Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagain 67 Akhir


__ADS_3

" aku senang akhirnya bisa menghancurkan mu" lili tertawa puas


" tapi ternyata aku harus mengubah sedikit rencana karena dia menemukan ku lebih cepat dari yang ku duga" lili melihat ke arah jimy dengan geram


" aku tak pernah tau jika kau orang yang sangat berbeda dari penampilanmu" ucap lili pada jimy


" kau tau sayang dia tidak semanis senyumannya, dia menipumu dengan wajah manisnya itu" lili mencoba membuat keadaan menjadi lebih buruk bagi fatan


" diam kau, dasar wanita j*l*ng!!" bentak jimy


Jimy dan lili masih adu mulut tapi fatan hanya terduduk di sana karena syok atas pengakuan lili yang ternyata semua hal yang terjadi adalah ulahnya


" aku tanya sekali lagi, ini semua bercandakan?" tanya fatan yang masih berharap bahwa apa yang dikatakan lili hanyalah gurauan


" dasar pria bodoh, kau masih menganggap ini lelucon" balas lili


" kenapa kau melakukan ini semua padaku, aku sangat mencintaimu" balas fatan lesu


" cinta.. hahahaha..." lili tertawa mendengar perkataan fatan


" dengar aku tidak pernah mencintai mu sama sekali" balas lili


" lalu hubungan kita selama ini kau anggap apa?" balas fatan sedih


" hanya lelucon" balas lili dengan senyum puas


" dasar sialan!!" jimy geram mendengar ocehan lili


" kenapa... kenapa kau melakukan semua ini padaku?" tanya fatan kembali dengan suara bergetar menahan kesedihannya


" tidak ada alasan khusus, hanya saja aku senang melakukanya" balas lili merasa puas telah menghancurkan fatan


Fatan merasa seluruh tubuhnya seperti sedang disayat oleh pisau yang sangat tajam, semuanya hancur, semuanya pergi tak ada lagi yang tersisa baginya sekarang

__ADS_1


" dasar wanita j*l*ng ku bunuh kau" ucap jimy geram, tangannya kini sudah berada di leher lili siap untuk mencekiknya


" ayo kita pulang, aku tidak ingin ada disini lagi" terdengar suara fatan yang bergetar menahan tangis mengajak jimy pergi dari hadapan lili


" bagaimana dengannya, kau ingin ku apakan dia?" tanya jimy


" biarkan saja dia" balas fatan yang sudah melangkahkan kakinya keluar


" apa!!" jimy tak percaya dengan apa yang fatan katakan


" aku tidak pernah mengenalnya" balas fatan, mendengar itu jimy sangat marah karena keputusan fatan untuk melepaskan lili, namun ia menuruti kemauan fatan


" kau beruntung kali ini, pergilah sejauh mungkin jangan sampai aku melihat mu lagi, jika aku berurusan dengamu lagi saat itu aku takkan mengampunimu, ingat itu!!" jimy mengancam lili dan pergi menyusul fatan


FLASH BACK OFF


" setelah peristiwa itu dia kerap mendapat diskriminasi dari berbagai pihak" ucap jimy mengakhiri ceritanya


" bukankah kak fatan tidak bersalah?" tanya fina yang tak mengerti mengapa orang-orang masih memperlakukan fatan dengan buruk


" ternyata kak fatan pernah mengalami hal seburuk itu" ucap fina masih tak percaya dengan apa yang ia dengar


" bagaimana dengan orang yang bernama dion itu, dimana dia sekarang kak?" tanya fina penasaran


" setelah beberapa hari mendekam di dalam penjara kami mendapatkan kabar bahwa dia ditemukan tewas karena bunuh diri" balas jimy


" hal itu semakin membuat orang-orang yakin bahwa fatan memang mengorbankan seseorang untuk lepas dari hukum" jelas jimy lesu


" fina merasa bersalah sekarang" gumam fina


" kenapa begitu?" tanya jimy penasaran


" fina sempat berpikir bahwa kak fatan memang orang yang angkuh dan sombong, tapi ternyata semua itu ada alasannya" balas fina dengan suara bergetar menahan tangis

__ADS_1


" sejak saat itu kakak tidak pernah melihat fatan yang dulu lagi, seakan dia memanglah orang yang dingin seperti yang terlihat" balas jimy meratapi keadaan fatan


" tapi sekarang berbeda, sedikit orang itu sudah kembali seperti dulu lagi dan itu semua berkat fina" lanjut jimy yang terlihat senang


" karena fina?" tanya fina yang tak mengerti


" dia tidak pernah dekat dengan siapapun, tapi dia membiarkan fina masuk ke dalam kehidupannya, kakak merasa fina akan bisa mengembalikannya seperti dulu" jelas jimy dengan penuh harap


" fina merasa itu tidak mungkin kak" balas fina putus asa


" kenapa... apa fina tidak menyukainya?" tanya jimy


" bukan begitu kak, fina hanya tidak yakin bahwa fina bisa membawa kak fatan kembali seperti yang kak jimy harapkan" balas fina yang ragu akan dirinya sendiri


" kakak yakin fina bisa, kakak sudah melihatnya, senyum yang terlukis di wajahnya saat bersama fina dan saat membicarakanmu" balas jimy yang merasa yakin bahwa fina adalah orang yang tepat untuk fatan


" dari luar dia tampak baik-baik saja tapi ada kekosongan yang takkan bisa diisi oleh siapapun selain dirimu" lanjut jimy


" bisakah kakak mengharapkan hal itu pada mu?" tanya jimy yang tak mampu di jawab oleh fina


" kakak menceritakan ini semua padamu karena kakak yakin fina adalah orang yang kakak cari selama ini" lanjut jimy


" terimakasih sudah mendengarkan cerita kakak, ini sudah larut kakak pamit pulang" jimy pergi meninggalkan fina yang masih terdiam di tempatnya setelah mendengar apa yang ditanyakan jimy padanya


" mantan pacarnya bernama lili, apa dia orang sama dengan lili yang ku kenal, apa mungkin begitu, tapi mana mungkin..." pikir fina terkait seseorang dengan nama lili tersebut, sejak tadi ia penasaran tentang lili ini, tapi tak mau menanyakannya pada jimy takut jika rencananya kesini juga terbongkar.


" aku tidak sebaik itu kak jimy hingga kakak bisa berharap padaku" ucap fina dalam hati


" aku tidak mengerti dengan apa yang kurasakan, entah aku menyukainya atau tidak, aku belum tau itu, hanya saja setelah mendengar kisahnya aku ingin memberikan yang terbaik untuknya selama aku masih bisa, aku tak ingin jatuh cinta padanya karena pada akhirnya semua akan selesai setelah sandiwara ini berakhir" pikir fina


Fina melangkahkan kaki menuju kamarnya dengan perasaan yang tak menentu, ia membawa semua pertanyaan yang tak bisa ia tanyakan pada siapapun ke dalam mimpinya, berharap ia akan mendapatkan jawbanya.


Bersambung....

__ADS_1


Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰


__ADS_2