Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 243


__ADS_3

sore harinya keluarga papa rey berangkat menuju rumah mama evilia untuk membantu persiapan acara tahlil 100 hari wafatnya papa ferdinand.


angel "pa kita bawa apa nih?"


papa rey "terserah kamu aja nak, jangan lupa bawa camilan juga buat anak-anak biar nanti mereka tenang kalau ikut acara tahlil"


angel "yaudah kalau gitu aku pesan martabak aja ya, terus camilan beli di supermarket"


papa rey "iya nak"


afwi "mommy boleh afwi pilih camilan sendiri?"


angel "boleh dong"


afwi "afwi juga pilihin buat adek athaar ya mom"


angel "adek belum boleh makan selain asi dari mom sayang, jadi nanti beli buat twins dan yang lain saja ya"


afwi "terus kapan adek boleh makan selain asi?"


angel "setelah usia adek athaar 6 bulan sayang"


afwi "kenapa gitu?"


afwa "dek jangan berisik"


afwi "iya bang"


fadhil "twins ayo turun kalian pilih camilan sama abi"


afwa "adek aja bi yang milih"


afwi "abang marah gara-gara adek berisik?"


afwa "enggak dek, abang lagi malas aja, abang nanti ambilin kentang ya"


afwi "iya bang siap, ayo bi"


fadhil "abang beneran tidak ikut?"


afwa "tidak abi"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


tiba di rumah mama evilia twins langsung mengucap salam dan langsung masuk setelah mama evilia meminta nya untuk masuk.


mama evilia "twins kalian bawa apa?"


afwi "bawa camilan oma, buat teman-teman juga"


mama evilia "oh mereka ada di taman belakang kalian langsung kesana aja ya"


twins "iya oma"


angel "mah ini ada camilan juga"


mama evilia "kenapa mesti repot-repot"


angel "ga papa kok ma"


mama evilia "yaudah ayo ke ruang keluarga dulu"

__ADS_1


papa rey "yang lain udah datang ev?"


mama evilia "sudah kok, kalian langsung aja aku ke dapur dulu"


di ruang keluarga.....


papa rey "udah dari tadi nih?"


papa demian "belum kok rey, oh ya besok kita ke rumah angel ya?"


angel "iya datang aja lah pa"


papa Satria "pak kyai dan umi apa kabar ini?"


pak kyai "alhamdulillah baik"


revan "duduk dulu pak kyai dan umi"


papa demian "eh sampai lupa ada pak kyai dan umi, silahkan duduk semuanya"


syasya "umi ajarin syasya ngaji dong"


umi Aisyah "bukannya syasya sudah bisa mengaji ya?"


syasya "sudah sih umi tapi syasya pengen aja ngaji sama umi"


umi Aisyah "besok saja ya di rumah angel"


syasya "iya umi"


revan "kamu ngidam ya sayang?"


syasya "enggak tau tapi pengen aja gitu"


revan "udah kok, tinggal karpet aja yang belum"


fadhil "yaudah ayo di pasang, mumpung anak-anak masih main di belakang"


revan "yaudah ayo lagian udah jam 5"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


acara tahlil di pimpin langsung oleh pak kyai atas permintaan mama evilia dan juga revan dan akhirnya pak kyai pun mengiyakan keinginan mereka.


setelah magrib para tamu undangan telah tiba di kediaman mama evilia untuk memenuhi undangan 100 hari meninggal nya papa ferdinand.


acara tahlil pun berjalan lancar sesuai keinginan pemilik acara.


mama evilia "alhamdulillah acaranya lancar ya"


revan "iya ma alhamdulillah"


kania "oh iya ma, malam ini kania harus pulang ke rumah karena besok mas alfa akan berangkat ke sydney"


alfa "iya ma kita pulang dulu ya soalnya semua barang yang alfa butuhkan ada di rumah"


mama evilia "yaudah kalau memang begitu, kalian pulanglah hati-hati di jalan"


papa rey "aku sekeluarga juga pamit ev"


mama evilia "iya rey, pak kyai sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak"

__ADS_1


pak kyai "iya sama-sama"


mereka semua pun meninggalkan kediaman mama evilia dan menuju rumah masing-masing.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di ruang kerja fadhil....


papa rey "fadhil sepertinya papa akan terjun lagi ke perusahaan"


fadhil "ya gapapa pa, kan nanti fadhil tinggal bantu papa dan papa kembali yang jadi pemimpinnya"


papa rey "kamu tetap pemimpin nya ajalah, papa akan memimpin perusahaan cabang saja"


fadhil "hmm kenapa gitu sih pa, papa di pusat ajalah atau papa yang ngurus resto kita kan santai disana pa, papa tuh katanya mau main sama cucu aja kalau angel tau pasti marah deh pa"


papa rey "papa fikir dulu gitu dil punya cucu usaha serain sama menantu papa main sama cucu-cucu papa apalagi athaar sedang lucu-lucu nya, tapi ya mau gimana papa sebentar lagi punya tanggung jawab lagi kalau dulu kan enggak cuma angel aja tanggung jawab papa dan itupun sudah kamu ambil sejak kamu menikahi nya jadi papa tuh santai gitu"


fadhil "jadi papa kerja lagi buat menafkahi mama evilia?"


papa rey "ya begitulah dil"


fadhil "tanpa papa kerja kan uang mengalir terus pa, papa tuh harusnya istirahat di rumah main sama cucu atau liburan gitu"


papa rey "ya papa pengen nya gitu tapi apa kata orang nanti kalau papa gak kerja? nanti di kira minta kamu lagi"


fadhil "pa ini tuh perusahaan papa loh tanpa papa kerja setiap bulan keuntungan juga mengalir ke rekening papa, malah aku pa yang merasa jadi benalu di keluarga"


papa rey "mana ada kamu benalu orang kamu yang handel perusahaan apalagi kamu punya usaha sendiri juga, kamu bukan benalu fadhil, papa nanti coba bicarakan deh sama angel baiknya gimana soalnya kan papa juga harus tanggung jawab sama istri papa nanti"


fadhil "iya pa, tapi ya sebaiknya papa di rumah sih toh mama juga sudah di rumah lama kan"


papa rey "hmm yaudah nanti kalau gitu papa bicarakan sama angel juga, kamu segera lah ke kamar jangan kerja terus"


fadhil "iya pa, ini juga mau ke kamar kok"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kediaman papa demian....


mama cantika "pa evilia sama rey jadi nikah sebulan lagi?"


papa demian "harusnya sih jadi ma, tapi masih minggu depa kita bahas nya soalnya alfa sama radis juga masih ke luar negeri ya walaupun mereka hanya menantu satria dan menantu evilia sih tapi kan kita sudah seperti keluarga yang utuh gitu"


mama cantika "terus kalau mereka jadi nikah mas mau ngasih hadiah apa?"


papa demian "paket honeymoon ke paris seminggu"


mama cantika "mau dong pa kesana sekalian"


papa demian "boleh aja sih asal jatah terus tiap malam"


mama cantika "otaknya itu loh minta di rukyah apa ya mes*m sekali"


papa demian "ya sama istri sendiri kan wajar ma, oh ya setelah dari paris nanti mungkin rey akan ke dubai atau nggak Jepang tau deh Satria jadi beliin tiket kemana"


mama cantika "kalau kalian siapin tiket aku siapin baju nya deh"


papa demian "kopernya isi aja sama lingerie semua biar rey senang"


mama cantika "ide yang Bagus pa"

__ADS_1


papa demian "yaudah ma istirahat, besok kita ke restoran kan jadwal kita kesana"


mama cantika "iya pa"


__ADS_2