Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 253


__ADS_3

hari ini juga papa rey, papa demian dan papa Satria bertolak ke Indonesia, jika papa rey segera ke Indonesia karena ada berita kurang mengenakkan dari besannya papa sedangkan papa demian dan papa satria memang mereka sudah harus pulang karena memang mereka hanya 4 hari saja di paris.


papa demian "gimana rey sudah ada kabar?"


papa rey "sudah, besan mengalami penyumbatan jantung nya"


papa demian "kamu suruh fadhil bawa pak kyai ke rumah sakit mount elizabeth singapore di sana ada dokter jantung terbaik"


papa rey "masalahnya fadhil gak bisa di hubungi"


papa demian "apa perlu kita langsung terbang ke kota S?"


papa rey "nggak deh nanti aku sendiri saja naik pesawat komersial"


papa satria "kamu ini rey, kita ke kota S langsung gapapa"


mama cantika "atau gini aja pesawat satria biar stand by di bandara kota K nanti kamu langsung berangkat ke kota S kalau gak mau kita temenin"


papa satria "pesawat gue masih bermasalah dan masih proses perbaikan"


papa demian "gini aja kita ke kota S sama-sama dari sini"


mama evilia "sudah mas ngikut aja biar kamu juga tenang"


mereka pun akhirnya mengubah rute perjalanan sehingga pesawat delay 30 menit.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kota S.....


fadhil pov


hari ini aku jalan-jalan bersama keluarga kecilku dan keluarga revan sahabat kami di taman kota, kami bermain dengan gembira namun tiba-tiba saja kakak ipar menelpon ku memberi kabar jika abi masuk rumah sakit.


aku langsung menghubungi pak adit untuk menyiapkan penerbangan ke kota S, aku berangkat saat itu juga bersama keluarga kecil ku, untung saja keluarga istriku memiliki pesawat jet pribadi sehingga tidak perlu menunggu jadwal penerbangan.


aku sampai di kota S menjelang maghrib, kami memutuskan ke pesantren terlebih dahulu karena kasian anak-anak jika di bawa ke rumah sakit, tak lama setelah kedatangan ku di pesantren kak nafisa dan kak davian tiba di rumah.


aku berencana akan ke rumah sakit setelah makan malam, meskipun tidak nafsu tapi kami harus tetap makan dan memastikan kalau anak-anak juga makan.


fadhil pov end


**flashback on


kemarin di kota S**


kak davian "loh kamu di sini dil?"


fadhil "iya baru saja sampai, kakak kok pulang? abi gimana?"


kak davian "iya mau bawain makan malam buat umi sama kak rasyid dan pakaian ganti juga, abi belum tahu bagaimana kondisinya saat ini masih dalam pantauan dokter dan nanti malam akan menjalani beberapa proses pemeriksaan"


fadhil "makan malam masih di buat kak sama angel, kakak istirahat aja di rumah gantian aku aja yang ke rumah sakit"


kak nafisa "baby athaar bisa di tinggal?"


fadhil "bisa kak, aku bawa mbak nya mereka kok"


angel "eh kak, udah pulang, ayo makan dulu kebetulan makanan sudah siap"


kak nafisa "kamu bungkusin buat umi sama kak rasyid ya dek, kita bersih-bersih dulu kalian makan saja duluan sama mbak"


angel "iya kak aku siapkan dulu buat umi dan kak rasyid"


fadhil "sayang buatkan abi bubur ya"

__ADS_1


angel "iya mas sebentar"


setelah makan malam fadhil dan angel pun pamit kepada twins.


angel "twins mommy sama abi ke rumah sakit dulu ya, twins nurut sama bude fatimah dan bude nafisa ya, twins nurut juga sama mbak sita"


twins "baik mom"


afwa "hati-hati di jalan mom abi dan pak de"


afwi "mommy besok pulangkan?"


angel "mommy usahakan pulang ya sayang, kalau mommy sama abi tidak pulang kakak yang nurut sama bude dan mbak ya, twins jaga baby athaar juga ya"


twins "yes mom"


setelah berpamitan mereka pun berangkat ke rumah sakit.


di rumah sakit....


umi Aisyah "rasyid"


kak rasyid "iya mi"


umi Aisyah "apa fadhil sudah tau jika abi masuk rumah sakit?"


kak rasyid "rasyid belum tau mi tadi davian juga tidak menghubungi fadhil"


umi Aisyah "kalau gitu jangan di hubungi ya nak kasian kan jauh, insyaallah abi tidak apa-apa nak"


kak rasyid "iya umi"


tok tok tok


umi aisyah "siapa ya malam-malam"


angel "assalamualaikum" ucapnya ketika pintu terbuka


kak rasyid "eh dek, waalaikumsalam, kamu sendiri? ayo masuk"


angel "sama mereka kak" ucapnya sambil menunjuk fadhil dan kak davian yang sedang berjalan


kak rasyid "yasudah ayo masuk dulu"


angel "iya kak"


kak rasyid "mi menantu umi datang nih"


angel "assalamualaikum umi"


umi aisyah "waalaikumsalam, loh sayang kok di sini?"


angel "iya angel bawakan baju ganti sama makan malam buat umi dan kakak ipar"


umi aisyah "kamu tiba jam berapa nak? anak-anak mana?"


angel "anak-anak di pesantren mi, kami sampai tadi sebelum magrib"


fadhil "assalamualaikum mi"


umi Aisyah "waalaikumsalam nak"


fadhil "abi belum bangun mi?"


umi Aisyah "belum nak, cobalah bicara sama abi siapa tau abi bangun"

__ADS_1


fadhil "iya umi" fadhil pun mendekati brangkar abi nya


fadhil "assalamualaikum abi, fadhil sudah di sini sama istri fadhil kalau anak-anak fadhil ada di pesantren, abi bangun dong biar bisa main sama twins dan athaar, athaar sekarang semakin menggemaskan loh bi"


angel "assalamualaikum bi, ini angel, abi cepat sembuh ya biar bisa main lagi sama cucu-cucu abi"


kak rasyid "sudah doakan saja abi baik-baik saja"


fadhil "pasti bang, umi ganti baju dulu tidak apa-apa habis itu makan"


umi Aisyah "yasudah umi ganti baju dulu"


kak davian "bang gimana?"


kak rasyid "kata dokter nanti habis isya abi akan melaksanakan beberapa tes untuk mengetahui pasti sakitnya abi"


angel "hmm kak bang mas kalau abi di bawa ke singapore saja bagaimana?"


kak rasyid "tapi kita belum tau dek abi sakit apa, hanya perkiraan dokter abi mengalami penyumbatan pada jantung nya"


angel "setelah mengetahui semuanya saja bang, di singapore ada dokter jantung terbaik dan alat medis disana juga lebih baik dari pada di sini, jadi bawa ke singapore aja"


umi Aisyah "siapa yang di bawa ke singapore?"


fadhil "abi mi"


umi Aisyah "kenapa jauh sekali"


angel "mi disana peralatan medis nya lebih lengkap dan ada dokter spesialis jantung terbaik kalau memang apa prediksi dokter benar"


umi aisyah "tapi nak, biayanya pasti mahal"


fadhil "mi insyaallah anak-anak umi sanggup membiayai nya"


kak rasyid "iya mi insyaallah kami sanggup"


dokter "permisi, pasien akan kami bawa untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dulu"


fadhil "tapi abi saya belum siuman dok"


dokter "tidak apa-apa, insyallah kalau sudah tau beliau sakit apa beliau bisa segera siuman karena penanganan yang tepat"


angel "apa boleh salah satu dari kami mengikuti abi dok?"


dokter "boleh mbak tapi 2 orang saja ya"


fadhil "kak rasyid sama kak davian saja biar aku yang jaga umi"


kak davian "yasudah mari dok"


fadhil "sudah mi abi pasti baik-baik saja"


umi aisyah "amin, angel memang athaar tidak apa-apa jika di tinggal?"


angel "tidak apa-apa umi, ada mbaknya sama budenya kok di pesantren dan stok asi nya juga masih ada"


umi aisyah "kalian pasti capek habis perjalanan, pulanglah nak umi gapapa sendiri disini"


angel "enggak umi, kita akan menemani umi, sekarang umi makan dulu"


fadhil "ayo mi makan dulu"


umi aisyah "umi gak lapar nak"


angel "umi harus makan, kalau umi gak makan terus sakit siapa yang jagain abi? umi makan dulu ya")

__ADS_1


umi aisyah "baiklah umi makan"


__ADS_2