Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 166


__ADS_3

fadhil "papa pengertian kan yang sama mantunya"


angel "udah ah gerah aku mau mandi setelah itu sholat"


fadhil "mandi bareng yuk"


angel enggak mau, kamu mandi di sebelah aja"


fadhil "iyadeh"


setelah mandi angel ke ruang ganti disana hanya ada lingerie dan gaus pesta.


angel "ih papa katanya ada gaun, tapi bener sih ini gaun, gaun pesta yang gak mungkin aku pakai, masa pakai lingerie? ntar dikira menggoda lagi"


angel nampak berfikir sejenak untuk pakain nya.


angel "ah pakai lingerie, terus kimono langsung pakai mukena"


tak lama setelah angel siap dengan perlengkapan sholat nya fadhil ti kamar.


fadhil "udah sholat yang?"


angel "belum imamnya mandi nya lama"


fadhil "hahahaha maaf sayang, tunggu sebentar ya"


angel "ini koko sarung dan kopyah nya"


fadhil "terima kasih sayang"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


setelah selesai sholat magrib dan selesai mengaji mereka melanjutkan untuk sholat isya saat adzan berkumandang.


setelah selesai sholat angel tidak segera melepas mukena yang ia kenakan, fadhil meresa heran dengan istrinya itu tidak biasanya di tetap memakai mukena nya.


fadhil "sayang mukena nya kok gak di lepas"


angel "enggak nanti aja"


angel "bisa gawat kalau di lepas sekarang, mesumnya bisa kumat" ucapnya dalam hati


fadhil "hmm yaudah mau pesan makanan apa?"


angel "nasi padang lengkap 2 porsi buat aku"


fadhil "baiklah"


20 menit kemudian pesanan nasi padang sampai di rumah, setelah mengambil nya dari ojol fadhil segera mengambil piring dan sendok juga air minum ke kamar.


fadhil "sayang ini makan dulu yuk, mukena nya di lepas dulu"


angel "iya" angel pun melepas mukena nya dan dia hanya memakai kimono"


fadhil "kamu belum ganti baju sayang?"


angel "udah"


fadhil "kalau sudah ngapain pakai kimono mandi"

__ADS_1


angel "udah lah mau makan dulu"


fadhil "lepas dulu kimono nya"


angel "boleh asal mas harus janji"


fadhil "hah janji apa coba"


angel "janji kalau mas gak bakal mengganggu makan ku"


fadhil "iya mas gak ganggu, mas beli 4 porsi kok"


angel "baiklah aku buka ya, jangan ngiler"


Gleeekk fadhil melenelan ludahnya dengan kasar saat melihat pemandangan di depannya.


angel "tuh kan ilernya jatuh, sini makanya aku laper"


fadhil "ah ini makan lah yang banyak"


fadhil "astaga istriku ini sengaja menggoda atau bagaimana sih, seksi banget lagi sejak hamil" ucapnya dalam hati


30 menit angel menghabiskan waktunya untuk makan, dia sengaja untuk mengulur waktu makannya karena ingin melihat reaksi suaminya.


fadhil yang miliknya sudah menegang saat melihat istrinya memakai lingerie dan terlihat lebih seksi pun hanya bisa mengusap wajahnya dengan kasar karena dia sudah berjanji tidak mengganggu nya saat makan.


fadhil merebahkan kepalanya di sandaran kursi dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya, angel yang melihat itu sudah bisa menebak jika suaminya sudah menginginkan nya hal itu membuat angel memiliki ide untuk menggoda suaminya.


angel berjalan ke arah sofa dan duduk di pangkuan suaminya, dia memainkan dada bidang suaminya dengan ibu jari nya.


fadhil "jangan menggoda sayang please"


fadhil "pakaian kamu itu loh yang sangat menggoda"


angel "oh kenapa bisa tergoda kan aku pernah pakai juga waktu honeymoon"


fadhil "kamu itu terlihat lebih seksi tau gak sih, kalau gak mau mas terkam jangan menggoda mas begini please"


angel "twins lihatlah abi kalian, abi marah dengan mommy twins"


fadhil "twins abi gak marah sama mommy kok" ucapnya mengelus-elus perut angel


angel "tengokin dong twins nya jangan di elus-elus doang"


fadhil yang mendengar ucapan angel dia segera mencium bibir istrinya dan ******* nya dengan lembut.


fadhil benar-benar tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dia segera menggendongnya tubuh istrinya ke tempat tidur tanpa melepas ciumannya.


fadhil merebahkan tubuh istrinya di ranjang dan segera menarik lingerie yang di pakai angel dan melempar nya ke sembarang arah, setelah itu fadhil juga membuka bajunya dan melempar ke sembarang arah lalu menutup tubuh polos mereka dengan selimut.


lanjutnya kalian bayangin sendiri ya readers....


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


keesokan paginya angel dan fadhil kembali ke rumah utama thompson setelah membereskan kamar yang mereka berantakkan karena olahraga panas mereka.


sesampainya di rumah utama mereka sudah di sambut oleh bi inah dan yang lain.


angel "mang ujang nanti alat tulisnya diturunkan ya, diteras sini aja gak apa-apa"

__ADS_1


mang ujang "baik nona"


angel "bi inah sama yang lain batuin mang ujang dulu ya mindahin alat tulis ke teras"


bi inah "bibi belum selesai buat sarapan non"


angel "biar angel yang melanjutkan"


bi inah "jangan non nanti tuan rey marah"


fadhil "gak apa-apa bi nanti saya yang bantu angel"


bi inah "baik tuan muda"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


setelah selesai memasak angel segera memanggil para asisten rumah tangga sedangkan fadhil memanggil papa rey.


para art yang berjumlah 8 orang itu merasa sungkan saat di minta untu makan bersama di meja makan dengan tuannya.


papa rey "kalian kenapa cuma berdiri, cepat duduk" dan mereka semua akhirnya duduk


angel "ayo cepet makan kita udah ambil loh makanannya"


papa rey "kalau gak mau makan gaji kalian tidak akan saya bayarkan"


karena takut gaji mereka ditahan akhirnya para art mengambil makanan dan berusaha membuang rasa sungkannya.


setelah selesai makan para art membersihkan meja makan.


angel "mbak Rani, mbak sita ayo ikut ke teras bantu aku membagi alat tulis dan memasukkannya ke tas"


mbak sita "baik nona"


mbak Rani "baik nona silahkan nona duluan jalannya"


fadhil "yang mau kemana?"


angel "itu bagi alat tulis sama masukin ke tas aja"


fadhil "yaudah ayo mas bantuin"


angel "ayo ke teras kalau gitu"


angel dan fadhil di bantu dengan beberapa art untuk mengemas alat tulis yang akan mereka bawa ke panti asuhan besok malam.


angel "mamang-mamang gak ingin pulang kampung?"


mang ujang "pengen nona tapi ya bagaimana semenjak nona ke amerika kita gak mau meninggalkanmu tuan"


mang udin "iya nona, lagian tuan juga perlu teman kalau di rumah sendiri apalagi setelah nona kecil pergi"


mbak sita "iya nona, tuan rey sering melamun sendiri setelah nona viona dibawa papa kandungnya jadi kita mengawasi papa nya nona"


angel "terima kasih sudah menjaga papa saat aku dan mas fadhil sedang di amerika"


mang ujang "kita malah yang terima kasih, selama kerja disini gaji kita besar dan dapat bonus lagi dan apalagi nona dan tuan itu sangat baik kepada kami"


mang udin "nona sudah tugas kami untuk menjaga tuan saat nona sedang belajar di amerika, tuan muda dan nona jangan khawatir dengan tuan rey ketika disana karena kami akan menjaga tuan rey sebaik mungkin"

__ADS_1


angel "terima kasih semuanya, kalian memang terbaik"


__ADS_2