
Sudah beberapa hari sejak kematian jimy, fatan masih berusaha untuk membiasakan diri atas ketidak hadiran jimy disana meskipun terkadang ia lupa bahwa jimy telah tiada, terkadang ia masih menanyakan jimy pada heni saat tiba di kantor atau ia sesekali memeriksa ponselnya dan bertanya-tanya mengapa kontak dengan nama bunga mawar itu tak pernah menghubunginya.
Seperti pagi ini fatan lupa bahwa jimy telah tiada ia membicarakannya dengan fina mengapa jimy tak menghubunginya selama beberapa hari belakangan ini, pada akhirnya fina harus menjelaskan lagi bahwa jimy telah tiada.
🌹
Rencananya hari ini bagas akan membawa seseorang kerumah fatan sesuai permintaan jimy sebelumnya, setelah sebelumnya bagas dan dika telah memastikan pada bawahan jimy masihkah mereka mengikuti jimy meskipun ia telah tiada, tak disangka mereka masih akan tetap setia pada keluarga jimy dan memenuhi tugas terakhir yang langsung jimy berikan pada mereka.
Dika juga telah menemukan bahwa kecelakaan yang menimpa jimy bukanlah disebabkan oleh musuh mereka di masa lalu melainkan orang yag bahkan tak tau siapa itu adhitama, hal itu membuat tuan adhitama menjadi lega dan akhirnya beliau dan sang istri kembali ke bali dan menyerahkan tugas untuk memberi pelajaran pada orang yang menyebabkan kecelakaan jimy pada dika dan bagas.
Sore hari seperti perjanjian bagas dan fatan kini bagas sedang dalam perjalan kerumah fatan bersama seseorang yang akan dipekerjakan di sana dengan tugas rahasia yaitu menjaga fatan dari dekat, pasalnya dika dan bagas bisa mengawasi fatan saat di luar namun mereka tak bisa mengawasi fatan saat berada dirumah, maka dari itu sebelumnya jimy meminta agar mengirimkan seseorang ke kediaman fatan jika sesuatu yang buruk terjadi padanya, tugas seperti ini sangat cocok untuk riki maka dari itu ialah yang di pilih dalam tugas ini.
" bagaimana bisa bos melakukan hal seperti ini, bahkan setelah dia meninggal dia tetap menjaganya dengan sangat baik" ucap riki tak habis pikir dengan kelakuan jimy
" dia memang seperti itu, mempersiapkan segalanya dengan sangat terperinci" ucap bagas
" aku juga salut padamu yang masih mau menjalankan perintah dari seseorang yang telah menjadi mayat" lanjut bagas
" bagaimana tidak, banyak dari kami yang tak punya tempat untuk pulang dan keluarga ini memberikan kami tempat itu, tidak ada salahnya kami tetap mengikuti mereka yang telah memberikan kami tempat untuk pulang" jelas riki yang merasa senang bisa terus membantu keluarga jimy yang telah membebaskan mereka dari peradangan anak di masa lalu
" ingat!! laporkan padaku jika ada hal yang tidak baik terjadi, aku juga sudah memberitahu fatan bahwa kau yang akan datang dan memintanya untuk berpura-pura bahwa kalian tidak saling mengenal, dia setuju meskipun sebelumnya ia bertanya akan alasannya" jelas bagas pada riki
" tetap merahasiakan identitas mu akan membantumu keluar dari situasi yang tak terkendali di kemudian hari, kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi di masa depan,jadi ingat ini baik-baik" lanjut bagas menjelaskan
" aku mengerti... bukan sekali ini saja aku menjalankan tugas seperti ini" balas riki penuh percaya diri
Setelah menempuh jalan yang sepi dengan pepohonan di sekitar kini mereka telah tiba di kediaman fatan yang indah.
" dia tinggal disini?" tanya riki yang belum pernah kerumah fatan sebelum
" iya.. jimy bilang fatan tidak suka keramaian kota jadi dia membangun rumah disini" jawab bagas
__ADS_1
" pak tolong bukakan pintu saya bagas" ucap bagas membuka kaca mobil agar pak satpam bisa melihatnya
" den bagas... baik den" ucap pak satpam sembari membuka gerbang agar mobil bagas bisa masuk
" dia mengenal mu.. sepertinya kau sering kemari" ucap riki melihat pak satpam mengenali bagas
" tidak juga, aku hanya pernah datang beberapa kali, alasnya mengenaliku karena tak banyak orang yang bisa masuk kesini, fatan tak suka menerima tamu yang ingin berkunjung kerumahnya" jelas bagas
" sudah jangan bertanya sesuatu yang tidak penting begitu sebaiknya kita turun sekarang, dia pasti sudah menunggu kita" lanjut bagas setelah memarkir mobilnya dengan benar
" silahkan duduk dulu, ibu akan panggilkan tuan muda" ucap bik rani mempersilahkan mereka masuk setelah sebelumnya bik rani telah di beritahu bahwa ada tamu yang datang oleh pak satpam
" terimakasih bik" balas bagas dan mereka pun duduk disana menunggu fatan.
Bik rani pergi menuju kamar fatan setelah sebelumnya ia telah meminta pelayan agar menyediakan minum untuk bagas dan riki
Tok..tok.. " tuan muda den bagas ada disini" ucap bik rani dari balik pintu
" tuan muda akan segera datang" ucap bik rani pada bagas
" baiklah... terimakasih bik" balas bagas
" kalau begitu ibu permisi dulu mau kebelakang" pamit bik rani yang dibalas anggukan oleh bagas
Tak lama fatan tiba di ruang tamu " sudah lama?" ucap fatan begitu ia tiba di ruang tamu
" belum, kami baru saja tiba" balas bagas
Setelahnya mereka berbincang terkait apa pekerjaan riki disana akhirnya fatan meminta riki untuk membantu tukang kebun saja.
🌹
__ADS_1
Di tempat lain seorang pria dengan rambut sedikit gondrong nampak sedang duduk di sebuah kursi dan memandang keluar jendela kamarnya, ia tampak sedang menikmati pemandangan laut lepas dari sana.
" anda sedang menikmati pemandangan?" ucap seorang pria pada pria yang sedang duduk itu
" lautnya sangat indah" balas pria yang duduk di kursi itu pada pria satunya tanpa mengalihkan pandangannya dari arah laut
" ada apa kau kesini?" tanya pria itu lagi
" dia sudah mengantarkannya kerumah itu" pria itu memberitahu sesuatu padanya
" bagus" balas pria yang duduk di kursi
" sesuai perkiraan anda, bahwa mereka mulai bergerak dengan arah yang mencurigakan setelah mengetahui kematian anda" lapor pria itu lagi
" wah cepat sekali padahal baru beberapa hari ya dika" balas pria itu yang kemudian berbalik dan melihat dika sembari tersenyum dengan sangat manis, yang tak lain dan tak bukan pria yang tersenyum dengan manis itu adalah jimy adhitama, yang telah dimakamkan beberapa hari yang lalu.
" saya juga tidak menyangka akan secepat ini mereka bereaksi" balas dika
" sepertinya ini memang direncanakan sejak lama, buktinya setelah aku tiada semua mulai muncul dan kita bisa menemukan simpul dari tali itu" ucap jimy saat tau bahwa perkiraannya benar
" bagaimana anda yakin bahwa perkiraan anda tidak akan meleset?" tanya dika penasaran
"aku juga tidak terlalu yakin, hanya waktunya sangat pas dengan saat aku memutuskan untuk menjauh dari kehidupan fatan" jelas jimy
" anda hebat sekali bisa berpikir cepat dalam waktu yang sesingkat itu" ucap dika kagum atas kecepatan berpikir jimy dalam situasi sulit
" kalian juga luar biasa, bisa melakukannya tanpa rencana seperti itu" balas jimy yang bangga pada bagas dan dika
Bersambung...
Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗
__ADS_1