
buat kalian yang udah berkomentar positif dan memberi semangat author, author ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada kalian semua.
maaf author tidak bisa membalas 1 per 1 komentar kalian tapi author selalu membaca nya.
terima kasih yang sudah memberi autor tips, vote ataupun like untuk author, semoga pembaca semua selalu di beri kesehatan dan rezeki yang melimpah.
sebagai ucapan terima kasih author di akhir bulan oktober ini author akan update banyak jika memungkinkan, jadi pantau terus ya insyaallah ada lebih dari 3 bab.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
kembali ke cerita....
bi inah pov
pagi ini nona muda keluarga Thompson akan kembali ke amerika bersama keluarga kecil dan sahabatnya, gadis kecil yang aku rawat sampai besar dia sangat baik kepada ku bahkan dia sangat menghormatiku, aku sangat bahagia ketika dia menikah dengan laki-laki yang baik.
hari ini aku bangun jam 2 dini hari karena aku ingin membawakan bekal untuk nona muda karena tadi malam saat perjalanan pulang dia bilang jika di pesawat tidak ada makanan, aku berencana membawakan nya bekal tempe kering, ayam goreng crispy dan sambal karena itu makanan yang menurutku bertahan agak lama.
aku membawakannya bekal karena aku tau nona muda akan sering lapar karena dia menyusui 2 bayi sekaligus, aku senang nona muda sekarang sangat dewasa sejak menikah meskipun dia masih sering manja.
seandainya saja aku yang diajaknya ke amerika pasti aku sangat bahagia bisa melihat perkembangan baby twins tapi nona muda lebih percaya kepada ku untuk menjaga papa nya.
bi inah pov end
jam 3 pagi papa rey terbangun dari tidurnya karena haus dia pun pergi ke dapur untuk mengambil minuman.
sesampainya di dapur papa rey pun mencium bau harum masakan, dan papa rey pun berfikir siapa yang jam segini memasak.
papa rey "bibi ngapain masak jam segini? buat orang penasaran aja"
bi inah "astaga tuan, ngagetin aja sih, tuan kenapa penasaran?"
papa rey "tadi saya haus bi terus mau ambil minum ehh malah nyium harum masakan kan penasaran takut ada setan juga, lagian bibi ngapain masak jam segini orang biasanya juga habis subuh"
bi inah "hehehe ya maaf tuan saya kira tidak ada yang akan bangun, kemarin saya lihat nona membeli bebrapa makanan katanya buat mengganjal perut kalau laper terus saya tanya memang di pesawat gaada makanan? jawabannya kata papa gaada gitu"
papa rey "iya bi gaada memang soalnya besok hanya ada 1 pramugari dan 1 pramugara"
bi inah "makanya ini saya siapkan bekal untuk nona tuan saya takut nona kelaparan kan nona menyusi 2 bayi saya rasa kalau hanya roti tawar juga gak kenyang apalagi nona syasya kan juga hamil tuan"
papa rey "astaga bi saya melupakan hal itu, terima kasih ya bi bibi mau repot-repot membuatkan anak-anak bekal"
bi inah "iya tuan sama-sama, itu sudah tugas saya"
papa rey "tapi kok bibi buatnya banyak?"
bi inah "memang tuan tidak mau?"
__ADS_1
papa rey "ya mau lah, yaudah bi saya ke kamar dulu setelah ini nanti bibi istirahat lah dulu jangan langsung bersih-bersih mulai besok bibi di temani bi sani"
bi inah "lah terus kemarin kenapa bi sani nya di suruh ke rumah tuan yang di jl cempaka?"
papa rey "kan beres-beres disana dulu bi, nanti seminggu sekali bibi gantian bantuin bi sani disana gitu maksudnya"
bi inah "oh gitu, yaudah gapapa tuan tapi ujang sama udin sama jaka masih disini kan tuan?"
papa rey "masih bi, sudah dulu ya bi saya mau istirahat lagi"
bi inah "iya tuan"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah sholat shubuh angel bersama fadhil membawa barang-barang nya ke lantai 1.
mbak sita "loh nona, barangnya masih ada biar saya yang membawa ke bawah?"
angel "enggak usah mbak sit, mending barang-barang yang mbak sita akan bawa di bawa kesini biar nanti mang ujang yang memasukkan ke mobil box"
mbk sita "baiklah nona"
papa rey "kalian bukan pindahan tapi kayak orang pindahan sih"
angel "pindahan lah pa namanya orang pindah ke amerika"
papa rey "iya-iya, oh ya lihat bi inah?"
angel "belum lihat, tadi masih lihat sita aja, emangnya kenapa pa?"
papa rey "bibi bangun sejak dini hari buat bikinin kita bekal, kalau bibi masih di dapur kamu suruh istirahat dulu, papa samperin mang ujang dulu"
angel "hah baiklah pa angel ke dapur"
fadhil "yaudah sayang ke dapur aja, biar barang-barang mas yang ambil"
angel "iya mas"
di dapur....
angel "bibi istirahatlah dulu, mbak rani juga sana ambil barang-barang mbak rani terus bawa ke ruang tengah"
mbk rani "nanti saja nona"
bi inah "nona saja yang istirahat kan mau perjalanan jauh"
angel "kata papa bibi bangun dari dini hari, sekarang bibi istirahat aku gak mau bibi sakit, nanti kalau bibi sakit siapa yang jaga papa kalau aku di amerika, mbak rani juga cepet ambil barang-barang aja sita juga aku suruh ambil barang"
__ADS_1
mbak rani "baik nona"
bi inah "sebentar lagi nona, ini sarapan spesial sebelum nona kembali lagi ke amerika"
angel "iya tapi bibi istirahat, ini biar angel saja yang masukin ke kotak bekal bibi istirahat ya"
bi inah "5 menit lagi ya nona, ini sebentar lagi matang"
angel "iya deh terserah bibi lah"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam sudah menunjukkan pukul 8:30 pagi angel sudah siap dan dia juga menggendong baby afwa sedangkan fadhil juga sudah siap dia menggendong baby afwi dan juga membawa tas yang berisi perlengkapan baby twins.
papa rey dan mbak sita juga mbak rani sudah siap dan mereka menunggu angel dan fadhil dan juga baby twins.
angel "maaf ya lama, soalnya twins mimi dulu tadi"
papa rey "yaudah ayo berangkat nanti takut nya macet"
angel "bi inah kemana? angel belum pamit"
bi inah "saya disini nona" ucapnya yang baru tiba di ruang tengah
angel "ya allah bibi jangan nangis, 4 bulan lagi angel balik lagi kok bi jangan nangis ya nanti bibi bisa ikut papa kalau papa ke amerika"
bi inah "tapi non bibi pengen lihat perkembangan twins"
angel "bibi kalau kangen twins nanti bisa telpon mbak rani atau mbak sita kalau aku sedang kuliah kalau aku di rumah bibi telpon aku aja ya"
papa rey "sudah bi nanti saya ajak kalau saya ke amerika, biar nanti pak adit yang ngurus paspor nya bibi"
bi inah "hiks hiks terima kasih tuan nona"
angel "yaudah bibi jangan nangis ya, angel titip papa kalau ada apa-apa bibi segera lapor angel ya bi"
bi inah "iya non, bibi akan ingat pesan non"
papa rey pov
saat aku bangun dari tidurku karena haus aku segera ke dapur untuk mengambil minuman, ternyata pembantu yang telah lama bekerja denganku sedang memasak.
saat aku tanya memasak untuk apa dia bilang jika itu untuk bekal nona muda nya, karena dia khawatir nona mudanya kelaparan apalagi nona mudanya menyusui 2 bayi sekaligus.
aku bahkan melupakan jika putriku menyusui kedua cucu ku, biasa nya ada makanan yang disiapkan oleh koki ku tapi koki ku sedang berlibur dan belum ada makanan frozen food akhirnya di pesawat tidak ada makanan.
aku melihat ketulusan dari wanita yang telah bekerja di rumahku hampir 15 tahun itu lebih tepatnya saat anakku masih duduk di sekolah dasar, dan sejak istriku meninggal dialah yang merawat anakku.
__ADS_1
aku berjanji kepada nya akan membawa nya ke amerika jika aku mengunjungi anak dan cucuku karena dia menangis saat anakku akan berangkat.