Karamnya Harapan

Karamnya Harapan
Bagian 30 Kecelakaan


__ADS_3

pagi hari dirumah fatan... ia sedang sarapan pagi dan akan segera berangkat kekantor seperti biasa karena sudah hampir satu minggu ia tak ke kantor lantaran berada dirumah sang ayah


" pagi ini hari sangat indah ku harap semua baik" gumam fatan dalam hati saat sedang mengemudikan mobilnya


saat fatan sedang mengemudi ponselnya berdering ia pun mengambil ponselnya dari saku tanpa sengaja ponsel itu jatuh dari tangan fatan... ia berusaha mengambil ponselnya saat ia sedang meraih ponselnya tiba-tiba braakkk!!!


" halo... halo.... fatan... fatan ada apa.. jawab aku fatan jawab kau disanakan... suara apa barusan" terdengar suara dari ponsel yang ternyata sudah sempat di jawab fatan


seseorang yang berada di tempat kejadian melihat ponsel fatan menyala dan mendengar suara dari sana dan langsung mengambil ponsel fatan dan berbicara dengan orang disebrang telpon


" halo pak... selamat pagi " ucap pria itu


" ini bukan suara fatan" ucap jimy dalam hati


" pak...pak anda masih disana" ucap pria itu lagi


" ah.. iya saya masih disini... siapa anda kenapa ponsel teman saya ada pada anda" tanya jimy


" maaf pak saya hanya ingin mengabarkan jika pemilik ponsel ini mengalami kecelakaan di jalan XX sekarang kami sedang dalam perjalanan kerumah sakit " jelas pria itu


jimy yang mendengar itu seakan tersambar petir ia menjadi khawatir setengah mati seperti ia sendiri yang mengalami kecelakaan itu


" bagaimana keadaannya... apa lukanya parah" tanya jimy dengan suara bergetar karena cemas


" maaf pa kami tidak tau yang jelas dia belum sadarkan diri" jawab pria itu yang membuat jimy semakin cemas


" saya akan segera kerumah sakit" ucap jimy dan langsung menutup telponnya


jimy yang ternyata sedang bersama klien di kantor karena ada pertemuan mendadak itulah sebabnya ia menghubungi fatan pagi ini


" mohon maaf saya harus segera pergi ada keadaan darurat.... kami akan atur pertemuan kita nanti" ucap jimy pamit pada klien mereka dan langsung pergi meninggalkannya


.


" heni tolong urus mereka saya akan segera kerumah sakit" perintah jimy pada sekertaris fatan


" ada apa pak siapa yang sakit" tanya heni yang melihat fatan sangat cemas


" pak fatan kecelakaan lalulintas pagi ini dan sedang dibawa kerumah sakit.... tolong urus kantor sebentar saya akan jelaskan kepadanya nanti... saya pergi dulu" jelas jimy dan langsung berjalan dengan setengah berlari menuju parkiran .... segera setelah ia tiba di parkiran ia langsung mengemudikan mobilnya dengan sangat cepat karena sangat cemas dengan keadaan fatan

__ADS_1


" bagaimana keadaannya... apa dia terluka parah... bagaimana jika dia koma... kenapa bisa dia kecelakaan...arrhgg....semua pertanyaan ini semakin membuatku cemas... tolong kau harus baik-baik saja kumohon" gumam jimy sembari mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit dengan kecepatan itu tak butuh waktu lama kini jimy telah tiba dirumah sakit... ia berjalan dengan setengah berlari menuju resepsionis


" permisi suster korban kecelakaan yang baru saja masuk ada diruangan mana?" tanya jimy... ternyata seorang pria mendengar pertanyaan jimy barusan dan langsung menghampirinya


" perimisi tuan.... apa anda sedang mencari korban kecelakaan yang baru masuk" tanya pria itu pada jimy


" iya" jawab jimy yang bertanya-tanya siapa pria yang sedang berbicara dengannya ini


" saya baru saja membawa korban kecelakaan tunggal kerumah sakit pagi ini mungkin itu orang yang sama dengan orang yang tuan cari" ucap pria itu


" coba anda lihat ponsel ini apa anda mengenalinya" lanjut tanya pria sembari menunjukan ponsel fatan pada jimy tentu saja hanya dengan melihat bagian luar ponsel itu saja jimy bisa langsung mengenali bahwa itu ponsel milik fatan


" sepertinya itu ponsel orang yang saya cari... bisa saya periksa dulu" ucap fatan


" silahkan tuan" ucap pria itu dan menyodorkan ponsel fatan pada jimy


" benar ini ponselnya... berarti apakah anda yang berbicara dengan saya pagi ini " ucap jimy


" iya tuan... jadi anda orangnya mari tuan orang yang anda cari sedang diperiksa oleh dokter diruang IGD " ucap pria itu dan berjalan didepan jimy....


jimy yang mendengar itu langsung mengikuti pria itu kedepan ruang IGD tak berapa lama akhirnya doktetpun keluar dari ruangan itu


" saya keluarganya dokter" ucap jimy


" bagaimana keadaannya dokter...apakah sangat parah'" tanya jimy yang terlihat sangat cemas


" tenang pak... tidak ada luka serius hanya mengalami cidera dibangian tangan kanan selain itu semua baik-baik saja... beliau akan segera sembuh hanya membutuhkan istirahat yang cukup" jelas dokter itu


" syukurlah..." ucap jimy yang merasa sangat lega mendengar itu


" apa saya bisa melihatnya dokter" tanya jimy


" silahkan pak... saat ini pasien belum siuman tapi seharusnya ia akan segera siuman... kalau begitu saya permisi" ucap dokter dan pergi dari sana


"terimakasih dokter" ucap jimy dan langsung masuk keruang IGD.... jimy melihat fatan sedang terbaring disana ia hampir saja menangis namun mampu ia tahan


" syukurlah kau tak terluka parah... kenapa kau ceroboh sekali" gumam jimy yang memandangi fatan dengan tatapan sedih


" permisi tuan kami harus memindahkan pasien ke ruang rawat silahkan tuan selesaikan administrasinya" ucap seorang suster pada jimy

__ADS_1


jimy yang mendengar itu langsung keluar dari IGD dan menemui pria yang tadi membawa fatan kerumah sakit


" terimakasih banyak anda sekalian sudah membawanya kerumah sakit" ucap jimy pada pria itu


" sama-sama tuan... kami bersyukur korban tidak terluka parah" ucap pria itu yang di yakinkan oleh anggukan kepala dari dua orang di belakangnya


" saya pikir tak cukup hanya dengan ucapan terimakasih tolong berikan alamat anda kami akan membalas dengan pantas" ucap jimy


" tidak perlu tuan kami melakukannya bukan karena imbalan" ucap pria lain di belakang pria yang berbicara dengan fatan


" ini bukan untuk membalas jasa ini sebagai ucapan terimakasih kami pada anda sekalian" lanjut jimy menjelaskan maksudnya


" kami pamit tuan ini ponselnya semoga beliau segera sembuh " ucap pria itu setelah mengatakan alamat mereka pada jimy dan pamit pergi meninggalkan rumah sakit


" sekali lagi terimakasih " ucap jimy lagi


setelah menyelesaikan segala hal yang bersangkutan jimy langsung menuju ruang rawat fatan dan terlihat fatan sudah siuman


" kau sudah sadar.... apa yang terjadi padamu... apa kau kesakitan... bagaimana keadaan mu" jimy menyerang fatan dengan pertanyaan bertubi-tubi sembari berjalan menghampiri fatan ke dekat tempat tidur


" hei... hei tenanglah pertanyaan mu membuatku pusing" jawab fatan dengan diiringi senyum


" masih bisa tersenyum ya...." ucap jimy dengan kesal


" aku senang melihat mu khawatir begitu" ucap fatan sambil tertawa kecil


" kau senang aku jantungan setengah mati" balas jimy yang kesal dengan tawa fatan


" tenang saja... lihatlah aku baik-baik saja kan" ucap fatan


" apa yang terjadi sehingga kau bisa kecelakaan begitu kenapa ceroboh sekali sih" interogasi jimy pada fatan


" ponselku berdering dan aku ingin menjawabnya tapi tanpa sengaja aku menjatuhkannya itulah yang terjadi" jelas fatan pada jimy


" apa itu saat aku menghubunginya?" pikir jimy


bersambung....


selamat menikmati 😁 untuk yang sudah berkunjung terimakasih untuk yang belum semoga bisa tergerak untuk sekedar melirik😁

__ADS_1


salam manis untuk pembaca🥰🥰


__ADS_2