
Pagi hari fina masih di rumah sakit setelah semalam fatan membawanya kesana karena demam tinggi, dokter mengatakan fina diperbolehkan pulang hari ini, fatan yang juga masih disana menemani fina, tampak ia sudah bangun terlebih dahulu dari fina, sebelum fina bangun fatan keluar sebentar untuk mencari sarapan
Fina membuka matanya dan tak mendapati fatan ada disana
" kemana dia... apa sudah pulang" pikir fina setelah melihat sekeliling dan tak menemukan fatan, saar itu perawat masuk untuk memeriksa kondisi fina
" selamat pagi mbak fina.. bagaimana kabarnya pagi ini?" sapa sang suster dengan ramah
" pagi sus... saya merasa lebih baik" jawab fina
" kita periksa tekanan darah mbak sebentar ya" ucap suster yang dibalas anggukan oleh fina
" sus... em.. apa suster tau kemana perginya orang mengantar saya semalam?" fina menanyakan keberadaan fatan pada suster itu
" maksud mbak pria dengan rambut panjang itu?" suster memperjelas agar tak salah paham
" iya sus... apa suster tau kemana dia?" balas fina
" dia bilang akan mencari sarapan sebentar" jawab suster yang ternyata sudah bertemu fatan sebelumnya
" begitu ya.. terimakasih sus" jawab fina entah mengapa ia merasa senang mengetahui fatan tak meninggalkan
" nah sudah selesai... jika semuanya baik mbak bisa pulang hari ini" jelas perawat soal kondisi fina
" baik sus... terimakasih" balas fina
" kalau begitu saya permisi dulu" pamit perawat dan keluar dari ruang rawat fina, begitu perawat keluar fatan tiba di sana dengan sarapan di tangannya
" kamu sudah bangun?" ucap fatan setelah melihat fina sudah bangun
" iya... kakak dari mana?" tanya fina
" membeli sarapan" jawab fatan sembari menunjukan kantong plastik yang ia bawa
" saya membelikan bubur untukmu... sebentar saya akan tuangkan ke mangkuk dulu" celoteh fatan sembari mengambil mangkuk dan menuangkan bubur yang ia bawa ke dalamnya
" nah ayo makan" ucap fatan sembari menyuapi fina
" aku bisa sendiri kak" fina menolak untuk di suapi fatan entah kenapa mungkin karena ia merasa malu
" saya juga bisa kenapa harus kamu.. jangan banyak protes buka saja mulutmu" balas fatan bersikeras menyuapi fina, tak ingin berdebat fina membuka mulutnya dan membiarkan fatan menyuapinya
" makan itu yang hati-hati" fatan membersihkan mulut fina yang belepotan dengan tangannya, fina juga langsung memegangi bagian wajah yang di sentuh oleh fatan sebelumnya
" kamu boleh kerja.. tapi jangan lupa jaga kesehatan juga" celoteh fatan sembari terus menyuapi fina dengan telaten
" dia tidak kaku sama sekali... perlakuannya seperti mengalir saja dengan alami tanpa di paksakan" ucap fina setelah melihat perlakuan fatan padanya, ini tidak seperti sesuatu yang baru ia lakukan atau terpaksa ia lakukan
__ADS_1
" kamu dengar saya" ucap fatan membuyarkan lamunan fina
" ah.. iya kak.. aku dengar" jawab fina
" saya sudah meminta seseorang untuk mengabari pegawai mu bahwa kamu tidak datang hari ini" ucap fatan
" aku baik-baik saja kok kak.. aku bisa ke toko hari ini" fina menolak untuk istirahat saja hari ini
" istirahat hari ini atau jangan pernah lagi ke toko?" fatan dengan tegas memberikan pilihan yang sebenarnya bukan pilihan bagi fina
" iya.. aku akan istirahat hari ini" jawab fina akhirnya menurut
" boleh aku kabari rima sebentar... dia pasti khawatir karena aku sakit?" tanya fina
" saya sudah meminta seseorang memberitahunya.. dan juga seseorang untuk membantunya disana" balas fatan
" siapa yang kakak suruh untuk membantu rima?" tanya fina penasaran, mengetahui fatan telah mengurus semuanya
"tika" jawab fatan singkat
" jika tika mau kamu bisa menjadikannya karyawan mu juga" ucap fatan yang menyadari bahwa fina dekat dan nyaman dengan tika
" apa bisa begitu?" tanya fina
" tentu saja jika tika mau" balas fatan
" silahkan... sepertinya kamu memang harus menambah karyawan agar kamu tak terlalu lelah" balas fatan yang menyerahkan segala keputusan pada fina dan tika jika ia benar-benar ingin bekerja di toko fina
" sudah lanjutkan dulu sarapanya" ucap fatan kembali menyuapi fina dengan telaten
Di sisi lain tepatnya di toko kue fina terlihat rima baru saja tiba disana, ia membuka pintu toko dan ia belum tau jika fina sakit karena tika belum tiba disana untuk memberitahukan perihal keadaan fina dan kedatangannya untuk membantu
" selamat pagi dunia... ayo kita mulai bekerja" ucap rima dengan semangat sembari membuka toko kue, beberapa saat kemudian setelah rima selesai membuka toko ia pun melirik jam tangannya dan mendapati waktu yang sudah seharusnya sejak tadi fina datang
" bu bos kemana ya.. kenapa belum datang juga?" gumam rima sembari melirik jam tangannya
" selamat pagi..." terdengar suara tika dari arah pintu rima segera menoleh kearahnya
" mbak tika?" ucap rima heran mengapa tika disana
" saya datang untuk membantu mu rima... karena fina sedang ada dirumah sakit" ucap tika memberitahukan rima
" apa dirumah sakit... apa yang terjadi pada bu bos?" tanya rima terkejut sekaligus khawatir
" semalam dia demam tinggi dan tuan muda langsung membawanya kerumah sakit" jawab tika
" astaga.... bagaimana keadaan bu bos sekarang?" tanya rima
__ADS_1
" syukurlah sekarang dia sudah baik-baik saja... dan dia akan pulang hari ini.. jadi saya diminta membantu mu hari ini" jelas tika
" syukurlah jika bu bos baik-baik saja" rima merasa lega setelah mendengar fina baik-baik saja
" nah sekarang ayo kita bekerja sama untuk hari ini" ucap tika
" baik..." balas rima dengan semangat
🌹
Siang hari seperti yang dikatakan oleh dokter bahwa fina di perbolehkan pulang hari ini.. fatan yang sejak kemarin juga menemani fina disana, tentu saja heni selaku sekretaris merasa heran mengapa bosnya itu tak ada di kantor tanpa pemberitahuan begini, akhirnya heni memutuskan untuk menghubungi bosnya itu
Fatan yang tengah berada di dalam mobil bersama fina, mereka sedang dalam perjalanan kembali dari rumah sakit, fatan mendapati ponselnya berdering
" drrrtt..drttt...drtt.." ponsel fatan berdering ia segera menjawab panggilannya setelah melihat siapa yang menghubunginya
" ada apa?" tanya fatan langsung begitu menjawab panggilan
" maaf pak... apa bapak tidak ke kantor hari ini?" tanya heni
" tidak... saya ada urusan pribadi" jawab fatan
" apa ada sesuatu yang mendesak?" tanya fatan lagi
" tidak pak .. saya hanya menghubungi bapak untuk menanyakan hal itu" jawab heni
" baiklah... saya tidak akan ke kantor hari ini... jika ada sesuatu tunda saja jika itu bisa di tunda" ucap fatan
" baik pak" balas heni
" dan jangan lupa kabari saya jika ada sesuatu yang terjadi" pesan fatan
" baik pak" balas heni dan menutup panggilnya
" kenapa kak?" tanya fina
" bukan apa-apa" jawab fatan
" aku sudah baik-baik saja kakak bisa pergi bekerja sekarang... tidak perlu mencemaskan ku" ucap fina yang ingin agar fatan tak mencemaskannya karena ia sudah merasa lebih baik
" saya akan dirumah hari ini" ucap fatan yang terdengar jelas tak ingin di bantah
" baiklah" balas fina
Bersambung...
Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗
__ADS_1