
Sudah seminggu berlalu sejak kejadian yang mirip dengaj masa lalu itu terulang lagi, terkait berita yang beredar di dunia maya soal fatan yang meninggalkan fina di hari pernikahannya, jimy masih belum melakukan apapun, ia hanya berfokus pada kesehatan fatan dan juga mengurus soal rumah yang terbakar dan para pekerja untuk sementara waktu, jimy tak membawa fatan kembali ke kediamannya dan memilih membawa fatan ke rumah yanh berada di dekat kedainya, sebelumnya saat dirumah sakit bik rani telah mengunjungi fatan dan fatan sama sekali tak berbicara dengan siapapun bahkan tidak dengan jimy, pria itu seperti mayat hidup saat ini, atas hal itulah jimy mengatakan dia akan mengurus fatan dan membawanya ke rumah yang berada di dekat pantai dan kedainya itu, untuk pak budi juga belum berbicara dengan jimy secara serius sama sekali.
" prang!!!" jimy mengebrak meja yang saat ini ia dan dika, bagas serta pak budi sedang berada di rumah jimy dan membicarakan apa yang akan mereka lakukan untuk situasi saat ini, kini mereka duduk di ruang tengah
" bagaimana mereka bisa membuat asumsi seperti ini... dasar sampah" jimy sangat marah melihat kabar yang berada di internet
" hufh...." jimy membuang nafas kasar agar lebih tenang
" saya sudah dengar tentang bapak dari bagas.. apa bapak yakin dengan apa yang bapak katakan?" tanya jimy pada pak budi
" tentu saja nak jimy... awalnya saya bersama tuan besar karena kasihan dengan beliau namun semakin jauh saya semakin tau bahwa tuan besar bukan seseorang yang harus saya jaga.. tuan muda lah satu-satunya yang harus saya jaga dari kekejaman tuan besar" jelas pak budi dengan mantap tanpa keraguan sedikitpun
" jika bapak sangat yakin maka bisakah bapak melakukan sesuatu untuk saya?" tanya jimy dengan serius
" tentu saja saya bisa selama itu bisa membantu tuan muda" balas pak budi
" laporkan pembunuhan yang dilakukan tuan hendra pada polisi... saya yakin tuan hendra punya bukti kuat untuk itu yang masih dia simpan,, pak kasim akan pergi bersama anda" ucap jimy, pak budi tampak terkejut mendengar apa yang diinginkan jimy
" tenang saja bapak tidak akan ikut masuk penjara... saya menjamin bapak akan aman.. tidak perlu takut" ucap jimy setelah melihat pak budi terkejut
" tidak... tidak.. saya juga akan ikut masuk penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatan saya yang diam selama ini" balas pak budi yang tak keberatan bila harus masuk penjara juga atas rahasia yang ia sembunyikan selama ini
" terserah bapak saja..." balas jimy yang sebenarnya menyiapkan hal agar pak budi tak di penjara juga
" bagaimana saya bisa mendapatkan bukti yang disimpan tuan besar, saat ini tuan besar sudah tak ada di rumah dan rumah di kuasai nyonya besar dan nyonya muda" jelas pak budi
" apa? keparat itu tak ada dirumahnya lagi?" ucap jimy
" tuan besar sudah pergi saat saya kesana... tapi tak ada yang memberitahu kemana tuan besar pergi saat ini" balas pak budi
" tapi tunggu... pasti bukti itu disimpan di rumahkan.. tidak mungkin tuan besar pergi dengan bukti itu" balas pak budi
__ADS_1
" baiklah segera ambil itu dan saya akan mengirimkan seseorang bersama bapak" balas jimy menyeringai
" untuk bagas.... sebarkan berita percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh tuan hendra terhadap saya.. kau menyimpan buktinya kan?" ucap jimy pada bagas
" tentu saja... bos" balas bagas
" dika kau beberkan temuan tentang fatma, segalanya tentang dia dan keterkaitannya dengan lili" kini jimy memerintahkan dika
" baik bos" balas dika dengan semangat
" oke.. lakukan sekarang" ucap jimy
" baik bos" balas dika dan bagas bersamaan
Setelahnya mereka pergi dari rumah jimy untuk menjalankan peran masing-masing, jimy sudah langsung menghubungi riki untuk tugas yang diberikannya pada pak budi agar riki membantu pak budi untuk mengambil bukti, tujuan mereka sekarang adalah untuk pengalihan isu di internet.
🌹
Fina yang sudah beberapa kali datang ke kediaman fatan namun tak menemukan siapapun disana hanya ada sisa bagian rumah yang tak habis terbakar, ia juga tak menemukan tika di toko kuenya, menurut penuturan rima sejak hari pernikahan saat itu tika tak pernah lagi datang ke toko, ia sudah menghubungi bik rani juga terkait keberadaan fatan namun bik rani tak ingin memberitahu, saat ini fina mencoba mendatangi kantor fatan siapa tau setidaknya jika ia tak bisa bertemu fatan ia bisa mendapatkankan informasi dari sana.
" permisi mbak..." ucap fina pada resepsionis
" ah bu bos anda disini?" balas sang resepsionis setelah melihat fina
" apa pak fatan ada disini?" tanya fina
" tidak bu... pak bos belum pernah datang kekantor sejak mengajukan cuti pernikahan" jelas resepsionis
" tapi ibu bisa bertemu bu heni untuk kejelasannya" lanjut sang resepsionis
" bisakah?" tanya fina
__ADS_1
" tentu saja.. silahkan bu bos masuk dan menemui bu heni di ruangannya" balas sang resepsionis mempersilakan fina masuk
Fina masuk lift dan menuju lantai tempat kerja heni berada
" permisi mbak heni" ucap fina saat sudah tiba di depan meja kerja heni
" iya" jawab heni, dan melihat siapa yang datang
" ah bu fina.. ada perlu apa kemari?" tanya heni
" apa mbak tau dimana pak fatan?" tanya fina
" tidak.. saya tidak tau.. saya juga tidak bisa mengubungi pak bos" balas heni yang juga benar-benar belum bisa mengubungi fatan, ia bahkan tak tau soal insiden fatan yang dirawat di rumah sakit
" begitu ya... jika nanti mbak tau dimana pak fatan berada tolong beritahu saya.. ini nomor ponsel saya" ucap fina yang kembali merasa kecewa karena tak menemukan informasi apapun tentang fatan
" baik... jika saya menemukan sesuatu" balas heni
" kalau begitu saya permisi dulu mbak... maaf telah menganggu waktu mbak" pamit fina yang di balas anggukan oleh heni
🌹
"Bi.. M... tolong jaga dia sebentar, saat ini dia sedang tidur,. aku ada urusan di luar sebentar" perintah jimy pada Bi dan M yang sedang berada disana
" baik bos.. serahkan saja pada kami" balas M yang di setujui oleh Bi
" jika ada apa-apa langsung kabari aku... kalian mengerti?" lanjut pesan jimy sebelum ia pergi
" baik bos" balas keduanya secara bersamaan dengan semangat
Jimy pergi dengan stelan sangat rapi entah kemana tujuan pria itu.
__ADS_1
Bersambung....
Selamat menikmati 😁 salam manis untuk pembaca 🥰🥰🥰 Jangan lupa tinggalkan jejak kakak sekalian di kolom komentar 🤗