
di pesantren rayya
"assalamualaikum ama"
"waalaikumsalam, mau hafalan?"
"iya ama" ucap najwa
"nisa mana?"
"nisa tidak hafalan ama sedang berhalangan"
"baiklah ayo masuk, siapa dulu?"
"najwa ama soalnya harus segera kembali ke kamar karena nisa perutnya sakit"
"baiklah silahkan, kalau begitu nanti ama mengajak rayya saja ke pasar nya kamu jaga nisa saja"
"baik ama"
setelah selesai hafalan najwa langsung ke minimarket membelikan nisa obat nyeri haid dan membeli roti untuk sarapan.
"alhamdulillah murajaah selesai, tunggu sebentar ya ama siap-siap dulu"
"iya ama"
tak lama ama datang dengan gus alif.
"loh gus alif sudah kembali?" tanya rayya
"iya tadi jam 12 sampai"
"oh begitu"
"ayo rayya kita berangkat"
"mau kemana ma?"
"ke pasar"
"biar alif antar kalian jangan naik motor" ucap alif
"baiklah cepat siapkan mobil kalau gitu"
di pasar
"pasar nya hari ini becek apa tidak apa-apa?"
"tidak apa-apa rayya biasa kok ke pasar ma"
"beneran?"
"iya dulu rayya waktu weekend suka ikut bibi di rumah belanja ke pasar atau tukang sayur depan komplek perumahan"
"oh gitu, yaudah ayo kita cari bahan-bahan buat memasak gus alif sudah membawakan rempah-rempah nya dari kairo"
"baiklah ama"
1 jam berkeliling pasar membuat rayya capek dan juga lapar.
"ama aku beli nasi pecel dulu ya kak najwa sama kak nisa pasti belum sarapan"
"baiklah ama beli bubur dulu kalau gitu"
"iya ama"
rayya memesan nasi pecel 3 bungkus dan dia melihat ada lapak penjual jajanan pasar rayya yang tergiur pun akhirnya membeli beberapa jajanan itu.
ama hanum dan alif kaget ketika rayya kembali membawa beberapa kantong plastik ukuran sedang.
"belanja apa nak?" tanya ama hanum
"jajan ama hehehe, ini buat ama" ucap rayya menyerahkan 1 kanyong plastik
"ya allah nak kenapa ama di belikan"
"tidak apa-apa ama terima ya"
"baiklah terima kasih cantik"
"sama-sama ama, disini enak ya ama"
"enaknya gimana?"
__ADS_1
"makanan murah, nasi pecel aja cuma 6 ribu jajanan pasar ada yang 1000 ada yang 500 kalau di kota k nggak ada yang harga segitu paling murah 2000 makanan paling murah pun juga 15 ribu"
"kamu suka banget ya ngemil"
"banget ama, tapi aku nggak gemuk-gemuk" ucap rayya
"iya tetap kecil"
"ini mau kemana lagi ama mumpung keluar"
"kembali ke pesantren saja lif sudah cukup semua kok"
"baiklah"
tiba di pesantren rayya langsung membantu menurunkan barang-barang ama hanum setelah itu barulah dia ke kamarnya.
"nanti jam 10 kesini ya masak makan siang" ucap ama hanum
"baik ama, saya permisi dulu assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
di kamar rayya
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
"kalian sudah makan?"
"belum, belum masak ini masih mau masak dari tadi nisa kesakitan perut nya" ucap najwa
"nggak usah masak ini aku beli nasi pecel di pasar aku nggak tau enak apa tidak yang jelas rame pembeli nya, dan ini tadi di kasih bubur sama ama, kak nisa makan bubur saja" ucap rayya
"ah terima kasih ray" ucap najwa
"sama-sama"
"bangun nis ini bubur makanlah"
"terima kasih kalian mau mengurusku" ucap nisa
"tidak masalah kak, oh ya aku juga beli jajanan pasar nanti makan bersama ya"
"iya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
"kak nisa tidak apa-apa kan kalau di tinggal?"
"tidak. apa-apa sudah baikan kok aku juga mau tidur saja"
"baiklah nis kami ke rumah ama dulu ya" ucap najwa
"iya naj, kalian hati-hati"
di rumah ama hanum
"assalamualaikum" ucap rayya dan najwa
"waalaikumsalam, ayo masuk ama sudah menunggu kalian" ucap ama hanum
"maaf kami lama ama" ucap najwa
"tidak apa-apa, oh ya nisa mana?"
"perutnya masih nyeri jadi dia istirahat ama"
"sudah di bawa ke klinik?"
"nisa tidak mau ama, tapi sudah minum pereda nyeri kok"
"semoga nisa cepat sembuh, kalau begitu ayo kita masak"
"baik ama"
hari ini mereka akan memasak ala timur tengah menggunakan bumbu rempah-rempah yang dibawa alif dari kairo.
2 jam berkutat di dapur mereka berhasil membuat kushari, mombar, dan fattah.
"baunya makan enak ini" ucap aba hasan
"iya ba kami mencoba rempah-rempah yang dibawa alif"
__ADS_1
"ih gitu, kalian sudah sholat dzuhur?"
"sudah aba tadi bergantian"
"baiklah"
"aba ama minta tolong boleh?"
"apa. ama?"
"minta tolong panggilakan alif dan hana beserta fikri ba kita makan siang bersama"
"baiklah"
"ama ini kan sudah selesai kami pamit ya kasian kak nisa sendirian" ucap rayya
"kalian tidak ikut makan bersama?"
"tidak usah ama kami makan di kamar saja"
"kalau begitu ama bungkuskan dulu buat kalian tidak boleh di tolak tunggu sebentar"
"ah tidak usah ama" tolak rayya
"kalian belum masak kan jadi harus di terima"
"baiklah ama"
setelah menerima bungkusan dari ama hanum rayya dan najwa kembali ke kamarnya. sedangkan keluarga aba hasan sedang menikmati hidangan ala timur tengah.
"ini apa ama? usus sapi?" tanya fikri
"iya nak isinya nasi yang dimasak bersama rempah-rempah"
"ah semuanya terlihat enak" ucap hana
"kamu nggak mual?" tanya ama hanum
"tidak rasanya aku malah ingin makan banyak"
"makanlah yang banyak biar cucu aba cepat besar"
"cucu?" tanya alif
"ya adikmu sedang hamil muda"
"wah selamat dek jaga baik-baik kandungan nya"
"iya kak"
"sudah makanlah nak ini ama ambilkan"
"ah terima kasih ama"
"uh enaknya" ucap hana memakan mombar
"ini juga enak dek banyak dagingnya namanya fattah"
"iya aku tau tapi ini sangat enak"
mereka hanya geleng-geleng melihat hana makan sangat nafsu tidak seperti biasanya yang harus di paksa karena sejak dinyatakan hamil dia sering mual ketika melihat makanan.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kota k
"alhamdulillah lancar" ucap athaar
"alhamdulillah dek pihak wo nya siap membantu kamu" ucap afwi
"iya kak, ayo cari makan dulu aku lapar ini"
"kita juga lapar kali dek untuk tadi sudah sholat dhuhur jadi nggak buru-buru ini" ucap afwi
"kak zahra sama Aisyah mau makan apa?" tanya athaar
"aku terserah saja" ucap zahra
"aku juga terserah" ucap aisyah
"dasar perempuan dikit-dikit terserah" gumam afwi pelan
"kita ke rumah makan padang aja kak yang prasmanan mereka biar milih makan apa"
__ADS_1
"baiklah"
mereka ber empat makan di rumah makan padang dan memilih menu sesuai keinginan masing-masing, atthala yang sedang tidur pun di tidurkan di dekat Aisyah kebetulan duduknya lesehan.