
rombongan keluarga fadhil pun sudah tiba di bandara internasional juanda kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.
setelah keluar dari bandara keluarga itu langsung mencari makanan karena mereka butuh camilan dan juga makanan berat untuk nanti di kereta.
"mas aku mau roti itu" tunjuknya pada sebuah kedai roti "baunya harum sekali" ucap nabila lagi
"baiklah sayang" sahut afwa menggandeng tangan istrinya menuju kedai itu
"sayang kamu mau apa?" tanya afwi pada istrinya
"minum aja mas, air putih dingin"
"makan sekalian yuk kak, itu ada ayam goreng kakek" ajak rayya pada zahra
"mau nggak sayang?" tanya afwi
"boleh deh"
"oh ya di take away aja ya anak-anak karena 1 jam lagi kereta berangkat sedangkan perjalanan kita butuh waktu hampir 40 menit kalau lancar" ucap fadhil memberi tahu
"baik bi"
"mas aku sama rayya beli camilan ya? kalian yang antri kalau take away makanan aja minumnya beli di sana" tunjuk zahra pada sebuah kedai yang menjual camilan dan oleh-oleh
"baiklah sayang, kalian hati-hati"
"iya, ayo ra kita beli camilan"
"bi jahil banget sih kan keberangkatan masih 1 jam 30 menit lagi"
"biarin sayang, biar kita nggak ketinggalan kereta"
"abi suka begitu, kasian anak-anak buru-buru begitu"
"gak apa-apa sayang, beli cake yuk buat oleh-oleh ke pesantren sama buat camilan di jalan" ajak fadhil
"boleh yuk"
hanya butuh waktu 20 menit untuk mereka mencari camilan dan makanan berat dan kini mereka sudah siap di taksi masing-masing.
setelah menempuh perjalanan hampir 50 menit mereka tiba di stasiun.
"bi kita terlambat dong ini?" tanya afwa
"nggak masih ada waktu 20 menit, ayo cepat masuk stasiun nanti malah ketinggalan kereta kan nggak lucu"
"jadi abi bohong dong tadi bilang berangkat 1 jam lagi"
"ya biar nggak terlambat kak, kalau abi bilang masih banyak waktunya pasti kalian lama belum lagi tadi juga sempat macet kan?"
"iya sih"
"jangan ngoceh terus ini bawakan koper rayya" ucap athaar
"kakak juga bawa koper dek" sahut afwa
"tuker ini itu biar di bawa rayya" ucap athaar
"haissh"
"sudah jangan ribut ayo cepat masuk tuh dengerin udah ada panggilan" ucap angel. tegas
__ADS_1
mereka semua masuk ke dalam stasiun dan langsung cek in karena memang sudah waktunya berangkat, setelahnya mereka langsung ke ruang tunggu kereta, setelah kereta sampai barulah mereka masuk ke kereta api.
"abi pesan kursi berapa?" tanya athaar
"14 kak kenapa?"
"oh berarti bisa tidur dong aku"
"gak bisa dong yang tidur itu kak nabila, oma opa duduknya biar longgaf juga nanti"
"gerbong berapa? ini gerbong 2" tanya afwi
"1 kak"
"yaudah ayo ke belakang lagi"
"loh gerbong 1 nggak depan?" tanya rayya
"depan sendiri gerbong 5 gerbong 1 belakang sendiri" ucap afwi
setelah menemukan tempat duduk mereka pun segera duduk dan nabila langsung rebahan dengan bantalan paha suaminya begitu juga dengan zahra tidur dengan bantalam paha suaminya, 6 kursi diisi 2 pasang pengantin baru itu sedang kan fadhil duduk bersama kedua anaknya di kursi lain dan papa rey duduk berselonjor begitu juga mama evilia.
setelah menempuh perjalanan hampir 4 jam. mereka akhirnya tiba di bandara kota Kediri dan itu sudah sore hari.
"bi langsung ke pesantren apa ke hotel dulu?" tanya afwa
"langsung hotel kak biar istirahat dulu semuanya besok baru mengantar adek ke pesantren"
"boleh lusa nggak bi? aku mau jalan-jalan disini dulu" ucap rayya
"selalu deh nawar kesepakatan"
"ya ya ya apa sih yang nggak buat rayya, besok malam abi antar ke pesantren dan sudah tidak ada tawar menawar" ucap fadhil tegas
"baiklah, terima kasih abi gantengku"
mereka ke hotel dengan mengendarai becak karena memang jarak stasiun ke hotel sangatlah dekat.
"mbak mau cek in atas nama agfa" ucap fadhil pada resepsionis
"baik pak saya cek dulu ya"
"iya"
"di sini atas nama agfa memesan 6 kamar president suits dengan 5 kamar selama 1 minggu dan 1 kamar 2 hari"
"ya mbak yang itu, untuk yang dua hari itu cek out besok malam ya mbak"
"iya pak tapi harus cek out sebelum jam 12 malam ya, ini kuncinya pak untuk yang 2 hari nomor 412 ya"
"baik mbak"
mereka semua memasuki kamar masing-masing Dan langsung ber istirahat.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
sore hari mereka semua berkumpul di kamar papa rey Dan mama evilia untuk berdiskusi.
"bi kenapa nggak hubungi kak irfan? kak irfan kan hafal daerah kediri dulu juga kita diantarnya" Tanya afwa
"kak irfan sedang ada di Jakarta, besok pagi akan sampai di sini"
__ADS_1
"terus kita nggak keluar hotel gitu?" Tanya rayya
"keluar kok jalan-jalan saja sekitar sini"
"kasian kak nabila kalau kita Jalan kaki bi" sahut rayya
"kita sewa mobil saja deh kalau gitu" ucap fadhil
"dimana?" Tanya afwi
"coba kita Tanya orang hotel dulu siapa tau mobil hotel bisa di pinjam" sahut athaar
akhirnya jam 5 sore mereka mendapatkan rental mini bus karena mereka tidak ingin berpisah mobil.
"kak cari makan dulu di alon-alon nanti sholat magrib di masjid agung setelah itu baru jalan-jalan"
"siap bi" ucap afwa Yang mengemudikan mini bus itu
"bi disini ada mall nggak?" tanya Nabila
"ada tapi tidak seperti di tempat kita, tapi ya lumayan lengkap kok kak"
"nanti kesana sebentar boleh? mau beli sepatu nggak enak kalau pinjam zahra terus"
"emang kamu nggak bawa sepatu bil?" tanya angel
"bawa wedges mom tapi capek kalau ada hak nya"
"makanya kalau di kasih tau suami nurut yang" sahut afwa
"iya maaf"
"nanti kalau gitu setelah sholat magrib kesana aja dulu, kalau yang lain masih ada yang di butuhkan juga beli sekalian" ucap angel
"mommy adek perlu jilbab sama sandal" sahut rayya
"bukannya sudah mommy siapkan semua? dan itu sudah lengkap"
"belum lengkap mommy"
"biarkan dia membeli apa yang dia mau sayang toh pengeluaran kita selama dia di pesantren akan berkurang" ucap fadhil
"bela terus anaknya" kesal angel
"kok kesal sih paling gak sampai 2 juta sayang kalau sandal sama sepatu aja"
"iya iya bi"
"dah sampai silahkan turun para penumpang yang Budiman" ucap afwa setelah memarkirkan mini bus nya
"mas mau siomay dong" ucap zahra ketika turun dari mini bus
"makan dulu sayang"
"makan itu aja aku"
"baiklah, tunggu sebentar"
"kakak aku juga mau" ucap rayya
"iya"
__ADS_1