Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 94 kedatangan kak rasyid


__ADS_3

setelah sholat magrib angel memasak di dapur untuk makan malam dan tiba-tiba fadhil datang.


fadhil "masak apa sayang?"


angel "gurami bakar sama udang crispy, spaghetti nya besok aja ya kak"


fadhil "iya deh gapapa"


angel “kakak request makanan nggak?"


fadhil "sayur soup aja yang"


angel "tapi gaada bahan soup nya kak, cuma ada wortel sama brokoli"


fadhil "itu aja gapapa yang"


angel "tambah sosis atau makaroni?"


fadhil "dua dua nya aja gimana?"


angel "oke siap"


waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam, angel sudah menyelesaikan masakannya dan dia juga sudah menata di meja makan, setelah selesai memasak angel pergi ke kamar untuk ganti baju sedangkan fadhil duduk di ruang tamu menunggu kakaknya datang.


tak lama bell di apartemen berbunyi, fadhil segera membuka pintu.


kak rasyid "assalamualaikum dek"


fadhil "waalaikumsalam kak, silahkan masuk duduk dulu"


kak fatimah "angel mana dek?"


fadhil "lagi ganti baju, zaidan sini sama om"


zaidan "ndak mau zaidan mau sama tante"


fadhil "yaudah om gak akan kasih jajan nanti"


angel yang sudah selesai ganti baju dia segera turun menuju ruang tamu.


angel "loh kak rasyid dan kak fatimah sudah datang"


kak rasyid "iya dek, apa kabar?"


angel "alhamdulillah baik, mau minum apa kak? zaidan mau minum apa sayang?"


kak rasyid "kopi aja dek kalau tidak merepotkan"


zaidan "zaidan mau jus strobery tante"


angel "oke, kak fatimah apa?"


kak fatimah "samain zaidan aja"


angel "oke, kak fadhil mau dibuatkan minum apa?"


fadhil "jus jeruk aja"


angel "oke, tunggu sebentar ya semuanya"


angel pergi ke dapur untuk membuat minuman sedangkan fadhil asyik bercengkrama dengan kak rasyid dan keluarganya.

__ADS_1


15 menit kemudian angel kembali ke ruang tamu membawa 2 jus stroberi, 1 jus jeruk, 1 kopi, 1 lemon tea ice, dan beberapa kue.


angel "ini minumnya dan ada brownies"


zaidan "tante brownies nya seperti kemarin?"


angel "iya coba aja nanti rasanya dijamin sama"


setelah menikmati minuman dan camilan dari angel fadhil mengajak mereka untuk makan malam.


fadhil "makan malam dulu yuk"


zaidan "zaidan mau udang crispy"


angel "ayo zaidan kita ke meja makan duluan"


sesampainya di meja makan mata zaidan berbinar karena melihat udang krispy dan gurami bakar.


zaidan "zaidan mau semuanya tante"


angel "duduk sini sayang tante ambilkan ya"


kak fatimah "jadi merepotkan kamu ngel"


angel "gapapa kak gak repot kok, tapi maaf ya makanannya hanya ada ini"


kak rasyid "udah cukup kok ini aja"


fadhil "udah cepetan makan nanti ngobrol nya biar bisa lama kak"


setelah selesai makan angel membersihkan meja makan dan mencuci piring di bantu kak fatimah, sedangkan kak rasyid dan fadhil berada di kamar tamu dan zaidan menonton TV.


di dalam kamar tamu...


kak rasyid "iya ini serius"


fadhil "kakak bicara aja ada apa"


kak rasyid "ada masalah yang kakak alami apa kamu bisa membantu?"


fadhil "masalahnya apa dulu?"


kak rasyid "kakak mau pindah ke pesantren tapi takut ngomong sama abi dan umi"


fadhil "umi sama abi pasti seneng kak kalau kakak disana, tapi angin apa yang membuat kakak mau pindah dulu aja disuruh menggantikan abi tidak mau"


kak rasyid "semenjak abi mertua meninggal 6 bulan lalu umi mertua sering membuat istri kakak menangis karena ucapan dan perbuatannya"


fadhil "kenapa bisa begitu?"


kak rasyid "umi mertua itu ternyata bukan ibu kandung fatimah, dia ibu tiri fatimah dia ingin menguasai hak warisan fatimah"


fadhil "apa yang udah umi mertua kakak perbuat?"


kak rasyid "dia menyuruh fatimah membersihkan rumah tanpa istirahat dan juga sering melukai hati fatimah dengan dia membandingkan fatimah dengan adik tirinya"


fadhil "pindah saja kak ke pesantren, sepertinya fadhil juga belum kembali ke pesantren dalam waktu dekat"


kak rasyid "tapi kakak disana gak punya kerjaan dil"


fadhil "hmm, kakak bisa merawat ternak bebek sayur dan petelurku kebetulan pak hamdi sudah tidak bisa lagi mengurusnya"

__ADS_1


kak rasyid "tapi kamu bagaimana?"


fadhil "kakak tenang saja masih ada ternak ayam sayur dan ayam petelur yang saat ini di urus beberapa santri lagian aku juga bekerja di kantor papa mertua, nanti kak rasyid kan juga bisa membantu kak dav mengurus biro umrah dan hajinya yang ada di kota S, usaha kakak yang disana tutup aja buka lagi di kota S, aku malah senang kakak pindah ke pesantren setidaknya abi dan umi ada yang menemani"


kak rasyid "tapi dek lokasinya dimana sapi kakak lumayan banyak"


fadhil "lokasinya minta saran abi saja kak, kalau mau juga masih ada lahan kosong dekat kandang bebek fadhil, lagian di sekitar pesantren belum ada usaha sapi perah, papa mertuaku punya pabrik susu di kota S siapa tau nanti kakak bisa kerja sama menjadi suplier susunya"


kak rasyid "yaudah besok kakak bicara dengan abi, tapi pesantren kan sudah di serahkan ke kamu dil"


fadhil "kak aku gak yakin bisa melanjutkan pesantren abi, istri aku anak tunggal papanya berharap aku jadi penerusnya nanti lalu apa bisa aku juga jadi pimpinan pesantren lebih baik kakak yang melanjutkannya, aku akan bantu bicara dengan abi nanti"


kak rasyid "tapi dek"


fadhil "udah lah kak pokoknya kakak tinggal saja di pesantren, apa kakak sudah bicara dengan kak fatimah kalau mau pindah ke pesantren abi?"


kak rasyid "kakak membujuknya sudah lama dil tapi dia baru mau sekarang saat kemarin kamu nikah sama angel"


fadhil "kalau nanti kak fatimah gak nyaman tinggal di rumah abi kalian bisa menempati rumah kayu ku"


kak rasyid "terima kasih dek sudah mau membantu kakak" ucapnya sambil memeluk fadhil


fadhil "sama-sama kak terima kasih juga dulu kakak mengajarkan ternak ke fadhil sejak tsanawiyah sehingga ternak-ternak itu menjadi ladang rezeki fadhil"


kak rasyid "kamu memang yang terbaik"


fadhil "masih ada yang di bicarakan lagi kak? kalau tidak aku ke kamar ku, ini sudah malam kakak menginaplah disini"


setelah selesai berbincang dengan kak rasyid fadhil berjalan ke ruang keluarga dia menyuruh kakak iparnya untuk masuk ke kamar tamu bersama zaidan, setelah itu fadhil mengunci pintu apartemennya dan mengajak istrinya ke kamar.


sesampainya di kamar fadhil mengunci pintu kamarnya dan angel berjalan menuju ruang ganti begitu juga dengan fadhil, setelah berganti dengan pakaian tidur angel merebahkan dirinya di kasur dan disusul oleh fadhil.


fadhil "sayang, lagi mikir apa?"


angel "lagi mikir ujian besok"


fadhil "udah belajar belum?"


angel "besok aja setelah sarapan"


fadhil "besok pagi kak rasyid mau pulang ke kota S"


angel "cepet banget, ada masalah?"


fadhil "iya, dia minta ijin aku buat tinggal di pesantren"


angel "kenapa bukan ke abi atau umi minta ijinnya?"


fadhil "sebenarnya pesantren itu aku yang disuruh melanjutkan tapi aku sepertinya belum siap jadi pimpinan pesantren dan apalagi papa memintaku untuk melanjutkan usahanya"


angel "yaudah ijinkan saja kak rasyid di pesantren setidaknya umi dan abi ada temannya kak"


fadhil "tapi kak rasyid tidak punya pekerjaan dan tadi aku menyuruhnya mengurus ternak bebek sayur dab bebek petelur milikku apa kamu ikhlas?"


angel "itu milik kakak aku tidak ada hak melarangnya, lagian yang kakak bantu itu saudara kandung kakak sendiri"


fadhil "tapi keuangan kita akan berkurang"


angel "yakinlah allah akan menggantinya kak, lagian kan kakak masih ada usaha kafe, udah yuk tidur aku ngantuk"


fadhil "pintarnya istriku ini, yaudah sini aku peluk"

__ADS_1


mereka pun tidur saling memeluk satu sama lain.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, DAN KOMENTAR NYA YA READERS


__ADS_2