
fadhil kini sudah tiba di bandara kota s malam ini ia akan kembali ke kota K menjemput anak dan istrinya juga mama mertuanya.
di kota K tepatnya di kediaman angel dan fadhil
angel tengah menyiapkan perlengkapan yang akan di bawa ke kota s.
mama evilia "sayang kenapa sih dadakan sekali? mama belum beli gaun loh"
angel "nggak tau ma, padahal ta'aruf nya baru kemarin loh"
mama evilia "papa ngasih tau juga barusan hmm"
angel "mungkin memang baru tau ma, oh ya ma ini perlengkapan baby rayya sudah selesai, baju aku juga sudah, ayo ma packing barang-barang mama"
mama evilia "mama packing sendiri saja sayang, kamu mending nunggu seragam keluarga sama gaun pengantin nya deh"
angel "baiklah ma"
mama evilia "jangan lupa minta tolong bibi buat nurunin 2 koper kosong ini, packing di bawah saja sekalian"
angel "iya ma, angel turun dulu ma"
di ruang tamu...
bi rani "apa mau ada tamu nya? tumben di ruang tamu"
angel "iya bi asisten nya syasya, oh ya bi saya minta tolong ambilkan 2 koper kosong di depan kamar saya ya, bibi minta bantuan yang lain juga soal nya 2 koper nya, terus bawa kesini saya mau packing di sini biar nggak kerja 2 kali besok"
bi Rani "nyonya mau pergi?"
angel "iya keponakan saya 2 hari lagi menikah jadi saya harus ke pesantren, lagi pula kata dokter rayya sudah bisa diajak naik pesawat"
bi Rani "yah sepi dong, yaudah nya saya ke atas dulu ambil koper nya"
angel "iya bi"
tak lama bel rumah berbunyi angel pun segera membuka kan pintu.
angel "masuk mbk, silahkan duduk"
asisten syasya "iya nyonya, oh iya ini pesanan nyonya sudah saya bawa semua"
angel "baju baby yang beberapa hari lalu saya minta apa sudah jadi?"
asisten syasya "sudah nyonya, sudah saya bawa sekalian kok, joey bawa kesini semua gaun sama baju nya"
joey "iya bu sin"
angel "oh ya di bawain alat buat ngecilin kan? soalnya takut kegedean bajunya"
asisten syasya "iya nyonya, ada jahit mini portable sama jarum dan benang lengkap semua warna"
angel "Bagus kalau gitu"
bi Rani "nyonya ini kopernya"
angel "oh iya bi, bi berdua bantu saya packing ya"
"iya nyonya" ucap bi Rani dan bi maryam
asisten syasya "joey sudah semua?"
joey "sudah bu san"
asisten syasya "nyonya semua sudah kami packing plastik jadi mudah untuk di pindahkan nya"
angel "iya san, terima kasih ya"
asisten syasya "oh ya nyonya karena kami sibuk jadi harus segera kembali ke butik, untuk kopernya bisa di taruh di rumah nyonya syasya biar besok joey yang ambil"
angel "baiklah san, tapi ini sudah malam san kenapa kalian kembali ke butik?"
asisten syasya "kami lembur nyonya karena banyak orderan online jadi kami harus packing untuk pengiriman esok pagi"
angel "oh gitu semangat ya san, oh ya ini ada sedikit uang buatlah beli makanan atau camilan agar lembur kalian nggak gabut"
asisten syasya "tapi nyonya"
angel "terima ini, saya maksa terima kasih banyak kalian berdua sudah mengantar gaun dan seragam keluarga ku"
asisten syasya "sama-sama nyonya"
__ADS_1
joey "kami permisi dulu nyonya, assalamualaikum"
angel "waalaikumsalam kalian hati-hati di jalan"
"iya nyonya" ucap mereka berdua kompak
angel "bi tolong bantu packing ya, seragam keluarga sama gaun di sendirikan, baju couple pengantin juga di sendiri kan"
bi Rani "iya nyonya"
bi maryam "nyonya teh besok berangkat jam berapa?"
angel "gatau kata suami saya besok pagi pesawat nya sudah stay di bandara kota K"
bi Rani "nyonya pergi sendiri?"
angel "nggak bi, saya pergi sama mama dan rayya"
bi maryam "pasti sepi banget rumah ini"
bi inah "loh ini teh pada packing baju" ucap nya yang baru tiba di ruang tamu
angel "iya bi, saya mau berangkat ke kota s, zai mau nikah"
bi inah "walah jadi rumah sepi atu nya, aden zai teh yang baru lulus dari kairo ya nyonya?"
angel "iya bi, kan dia dulu sering main di sini juga masa bibi lupa"
bi inah "hehehehe nggak sih non hanya memastikan saja"
angel "bi inah panggilkan mang ujang sama pak Imam bisa? mau teriak takut rayya kaget hehehe"
bi inah "bisa atuh non"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam 11 malam entah kenapa rayya rewel banget tidak seperti biasanya, angel menenangkan anak nya sendiri sedangkan mama evilia sudah tidur pulas sejak selepas isya', maklum lah kalau rumah besar kamar kedap suara jadilah tidak terdengar.
tepat saat itu juga fadhil sudah tiba di rumah nya dia masuk lewat pintu samping dan segera naik lift ke kamarnya namun lift sedang di gunakan turun jadilah fadhil menunggu.
mama evilia "loh kok pulang?" ucapnya saat lift terbuka dan ada fadhil di depan nya
fadhil "iya ma sengaja jemput, kan bawaan banyak ma, mama mau kemana kok belum istirahat?"
fadhil "oh gitu, yaudah ma fadhil ke kamar dulu"
mama evilia "iya nak"
sesampainya di depan kamar fadhil langsung membuka pintu kamar nya yang ternyata belum terkunci, saat masuk kamar ternyata istrinya masih sibuk menenangkan Putri nya yang rewel.
fadhil "assalamualaikum sayang"
angel "waalaikumsalam, loh mas pulan?"
fadhil "iya sayang, sini baby rayya nya biar mas yang tenangin"
angel "mas bersih-bersih dulu gih, ganti baju kan habis perjalanan"
fadhil "oh iya lupa, yaudah mas bersih-bersih dulu"
setelah selesai bersih-bersih fadhil mengambil alih baby rayya yang masih rewel dan aneh nya baby rayya langsung terdiam.
fadhil "adek rindu abi ya kok langsung diam sih" ucap nya menciumi anaknya
"adek bobo ya jangan rewel besok kita naik pesawat ke rumah uti ya sayang, sekarang rayya bobo ya nak" lanjutnya lagi
angel "rayya tau ya abi nya mau pulang jadi rewel tadi hmmm"
"iya mommy rayya tau abi mau pulang" ucap fadhil menirukan suara anak kecil
fadhil "rayya udah kenyang belum, kalau udah tidur ya nak besok kita jalan-jalan ke rumah uti ya"
tak lama rayya sudah tertidur pulas di gendongan abi nya.
angel "mas tidur kan di box kalau rayya sudah tidur pulas"
fadhil "iya sayang"
setelah menidurkan putrinya di box baby fadhil menyusul istrinya yang sudah berbaring di tempat tidur king size nya.
fadhil "sudah packing semua sayang?"
__ADS_1
angel "sudah siap semua nya mas, besok berangkat jam berapa?"
fadhil "penerbangan jam 6 pagi sayang gak apa-apa kan kita berangkat habis shubuh? sarapan di bandara atau take away aja di makan di pesawat"
angel "iya mas gak apa-apa kok"
fadhil "yaudah sini mas peluk, kamu istirahat biar besok nggak terlalu capek"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
pagi harinya setelah sholat shubuh mereka langsung pamit ke para pekerja di rumah nya dan segera berangkat ke bandara.
fadhil "ma mau sarapan apa?"
mama evilia "mama terserah apa aja mama suka kok"
fadhil "kalo kamu sayang mau sarapan apa?"
angel "beli rice bowl aja bi, dimakan nanti di pesawat aku belum lapar hehehe"
fadhil "mama gimana?"
mama evilia "mama ikut saja, mama juga belum lapar"
fadhil "beli nya yang di depan in**mart itu aja ya sayang"
angel "iya mas"
fadhil "yaudah pak in**mart depan berhenti ya beli rice bowl dulu"
pak Imam "iya den"
angel "aku mau ayam geprek sambal matah sama nasi kuning ya bi"
fadhil "iya sayang, mama mau apa?"
mama evilia "nasi kuning aja dil"
sesampainya di penjual rice bowl fadhil segera turun dan memesan menu sesuai keinginan istri dan mama nya. tak lupa fadhil membelikan porsi double buat angel jadilah pesanan angel menjadi 4 bowl, fadhil juga membelikan pak Imam mama nya dan untuk dirinya sendiri. Setelah memesan fadhil masuk ke in**mart itu membeli air mineral dan juga beberapa camilan.
kini fadhil sudah berada di mobil dan pak Imam segera melanjutkan perjalanan karena waktunya sudah mepet dengan jadwal penerbangan.
angel "kok banyak sayang ada 8 porsi? pak iman udah 2 loh ini siapa yang makan? camilan juga banyak"
fadhil "di pesawat gaada camilan dan makanan sayang makanya beli porsi double dan beberapa snack juga minuman, kamu kan kadang suka lapar apalagi kamu menyusui aku gak mau kamu ataupun rayya kelaparan"
angel "oh gitu, kirain di pesawat ada makanan mas"
fadhil "ga ada soalnya kan kita dadakan dan kebetulan stok di freezer yang ada di pesawat sudah habis dan kita juga penerbangan nya dadakan sayang"
angel "tapi pas ke Malang stok ada kan bi?"
fadhil "ada soalnya kemarin Kevin sudah pesan"
angel "hmm, bi resepsi nya di pesantren atau di hotel?"
fadhil "belum tau kata zaidan dia nunggu kamu"
angel "ngapain? kan ada wedding organizer nya syasya di kota s, apa papa demian gak bilang?"
fadhil "belum tau, kamu tau dari mana papa dem ada di kota s?"
angel "dari mama"
mama evilia "iya kemarin papa bilang kalau demian dan Satria nyusul papa mu ke kota s"
fadhil "oh gitu"
akhirnya mereka tiba di bandara kota k dan mereka akan melakukan perjalanan udara menuju kota s.
fadhil "pak Imam pulang nya hati-hati kalau capek istirahat dulu, kami pergi dulu pak"
pak Imam "iya den, semoga selamat sampai tujuan"
fadhil "amin pak, assalamualaikum"
pak Imam "waalaikumsalam"
fadhil angel mama evilia juga rayya mereka segera menuju jalur keberangkatan khusus dan untuk koper mereka sudah di ambil oleh anak buah fadhil.
sesampainya di pesawat mereka sudah di sambut baik oleh seorang pramugari laki-laki, ya kemarin fadhil hanya membawa kru laki-laki saja sedangkan kru wanita masih di kota s di angels hotel.
__ADS_1
pilot sudah mulai menerbangkan pesawat nya kini pesawat jet pribadi milik thompson family itu sudah mengudara di ketinggian, pemandangan alam sangat Indah saat di lihat dari ketinggian, angel senang kini dirinya dan anak perempuan nya sudah diizinkan naik pesawat setelah beberapa bulan dia harus tinggal di rumah.