
hari ini papa rey dan mama evilia ingin kembali ke Indonesia bagi mereka 3 hari di paris sudah cukup untuk liburan. namun saat papa rey meminta pak Adit untuk mengatur penerbangan pesawat jet milik nya pak Adit bilang jika pesawat jet berada di kota S dan fadhil pun meminta untuk pesawat tetap di stand by kan di bandara kota S.
flashback on
kemarin malam waktu paris papa rey menelepon pak Adit.
papa rey "hallo adit"
pak adit "hallo tuan, apa kabarnya?"
papa rey "alhamdulillah baik dit, saya mau minta tolong sama kamu dit"
pak adit "iya tuan mau minta tolong apa?"
papa rey "saya minta di jemput dong pakai jet saya, kalau bisa besok siang sudah ada di paris"
pak adit "maaf tuan tapi tuan muda meminta pesawat nya stand by di bandara kota S"
papa rey "loh ada apa? bukannya waktu saya berangkat pesawat di kota K?"
pak adit "benar sekali tuan tetapi keesokan harinya tuan fadhil meminta saya untuk menyiapkan penerbangan ke kota S saat itu juga dan meminta untuk pesawat tetap stand by di bandara kota S"
papa rey "apa perusahaan ada masalah dit? sampai-sampai dia terburu-buru?"
pak adit "tidak ada tuan, perusahaan baik-baik saja"
papa rey "yaudah dit saya cari tau lewat revan saja"
pak adit "baik tuan"
flashback end
di kamar hotel mama evilia dan papa rey...
mama evilia "mas sudah hubungi revan?"
papa rey "belum tadi malam gak aktif nomor nya"
mama evilia "coba sekarang mas, siapa tau kemarin baterai nya low"
papa rey "yaudah aku coba hubungi revan ya"
panggilan pun terhubung....
papa rey "assalamualaikum rev"
revan "waalaikumsalam pa"
papa rey "papa gak lagi ganggu kamu kan?"
revan "enggak kok pa, ada apa?"
papa rey "kamu tau fadhil kemana nggak?"
revan "oh fadhil, kemarin revan mengantar nya ke bandara mereka mau ke kota S"
papa rey "mereka? angel juga ikut?"
revan "iya pa sama anak-anak nya juga"
papa rey "kok mereka gak ngabari papa?"
revan "mungkin lupa kali pa soalnya mereka buru-buru, ada apa pa cari fadhil papa sama mama baik-baik aja kan?"
__ADS_1
papa rey "papa sama mama baik van, jadi gini kemarin malam papa menghubungi pak adit untuk menyiapkan jet papa sama mama mau pulang rencananya tapi pak adit bilang fadhil meminta pesawat tetap stand by di kota S, papa bingung sebenarnya ada apa gitu soalnya kata pak adit fadhil mintanya dadakan"
revan "iya pa memang kemarin fadhil juga buru-buru soalnya pesawat akan take off 2 jam lagi gitu kata pak adit sementara kita masih di taman kota dan belum ada persiapan sama sekali jadi memang serba dadakan"
papa rey "kamu tau nggak kenapa sampai buru-buru gitu?"
revan "kata fadhil abinya masuk rumah sakit gitu aja pa gak jelasin sampai detail"
papa rey "innalilahi, yaudah van kalau gitu papa balik baik komersial lagi saja"
revan "bareng-bareng sama papa demian aja pa soalnya pesawat jet nya udah dari kemarin sore berangkat ke paris"
papa rey "yaudah kalau gitu, makasih ya van infonya, baik-baik di rumah"
revan "iya pa"
panggilan berakhir...
mama evilia "ada apa mas?"
papa rey "pak kyai masuk rumah sakit, aku mau ke kamar demian kamu mau ikut nggak?"
mama evilia "ngapain lagi kesana?"
papa rey "mau tanya balik kapan kalau masih besok kita pulang naik komersial gak apa-apa kan?"
mama evilia "iya ga papa kok mas"
papa rey "ikut nggak nih?"
mama evilia "enggak mas, aku beresin oleh-oleh ini saja"
papa rey "yaudah mas keluar dulu"
di kamar papa demian...
mama cantika "pa bukain sana siapa yang ketuk pintu"
papa demian "iya ma" papa demian pun membuka pintu.
papa demian "eh elo rey, ada apa? masuk masuk"
papa rey "lagi ganggu ya?"
papa demian "enggak kok"
mama cantika "oh kamu rey tamu nya"
papa rey "iya can, sorry ya ganggu"
mama cantika "enggak kok, aku tinggal packing kalian ngobrol aja"
papa rey "iya can"
papa demian "ada apa rey?"
papa rey "lu balik kapan?"
papa demian "nanti habis makan siang, kenapa?"
papa rey "nebeng boleh nggak?"
papa demian "kan lu masih 3 hari lagi harusnya disini rey, lagian tiket nya pulang pergi kok aku beliin nya"
__ADS_1
papa rey "bukan gitu, tapi gue harus ke kota S besan gue sakit dan sampai sekarang baik angel maupun fadhil belum ada yang bisa di hubungi dan mereka sudah di kota S"
papa demian "siapa yang sakit? pak kyai atau umi? yaudah balik aja sama kita, lo beres-beres aja"
papa rey "pak kyai dem, yaudah gue balik ke kamar ya makasih sebelumnya"
papa demian "iya sama-sama, nanti makan siang di bandara aja ya"
papa rey "iya dem"
mama cantika "rey udah balik pa?"
papa demian "udah ma, rey juga ikut balik sama kita"
mama cantika "loh kenapa?"
papa demian "pak kyai sakit katanya dan angel sama fadhil belum bisa dihubungi mereka juga sudah di kota S"
mama cantika "innalillahi, semoga cepat sembuh pak kyai nya"
papa demian "amin ma, ini masih kurang apa yang di packing? biar papa bantu"
mama cantika "udah selesai kok mas tinggal nanti bawa ke bawah saja"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kota K...
syasya "papa kenapa mas?"
revan "menanyakan fadhil kenapa ke kota S"
syasya "itu doang?"
revan "enggak sih, papa tadi bilang angel dan fadhil belum ada yang bisa di hubungi, dan pesawat jet papa di minta stand by di kota S sama fadhil, papa jadinya kepikiran gitu ada apa"
syasya "eh iya mereka belum ada kabar ya"
revan "yaudah kamu yang mandi dulu mas ke ruang kerja sebentar"
revan pun melacak keberadaan fadhil dan angel di ruang kerja. posisi fadhil saat ini sedang berada di rsud kota S. revan akhirnya menyuruh pak irsyad pimpinan hotel di kota S untuk mendatangi rumah sakit tersebut.
tak lama ponsel revan berdering, panggilan masuk dari pak irsyad.
revan "bagaimana pak irsyad?"
pak irsyad "tuan fadhil benar berada di rumah sakit ini tuan, saya lihat mereka sedang berada di depan ruang icu"
revan "pak irsyad tanya tidak abinya fadhil sakit apa?"
pak irsyad "saya tidak tanya tuan tetapi saya sempat mendengar perkataan dokter jika pak kyai abdurahman jantung nya mengalami penyumbatan"
revan "astagfirullah, baiklah terima kasih pak rasyid sudah membantu saya"
pak rasyid "iya tuan sama-sama"
revan yang mengetahui hal itu dia langsung menghubungi papa rey.
revan "hallo pa"
papa rey "ya van, gimana ada kabar?"
revan "posisi fadhil di rsud kota S pa, dan pak kyai mengalami penyumbatan di jantung nya"
__ADS_1
papa rey "astagfirullah, baiklah van papa nanti akan ikut pulang, terima kasih ya nak informasi nya"
revan "iya pa sama-sama, papa sama mama hati-hati di jalan"