Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagian 157 Ayo Berlibur


__ADS_3

Setelah berbicara dengan fatan pagi ini riki menemui tika setelah menyelesaikan pekerjaannya guna mencari tau apa yang fina sukai atau apakah ada tempat yang ingin fina kunjungi, tika begitu antusias setelah mendengar bahwa fatan berencana untuk mengajak fina berlibur, bagaimana pun juga ia dan riki berencana untuk membuat mereka pergi berlibur namun belum menemukan cara yang cocok untuk mengusulkan, namun kini fatan malah memiliki inisiatif sendiri membuat riki dan tika sangat senang


" kita tidak perlu repot-repot memikirkan cara membuat tuan muda dan fina pergi berlibur" ucap tika setelah mendengar penuturan riki terkait fatan yang menemuinya pagi ini


" benar sekali... dan sekarang tuan muda penasaran tentang tempat seperti apa yang ingin dikunjungi calon nyonya muda" balas riki sembari memberitahukan tujuannya menemui tika


" emm tunggu sebentar seperti aku tau sesuatu soal itu, dulu fina pernah memberitahuku dia belum pernah pergi ke pantai" balas tika setelah berpikir sejenak untuk mengingat apakah fina pernah membicarakan hal ini padanya


" pantai ya.. sangat bagus" balas riki


" iya aku juga bersemangat sekali" ucap tika yang terlihat sangat bersemangat seolah dialah orang yang akan pergi berlibur


" kau semangat sekali seolah-olah kau yang akan pergi" ucap riki setelah melihat antusiasme tika


" tentu saja aku harus semangat karena teman ku akan pergi berlibur" balas tika


" segera beritahu tuan muda" ucap tika selanjutnya


" iya aku akan memberitahukannya" balas riki


" tunggu sebentar... bagaimana caramu memberitahu tuan muda?" tanya tika penasaran


" ya menghubungi kantornya lah.. bagaimana lagi.. tuan muda meminta ku untuk segera memberitahukannya jika aku sudah tau" jawab riki beralasan padahal ia akan menghubungi ponsel fayan langsung, tak mungkin ia mengatakan hal itu pada tika


" begitu.. kenapa tidak langsung menghubungi ponsel tuan muda saja?" tanya tika spontan membuat riki kaget


" apa yang kau katakan?" ucap riki terkejut


" akan lebih mudah jika langsung menghubungi ponsel tuan muda.." balas tika


" tapi kita tidak tau nomor telepon.. lagi pula itu tidak sopan kan" lanjut tika, seketika riki merasa lega ua sempat berpikir apakah tika mengetahui sesuatu ternyata gadis ini hanya mengatakannya secara spontan tanpa maksud lain


" lalu siapa orang yang bisa menghubungi tuan muda secara langsung ya.." tika terlihat berpikir sejenak


" bik rani... selain nyonya muda hanya bik rani yang bisa melakukan itu" jawab riki


" benar bu rani" ucap tika setuju


" ayo cari bu rani" tika sangat antusias dan menarik tangan riki menuju dapur tempat biasanya bik rani berada


"bu rani" panggil tika setelah melihat bik rani yang ternyata benar berada di dapur


" ada apa nak tika?" tanya bik rani setelah melihat tika yang memanggilnya


" tolong hubungi tuan muda" ucap tika

__ADS_1


" apa?? kenapa?" tanya bik rani tak mengerti, selanjutnya riki menceritakan apa alasan mereka meminta bik rani menghubungi taun muda mereka, segera bik rani mengubungi tuan mudanya


Fatan yang sedang memeriksa laporan di ruang kerjanya mendengar ponselnya berdering dan melihat nama yang tertera adalah bik rani, segera fatan menjawab panggilannya


" ada apa bu?" tanya fatan langsung


" maaf menganggu tuan muda.. nak riki ingin mengatakan sesuatu" ucap bik rani


" riki?" tanya fatan berpikir sejenak sontak ia ingat apa yang ia tanyakan pada riki pagi ini


" baiklah.. berikan padanya" ucap fatan


" baik tuan muda" balas bik yang kemudian memberikan ponselnya pada riki


" halo tuan muda" ucap riki setelah menerima ponsel bik rani


"katakan" balas fatan


" pantai tempat yang bagus" ucap riki


" baiklah" jawab fatan dan langsung memutuskan panggilannya, riki mengerti atas sikap fatan karena mereka berpura-pura tak saling mengenal jadi fatan akan bersikap seperti biasanya pada riki juga


Disisi fatan setelah mengetahui tempat yang ingin di tuju fina adalah pantai yang langsung terlintas di benak fatan adala bali sebuah pulau pribadi milik keluarga adhitama


" itu tempat yang bagus.. bisa sekalian mengunjungi bunda dan ayah" gumam fatan yang telah mantap akan pergi ke bali bersama fina


" heni.. saya akan pergi beberapa hari.. tolong urus kantor" ucap fatan sebelum ia pulang pada heni yang ia panggil ke ruangannya


" baik pak.. mohon maaf jiak boleh saya tau kemana bapak akan pergi?" tanya heni bukan dengan maksud lain murni hanya ingin tau


" tunangan saya sebentar lagi akan berulangtahun jadi saya ingin membawanya berlibur ke suatu tempat" jawab fatan


" baik pak... saya akan mengurus semuanya selama bapak pergi" balas heni


" kapan bapak akan pergi?" tanya heni lagi agar bisa menyesuaikan jadwal fatan


" besok sore" balas fatan


" baik pak" balas heni


Setelahnya fatan keluar dari kantor bersama heni yang memang juga akan pulang karena jam kerja telah usai, fatan masuk ke mobilnya setelah ia tiba di parkiran terlihat sang supir telah menunggunya disana, segera setelahnya sang supir melajukan mobilnya keluar dari area perusahaan dan menuju kerumah, setelah berkendara menyusuri jalanan sore hari kini fatan telah tiba di kediamannya, setibanya dia dirumah dirinya telah di tunggu oleh fina, fatan tersenyum senang melihat fina menunggunya


"selamat datang kembali" ucap fina sembari mengambil tas kerja fatan dari tangannya, fatan hanya tersenyum setelah mendapat perlakuan seperti itu dari fina


" ada yang ingin saya katakan padamu" ucap fatan

__ADS_1


" apa?" tanya fina terlihat penasaran


" ayo berlibur" ucap fatan yang sudah tidak sabar mengatakannya pada fina sejak tadi


" apa?" balas fina terkejut dan tak mengerti


" iya... ayo kita pergi berlibur beberapa hari ke tempat yang indah.. hanya kita berdua" lanjut fatan memperjelas ucapannya


" hah?" respon fina yang masih gagal paham


" kakak baik-baik saja?" tanya fina yang merasa fatan sangat aneh


" saya baik-baik saja mengapa kamu bertanya demikian?" balik tanya fatan


" lalu apa maksudnya ucapan kakak barusan?" tanya fina lagi ingin fatan memperjelas ucapannya yang sudah cukup jelas


" saya bilang ayo kita berlibur beberapa hari.. apa kamu mau pergi berlibur dengan saya?" ucap fatan mengatakannya pelan-pelan agar fina mendengarnya dengan jelas


" kakak serius?" tanya fina memastikan


" iya" balas fatan sembari mengangguk


" kamu mau?" tahyay fatan lagi


" iya fina mau... fina mau" balas fina yang merasakan senang


" kapan kita akan pergi?" tanya fina


" besok sore" jawab fatan


" apa??" fina terkejut


" kenapa?" tanya balik fatan


" kita akan pergi besok sore dan kakak baru mengatakannya sekarang" ucap fina


" apa ada yang salah, saya baru memutuskannya pagi ini" ucap fatan


" tidak.. tidak aku hanya terkejut saja waktunya sangat mepet" balas fina agar tak membuat fatan tersinggung


"baiklah mari kita pergi besok sore" ucap fina yang dibalas anggukan oleh fatan


" saya akan ke kamar sekarang, sampai jumpa saat makan malam" kemudian fatan pamit pergi ke kamarnya untuk menyegarkan diri meninggalkan fina yang masih berdiam diri di tempat semula


" dia penuh kejutan... dia selalu tau bagaimana cara mengejutkan seseorang" gumam fina terlihat senang

__ADS_1


Bersambung...


Selamat Menyaksikan 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗


__ADS_2