
setelah pesanan fadhil sampai angel dan syasya segera memakan pizza selagi keju masih meleleh.
jam 10 malam keluarga papa demian pamit pulang dan yang lain segera pergi ke kamar masing-masing.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
pagi menjelang....
setelah sholat subuh angel kembali merebahkan dirinya di tempat tidur karena merasa perut nya mulas.
fadhil "sayang gak jalan-jalan pagi?"
angel "enggak mas, aku mau rebahan aja"
fadhil "yaudah mas mengaji dulu ya"
angel "mas ngajinya bisa di sebelahku tidak?" ucapnya sambil menunjuk sisi kosong di sebelahnya
fadhil "iya sayang mas akan mengaji di dekat mu"
fadhil pun mengaji di dekat angel sedangkan angel sudah mulai tidur saat mendengar fadhil mengaji.
waktu sudah menunjukkan pukul setengah 7 pagi fadhil segera melaksanakan sholat dhuha tanpa membangunkan istrinya.
di meja makan.....
umi Aisyah "apa fadhil siang pak rey?"
papa rey "fadhil keluar kalau dia sudah selesai mengaji dan sholat dhuha besan"
umi Aisyah "oh begitu"
papa rey "iya umi, memang biasanya setengah 7 baru dia sholat dhuha setelah itu baru sarapan"
saat mereka berbincang-bincang fadhil pun tiba di meja makan.
papa rey "angel mana dil?"
fadhil "sehabis sholat subuh tadi tidur lagi pa, katanya pinggangnya pegal dan tadi malam dia tidak bisa tidur dan terus saja berbicara"
papa rey "oh jadi dia begadang"
pak kyai "fadhil apa kamu sudah menyiapkan nama untuk anak-anak kamu?"
fadhil "ah iya fadhil lupa, yaudah nanti fadhil cari-cari dulu yang pas untuk baby nya"
umi Aisyah "ingat ya nak nama harus memiliki arti yang baik, nama itu berisi harapan orang tua untuk anaknya"
fadhil "iya umi, oh ya bi kak rasyid dan kak davian benar-benar menetap di pesantren kan?"
pak kyai "iya, rumah kamu di tempati kak davian tidak apa-apa kan?"
fadhil "gak apa-apa kok bi kan rumahnya juga gak fadhil pakai, paling kalau ke pesantren juga langsung ke rumah abi dan umi"
pak kyai "alhamdulillah"
papa rey "oh ya dil, barang-barang yang mau kamu bawa ke rumah baru sudah kamu siapkan? soalnya hpl angel kan beberapa hari lagi"
fadhil "cuma bawa baju-baju aja pa kan juga cuma tinggal 6 mingguan di Indonesia setelah itu kan kami akan kembali ke amerika"
umi Aisyah "anak-anak kalian biar di Indonesia saja kalian fokus belajar"
fadhil "tidak bisa mi, angel maunya memberi asi eksklusif selama 2 tahun"
papa rey "tenang saja besan apartemen mereka sudah saya gabungkan dengan apartemen sebelahnya jadi sudah lebih besar, kalau kita mau main kesana sudah tidak perlu lagi tinggal di tempat yang berbeda"
umi Aisyah "bukan masalah tempatnya pak rey tapi cucu-cucu kita sama siapa kalau orang tuanya kuliah"
fadhil "umi tenang saja nanti mbak sita akan ikut"
papa rey "bi Ratna nanti biar ikut sekalian kasian sita kalau tidak ada temannya"
fadhil "tapi pa, mbak Ratna kan punya suami dan anak disini"
papa rey "iya hanya sementara saja dil sampai nanti syasya melahirkan, kalau syasya belum melahirkan sita kan sendirian kasian kalau nanti syasya melahirkan baby sitter anaknya kan bisa jadi teman sita"
angel "mas aku kok enggak di bangunin"
fadhil "eh sayang sudah bangun, sini sarapan dulu"
angel "lagi ngobrolin apa?"
fadhil "ini papa suruh mbak ratna ikut kita sekalian"
angel "lah mbak Ratna kan punya anak sama suami kasian dong kalau dipisahkan"
papa rey "ya kan papa menggajinya sesuai gaji di amerika dan itu hanya selama dia disana kan gak lama hanya sampai syasya melahirkan"
angel "kenapa gitu?"
papa rey "kasian sita mengurus twins sendirian dan tidak ada teman jadi lebih baik berdua dulu sama Ratna disana, kalu syasya sudah melahirkan nanti baby sitter nya bisa jadi teman sita karena juga nanti ruang mainnya di sebelah apartemen kamu yang sekarang sedang papa renovasi untuk digabungkan dengan apartemen kamu"
__ADS_1
angel "di renovasi?"
papa rey "iya biar cukup nampung kita kalau sedang berkunjung dan juga anak-anak biar luas tempat bermainnya"
angel "harus banget ya pa? palingan disana juga tinggal 2-3 tahun kalau mas fadhil lanjut s3"
papa rey "itu lama Angela syakila"
angel "ya tapi kan gak selamanya disana pa, buat apa buang-buang uang untuk renovasi"
papa rey "papa gak buang-buang uang ya karena itu untuk cucu-cucu papa"1
angel "iya-iya terserah papa"
papa rey "yaudah ayo semua sarapan, dari tadi ngobrol terus"
setelah sarapan mereka pun berbincang-bincang diruang keluarga hingga adzan dhuhur berkumandang.
setelah itu mereka ke musholla rumah papa rey untuk sholat dhuhur berjamaah.
setelah sholat angel dan fadhil pergi ke kamar untuk istirahat.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
sesampainya di kamar angel langsung mengambil hp nya untuk menghubungi dokter Amalia karena merasa mulai kontraksi sedangkan fadhil ke kamar mandi.
angel "assalamualaikum dok"
dokter Amalia "waalaikumsalam nona"
angel "dokter sepertinya saya kontraksi"
dokter Amalia "berapa lama nona jaraknya?"
angel "1 jam dok dan ini sakit sekali"
dokter Amalia "sebaiknya nona ke rumah sakit sekarang saya siapkan ruang bersalin sekalian ruang operasinya"
angel "baiklah dokter tapi saya mau melahirkan normal"
dokter Amalia "iya nona, ruang operasi hanya untuk jaga-jaga saja jika nona sudah tidak sanggup melahirkan normal"
angel "yaudah dok saya ke rumah sakit sekarang"
dokter Amalia "iya nona, hati-hati dijalan"
fadhil "habis telpon siapa sayang?"
fadhil "haaa, kamu kenapa apa ada yang sakit?"
angel "sepertinya aku mau melahirkan mas"
fadhil "benarkah? ayo sekarang kita ke rumah sakit"
angel "kamu ambil tas baby twins mas, kita pergi berdua aja dulu"
fadhil "loh kenapa? abi umi papa pasti juga mau menemani kamu sayang"
angel "iya nanti aja kalau udah sampai rumah sakit takutnya ini hanya kontraksi palsu"
fadhil "yaudah iya, ayo ke rumah sakit"
fadhil dan angel benar-benar hanya berangkat berdua, bahkan para art pun tidak ada yang tau kalau mereka pergi yang tau hanya mang ujang dan itupun sudah diberi tau oleh fadhil jika jangan bilang ke orang rumah kalau jangan bilang jika mereka keluar rumah.
sesampainya di rumah sakit dokter Amalia dan beberapa suster sudah menunggu angel dan fadhil di lobi rumah sakit.
dokter Amalia "loh nona dan tuan muda hanya berdua?"
fadhil "iya dok, katanya istri saya takut kalau hanya kontraksi palsu"
dokter Amalia "oh gitu, masih kuat jalan nggak nona?"
angel "masih dok"
dokter Amalia "baiklah kalau begitu nona jalan kaki saja ke ruangan saya siapa tau nona sudah pembukaan jadi biar cepat juga pembukaan nya kalau banyak jalan"
angel "iya dok"
sesampainya di ruangan dokter Amalia angel langsung disuruh berbaring di brangkar ruangan itu dengan di bantu fadhil dan dokter Amalia segera mengecek kondisi angel.
dokter Amalia "ini sudah pembukaan 2, kita usg dulu ya untuk memastikan bisa lahiran normal atau tidak"
fadhil "lakukan apa yang terbaik untuk istri saya dok"
dokter Amalia "iya pasti"
dokter Amalia pun segera mengoleskan gel ke perut angel dan segera menggerakkan alat usg.
dokter Amalia "posisi baby nya sudah benar, nona bisa melahirkan normal"
fadhil "kira-kira baby twins akan lahir jam berapa ya dok?"
__ADS_1
dokter Amalia "mungkin nanti malam karena ini masih pembukaan 2, nona tetap disini saja nanti biar suster siapkan ruang vvip dan tuan muda bisa mengurus administrasi nya dulu"
fadhil "baik dok, saya akan mengurus administrasi nya dulu saya titip istri saya disini"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di ruang rawat vvip...
fadhil "sayang sakit banget ya?"
angel "hmmm"
fadhil "operasi cesar aja ya? biar gak sakit"
angel "enggak mau Sc itu lebih sakit mas"
fadhil "tapi kan gak kesakitan begini yang"
angel "kalau sc gak bisa punya banyak anak dan mas puasanya jadi 3 bulan lebih mau?"
fadhil "ehh kok gitu tambah lama puasanya, kan anak titipan allah sayang"
angel "iya mas kan pengen punya anak banyak kalau sc hanya 3 kali mas dan melahirkan selanjutnya itu tambah sakit karena membuka luka lama"
fadhil "yaudah normal tapi mas gak bisa lihat kamu kontraksi begini"
angel "dari pada mas ngomong mulu mending usap-usap perut aku biar sakitnya berkurang, ini belum seberapa mas kalau udah 5 menit sekali lebih sakit katanya"
fadhil "haa benar gitu sayang"
angel "iya"
ceklek pintu kamar terbuka
dokter Amalia "maaf ya ganggu"
angel "enggak kok dok"
dokter Amalia "saya cek dulu ya nona sudah bukaan berapa"
angel "iya dokter"
dokter Amalia "ini sudah bukaan 3, nona kalau sanggup jalan-jalan saja biar cepat proses bukaannya"
angel "boleh dok jalan-jalan?"
dokter Amalia "iya nona sangat boleh, kalau jalan-jalan minta antar suami, nona bisa ke taman belakang rumah sakit atau ke taman depan"
fadhil "ruang bersalin lebih dekat taman yang mana dok?"
dokter Amalia "lebih dekat taman belakang, saya permisi dulu ya 1 jam lagi akan kesini lagi"
fadhil "iya dok terima kasih"
angel "mas ini udah hampir jam 4 mas telpon papa deh nanti marah-marah gak di kasih tau"
fadhil "iya sayang mas telpon papa ya"
panggilan pun terhubung....
fadhil "assalamualaikum pa"
papa rey "waalaikumsalam, baru aja papa mau telpon, kalian dimana kenapa gak ada di kamar? papa tuh tadi mimpi angel melahirkan terus papa bangun nyari kalian"
fadhil "maaf pa, sekarang angel dan fadhil sedang di rumah sakit angel mau melahirkan"
papa rey "astaga kenapa gak ngasih tau papa?"
fadhil "maaf pa tadi angel yang minta takutnya dia hanya kontraksi palsu tapi sampai di rumah sakit dokter Amalia bilang angel sudah bukaan 2"
papa rey "baiklah papa umi dan abi akan berangkat kesana"
fadhil "iya pa, langsung ke kamar vvip Melati 1 pa lantai 5"
papa rey "oh iya-iya"
fadhil "hati-hati dijalan pa, assalamualaikum"
angel "papa marah mas?"
papa rey "hmm, mungkin sayang soalnya tadi papa nyari kita"
angel "loh kenapa? kan papa tidur tadi"
fadhil "papa mimpi kamu melahirkan terus papa bangun dan nyari kita ke kamar"
angel "oh gitu"
fadhil "sholat dulu yuk, udah masuk ashar"
angel "bantuin ke kamar mandi dan aku sholatnya duduk ya takut tiba-tiba kontraksi"
__ADS_1
fadhil "iya sayang"