Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
bab 457


__ADS_3

pagi hari di hotel...


"ais ayo sarapan" ajak athaar


"mas athaar duluan saja, atthala belum bangun"


"hei kalian ini jangan di kamar berduaan" ucap angel


"eh mommy, kakak cuma manggil ais mom"


"yaudah ayo ais sarapan"


"saya nanti saja bu atthala belum bangun"


"oh gitu yaudah kak temani aisyah tapi pintu nya di buka ya" ucap angel


"iya mom"


"ais boleh aku bicara sesuatu?" tanya athaar setelah melihat mommy nya pergi


"boleh, mas athaar mau tanya apa?"


"apa ais sudah punya calon suami?"


"sudah, bukankah allah menciptakan manusia itu berpasang-pasangan? berarti ais sudah punya cuma belum datang aja sekarang"


"hmm ais aku mau bicara penting sama kamu" ucap athaar setengah gugup


"ada apa mas?"


"ais mungkin ini terlalu cepat tapi aku sudah yakin, ais aku ingin melamar kamu menjadi istriku"


"mas jangan aneh-aneh kita baru bertemu beberapa hari"


"aku sudah yakin ais dan kamulah yang ada dalam mimpuku setelah aku sholat istikharah"


"jangan nge prank mas"


"aku nggak ngeprank aku serius"


tanpa sepengetahuan athaar dan Aisyah kelaurga nya sudah berkumpul di kamar itu karena tadi saat zahra akan mengajak atthala bermain zahra tanpa sengaja mendengar athaar bertanya tentang calon suami akhirnya zahra memberi kabar angel dan akhirnya mereka berkumpul di kamar Aisyah.


"astagfirullah anak mommy lamar anak orang gak bawa apa-apa gak ada romantis romantis nya lagi" ucap angel kesal


"mommy"


"apa? lamar anak orang tuh yang romantis gitu ini nggak ada romantis-romantis nya"


"ais terima anak saya ya" ucap fadhil


"iya ais terima anak mommy ini ya" sahut angel


"tapi" ucap ais terhenti


"kalau yang kamu takutkan tentang atthala aku bisa menerima dan menyayangi nya seperti anakku sendiri dan insyaallah keluarga aku bisa menerima atthala" ucap athaar


"tapi kita belum begitu mengenal lebih jauh saya tidak mau keluarga bapak ibu menyesal nantinya" ucap aisyah


"saya sudah tau kamu ais, kamu wanita baik-baik saya tau itu" ucap athaar


"nak terima ya, mommy mau kamu menjadi menantu mommy, mommy abi opa oma akan menjadikan atthala cucu pertama kami kamu jangan khawatirkan itu kami akan menerima kalian dengan baik" ucap angel


"ais keluarga kami semua disini dan insyallah kami akan menerima kamu dan atthala di keluarga kami" ucap afwa


"iya ais terimalah athaar supaya dia tidak iri ketika melihat keuwuan kami" ucap afwi

__ADS_1


"nak terima lah cucu opa ini, opa juga ingin melihatnya menikah nak terimalah lamaran cucu opa ini, lagipula kamu disini nggak ada keluarga kamu nanti ikutlah kami nak" ucap papa rey


"jujur saya masih ragu untuk menerima mas athaar" ucap Aisyah lirih


"kamu nggak harus jawab sekarang ais kamu bisa menjawab nya 2 hari lagi sebelum kami kembali ke kota k" ucap athaar


"nak sholatlah istikharah dulu jika kamu masih ragu kami akan menunggu jawaban kamu dan jika memang jawaban kamu iya kami akan segera menyiapkan nya" ucap fadhil


"baik pak" ucap ais


"pa pa pa ma ma ma mam mam" celoteh atthala yang bangun dari tidur nya


"uluh uluh anak papa lapar ya?" ucap athaar


"ya ya ya"


"mau mam apa minum susu?"


"cu cu"


"sebentar papa ambilkan ya"


"nak lihat lah mungkin itu bisa kamu pertimbangkan menerima athaar meskipun baru berjumpa tapi atthala juga sudah dekat dengan nya, atthala juga butuh sosok ayah nak" ucap angel


"iya bu akan saya pertimbangkan"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di pesantren....


"ama kenapa baju nya tidak di jual?" tanya rayya


"baju nya hanya seperti ini nak modelnya pun juga sama dan kebanyakan warna gelap siapa juga yang mau beli"


"iya nak, oh ya kamu mau buat baju tidak? mau ama buatkan?"


"tidak ama kapan-kapan saja"


"najwa dan nisa mau ama buatkan?"


"tidak ama kan beberapa waktu lalu najwa sudah di kasih"


"iya ama kan nisa juga sudah"


"lagi pada ngapain ini?"


"ini loh ba ama nawarin buatin baju mereka tapi nggak ada yang mau"


"soalnya beberapa waktu lalu saya dan nisa sudah di kasih aba" ucap najwa


"oh begitu, ama memang buat baju lagi?"


"iya aba itu sudah jadi" tunjuk ama pada baju di gantungan


"Bagus ama"


"tuh kan ama baju nya Bagus" ucap rayya


"ama itu bajunya di jual apa di pakai ama sendiri?" tanya aba hasan


"kalau di jual boleh aba?"


"boleh asal ama tidak melupakan tanggung jawab ama nantinya kan aba tidak pernah membatasi ama"


"terima kasih aba"

__ADS_1


"sama-sama ama, yaudah ama aba harus berangkat ke kantor dulu ada rapat bersama para ustadz dan ustadzah"


"iya aba hati-hati"


"ama itu sama aba boleh di jual bajunya"


"iya alhamdulillah"


"ama bagaimana kalau ama jualan baju khusus syar'i begitu jadi modelnya mirip hanya beda warna saja" ucap nisa


"iya ama tapi di tambah jilbab syar'i nya biar tambah cantik gamisnya" sahut rayya


"akan ama pikirkan nanti sekarang ama coba buat jilbab nya dulu"


"iya ama, ini di bantu apa?"


"kalian perhatikan saja ama ya nanti kalian belajar juga"


"iya ama" sahut mereka


di kairo....


"baiklah ini warung nya kakak selama kamu di sini kamu pegang warung ini ya" ucap alif


"ramai sekali kak"


"alhamdulillah dek, disini kan jarang yang jual makanan khas Indonesia"


"cuma 1 tempat makan ini kan yang harus adek urus kak"


"siapa bilang ada 1 lagi cabang nya besok kakak ajak kesana sekarang kita disini saja kamu lihat-lihat dulu di tempat makan ini"


"jual apa aja sih disini kak?"


"ya menu-menu khas di Indonesia dek ada rendang, ayam kecap, nasi pecel, lalapan, opor, soto, rawon gitu-gitu aja tapi kalau opor biasanya saat hari raya itu kita sedia banyak karena banyak yang minta menu itu dan di makan dengan ketupat"


"oh gitu, terus karyawan kakak"


"karyawan nya ada 30 dan di bagi 3 sift karena ini kan buka 24 jam kalau yang cabang jam 10 malam sudah tutup disana hanya ada 20 karyawan dibagi 1 sift karyawan kakak sebagian mahasiswa dari Indonesia yang ingin cari tambahan sebagian penduduk asli disini kalau untuk chef nya asli orang Indonesia nanti kakak kenalkan ayo masuk dulu"


"restoran kakak Bagus tapi hanya sepi dekorasi nya"


"kamu bisa mengubahnya nanti"


"aku ubah sesuai keinginan ku boleh"


"boleh"


"aku lukis dindingnya ya"


"mau kamu lukis apa?"


"ya pemandangan di Indonesia kak sesuai restoran ini yang menjual makanan khas Indonesia jadi nanti di lukis pemandangan Indonesia biar lebih terasa gitu makan di Indonesia nya"


"silahkan saja tapi waktunya hanya sehari cuma tanggal 1 di setiap awal bulan kakak tutup"


"tidak masalah kak aku bisa"


"yaudah kamu siapkan saja semuanya"


"uang nya"


"nanti belanja kebutuhan sama kakak"


"siap kak"

__ADS_1


__ADS_2