Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 149


__ADS_3

sesampainya di apartemen para wanita segera masuk ke apartemen sedangkan para laki-laki sibuk membawa barang ke apartemen.


setelah semua barang ada di apartemen mereka menunggu kedatangan para orang tua yang katanya masih di jalan.


tak lama para orang tua akhirnya tiba di apartemen.


papa rey "gimana udah semua belanjanya?"


angel "sudah pa"


umi Aisyah "ayo bungkus snack nya kalau gitu"


angel "baiklah umi, mas snack nya tadi mana?"


fadhil "itu yang plastik besar-besar 5"


angel "kalau gitu Ini aku bawa ke dapur dulu deh"


fadhil "sini mas bantu"


fadhil dan angel menyimpan bahan makanan di kulkas.


angel "snack nya beneran 5 macam gapapa?"


mama cantika "gapapa lah 5 juga udah gede-gede gini"


3


umi Aisyah "gapapa nak, anak-anak pasti udah seneng banget"


papa rey "syasya angel kalian istirahat saja, fadhil revan temani istri-istri kalian istirahat"


angel "belum ngantuk pa"


syasya "aku masih pengen disini"


umi Aisyah "sebaiknya kalian istirahat, kalian kan sedang hamil dan tadi udah belanja juga"


akhirnya dengan pasrah angel dan syasya mengikuti saran orang tua, syasya dan revan kembali ke apartemen nya untuk istirahat sedangkan angel dan fadhil mereka pergi ke kamar untuk istirahat.


angel "aku belum ngantuk tau mas"


fadhil "olahraga dulu yuk biar nanti langsung tidur, ingat kata dokter sering berhubungan bisa mempermudah melahirkan"


angel "selalu deh mesum nya kambuh"


fadhil "mesum sama istri sendiri ya gapapa dong, gimana mau ya?"


angel "enggak"


fadhil "nolak suami dosa loh sayang"


angel "kamu ini mas selalu deh gitu"


dengan pasrah akhirnya angel menuruti keinginan suaminya untuk melakukan hubungan intim, saat mendapatkan lampu hijau dari angel fadhil tak menyia-nyiakan kesempatan dia segera mencium bibir istrinya dan mulai pemanasan.


setelah puas melakukan pemanasan fadhil pun melakukan penyatuan, suara desahan angel menjadi semangat fadhil untuk melakukan gerakan, untung saja kamarnya kedap suara sehingga tidak ada yang bisa mendengarkan apa yang terjadi di dalam kamar.


setelah 2 jam permainan fadhil pun mengakhiri permainan nikmat mereka.


fadhil "terima kasih sayang" ucapnya sambil mengecup kening angel


angel yang kecapean dia langsung tertidur dengan pulas dalam dekapan fadhil, meskipun sekarang perut angel semakin membesar fadhil tetap memeluk angel dari belakang saat tidur agar angel tetap nyaman.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


pagi menjelang....


sehabis sholat shubuh angel langsung menuju dapur disana sudah ada umi Aisyah dan kedua kakak ipar nya.


umi Aisyah "loh nak kamu kok kesini, istirahat saja di kamar"

__ADS_1


kak fatimah "iya dek istirahat lah"


angel "udah gak ngantuk umi, umi masak sarapan apa?"


umi Aisyah "nasi goreng telur"


angel "kalau gitu angel nyiapin buat masak nanti aja deh"


kak nafisa "yakin dek gapapa, istirahat aja dulu"


angel "enggak kak aku gapapa"


umi Aisyah "naf kamu temani angel saja ya, biar fatimah yang membantu umi"


kak nafisa "baik umi"


kak fatimah "ini telur dadar apa telur ceplok mi?"


umi Aisyah "telur ceplok aja nak, oh ya nanti kamu siapin sarapan anak-anak ya"


kak fatimah "baik umi"


umi Aisyah dan kak fatimah asyik memasak sedangkan angel dan kak nafisa mereka menyiapkan bumbu-bumbu dan bahan masakan setiap menu.


angel "kak siapin bumbu sosis asam manis"


kak nafisa "kakak gak tau dek belum pernah kamu ajari deh kayaknya"


angel "oh iya, bahannya sosis sapi, bawang putih, bawang bombay, itu aja kak yang di jadiin 1 nanti bumbu lainnya pas di dapur aja"


kak nafisa "udah ni dek, apalagi?"


angel "bumbu rendang deh kak, aku gak tau tapi yang resepnya umi, baru nanti minta diajari hehehe"


kak nafisa "kamu ini dek udah pinter masak masih terus belajar aja"


angel "harus dong kak, kan nanti pengen punya restoran sendiri"


angel "hehehe biar ilmunya ke pake kak, oh ya ini udah aku siapin rempah-rempah buat rebus ayam nya dan sambal matah"


kak nafisa "kakak juga udah selesai kok bumbu rendang nya"


angel "tinggal bumbu bakarnya berarti"


kak nafisa "gak buat capjay dek?"


angel "kakak mau? ada kayaknya bahan-bahan buat capjay"


kak nafisa "enggak deh itu aja cukup"


angel "tambah udang crispy deh kak nanti anak-anak gak mau pedas"


kak nafisa "udang sama tepung nya ada dek?"


angel "ada kok kak"


kak nafisa "buat dikit aja dek, paling cuma anak-anak yang makan"


angel "iya kak"


umi Aisyah "sudah selesai nak?"


kak nafisa "sudah umi"


angel "umi acaranya mulai jam berapa?"


umi Aisyah "kata abi jam 9 pagi nak, terus setelah sholat jumat kita ke panti asuhan"


angel "kalau gitu habis sarapan masak mi"


umi Aisyah "rendang nya harus sekarang, mana bumbu-bumbu nya?"

__ADS_1


angel "kok sekarang mi?"


umi Aisyah "rendang kan butuh waktu 3 jam nak dan sekarang udah jam setengah 6"


angel "lama sekali mi"


umi Aisyah "biar empuk dagingnya"


angel "oh gitu, umi sudah selesai masaknya?"


umi Aisyah "masih di masak kakakmu soalnya umi mau ambil bumbu rendangnya, daging nya sudah di potong?"


angel "kemarin belinya udah potong dadu umi"


umi Aisyah "oh gitu yaudah gapapa"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


Jam 6 tepat mereka semua sarapan....


umi Aisyah "maaf ya cuma nasi goreng dan telur ceplok"


papa rey "gapapa besan lagi pula nanti makan banyak"


pak kyai "nah benar mi"


umi Aisyah "yasudah segera makan, bumil jangan lupa makan yang banyak"


angel "dikit aja mi nanti baru makan buanyak"


papa rey "nanti banyakin kalau masak besan, takutnya kita gak kebagian"


angel "ih papa"


setelah sarapan para laki-laki menata tempat untuk mengaji, mereka menggelar beberapa karpet di ruang tengah, sedangkan para wanita mereka memasak di dapur.


umi Aisyah "nak kamu masak sosis asam manisnya umi gak tau caranya dan bumbu-bumbu nya"


angel "baik umi"


papa rey "di laci bawah ada kompor listrik kalau kurang" ucapnya yang tiba-tiba berada di dapur


angel "ish papa ngagetin aja, di laci yang mana pa? aku kok gak pernah tau"


papa rey "di laci itu nomor 2, itu kompor buat jaga-jaga aja kalau yang ini rusak"


angel "oh gitu, oke pa terima kasih"


papa rey "jangan ambil sendiri kompornya berat, papa panggil fadhil dan kakak nya dulu, kalian siapin tempat, oh ya besan lebih baik tinggalkan mereka memasak dulu ada yang pengen saya bicarakan dengan umi dan pak kyai"


umi Aisyah "baik pak rey"


tak lama fadhil dan kak davian tiba di dapur...


fadhil "kompornya dimana?"


angel "itu di laci nomor 2 kata papa"


fadhil "oh oke, kamu masak apa yang?"


angel "sosis asam manis"


fadhil "makan enak dan banyak nih kayaknya"


kak davian "udah cepet ayo angkat, itu kursi belum di pindahin"


fadhil "iya-iya kak bawel amat sih"


kak nafisa "bisa gak sih gak bertengkar kalau kumpul"


fadhil "suami kakak tuh"

__ADS_1


__ADS_2