
keesokan harinya setelah sholat shubuh angel pergi ke dapur membuat kue bolu dan brownies untuk di bawa ke rumah sakit.
sampai saat ini angel belum tau jika yang sakit adalah viona adik manis kesayangan nya yang ternyata bukanlah adiknya tapi entah kenapa angel sangat ingin membawakan brownies dan kue bolu.
bi inah "nona sedang apa? biar bibi yang masak non, nanti tuan dan tuan muda marah sama bibi"
angel "angel gak masak bi, angel mau buat kue bolu dan brownies, bibi kalau masak ya masak aja"
bi inah "tapi non nanti saya yang kena marah"
angel "enggak bakal bi, udahlah bibi masak aja"
papa rey "bi inah buatkan saya ko... loh ngel kamu ngapain di dapur?"
angel "buat kue dibawa ke rumah sakit nanti, papa tadi minta apa biar angel buatkan"
papa rey "beli aja kuenya nanti kamu capek"
angel "enggak pa angel mau buat, kalau gak boleh angel gak mau ikut ke rumah sakit"
papa rey "yaudah terserah kamu"
bi inah "tuan tadi mau di buatkan apa?"
papa rey "kopi bi, saya tunggu di meja makan"
bi inah "baik tuan"
tak lama bi inah menghampiri papa rey dengan membawa secangkir kopi.
bi inah "ini tuan kopi dan bolu buatan non angel tapi bolu nya masih panas"
papa rey "iya bi terima Kasih, tolong panggil tuan muda kesini ya bi"
bi inah "baik tuan"
tak lama fadhil datang menghampiri papa rey dengan masih memakai baju koko, kopyah dan sarung.
fadhil "ada apa pa?"
papa rey "lah kamu belum ganti baju dari subuh tadi?"
fadhil "belum pa tadi masih ngaji dan mau sholat dhuha dulu"
papa rey "yaudah kamu sholat dulu sana, habis itu ganti baju dan kesini lagi"
fadhil "baik pa"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah sholat dhuha fadhil kembali ke meja makan tempat dimana papa rey berada.
fadhil "ada apa pa tadi?"
papa rey "papa minta tolong beliin boneka beruang yang gede"
fadhil "baiklah pa fadhil berangkat dulu"
papa rey "memang ada toko buka? masih jam 7"
fadhil "ada mall 24 jam pa, fadhil coba kesana gak jauh kok 25 menit sampai"
papa rey "baiklah hati-hati"
__ADS_1
fadhil "iya pa, oh ya aku kok gak lihat bumil pa, kemana dia?"
papa rey "buat kue di dapur"
fadhil "oh yaudah fadhil berangkat dulu pa"
papa rey "ya, nanti boneka nya taruh bagasi aja"
fadhil "iya, assalamualaikum"
papa rey "waaalalikumsalam"
1 jam kemudian fadhil sudah kembali ke rumah dan dia sudah mendapatkan boneka pesanan papa mertuanya dan ditaruh di bagasi.
angel "mas dari mana?"
fadhil "keluar sebentar tadi kenapa?"
angel "enggak apa-apa, kenapa gak pamit?"
fadhil "tadi udah pamit papa, memang papa gak bilang? soalnya mas tadi buru-buru dan mas gak tau kamu dimana"
angel "yaudah ayo sarapan dulu"
fadhil "iya sayang"
setelah semuanya sarapan mereka semua pergi meninggalkan kediaman thompson.
para asisten rumah tangga menaiki mini bus sedangkan papa rey fadhil dan angel menaiki mobil yang tadi di gunakan fadhil.
sesampainya di rumah sakit angel fadhil dan para art mereka mengikuti papa rey.
mereka semua tiba di ruang vvip di rumah sakit tersebut, papa rey langsung masuk dan di ikuti yang lain.
papa rey "ya sayang papa datang, lihatlah sesuai janji papa, papa datang lagi membawa semua art dan juga kakak angel"
angel "jadi yang sakit nana?"
papa rey "ya sayang"
angel "nana kakak rinduuuu" ucapnya memeluk sang adik
viona "nana juga rindu kaka tapi nana gak bisa ketemu kaka sama papa, nana sakit aja terus biar bisa ketemu papa dan kaka"
fadhil "nana harus sembuh dong nanti siapa yang menemani kakak angel bermain dengan adik bayi kalau nana sakit? nana harus sembuh 2 minggu lagi adik bayi akan keluar dari perut kakak angel"
viona "benarkah adik bayi akan keluar"
angel "iya makanya nana harus cepat sembuh, ini bolu sama brownies kesukaan nana bukan? di makan ya biar cepat sembuh"
viona "iya kakak, kaka apa aku boleh tinggal sama kakak?"
pak fabian "loh kenapa nak? viona harus tinggal sama daddy"
angel "iya nana harus tinggal sama daddy nya nana"
viona "nana gak ada teman main disana, kalau nana iku kaka pasti banyak teman mainnya"
angel "nana sebentar lagi kamu sekolah sayang tidak bermain terus"
viona "tapi nana pengen main sama mbk sita, bibi nah, mbak Ratna, mang ujang, mang udin, mbak santi, mbak ina, pak Imam dan yang lain"
mbak sita "nona kecil pengen main dengan mbak sita?"
__ADS_1
viona "iya"
mbk sita "nona kecil harus sembuh dulu baru bermain ya"
viona "aku gak mau sembuh, kalau sembuh aku gak boleh ketemu kalian huaa huaaa"
pak fabian "viona sayang dengerin daddy, nana boleh main kok ke tempat papa tapi sepulang sekolah saja ya dan sore nya pulang lagi ke rumah daddy"
viona "ndak mau aku mau tinggal dengan papa"
papa rey "sayang nana tinggal sama daddy ya kan tetap bisa main ke tempat papa"
viona "tapi nana pengen tinggal di tempat papa"
pak fabian "yaudah kalau weekend atau daddy keluar kota nana boleh tinggal di rumah papa"
viona "daddy tidak bohong kan?"
pak fabian "iya sayang daddy tidak bohong"
papa rey "udah kan nana boleh nginap di rumah papa, sekarang papa dan kakak juga yang lain pulang ya"
viona "gak boleh nana maunya dijaga kalian"
angel "kakak capek na berdiri terus"
viona "kakak duduklah di sofa"
angel "enggak mau kakak mau pulang aja"
viona "huaaa papa kaka jahat gak sayang nana lagi"
fadhil "usilnya kambuh nih" ucapnya menoel pipi angel
angel "pengen liat dia nangis aku tuh"
papa rey "kebiasaan tau gak jahil sama adiknya"
fadhil "nana diem ya kakak gak pulang kok tuh lihat kakak duduk di sofa kan"
papa rey "nih papa bawain boneka beruang besar tadi"
viona "terima kasih papa"
papa rey "sekarang nana mau main sama siapa?"
viona "sama semuanya"
papa rey "yaudah kalian temani nona kecil bermain"
setelah puas bermain dengan para art nana pun tidur pulas di brangkar rumah sakit.
setelah nana tidur papa rey dan yang lain pun berpamitan untuk pulang, ditengah perjalanan mereka berhenti di masjid untuk melaksanakan sholat dhuhur, setelah sholat mereka kembali ke mobil.
papa rey "makan siang dulu yuk"
angel "makan sate yuk"
papa rey "emang udah buka?"
angel "udah mestinya buka nya kan jam 11 siang"
papa rey "yaudah kita makan sate, kalian ikuti saja mobil saya"
__ADS_1