
"sayang mau sate dimana?" tanya afwi
"terserah asal masih buka saja pedagangnya mas"
"coba ke taman kota aja ya biasanya ada"
"boleh"
"kamu tidur dulu tidak apa-apa yang kamu pasti capek"
"nanti saja kalau sudah makan"
"baiklah"
kini afwi dan zahra tiba di taman kota dan kebetulan penjual sate masih ada disana tetapi zahra sudah tidur.
"sayang bangun ayo turun dulu ini sudah sampai"
"eugh ngantuk"
"sate nya jadi tidak? pulang aja ya"
"jadi"
"yaudah ayo turun hmm itu penjualnya keburu pergi"
"iya ini bangun" ucapnya sambil membuka pintu mobil
"pak satenya 3 porsi ya dimakan sini" ucap afwi
"4 porsi sekalian gimana mas? tinggal 4 porsi ini" ucap penjual sate
"yaudah boleh"
"duduk sana yang kamu tunggu sate nya ya mas mau beli makanan lain dulu, kamu mau apa lagi"
"aku pengen lontong mau tak makan sama sate mas"
"disini ada kok neng lontong nya, ini tinggal 5 biji" ucap istri penjual sate
"yaudah itu sekalian ya bu"
"iya mas"
"mas pesan martabak dulu ya mas pengen martabak telur"
"iya deh tapi langsung balik kesini"
"iya sayang"
15 menit afwi baru kembali ke tempat penjual sate disana afwi sudah melihat zahra yang mood nya hilang.
"maaf lama sayang"
"kemana saja" ucap zahra ketus
"beli ini minuman boba, sama beli martabak telur terus sama leker, jangan marah dong mas tiba-tiba pengen makan juga hmm"
"ini sate nya mas mbak" ucap penjual
"terima kasih ya pak" ucap afwi
"banyak sekali mas"
"iya tadi mau beli 3 porsi tapi kata bapaknya di suruh beli 4 porsi karena tinggal itu saja"
"owh gitu"
"makan gih keburu dingin nanti"
"mas nggak makan?"
"mas nunggu martabak saja"
"baiklah"
"permisi mau ngantar martabak sama leker mas"
"oh iya makasih ya mas" ucap afwi ramah
"sama-sama kalau gitu kami permisi"
"iya silahkan"
tak lama datanglah sepasang suami istri yang tiba di tempat afwi dan zahra makan.
__ADS_1
"pak sate nya masih?"
"habis mas"
"yah istri saya ngidam pak satu porsi aja"
"habis mas ini saya sudah bersih-bersih"
"sayang boleh nggak yang satu porsi buat mereka?" tanya zahra
"kamu yakin nggak kurang yang?"
"nggak sayang"
"boleh kok kasihkan saja"
"tapi mas saja yang ngasih"
"baiklah, mas ini satu porsi buat istrinya" ucap afwi
"beneran mas?"
"iya mas"
"terima kasih banyak ya mas, berapa saya ganti"
"tidak usah mas makan saja buat baby nya"
"terima kasih banyak ya bos afwi" ucap perempuan itu
"kamu kenal yang?" ucap laki-laki itu
"itu bos aku yang tapi beliau di kantor pusat"
"oh kamu karyawan di thompson group ya? sudah cuti belum?"
"belum bos baru juga 5 bulan"
"kan boleh cuti satu tahun bagi yang mengandung"
"tidak bos kandungan saya baik kok dan alhamdulillah saya tidak lemas jadi masih bisa bekerja"
"baiklah terserah kamu saja, selamat ya atas kehamilan nya"
"iya sama-sama"
"makan disini saja mbak" ucap zahra
"tidak usah bu bos saya mau makan sambil naik ayunan soalnya"
"baiklah kalau begitu" ucap zahra
"kami permisi ya pak bos bu bos"
"ya hati-hati"
"tadi karyawan mas?"
"katanya iya mas juga nggak tau mas nggak hafal karyawan mas selain yang di kantor pusat kalau kantor cabang paling ya manager atau ketua team nya baru kenal"
"oh gitu"
"makan lagi gih, oh ya kuliahmu mau cuti atau terus"
"online bisa nggak mas?"
"boleh nanti mas yang akan mengurusnya, tapi jangan capek-capek ingat baby nya ada 2"
"iya janji nggak capek tapi tetap boleh ya masak aku mau suamiku makan masakanku"
"boleh tapi biarkan di bantu bibi dan setelah masak gak boleh bersih-bersih tapi langsung istirahat"
"siap bos"
"mau martabak telur ini nggak? pedas rasanya"
"emang ada rasa pedas?"
"ada ini makannya mas tadi coba ini menu baru katanya sama ini daging mozarella cobain deh"
"enak" ucap zahra menyuapkan martabak telur pedas
"makan lagi boleh kok yang"
"bungkus buat orang rumah mas tapi tanya dulu udah tidur belum" ucap rayya
__ADS_1
"iya sayang mas telpon rayya habis ini"
di rumah keluarga fadhil
"bi kok masih disini" tanya rayya yang melihat abinya masih di ruang keluarga
"iya nungguin mommy buatin teh kamu mau kemana hayoo"
"enggak kemana-mana bi"
"yakin? mau balapan nih pasti orang bawa jaket gitu"
"nggak aku mau nyusul kakak afwi di taman kota bi"
"gak boleh tetap di rumah kalau mau jajan titip saja sama kakak" ucap angel tegas
"ada apa nih?" tanya athaar
"itu rayya mau pergi"
"jangan boleh bi hari ini ada balapan liar di jalan cempaka" ucap athaar yang langsung pergi
"adek cuma mau nyusul kak afwi bi beneran deh"
drrrtt drrrttt
"nih bi kak afwi telpon adek"
"coba angkat dan loudspeaker" ucap fadhil
"assalamualaikum kak"
"waalaikumsalam dek"
"afwi kamu nyuruh rayya menyusul ke taman kota ya?" tanya fadhil
"tidak bi ini kakak telpon mau tanya ada martabak varian daging pedas dan daging mozarella mau tidak kalau mau kakak bawakan"
"mommy mau" sahut angel
"siap mom, adek emangnya bilang mau kesini bi?"
"iya katanya mau nyusul kamu"
"kakak nggak minta dia kesini bi lagipula ini sudah malam masa iya kakak nyuruh rayya nyusul sendirian" ucap afwi
"eh jangan boleh bi kalau gak salah hari ini ada balapan liar di jalan cempaka dia jangan boleh pergi"
"iya tadi athaar juga bilang begitu"
"adek tadi kan baru aja di bilang jangan balapan lagi masa sekarang mau balapan, jangan ya adek cantik nanti kalau di tangkap polisi kan malu-maluin abi sama mommy dan keluarga calon suamimu masa calon ibu nyai ketangkep polisi gara-gara balap liar"
"nggak balapan cuma lihat kok"
"jadi bener kan mau kesana"
"hehehe"
"yaudah bi kakak beli martabaknya dulu assalamualaikum"
"waalaikumsalam pulangnya hati-hati"
"iya bi"
"rayya masuk kamar ganti baju sana" ucap fadhil
"iya bi"
"loh rayya mana bi?" tanya athaar
"ke kamar kak, kok ambil minum di dapur emang di kamar habis?"
"iya bi habis lupa ngisi tadi"
"oh gitu yaudah sana balik"
"mau nunggu martabak kakak aku"
"kamu tau?"
"taulah dia posting martabak telur daging mozarella tadi dan aku sudah pesan"
"ya tapi itu minumnya bawa ke kamar dulu sana, bilang sama istrimu kalau kamu kesini nunggu kak afwi" ucap angel
"iya mom siap"
__ADS_1