
setelah berenang Angel dan teman-temannya saat ini sedang berada di kedai es krim pinggir jalan.
syasya "udah yuk kita pulang sekarang perasaan aku gak enak nih"
kania "kenapa sih sya"
syasya "kayak mau terjadi sesuatu gitu"
Angel "udah berdoa aja semoga semua baik-baik saja"
fira "sebenarnya perasaan gue juga gak enak sih dari tadi kita pergi dari rumah syasya"
kania "jangan bikin parno dong"
angel "udah mending makan es krim lagi"
di tempat Yang tak jauh dari kedai es krim kakak dari tante renita mengetahui keberadaan angel Dan dia segera mengubungi tente renita.
kak feby "halo ren anak tiri kamu ada di kedai es krim jalan xxx"
tante renita "berarti dia di sekitar rumah temennya kak"
kak feby "gue tabrak aja ya tu anak terus nanti Lo jadi semakin gampang dapat harta rey"
tante renita "terserah kakak saja lah, aku ikut semua rencana kakak"
kak feby "baiklah tunggu saja kabar baiknya"
tante renita "oke kak siap"
ditempat lain papa rey Dan Yang lain sudah tiba di rumah demian.
mama cantika "loh kok balik lagi"
papa demian "Angel dalam bahaya ma, dimana anak-anak sekarang"
mama cantika "mereka keluar beli es krim katanya di kedai di jalan depan itu Lo"
papa rey "dem telpon pengawal sekarang" Dan papa demian membuka hpnya
papa demian "ini mereka kasih kabar ternyata, dan benar mereka ber 4 ada di kedai es krim"
papa rey "yaudah suruh awasi mereka baik-baik, sekarang kita harus segera susun rencana"
papa satria "cerai aja udah rey"
papa rey "alasannya? sampai sekarang itu alasan dan buktinya sat"
__ADS_1
papa Ferdinand "Lo jebak ajalah jadi Lo bisa lepas dari wanita itu dan Lo cari Yang lain"
mama cantika "enak banget ya ngomong gitu, nasib viona gimana? dia masih kecil dan masih harus mendapatkan kasih sayang orang tua lengkap"
papa Satria "bukan gitu can, masalahnya si renita itu pengen angel mati untuk menguasai harta rey jadi ya mending pisah dong"
papa demian "gini ma masalah viona itu bisa difikirkan nanti kan rey juga gak tua-tua amat jadi masih bisa lah nikah lagi apalagi hartanya banyak"
papa rey "kalau viona dia pasti bisa tanpa mama nya apalagi dia dekat dengan sita pengasuhnya"
mama cantika "terserah kamu deh rey toh yang jalanin kamu"
papa ferdinand "anak-anak suruh pulang deh persaan aku kok gak enak gini"
dikedai es krim angel dan teman-temannya masih asyik berbincang-bincang untuk acara pernikahan angel.
drrrtt drrrtt
syasya "eh papa gue telpon"
angel "ya di angkat dong sya"
syasya "hallo pa, papa udah sampai kota S?"
papa demian "sudah sekarang kamu pulang papa tau kamu di kedai es krim kan"
papa demian "dua-duanya jadi sekarang segera pulang"
syasya "papa kok gitu sih syasya bukan anak kecil yang harus dipantau terus pa"
papa demian "sudahlah ini demi kebaikan kamu"
syasya "yaudah syasya pulang tapi 30 menit lagi"
papa demian "pulang sekarang atau mobil papa tarik"
syasya "iya-iya syasya dan yang lain pulang sekarang"
papa demian "yaudah hati-hati di jalan jangan ngebut kalo nyetir"
syasya "siap tuan" dan syasya memutus sambungan telpon
syasya "ih nyebelin banget sih papa masa iya ngirim mata-mata buat aku dan sekarang nyuruh pulang lagi"
kania "what... jadi papa dem punya mata-mata buat ngawasin lo?"
syasya "iya dan sekarang kita harus pulang kalau enggak mobil gue ditarik"
__ADS_1
angel "yaudah yuk sekarang pulang, sini gue yang nyetir kalian bayar dulu ice cream nya"
kania "biar gue sama fira yang bayar, kalian berdua ke mobil aja"
angel "yuk sya kita ke mobil"
saat keluar dari kedai es krim angel berjalan lebih dulu menuju mobil yang ada di seberang jalan.
saat angel menyebrang tiba-tiba ada mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi.
"angel awasss" teriak syasya
gubraakkkk
angel terserempet mobil dan banyak darah yang keluar, si pengendara mobil melarikan diri setelah tau banyak darah yang keluar dari tubuh angel.
"angel lo bangun ngel" ucap syasya yang sudah menangis
"angellll" teriak kania dan fira
setelah itu para bodyguard yang mengawasi mereka keluar dari persembunyian dan membawa angel ke rumah sakit.
"non ayo temannya di bawa ke rumah sakit, saya yang antar, non hubungi pak rey" ucap bodyguard
"apa bapak pengawal yang ditugaskan untuk menjaga angel?" ucap syasya
"iya non" ucap bodyguard
dalam perjalanan syasya menghubungi papa rey.
syasya "halo papa rey"
papa rey "sya kamu kenapa kayak nangis gitu"
syasya "angel pa angel"
papa rey "angel kenapa cepat katakan"
syasya "angel keserempet mobil dan sekarang dibawa kerumah sakit anugerah pa"
papa rey "yaudah papa sekarang kesana kamu jaga angel dulu"
papa demian "angel kenapa rey?"
papa rey "angel keserempet mobil sekarang di bawa ke rumah sakit anugerah"
papa Satria "sepertinya mereka bergerak cepat rey"
__ADS_1
mama cantika "udah sekarang ayo ke rumah sakit"