Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 316


__ADS_3

pagi hari nya mereka sarapan dengan tenang baik radis dan revan berusaha menyembunyikan rasa kesalnya di depan anak-anak, setelah anak-anak selesai sarapan dan mereka pergi ke halaman rumah revan pun mulai melancarkan aksinya.


revan "al tadi malam ada yang *** *** lo tau nggak?"


alfa "gak denger gue tidur"


radis "gue denger van mana suara cewek nya keras banget lagi jam 1 malam gilaaaa"


papa Satria "dikamar siapa dis?" ucapnya dengan santai


radis "di kamar sebelah papa kamar siapa?"


papa demian pun langsung tersedak dan mama cantika langsung malu dan wajahnya sudah seperti udang rebus.


papa Satria "masa istrinya suaranya keras dis?"


radis "banget"


revan "lo jam berapa itu dis? kalau gue sih ya dengar dari arah kamar sebelah mertua gue lo jam 12 an ceweknya minta cepet tapi cowoknya bilang pelan-pelan aja sayang nikmati aja gitu"


papa Satria langsung tersedak saat itu juga bahkan mama tamara pun bersembunyi dibalik lengan suaminya.


papa rey "kalau gue dem sat punya menantu kayak gitu udah gue buang ke kutub utara biar sama beruang aja sana"


alfa "untung aku enggak tau apa-apa"


fadhil "untung tadi malam masih bisa tidur walau tidak nyenyak tapi nggak mendengar suara aneh-aneh"


radis "kalau olahraga malam itu sewajarnya aja sampai jam 12 gitu ini malah sampai jam 1, waktu istirahat yang baik itu tidur selama 6 jam kalau kalian begadang sampai pagi kalian kurang tidur mudah sakit jadinya"


papa Satria "yang penting papa sehat"


papa rey "papa tau sebenarnya kalian nyindir itu iri kan tadi malam gabisa *** *** hahahaha"


revan "bukan iri lebih tepatnya kesal karena di bohongi"


papa demian "siapa yang bohong kita juga main catur, mama kalian awalnya juga tidur sekamar wleee"


papa Satria "mertuamu tuh yang usil bantuin anak perempuan nya, kita aja sampek kesel ya rey"


papa rey "iya tuh papa mertuamu"


fadhil "bi inah"


bi inah "iya den ada yang bisa saya bantu?"


fadhil "panggil pak Imam, mang udin sama pak joko terus anak-anak juga suruh ke kamar ngeluarin koper"


bi inah "baik den"


papa demian "kalian ke bandara jam berapa?"


fadhil "jam 9 papa dem, take off jam 10.20 nanti"


kania "ikut dong aku balik dari kota s aja nanti, masa aku ke sini anak-anak ikut kalian ke kota s"


fadhil "kalau mau ikut ya ayo ga papa"


alfa "gabisa sayang nanti malam kita harus balik ke Bali ada masalah disana"


kania "huh padahal baru juga sehari disini"


syasya "yah pisah lagi huh"


papa rey "yaudah papa ambil koper dulu"


mama evilia "tas mama sekalian pa"


papa rey "iya sayang"


mang ujang "permisi aden teh manggil mamang?"


fadhil "iya mang, ikuti afwa ke kamarnya ambil koper, pak Imam sama afwi dan pak joko sama athaar"


ken "papa bantuin angkat koper abang"


fadhil "nah bener ken suruh papa mu sekali-kali dan mumpung ada disini"


rayn "koper rayn sekalian ya pa"


alfa "oke baiklah"


raffi "kakak mau ikut kita ke Bali ya ma?"


kania "kakak mau ikut abi sama mommy ke pesantren, kita ke Bali cuma sama papa aja"


raffi "kenapa kakak gak ikut?"


kania "kakak mau mengantar abang twins ke sekolah nya sayang dan sekolah nya jauh makanya kakak ikut, kalau di sini nanti gak ada temannya"


raffi "oh gitu"

__ADS_1


setelah semua koper masuk ke mobil box, mereka pun masuk ke mobil masing-masing dan beriringan mengantar fadhil dan yang lain ke bandara.


sesampainya di bandara mereka langsung menuju jalur khusus karena mereka menggunakan pesawat jet pribadi, koper-koper juga sudah masuk ke pesawat dan sesampainya di pesawat mereka di sambut oleh pramugari dan pramugara dengan sopan.


pesawat telah berhasil mengudara dan mereka para penumpang memutuskan untuk tidur karena penerbangan lumayan lama apalagi ada ibu hamil yang habis sarapan bawaan nya mengantuk.


setelah menempuh perjalanan beberapa jam mereka akhirnya tiba di bandara kota S, papa rey sebenarnya ingin ke hotel karena dia sungkan dengan besan nya yang saat ini masih menjalani masa iddah nya.


papa rey "dil papa mama sama ken dan rayn ke hotel aja ya"


fadhil "loh kenapa pa? nanti kita bisa di rumah fadhil ya walaupun kecil sih"


papa rey "papa gak enak aja nanti umi mu jadi gak keluar karena ada orang lain yang bukan mahram nya, biar umi kamu lebih leluasa aja gitu"


fadhil "nanti di rumah fadhil yang dulu di tempati kak davi aja pa, nanti biar anak-anak yang di rumah umi"


papa rey "beneran gapapa?"


fadhil "gapapa kok pa"


mereka dari bandara sudah di jemput orang suruhan fadhil dan mereka menuju pesantren, sampai di pesantren mereka langsung menuju rumah lama fadhil yang kini tidak lagi di tempati oleh kak davian karena kak davian sudah memiliki rumah sendiri.


setelah dari rumah lama fadhil mama evilia angel fadhil twins dan athaar mereka ke rumah umi Aisyah menemui umi aisyah sedangkan papa rey dan ken serta rayn mereka istirahat di rumah lama fadhil.


twins dan athaar "assalamualaikum uti paman bibi"


kak nafisa "waalaikumsalam, wah kalian sudah sampai? masuk masuk umi pasti senang"


angel "umi di mana kak?"


kak nafisa "di kamar dek"


fadhil "oh iya kak kak dav sama kak rasyid di mana?"


kak nafisa "kak rasyid tadi kalau nggak salah ke peternakan belakang kalau kak dav dia ke perternakan sapi perah katanya ada sapi yang melahirkan gitu"


fadhil "oh gitu, yaudah kak kami langsung ke kamar umi ya"


sesampainya di kamar umi Aisyah twins dan athaar langsung mengetuk pintu dan tak lama umi Aisyah membuka pintu.


"surprise" ucap mereka kompak


fadhil "assalamualaikum umi" ucapnya langsung memeluk umi nya


umi Aisyah "waalaikumsalam nak, kapan tiba?"


fadhil "baru saja mi"


afwa "abi gantian itu utiku"


afwa "mommy abi gak mau berbagi mom"


angel "gantian mas tuh anak-anak pengen peluk uti nya"


fadhil "iya sayang"


angel "umi sehat?"


umi Aisyah "alhamdulillah nak, eh ada besan apa kabar besan"


mama evilia "alhamdulillah baik besan"


angel "anak-anak gantian dong mommy sama adek juga mau peluk uti loh"


"iya mommy" ucap anak-anak kompak


angel "umi kangen" ucapnya memeluk mertuanya


umi Aisyah "umi juga kangen sayang"


angel "umi sudah makan?"


kak nafisa "belum ini makanan umi sengaja aku ambilin sekarang karena tadi enggak mau makan, siapa tau kalian datang umi mau makan"


fadhil "ayo umi fadhil suapi, umi harus makan"


afwa "biar abang yang nyuapi uti abi"


fadhil "baiklah abang, tapi afwi athaar harus pastikan uti menghabiskan nya"


"siap abi" ucap anak-anak kompak


fadhil "yaudah umi makan ya, fadhil mau ke rumah lama dulu"


umi Aisyah "kenapa nggak di sini saja?"


fadhil "papa sungkan katanya nanti umi jadi enggak keluar kalau papa di sini, biar anak-anak saja yang disini mi, umi puas-puasin main sama twins soalnya kita di sini hanya sampai selasa, rabu pagi sudah berangkat ke Malang"


umi Aisyah "ya allah besan kenapa sungkan saya gak apa-apa lagi pula saya juga setiap hari di kamar ini hanya keluar untuk makan"


mama evilia "tidak apa-apa besan nanti saja kalau masa iddah besan selesai kita kumpul-kumpul lagi, oh ya papa nya angel tadi titip salam buat besan"

__ADS_1


umi Aisyah "iya waalaikumsalam, sampaikan salam saya juga besan"


afwa "abi mommy oma kalian pergilah, kalau kalian disini kapan utiku makan"


fadhil "baik lah sayang, yaudah mi fadhil ke rumah lama dulu ya nanti sore fadhil kesini kalau abang sudah pulang dari peternakan"


umi Aisyah "iya nak, istirahatlah dulu kalian kan baru sampai, oh ya kalian sudah makan siang belum?"


fadhil "umi tenang aja nanti kita bisa delivery order kok, umi makan ya fadhil sama yang lain ke rumah lama dulu"


umi aisyah "iya nak"


di rumah lama fadhil...


papa rey "kalian kok sudah kembali?"


fadhil "iya pa soalnya umi lagi makan di suapi afwa, oh ya papa mama mau makan apa?"


papa rey "apa aja dil papa suka semua kok"


mama evilia "mama ngikut saja nak"


fadhil "oke ma pa, ken sama rayn mau makan apa?"


ken "apa saja bi, ayam krispi juga boleh"


rayn "aku samain sama kak ken saja bi"


angel "yaudah ayam krispi aja untuk anak-anak dan kita beli ayam geprek yang dekat pasar bi ya ya ya"


fadhil "baiklah aku belikan dulu"


angel "ish aku ikut, sekalian belanja bi buat makan malam"


fadhil "baiklah sayang, pa ma kami permisi dulu ya"


papa rey "iya hati-hati bawa mobil nya"


sesampainya di tempat ayam geprek mereka membeli porsi lumayan banyak sehingga membuat mereka harus menunggu, karena angel tidak mau menunggu mereka memilih pergi ke supermarket untuk belanja bahan makanan untuk stock 3 hari ke depan.


setelah semua belanjaan di rasa cukup untuk 3 hari mereka membayar di kasir dan segera kembali ke kedai ayam geprek. sesampainya di sana ayam geprek sudah siap untuk di bawa pulang.


fadhil "berapa mbak totalnya?"


pedagang ayam geprek "25 paket totalnya 375 ribu kak"


angel "1 paket emang berapa mbak?"


pedagang "15 ribu kak"


angel "15 ribu sudah dapat minum? yang bener mbak?"


pedagang "iya kak 15 ribu sudah dapat minum nya dan bisa milih sambal nya"


angel "bisa minta nomer wa nya? ini bisa pesan kan ya?"


pedagang "bisa kak tapi minimal pemesanan h-1 ya"


angel "oh iya mbak, bi cepet bayar"


fadhil "ini uang nya mbk, kembalian nya ambil saja" ucapnya menyerahkan uang 100 ribuan 4 lembar


pedagang "tidak usah kak ini kembalian nya"


fadhil "gapapa buat beli es mbak nya saja, saya permisi dulu"


pedagang "terima kasih ya kak"


sesampainya di rumah fadhil langsung membagikan untuk abang kakak ipar dan para juru masak di dapur juga papa mama dan anak-anak nya.


mereka memakan ayam geprek dengan lahap apalagi rasanya sangat enak dan porsi nya lumayan besar.


setelah makan siang yang telat angel dan fadhil menuju ke kamar nya.


fadhil "sayang kok kamu tadi tanya-tanya bisa pesan nggak? disini kan jauh dari rumah"


angel "boleh nggak aku beliin buat santri dan santri wati?"


fadhil "boleh kok sayang, dalam rangka apa nih?"


angel "ya bersyukur aja mas allah tetap berbaik hati sama kita, masih di beri sehat umur panjang dan risky yang berlimpah gitu"


fadhil "boleh dong kapan mau pesan nanti biar mas yang bayar?"


angel "kapan ya enak nya mas?"


fadhil "senin aja gimana buat buka puasa? soalnya anak-anak di sini sering puasa senin kamis"


angel "oh gitu bi yaudah nanti kita pesan yuk bi, sekalian..." sebelum ucapan nya selesai fadhil sudah menyela nya


fadhil "mau jalan-jalan ya hmmm"

__ADS_1


angel "hehehhe abi tau saja"


fadhil "abi selalu tau keinginan mommy"


__ADS_2