
hari demi hari berlalu kini tiba saat nya fadhil dan keluarga harus kembali ke kota K untuk kembali ke rutinitas masing-masing.
almira dan zaidan sudah kembali ke kairo karena pengajuan penelitian almira di terima dan zaidan harus sidang minggu depan.
afwa "uti jaga diri baik-baik ya, jaga kesehatan uti nanti abang janji akan kesini lagi sebelum athaar berangkat ke Malang"
afwi "iya uti harus jaga kesehatan uti ya"
athaar "uti kami pamit ya uti harus jaga diri baik-baik"
umi Aisyah "insyaallah uti akan jaga diri baik-baik, kalian sekolah yang rajin dan sungguh-sungguh ya nak"
fadhil "mi kami berangkat dulu ya, umi jaga kesehatan umi, kalau ada apa-apa hubungi angel atau fadhil"
umi Aisyah "iya nak, maaf ya umi tidak mengantar kalian keluar"
angel "tidak apa mi, doakan kami agar selamat sampai rumah"
umi Aisyah "amin, jaga kandungan kamu baik-baik ya nak"
angel "iya umi"
angel "kak naf, kak fat angel balik dulu ya, titip umi"
kak nafisa "iya dek"
kak fatimah "insyaallah kami akan menjaga umi dek"
mereka ke bandara di antar oleh kak rasyid dan kak davian.
fadhil "kak dav kak rasyid aku titip umi ya, maaf aku tidak bisa membantu merawat umi"
kak rasyid "dek sudahlah kita saling membantu saja jika kakak dan davian hanya bisa menjaga umi tapi kamu dek yang memberi umi materi setidaknya kita saling membatu untuk menjaga umi setelah kepergian abi"
kak davian "iya dek kita saling bekerjasama saja saling melengkapi"
angel "kak tapi kan kita tetap tidak bisa menjaga umi"
kak rasyid "dek lagian nanti kalian kesini kan sebulan sekali jadi kalian bisa merawat umi nanti"
angel "nanti paling kalau udah hamil 8 bulan sama mas fadhil gak diajak kesini kak"
kak rasyid "ya nanti setelah masa idah umi selesai umi biar nginap di rumah kalian tapi kalau umi mau"
kak davian "sudah sampai ayo turun"
afwa "paman jangan lupa ya main ke rumah"
kak rasyid "iya nanti paman main kalau adikmu lahir bang"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah menempuh perjalanan beberapa jam mereka pun tiba di bandara kota k dan yang menjemput adalah papa rey sendiri.
angel "assalamualaikum pa"
papa rey "waalaikumsalam"
fadhil "kok papa sendiri yang jemput? mang ujang kemana pa?"
papa rey "di rumah, papa memang sengaja jemput kalian sendiri"
athaar "opa aku lapar"
papa rey "makan di rumah ya athaar, kasian oma tadi sudah masak banyak"
athaar "beli jajan deh yang bisa ganjal perut"
angel "athaar bukanya tadi sudah makan?"
athaar "tapi lapar mom"
afwa "halah bilang aja mau minta telur gulung dek pake gaya lapar segala"
afwi "tau nih padahal tinggal bilang beli telur gulung pake pura-pura lapar"
athaar "ah abang kalian jangan buka kartu dong"
fadhil "sudah sudah athaar mau beli di mana?"
athaar "yang dekat masjid itu loh bi"
fadhil "tapi kan orangnya gak selalu ada disana sayang, orangnya kan keliling jualannya"
athaar "kalau gak ada ya kapan-kapan lagi gapapa bi"
fadhil "kalau gak ada gak boleh sedih ya?"
athaar "iya bi"
papa rey "yaudah ayo ke mobil"
fadhil "biar fadhil yang nyetir pa"
papa rey "gak capek kamu?"
fadhil "nggak kok pa, kan tadi di pesawat tidur"
mereka pun melakukan perjalanan pulang melewati sebuah masjid yang pernah ada penjual telur gulung yang athaar inginkan.
fadhil "dek gak ada nih penjualnya"
athaar "yaudah bi pulang aja"
fadhil "jangan sedih ya dek, nanti abi buatkan deh di rumah"
athaar "beneran ya bi"
fadhil "iya tapi nanti malam ya"
athaar "baiklah bi"
setelah menempuh perjalanan hampir 1 jam mereka pun tiba di rumah angel dan fadhil aa, mereka di sambut oleh mama evilia.
mama evilia "wah sudah datang, ayo masuk oma sudah masak banyak buat kalian"
afwa "ada cumi tidak oma?"
mama evilia "ada sayang, yuk makan dulu"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
__ADS_1
malam hari nya setelah makan malam....
athaar "bi katanya mau buatin telur gulung?"
angel "sayang abi nya capek loh"
athaar "tapi abi sendiri yang bilang mom"
fadhil "abi buat kan dulu, siapa yang mau?"
angel "buat dikit aja bi anak-anak pasti sudah kenyang"
afwa "yang banyak bi"
fadhil "kalau abi buatkan banyak harus di habiskan"
"siap abi" jawab mereka kompak
fadhil pun bergegas ke dapur untuk membuatkan telur gulung permintaan anak-anak nya.
bi inah "aden buat apa? biar bibi bantu"
fadhil "tidak usah bi, bibi istirahat saja di paviliun saya cuma buat telur gulung permintaan anak-anak kok"
bi inah "masih jam segini belum ngantuk den hehehe, ada buat minuman tidak den?"
fadhil "fadhil nggak tanya tadi bi, coba bibi tanya deh mereka di ruang keluarga lt 2"
bi inah "baik den, kalau gitu bibi ke atas dulu"
fadhil "iya bi"
tak lama bi inah kembali ke dapur.
fadhil "mereka pesan minum bi?"
bi inah "iya den, pesan jus jeruk"
fadhil "istri saya pesan apa bi?"
bi inah "tadi cuma pesan minta di buatkan susu hamil tapi aden yang buat dan di kasih es batu"
fadhil "yaudah nanti biar saya buatkan bi"
bi inah "aden mau di buatkan apa?"
fadhil "nanti saya buat sendiri aja bi, ini sudah hampir selesai kok bi, bibi buat pesanan anak-anak dan mama papa saja"
bi inah "baiklah den"
tak lama fadhil sudah menyelesaikan telur gulung buatannya.
fadhil "bi tolong ambilkan piring 2 ya"
bi inah "baik den"
"ini den piringnya" ucap bi inah lagi
fadhil pun menerima 2 piring itu, fadhil pun memindahkan sedikit telur gulu ke kedua piring itu.
fadhil "bi sudah selesai jus nya?"
bi inah "sudah den"
bi inah "saya bawa jus nya ke atas dulu den, nanti aden kerepotan"
fadhil "baiklah bi, cepat ya keburu dingin telur gulungnya"
bi inah "iya den"
bi inah pun mengantar minuman ke ruang keluarga lt 2 dan setelah itu kembali lagi ke dapur.
bi inah "saya permisi kembali ke paviliun ya den, terima kasih telur gulungnya"
fadhil "iya bi, silahkan saya juga mau ke atas kok"
di ruang keluarga....
fadhil tiba dengan membawa nampan berisi es susu ibu hamil dan kopi hitam.
fadhil "ini telur gulung nya"
angel "banyak banget mas"
fadhil "kan anak-anak minta banyak sayang"
foto by google
angel "yaudah cepat di makan, nanti keburu dingin"
"siap"ucap anak-anak serempak
afwa "ini enak banget bi tapi sayang gak ada sosis nya"
afwi "protes terus dek"
fadhil "kapan-kapan abi buatkan yang ada sosisnya, soalnya sosisnya habis tadi"
mama evilia "kemarin mama kayak beli deh dil"
fadhil "tapi di kulkas gaada ma"
papa rey "kayaknya di goreng Nabila kemarin deh ma"
mama evilia "oh iya di goreng bibil mama lupa, tadi pagi pas belanja mama fikir masih jadi mama gak beli sosis"
fadhil "gak apa lah ma, orang athaar nya juga lahap itu makan nya"
athaar "ini enak banget, kenapa abi gak jualan aja? biar athaar makan telur gulung seperti ini tiap hari"
fadhil "terus yang kerja di perusahaan siapa? athaar mau gantiin abi?"
athaar "enggak deh bi, enggak jadi"
afwa "bersyukur dong dek punya abi ceo kalau minta apa-apa di turuti kamu kalau abi alih profesi emang kamu siap?"
athaar "enggak bang adek masih mau minta mobil remot"
fadhil "sudah-sudah sekarang habiskan telur gulung nya, kalau besok kalian bangun terlambat abi tinggal kalian di rumah"
__ADS_1
afwa "abi mau kemana?"
fadhil "mau ke dokter Amalia sama ke mall nganter afwa cari perlengkapan sekolah"
afwa "abang sekalian dong bi"
afwi "iya bi perlengkapan afwi sekalian ya"
fadhil "kalian weekend depan aja ya, mommy nanti kecapean kalau sama kalian juga kita kan sejak dari Malang belum banyak istirahat"
afwa "iya bi gak apa-apa weekend depan aja atau weekday abang beli sendiri kan kalau weekday gak terlalu ramai"
angel "no weekend aja sama-sama, nanti sekalian baju-baju yang kalian perlukan selama disana, perlengkapan kalian kan juga banyak, besok catat dulu apa saja keperluan kalian weekend depan kita belanja sama-sama"
afwa "baik mom"
afwi "semua nya kan mom? kalau di sana boleh laundry nggak mom?"
angel "laundry aja gapapa sayang, jangan capek-capek fokus belajar saja ya"
afwi "boleh beli camilan juga mom?"
angel "boleh nanti kalian pokoknya tulis apapun keperluan kalian dan kita belanja sama-sama"
"siap mom" jawab twins kompak
angel "sudah habis telur gulung nya thar?"
athaar "sudah mom"
angel "kalau gitu bekas nya di bawa ke dapur ya sayang"
athaar "sama abang juga kan mom"
angel "iya kalian bertiga, taruh aja di dapur biar besok bibi yang bersihkan dan setelah dari dapur langsung ke kamar ya istirahat"
"baik mom" jawab mereka serempak
papa rey "yaudah papa sama mama ke kamar dulu ya" ucapnya setelah anak-anak pergi menuju dapur
angel "iya pa, tapi jangan buat mama teriak-teriak ya pa hahaha"
papa rey "awas ya kamu"
angel "salah siapa buat mama teriak-teriak waktu di villa, udah gitu bilangin angel lagi suruh di lt 3 eh taunya papa mama buat suara aneh"
di situ muka mama evilia sudah seperti kepiting rebus.
papa rey "sudahlah papa mau ke kamar"
angel "ya ya ya silahkan"
fadhil "kamu ini sayang, ngeledekin papa lagi"
angel "sekali-kali lah mas"
fadhil "yaudah yuk ke kamar, istirahat"
angel "iya suami ku sayang"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di Bali....
kania "ken lusa kamu sudah di jemput opa dan oma"
ken "kenapa gak kemarin aja pas masih di kota S aku ikut opa ma"
ya kemarin saat mendengar kabar jika pak kyai abdurrahman meninggal baik fira maupun kania menyempatkan datang ke pesantren walau hanya sebentar dan langsung kembali ke Bali dan jogja.
kania "ya kan masih libur sayang, mungkin opa sampai besok sore dan minggu siang kalian kembali ke kota K"
rayn "beli perlengkapan sekolah dulu ya ma pa besok"
alfa "iya sayang besok papa antar kalian, sekalian beli oleh-oleh buat paman"
rayn "kak bibil pengen baju ma katanya"
kania "baju apa?"
rayn "apa ya kemarin, suit suit gitu pokoknya ma"
kania "jumpsuit?"
rayn "sepertinya iya ma"
ken "papa masih lama kerja di sini nya?"
alfa "3 atau 4 bulan lagi papa usahakan selesai sayang"
ken "bulan puasa papa kembali ke kota K kan?"
alfa "bulan puasa insyaallah papa usahakan ya sayang"
ken "harus selesai ya pa, ken gak mau puasa jauh sama papa dan mama"
kania "kalau begitu anak-anak mama harus mendoakan biar pekerjaan papa lancar dan cepat selesai, kalau selesai kan kita cepat kembali ke kota K"
ken "iya ma"
rayn "ma raffi tetap di sini?"
kania "iya Adek biar disini saja"
rayn "yah pasti gak ada yang rayn usilin ma"
kania "rayn gak boleh usil tau, nanti rayn dan ken harus nurut sama opa oma abi dan mommy ya kalau kalian tinggal di rumah paman revan kalian juga harus nurut sama papa revan dan mama syasya, terus kalian juga harus nurut sama opa dem opa Satria oma cantika oma tamara ya sayang"
ken "iya ma"
rayn "ya ma, oh ya ma mommy kapan lahiran nya?"
kania "mungkin 4 bulan lagi sayang"
rayn "yah lama dong"
kania "kenapa memangnya?"
rayn "kalau adik nya bang athaar agak besar kan bisa di usilin ma"
kania "kamu ini jangan usil dong kak"
__ADS_1
alfa "kalian istirahat gih, besok kita beli perlengkapan buat sekolah kalian"