Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 440


__ADS_3

acara 7 hari meninggal nya umi aisyah pun di mulai, tamu undangan sudah mulai hadir di rumah utama, fadhil kak rasyid dan kak davian mereka menyambut tamu sedangkan yang lain mereka mengatur seperda motor.


saat acara bisa-bisa nya rayya membuat ulah dia menaiki motor pergi keluar gerbang pesantren hal itu di lihat langsung oleh alif.


"astagfirullah gadis itu ada acara aja masih sempat kabur" gumam alif


alif segera melapor kepada athaar karena tidak mungkin dia memberi tau orang tua rayya.


"athaar"


"iya kak alif, ada apa?"


"adikmu kabur naik motor"


"astagfirullah kenapa ndak kakak cegah"


"ya mana bisa orang taunya dia keluar gerbang"


"yaudah aku kejar dulu"


"aku ikut, bawa mobil aja biar nanti pulangnya aku yang bawa motor"


"yaudah ayo"


athaar dengan khawatir dia segera mengambil mobilnya, dia dan alif terus melihat keliling jalan hingga di tengah pusat kota dia tetap tidak menemukan rayya.


"kemana sih rayya jangan buat orang khawatir" gumam athaar


"dia ada tempat favorite nggak disini?"


"dia kalau ke sini itu cuma makan pinggir jalan"


"coba aja datengin tempat favorite nya siapa tau dia disana"


"boleh boleh"


dan akhirnya mereka berdua menemukan rayya sedang makan di angkringan.


"astagfirullah adikku enak-enak makan disini ternyata" ucap athaar kesal


"sabar" ucap alif


di angkringan dengan santai nya rayya menikmati segala jenis sundukan dengan di temani es teh manis. tanpa memperhatikan sekitar rayya tetap asyik makan.


"bagi dikit" ucap athaar menyahut makanan yang di pegang rayya


"kakaaakk" cicitnya


"apa"


"kok kakak ada disini ini kan masih waktunya tahlil"


"kakak tuh khawatir sama kamu, jadi pas kak alif bilang kamu keluar pesantren kakak langsung ngejar kamu"


"hmm aku tidak akan kemana-mana kak janji deh nggak balapan janji nggak ke sirkuit kalau malam"


"cepat habiskan kalau kita tiba di pesantren lebih dari jam 7 maka kamu akan kena hukum abi" ucap athaar tegas


"iya iya, bantuin makan kalau gitu, baru aja pesanan selesai di bakar udah datang aja kalian" gerutu rayya


"habiskan sendiri kakak dan alif akan pesan sendiri"


"yaudah terserah"


di pesantren...

__ADS_1


acara tahlil sudah selesai, para tamu undangan sudah meninggalkan tempat acara, para santri juga sudah kembali ke asrama karena karpet sudah selesai di gulung.


"bi rayya sama athaar kok nggak kelihatan? katanya athaar mau pulang"


"entahlah yang orang athaar dari acara nggak ada" ucap fadhil


"kok bisa?"


"ya mana abi tau orang tadi abi jadi penerima tamu"


"tapi anakku alif juga tidak ada kemana mereka" ucap kyai hasan


tak lama alif tiba mengendarai motor milik kak davian.


"lah itu motorku kok sama alif" ucap kak davian


"bukannya motor itu aku taruh garasi" lanjutnya


"astagfirullah alif" gerutu kyai hasan


"assalamualaikum" ucap alif


"wa'alaikumsalam" ucap mereka kompak


"dari mana lif?" tanya bu nyai hanum


"dari kota ama"


"pakai motor siapa?" tanya kyai hasan


"alif nggak tau aba, tadi tuh aku sama athaar mencari adiknya yang kabur naik motor itu, nah itu mereka" ucap alif menunjuk mobil yang baru tiba


"astagfirullah rayya lagi" ucap kak davian


"pantesan motor di garasi bisa keluar sendiri" lanjutnya


"assalamualaikum"


"athaar kamu pulang jam berapa?"


"2 jam lagi take off bi jadi 1 jam lagi athaar berangkat"


"berangkatlah setelah ini antar kyai hasan beserta istri ke hotel, alif biar disini saja"


"lah kok kak alif disini?"


"iya biar nggak ganggu dia" sahut kyai hasan


"hahahaha pak kyai sama juga kayak abi beserta paman ternyata" ucap athaar


"gapapa kan punya istri" sahut kak rasyid


"udah sana siap-siap" ucap angel


"rayyana Aulia agfa thompson cepat masuk rumah" ucap fadhil tegas


"aduh kalau udah nyebut nama lengkap gini aku jadi takut" ucap rayya dalam hati


di rumah fadhil...


"dari mana kamu?"


"dari angkringan bi"


"kenapa kesana sendiri? bukannya abi bilang setelah acara selesai baru kesana"

__ADS_1


"maaf bi habisnya rayya pengen"


"kan bisa nanti bukannya abi sudah bilang nanti sekalian mengantar kyai hasan ke hotel"


"ya habisnya lama rayya kan belum makan jadi lapar trus kesana"


"kan tadi kamu masak" sahut angel


"dihabiskan sama kak athaar dan ustadz alif"


"terus kenapa pakai motor paman tanpa izin? itu tidak boleh rayya kalau pinjam itu ijin dulu"


"kan aku pikir semua repot bi yaudah aku ambil aja motor paman salah siapa garasinya ke buka dan kunci motornya masih nancep"


"sudahlah terserah kamu, malam ini di rumah sendiri abi sama mommy mau nginap aja di hotel"


"haisss kok gitu aku ikut kakak pulang aja deh"


"kamu tetap disini di bawah pengawasan paman rasyid"


"paman dav aja bi jangan paman rasyid"


rayya sangatlah takut dengan ketegasan pamannya itu bahkan rayya lebih takut ke paman rasyid ke timbang abi dan mommy nya.


"tidak ada penolakan" sahut fadhil tegas


setelah ada drama dari rayya fadhil dan angel juga kyai hasan berserta istri mereka berangkat ke hotel untuk quality time tanpa di ganggu anak-anak.


setelah kepergian orang tua dan kakaknya rayya kini tinggal sendiri dan mengharuskan dia menginap di rumah paman rasyid.


"mi bawa rayya ke kamar sana jangan biarkan dia keluar" ucap kak rasyid tegas


"iya abi"


"alif ayo kamu istirahat saja di rumah utama nanti di temani zaidan atau Iqbal"


"saya di asrama saja tidak apa-apa"


"sudah di rumah saja"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di mobil...


"bi athaar turun di hotel juga aja nanti biar diantar sopir atau naik taksi"


"abi antar nanti"


"nggak usah bi abi temani mommy saja aku kan sudah besar ngapain harus diantar"


"ya ya ya sudah besar kalau gitu cepatlah menikah"


"belum ada jodohnya, aku udah tanya kak alif dia punya adik cewek katanya eh udah nikah" ucap athaar


"iya Putri saya memang sudah menikah dan sudah punya anak, atau mau saya carikan kenalan?"


"tidak pak kyai terima kasih"


"kenapa nggak mau di carikan kenalan sih kak" ucap angel


"kan emang sebenarnya athaar belum siap aja, athaar gapapa dilangkahi rayya nantinya"


"kenapa begitu?"


"ya kakak pengen jagain rayya dulu mom soalnya rayya tuh udah merasa kurang kasih sayang dari kakak-kakak nya sejak kakak kembar menikah, jadi ya biar athaar aja yang fokus sama adek"

__ADS_1


"nggak ih mommy nggak mau kakak di langkahi mommy doakan ketika kamu menemukan jodoh rayya juga menemukan jodohnya"


"amin" ucap mereka serempak


__ADS_2