut rey ke kota S, lo mau ikut nggak?"
papa Satria "innalilahi wa inna ilaihi raji'un, iya gue ikut dem"
papa demian "lo habis ini langsung ke bandara ya"
papa satria "oke oke gue siap-siap dulu"
🏵️panggilan telpon syasya dan revan🏵️
syasya "assalamualaikum mas"
revan "waalaikumsalam sayang, kangen ya tumben sudah telpon padahal baru aja mas sampai kantor"
syasya "ih pd banget, aku tuh mau menyampaikan kabar kalau pak kyai abi nya kak fadhil meninggal dunia, dan ini papa mama semuanya mau ke kota s, mas ikut tidak? kalau aku mau ikut toh anak-anak libur"
revan "innalillahi wa inna ilaihi raji'un, penerbangan ke kota S 1 jam lagi sayang karena pesawat digunakan dinas ke sana juga kalau mau berangkat sekarang deh biar keburu, mas hubungi asisten mas dulu biar bisa di tunda 20 menitan, kamu siap-siap gih, mas langsung ke bandara ya"
angel "iya mas"
syasya "iya pa, mas revan langsung ke bandara karena sekitar 1 jam lagi pesawat juga terbang ke kota S untuk perjalanan dinas, jadi kita di suruh berangkat sekarang ke bandara"
papa demian "kalau gitu sana suruh anak-anak siap-siap, papa hubungi yang lain, mama juga siap-siap gih bawa baju untuk 2/3 hari saja"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kota S....
para pelayat terus berdatangan ke rumah duka, ucapan turut berbelasungkawa terus terucap dari para pelayat yang hadir dan banyak dari mereka yang mendoakan untuk pak kyai agar masuk surga karena mereka tau kebaikan pak kyai semasa hidupnya.
banyak pelayat yang bilang jika mereka kaget atas meninggalnya sosok kyai dan guru yang meninggal mendadak dan dalam posisi sujud saat sholat shubuh. para pelayat kebanyakan mereka adalah pelayat dari kota S dan warga sekitar pesantren yang mengenal kyai karismatik itu. mereka sangat sedih mendengar kabar meninggalnya sang kyai karena bagi mereka tidak ada kyai yang baik dan pembawaan dakwah nya sesantai pak kyai abdurahman.
sanak saudara pak kyai maupun umi Aisyah sudah mulai berdatangan, mereka juga kaget mendengar kabar bahwa pak kyai abdurahman meninggal dunia karena baru minggu lalu mereka bertemu pak kyai di acara 4 bulanan angel dan beliau dalam keadaan baik-baik saja.
bu Nur (adik sepupu pak kyai) "mbak mas rahman meninggalnya kenapa?"
umi Aisyah "kata nak fadhil mas mu meninggal dalam keadaan sujud dek di rakaan terakhir sholat shubuh"
bu Nur "oh begitu mbak, mbak yang sabar ya, yang ikhlas, mas waktu acara 4 bulanan kemarin berpesan kepadaku mbak kalau mas meninggal aku gak boleh nangis" ucapnya dengan mata berkaca-kaca
__ADS_1
umi Aisyah "iya insyaallah mbak ikhlas dek"
kak fatimah "umi ini ada nyai maryam"
umi Aisyah "nyai maryam terima kasih sudah hadir, maafkan kesalahan suami saya ya nyai"
nyai maryam "sama-sama nyai Aisyah, saya turut berbelasungkawa atas meninggalnya pak kyai, semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi allah swt"
umi Aisyah "amin, terima kasih untuk doanya nyai maryam"
nyai maryam "iya sama-sama nyai Aisyah, oh ya maaf ya saya harus langsung kembali ke pesantren karena hari ini ada tamu para wali santri, maaf tidak bisa mengikuti hingga prosesi terakhir"
umi Aisyah "iya nyai maryam, sekali lagi terima Kasih atas kehadiran nya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kota K...
papa rey mama evilia diantar ke bandara oleh mang ujang, mereka membawa 1 buah koper untuk menginap beberapa hari karena papa rey tau Putri nya pasti sangat sedih kehilangan mertua yang sangat di sayangi nya.
papa rey tidak tau jika papa demian dan papa Satria beserta istri dan syasya beserta anak-anak dan suaminya ikut terbang ke kota S karena memang papa demian tidak bilang kepada papa rey.
baik papa demian dan papa Satria mereka juga sedang dalam perjalanan ke bandara di antar sopir keluarga masing-masing, sedangkan revan sudah tiba di bandara dan di sana sudah ada para staf yang akan kunjungan kerja ke kantor cabang di kota S.
papa demian dan papa Satria beserta keluarga tiba lebih dulu di bandara dan tak lama papa rey dan mama evilia tiba di bandara kota K.
revan "sudah langkap, ayo berangkat Sekarang" ucapnya saat melihat papa rey telab tiba
papa demian "ayo rey, tapi maaf ya ternyata pesawat di gunakan perjalanan dinas ini"
papa rey "gapapa dem yang penting gue sampai di kota S"
papa demian "yaudah ayo kita menuju pesawat"
papa rey "loh lo mau ikut?"
papa demian "iya, Satria juga itu ikut"
papa rey "eh sorry sat gak lihat tadi"
papa Satria "iya gapapa, gue tau lo gak fokus"
papa demian "udah ayo berangkat keburu siang nanti"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
__ADS_1
khusus 20 januari 2021 author akan update banyak episode jangan lupa ya datang lagi besok
janga lupa juga untuk like vote dan komentar nya